Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Minat Petani Padi Terhadap Penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Di Desa Abbanuangnge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng Astuti, Widia; Azuz, Faidah; Sheyoputri, Aylee Christine Alamsyah
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4777

Abstract

This study aims to determine the interest of rice farmers in the use of people's business credit and the use of people's business credit in rice farming. This study was conducted in Abbanuangnge Village, Lilirilau District, Soppeng Regency. The research sample used was 20% of the population, namely 76 people consisting of farmers who used and did not use people's business credit using the simple random sampling method. The analysis method used is descriptive qualitative. The types of data used in this study are qualitative and quantitative data. The results of this study indicate that the interest of rice farmers in the use of people's business credit is influenced by factors such as age, education level, number of family members, length of farming, land area, income, knowledge and access. The use of people's business credit in rice farming is utilized well in accordance with the objectives proposed, namely to purchase inputs, invest in modern agricultural equipment and technology. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat petani padi terhadap penggunaan kredit usaha rakyat pada usahatani padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Abbanuangnge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Sampel penelitian yang digunakan adalah 20% dari jumlah populasi yaitu 76 orang yang terdiri dari petani yang menggunakan dan tidak menggunakan kredit usaha rakyat dengan menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat petani padi terhadap penggunaan kredit usaha rakyat dipengaruhi oleh faktor umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, lama berusahatani, luas lahan, pendapatan, pengetahuan dan akses. Penggunaan kredit usaha rakyat pada usahatani padi dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan tujuan diajukan yaitu untuk membeli input, berinvestasi dalam peralatan, dan teknologi pertanian modern.
Analisis Fungsi-Fungsi Pemasaran Pada Pengepul Rumput Laut Di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Abdillah, Muh. Khalil; Azuz, Faidah; Sheyoputri, Aylee Christine Alamsyah
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4785

Abstract

The study aims to determine the functions of seaweed marketing in Sanrobone Village.          This research was conducted from July to August 2023. The data collection method was carried out by conducting a location survey and recording the total number of seaweed collectors in Sanrobone village. Respondents in this study were 10 seaweed farmers with the snowball sampling method (purposefully selected) the number of informants was 30% of the population, namely 10 respondents with the consideration that the selected respondents could provide accurate information, especially regarding the implementation of seaweed farming production functions. The results of the study show that in the seaweed marketing channel there are marketing agencies or institutions, both individuals and institutions as parties that organize marketing activities or functions where seaweed products move from producers to consumers. Meanwhile, farmers and collector traders in Takalar Regency also carry out marketing functions in the seaweed marketing flow so that seaweed products can move from producers to customers (wholesalers). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi-fungsi pemasaran rumput laut di Desa Sanrobone. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2023. Metode pengumpulan data di lalukan dengan cara melakukan survey lokasi dan mencatat jumlah keseluruhan pengepul rumput laut yang berada di Desa sanrobone, Responden dalam penelitian ini yaitu petani rumput laut sebanyak 10 orang pengepul rumput dengan metode snowball sampling (sengaja dipilih) jumlah narasumber adalah 30% dari jumlah populasi yaitu 10 responden dengan pertimbangan bahwa responden yang dipilih tersebut dapat memberikan informasi yang akurat khususnya yang menyangkut tentang penerapan fungsi-fungsi produksi usahatani rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam saluran pemasaran rumput laut terdapat badan-badan atau lembaga pemasaran, baik perorangan maupun kelembagaan selaku pihak yang menyelenggarakan kegiatan atau fungsi pemasaran yang mana produk rumput laut bergerak dari pihak produsen sampai konsumen; sedangkan petani dan pedagang pengumpul di Kabupaten Takalar juga menyelenggarakan fungsi pemasaran dalam  alur pemasaran rumput laut sehingga produk rumput laut dapat bergerak dari pihak produsen sampai ke pihak pelanggan (pedagang besar).
Penggunaan Modal Sosial Antara Petani Kelapa Dan Pengrajin Kopra Di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar Ramadhani, Qiqa Maysarah; Azuz, Faidah; Sheyoputri, Aylee Christine Alamsyah
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4796

Abstract

This study aims to determine use of social capital between coconut farmers and copra craftsmen in Bontotangnga Village, Bontoharu District, Selayar Islands Regency in May 2024. Respondents consisted of 24 coconut farmers and 8 copra craftsmen. The data analysis technique used scoring techniques, the process of determining the score for the respondent's answer which was carried out by making suitable classifications and categories. The results showed that there are three components of social capital used between coconut farmers and copra artisans in Bontotangnga Village, Bontoharu District, Selayar Islands Regency, namely trust, networks, and norms. In terms of trust between farmers and craftsmen, the level of trust is dominant in the category of trust, meaning that farmers trust the craftsmen who work. In terms of network (network), the relationship between farmers to craftsmen have a very good relationship. As for the norms (norms) or the level of obedience shown by farmers to craftsmen included in the obedient category. In terms of trust (trust) craftsmen against farmers, the level of trust (trust) is dominant in the category of very trusting, meaning that craftsmen have a high level of trust in farmers. In terms of network (network) or the relationship that exists between craftsmen to farmers have a very good relationship. As for norms or the level of integrity shown by craftsmen to craftsmen is included in the very obedient category, meaning that craftsmen are very obedient to the rules and orders given by farmers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan modal sosial antara petani kelapa dan pengrajin kopra di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar pada bulan Mei 2024. Responden terdiri dari 24 petani kelapa dan 8 pengrajin kopra. Teknik analisis data menggunakan teknik skoring, proses penentuan skor atas jawaban responden yang dilakukan dengan membuat klasifikasi dan kategori yang cocok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga komponen modal sosial yang digunakan antara petani kelapa dan pengrajin kopra di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar yaitu kepercayaan (trust), jaringan (network), dan norma (norms). Dalam hal kepercayaan (trust) petani terhadap pengrajin, tingkat kepercayaan (trust) dominan pada kategori percaya, artinya petani percaya terhadap pengrajin yang bekerja. Dalam hal jaringan (network), jalinan hubungan yang terjalin antara petani terhadap pengrajin memiliki hubungan yang sangat baik. Adapun untuk norma (norms) atau tingkat ketaatan yang ditunjukkan petani terhadap pengrajin termasuk dalam kategori taat. Dalam hal kepercayaan (trust) pengrajin terhadap petani, tingkat kepercayaan (trust) dominan pada kategori sangat percaya, artinya pengrajin memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap petani. Dalam hal jaringan (network) atau jalinan hubungan yang terjalin antara pengrajin terhadap petani memiliki jalinan hubungan yang sangat baik. Adapun untuk norma (norms) atau tingkat ketaatan yang ditunjukkan oleh pengrajin terhadap pengrajin termasuk dalam kategori sangat taat, artinya pengrajin sangat taat terhadap aturan dan perintah yang telah diberikan oleh petani.
Rasionalitas Pilihan Pemasaran Hasil Produksi Kelapa Sawit Di Desa Lereng Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah Wardana, Pastika Kusuma; Azuz, Faidah; Salam, Suryawati
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4885

Abstract

This study aims to analyze the rationality of marketing choices for palm oil production in Central Mamuju Regency. Using Rational Choice theory, this study explores the factors that influence farmers' decisions in choosing marketing channels for their products. Data were collected through interviews and observations of 35 palm oil farmers selected as samples. The results show that most of farmers prefer to sell their products directly to the factory because of more stable prices and a larger purchasing scale, although a small number still choose to sell through collectors. This choice is driven by the size of land owned as well as price fluctuations and ease of access. These findings provide important insights for policymakers to improve the efficiency of palm oil marketing in this area. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas pilihan pemasaran produksi kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah. Dengan menggunakan teori Rati'onal Choice, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih saluran pemasaran untuk hasil produksi. Data Dikumpul melalui wawancara dan observasi terhadap 35 petani kelapa sawit yang dipilih sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani lebih memiIih untuk menjual hasil produksi langsung ke pabrik karena harga yang lebih stabil dan skala pembelian yang lebih besar, meskipun sebagian kecil masih memilih untuk menjual melalui pengepul. Pilihan didorong oleh luas lahan yang dimiliki serta pertimbangan harga dan kemudahan akses. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengambil kebijakan untuk meningkatkan efisiensi pemasaran kelapa sawit di’ daerah ini.