p-Index From 2021 - 2026
7.198
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Desimal: Jurnal Matematika Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Honai Math JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Atrium : Jurnal Arsitektur DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Musamus Journal of Mathematics Education Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Range : Jurnal Pendidikan Matematika Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Prioritas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan JME (Journal of Mathematics Education) JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Infinity Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Mathematics Education

Matematika dalam Arsitektur: Konsep Himpunan dan Perbandingan dalam Konstruksi Lopo di Benteng None Meryani Lakapu; Apridus Kefas Lapenangga; Margarita Laos; Kornelis Bria
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2020): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjme.v3i1.3191

Abstract

Lopo merupakan salah satu rumah tradisional masyarakat dawan untuk menerima tamu, tempat berdiskusi dan tempat menenun. Konstruksi lopo tanpa dinding dan atap yang tidak sampai ke tanah. Dari penelitian ini elemen-elemen konstruksi lopo dieksplorasi untuk mengetahui konsep himpunan dan perbandingan yang terdapat di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan konsep-konsep himpunan dan perbandingan dari model-model lingkaran yang terdapat pada atap bagian luar, model-model lingkaran yang terdapat pada atap bagian dalam dan model segiempat yang terdapat pada atap lopo. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mereduksi data atau penyederhanaan data hasil observasi dan wawancara dan menghasilkan gambar penampang lopo beserta ukuran-ukurannya, kemudian peneliti mengkaji data yang ada untuk menemukan konsep-konsep matematika yang terdapat dalam konstruksi atap lopo dan akhirnya melakukan penarikan. Dari penelitian ini ditemukan beberapa konsep geometri yang dapat dijadikan media dalam mempelajari himpunan dan perbandingan serta konsep-konsep ini dapat digunakan sebagai media untuk memperkenalkan hubungan matematika dalam budaya.
Studi Etnomatematika pada Rumah Tradisional Ammu Rukoko Meryani Lakapu; Yohana Rina Rowa; Jeri Jekson Jira Hia; Kornelis Bria
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2022): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjme.v4i2.4234

Abstract

Abstrak: Ammu Rukoko merupakan rumah adat yang dibangun berdasarkan unsur kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat Sabu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep- konsep matematika dan aktivitas matematika yang terdapat pada Ammu Rukoko. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain etnografi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, selain itu instrumen pendukungnya berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Sumber data dalam penelitian ini yaitu 3 orang (tokoh adat, tukang bangunan dan tokoh adat). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan mengacu pada alur analisis data Miles dan Hubermen yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis data. Hasil penelitian ini menemukan dua hal, yaitu: (1) kegiatan matematis yang dilakukan oleh masyarakat pada proses pembuatan Ammu Rukoko, yakni: kegiatan mengukur dan menghitung. (2) konsep-konsep matematis pada Ammu Rukoko, yakni: konsep segitiga pada Ketangarohe, persegi panjang pada bagian pintu dan Papa Kelila, setengah lingkaran pada Baja Duru dan Baja Wui, kekongruenan pada Kijuaga dan translasi pada Gela Mone dan Gela Banni. Berdasarkan hasil penelitian, secara tidak sadar masyarakat Sabu sudah melakukan kegiatan matematis dan menerapkan konsep-konsep matematis dalam kebudayaan Ammu Rukoko Abstract: Ammu Rukoko is a traditional house built based on cultural elements that developed in the Sabu community. The purpose of this study was to determine the mathematical concepts and mathematical activities contained in Ammu Rukoko. This research is a qualitative research with an ethnographic design. The main instrument in this study is the researcher, in addition to the supporting instruments in the form of observation guidelines and interview guidelines. The data sources in this study were 3 people (traditional leaders, builders and traditional leaders). The data collected was analyzed by referring to the data analysis flow of Miles and Hubermen, namely reducing data, presenting data and drawing conclusions based on the results of data analysis. The results of this study found two things, namely: (1) mathematical activities carried out by the community in the process of making Ammu Rukoko, namely: measuring and counting activities. (2) mathematical concepts in Ammu Rukoko, namely: the concept of a triangle in Ketangarohe, a rectangle on the door and Papa Kelila, a semi-circle in Baja Duru and Baja Wui, congruence in Kijuaga and translation in Gela Mone and Gela Banni. Based on the results of the research, the Sabu people unconsciously have carried out mathematical activities and applied mathematical concepts in the Ammu Rukoko culture.
Profil Konflik Kognitif dalam Pemahaman Konsep Statistika Pegan, Elisabeth Agustiana; Gawa, Maria Gracia Manoe; Lakapu, Meryani
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musamus journal of mathematics education.v6i1.5338

Abstract

Penelitian ini membahas tentang profil konflik kognitif dalam pemahaman konsep statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik kognitif siswa SMP dalam pemahaman konsep statistika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih dari siswa kelas VIII SMPK St. Yoseph Naikoten semester genap tahun ajaran 2022/2023. Subjek dalam penelitian ini sebanyak empat subjek yang berkemampuan setara, dalam hal ini sama-sama berkemampuan sedang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tugas pemecahan masalah (TPM) dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika yang setara mengalami konflik kognitif yang berbeda-beda. Hal tersebut dapat ditinjau dari ke empat indikator. Siswa pertama mengalami anomali dan anxiety atau kecemasan. Siswa kedua mengalami anomali, interest atau minat kemudian melakukan penilaian kembali kognitif. Siswa ketiga mengalami anomali dan anxiety atau kecemasan. Sedangkan siswa keempat mengalami anomali, kemudian melakukan penilaian kembali kognitif.
Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Melayani Kebutuhan Belajar Peserta Didik Pada Materi Bangun Datar Amsikan, Oktovianus Nyongki; Lakapu, Meryani
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musamus journal of mathematics education.v6i2.6134

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan opsi untuk menciptakan keadilan dalam pembelajaran. Sehingga setiap peserta didik mendapat konten, proses dan hasil yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi untuk melayani kebutuhan peserta didik kelas VIII.C pada materi bangun datar di SMPN Lorotuan. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Sebelum melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi di kelas terlebih dahulu guru melakukan asesmen diagnostik dengan menggunakan angket kebutuhan belajar untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik. Identifikasi ini dengan maksud agar guru memiliki data untuk memutuskan strategi diferensiasi pembelajaran apa yang akan diterapkan. Dari hasil asesmen diperoleh data 10 peserta didik memiliki kebutuhan belajar (gaya belajar) visual, 6 peserta memiliki kebutuhan belajar auditori dan 4 peserta memiliki kebutuhan belajar kinestetik. Berdasarkan data ini kemudian guru memutuskan untuk menggunakan diferensiasi konten dan proses untuk melayani kebutuhan peserta didik. Untuk mengukur tercapainya tujuan pembelajaran dengan pembelajaran diferensiasi maka dilakukan tes matematika menggunakan 3 butir soal uraian untuk mengukur 3 indikator yang berbeda. Hasil yang diperoleh secara klasikal menunjukan 85% peserta didik yang telah terlibat dalam pembelajaran berdiferensiasi (konten dan proses) mencapai KKM. Persentase sesuai kelompok kebutuhan belajar: visual 70% mencapai KKM, auditori 100% mencapai KKM dan kinestetik 100% mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian ini kama diharapkan guru menerapkan pembelajaran diferensiasi di kelas agar tercipta kegiatan pembelajaran yang efektif, menyenangkan dan adil sesuai kebutuhan belajar murid.
Co-Authors Agapitus Hendrikus Kaluge ALOYSIUS JOAKIM FERNANDEZ Amsikan, Oktovianus Nyongki Amsikan, Oktovianus Yongki Antonius Gahung Apridus K. Lapenangga Apridus Kefas Lapenangga Aysanti Yuliana Paulus B.N. Dosinaneg, Wilfridus Benu, Cindy Ahia Pricilia Boo, Maria Febrianti Herlina Bria, Kornelis Bryan Marthinus Waruru Bukifan, Kristina Yusria Cindy Tuy, Elisabeth Da Costa, Benediktus Jeriyan Demu, Septhiano Mario Imanuel Dwi Putera Dominikus Arif Budi Prasetyo Dominikus Arif Budi Prasetyo Dosianaeng, Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng, Wilridus Beda Nuba Dosinaneg, Wilfridus Beda Nuba Emilianus Jehadus F. Loma, Dorothea Feliksitas M. Muda Fernandez, Aloysius Fernandez, Arnoldus Fernandez, Michael Gabariela Purnama Ningsi Gawa, Maria Gracia Manoe Guteres, Ilda Guterres, Ilda Hendrikus Kaluge, Agapitus I. Leton, Samuel Igo Leton Ilda Guterres Inevaropa Helni Taek Irmina Veronika Uskono J. Fernandez, Aloysisus Jeraman, Dominiques S.E.D. Jeri Jekson Jira Hia Jomar, Guido Stefano Kaluge, Agapitus Hendrikus Kardo, Benisius Rampung Ke Lomi, Aplonia Nelci Koly, Agaripa Kornelis Bria Kornelis Bria Kornelis Bria Kristianus Viktor Pantaleon Kristoforus Djawa Djong Kristoforus Djawa Djong Laksono Trisnantoro Lassa, Merry Enjel Leton , Samuel Igo Lily, Budhi Benyamin Lukas Seran Lusi, Yutri Kormalina Maing, Claudia Mariska Mardikawati Manoe Gawa, Maria Gracia Margarita Laos Maria Gracia Manoe Gawa Maria Suci Apriani Mau, Elfrida Olo Mberu, Yuliana Bhara Molo, Matilde Niis Nai, Yustinus Didimus Natalia Magdalena Rafu Mamulak Nelly Fitriani, Nelly Ola, Stefanus Patrisius Batarius Pegan, Elisabeth Agustiana Rindu, Oyafianus Rofyanter Leoh Rowa, Yohana Rina Salmi Fitria Manu Samuel I. Leton Samuel Igo Leton Sani Beti Sau, Antonius Arnoldus Janssen Savio, Diogo Seo, Hendro Usa Juniano Sera, Yohana Yunita Alehandra Bunge Suci, Margareta Tamur, Maximus Tnesi, Stiven Aloysius Tnines, Jenilda Weluk, Kristina Wilfridus Beda Nuba Dosianaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng Wonga, Anggerini Horlians Ina Yohana Rina Rowa Yohana Rina Rowa Yohana Rowa Yohanes Ovaritus Jagom Yutri Kormalina Lusi