Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Bencana Tanah Longsor untuk Guru-Guru IPA Sekolah Dasar di Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Aziz, Khafidh Nur; Ruwanto, Bambang; Suparno, Suparno; Darmawan, Denny; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 7 No. 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v7i2.54866

Abstract

Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang rentan akan bencana tanah longsor. Di Kecamatan Samigaluh terdapat lokasi longsor yang terpanjang akibat badai yang disebabkan oleh Siklon Tropis. Jumlah penduduk yang tidak sedikit serta didukung oleh kondisi geologi di wilayah tersebut menyebabkan masyarakat membutuhkan data mitigasi bencana untuk mengetahui pola persebaran longsor pada wilayah tersebut. Kegiatan Program Dosen Berkegiatan di Luar Kampus ini bertujuan untuk 1) meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyebab, karakteristik, dan proses terjadinya tanah longsor; 2) meningkatkan pemahaman peserta mengenai tanah longsor dari hasil penelitian tentang analisis gerakan tanah berdasarkan data mikrotremor di Kecamatan Samigaluh; 3) meningkatkan pemahaman peserta tetang mitigasi bencana apabila terjadi tanah longsor; dan 4) mewujudkan masyarakat sadar bencana. Program Dosen di Luar Kampus ini bersifat workshop dan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, pengenalan aplikasi InaRISK, dan pembagian angket. Peserta sosialiasi bencana tanah longsor ini adalah guru-guru IPA sekolah dasar di lingkungan Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Hasil yang diperoleh dari Dosen Berkegiatan di Luar Kampus ini adalah 1) meningkatnya pemahaman peserta mengenai penyebab, karakteristik, dan proses terjadinya tanah longsor; 2) meningkatnya pemahaman peserta mengenai tanah longsor dari hasil penelitian tentang analisis gerakan tanah berdasarkan data mikrotremor di Kecamatan Samigaluh; dan 3) meningkatnya pemahaman peserta tentang mitigasi bencana apabila terjadi tanah longsor; dan 4) baru 10% Sekolah Dasar di Kecamatan Samigaluh yang telah siap siaga menghadapi bencana tanah longsor.
Peran self-efficacy dan dukungan sosial teman dalam pembentukan problem-focused coping pada Kadepsin KRI di Koarmada II Darmawan, Denny; Arya, Lutfi; Mithra
Jurnal Psikologi Poseidon Volume 8, Nomor 1
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpp.v8i1.190

Abstract

This study examined the role of self-efficacy and peer social support in problem-focused coping among Chief Engineers (Kadepsin) of Navy Warships (KRI) in the Eastern Fleet Command (Koarmada II). The maritime work environment posed various challenges, requiring effective coping strategies. Self-efficacy, defined as an individual’s belief in their ability to overcome difficulties, and peer social support, including emotional and instrumental assistance, were assumed to contribute to managing work-related stress. A quantitative approach was employed, using a saturated sampling technique involving 72 Chief Engineers as respondents. Data were collected via Google Forms using validated scales: a 16-item self-efficacy scale (α = 0.898), a 21-item peer social support scale (α = 0.905), and a problem-focused coping scale (α = 0.940). The results showed that self-efficacy and peer social support significantly predicted problem-focused coping (R² = 0.915), accounting for 91.5% of the variance. Minor hypothesis tests revealed that self-efficacy contributed 84.6% and peer social support contributed 87.2% to problem-focused coping. These findings highlighted the importance of enhancing self-efficacy and social support networks to improve coping strategies in high-pressure maritime work environments.
PEMODELAN AUSTRALIAN MONSOON INDEX (AUSMI) MENGGUNAKAN METODE SARIMA Adisti, Adisti; Darmawan, Denny
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.22156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model yang sesuai untuk Australian Monsoon Index (AUSMI) serta keakuratan model tersebut. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data AUSMI periode Januari 2005– Desember 2014. Penelitian ini dilakukan dengan membuat pemodelan untuk data AUSMI menggunakan analisis Box-Jenkins yaitu metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) karena AUSMI merupakan data yang memiliki pola musiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik untuk AUSMI adalah SARIMA (1,1,1) (3,1,1)12 dengan keakuratan model ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi r antara data model dan data asli nilainya sebesar 0,94.
Analisis Euler Deconvolution untuk Mengidentifikasi Patahan Lembang Berdasarkan Data Gravitasi GGMplus Aziz, Khafidh Nur; Fitrianingtyas, Rahmawati; Darmawan, Denny; Laatifah, Laatifah
Jurnal Geofisika Vol 21 No 2 (2023): Jurnal Geofisika
Publisher : Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36435/jgf.v21i2.558

Abstract

Sesar Lembang mengalami pergerakan 6 mm/tahun dan memiliki prediksi gempa dengan magnitudo 6,8. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui korelasi data gravitasi GGMplus terhadap data gravitasi TOPEX dan pola sebaran Anomali Bouger Lengkap (ABL) GGMplus, mengidentifikasi posisi dan kedalaman sumber anomali Sesar Lembang berdasarkan analisis Euler Deconvolution, dan memodelkan struktur bawah permukaan Sesar Lembang. Penelitian ini menggunakan data GGMplus dan TOPEX. Data gravity disturbance GGMplus akan digunakan dalam perhitungan koreksi terrain untuk mendapatkan nilai ABL, pemisahan anomali, analisis Euler Deconvolution, dan pemodelan 2D. Hasil penelitian menunjukkan korelasi data gravitasi GGMplus dan TOPEX sebesar 0,871. Nilai ABL daerah penelitian dalam rentang 8 mGal hingga 37 mGal. Kedalaman sumber anomali Sesar Lembang dalam rentang 820 m – 1096 m dan memiliki 4 formasi batuan, Formasi Cilanang, Formasi dari hasil gunung api tua, Tufa Berbatuapung, dan Formasi Tufa Pasir. Formasi yang mendominasi adalah Formasi Cilanang dengan densitas 2,52 – 2,83 dan bersesuaian dengan batu gamping.
Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Area Tempuran, Magelang, Jawa Tengah dengan Metode Gravitasi GGMplus Mustofa, Nisrina Hasna; Widiyansari, Roma; Aziz, Khafidh Nur; Darmawan, Denny; Maharani, Laras Anindita; Zainfa, Aqheela Aphrodita; Fitrianingtyas, Rahmawati; Maulita, Ika
Progressive Physics Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Progressive Physics Journal
Publisher : Program Studi Fisika, Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/054gd652

Abstract

This research was conducted in the Tempuran geothermal manifestation area, Magelang, Central Java, specifically in a location with indications of fault structure. The study aims to identify the subsurface structural conditions associated with the fault through the distribution pattern of gravity anomalies. This research used gravity method, with the data are gravity disturbance from GGMplus with a resolution of approximately 220 meters. The gravity disturbance data were processed to obtain Complete Bouguer Anomaly (CBA) data, which were then subjected to upward continuation and forward modeling. The CBA results reveal a high anomaly in the southern part of the study area, extending southwestward, which correlates with the Menoreh Mountains. A low anomaly is found in the northeastern part of the area, corresponding to a lowland region. The 2D modeling results indicate that the study area is composed of rocks with densities ranging from 1.00 g/cm³ to 1.60 g/cm³, interpreted as alluvium; 1.75 g/cm³ to 2.73 g/cm³, interpreted as the Kebobutak Formation; and 2.50 g/cm³, interpreted as deposits from theyoung Sumbing Volcano. Additionally, rocks with densities ranging from 2.40 g/cm³ to 2.77 g/cm³ are interpreted as andesitic intrusions, while rocks with a density of 2.83 g/cm³ are interpreted as dacitic intrusions. The presence of a normal fault is identified within the Kebobutak Formation and the andesitic intrusion, overlain by alluvial deposits.
Analisis Struktur Bawah Permukaan Daerah Panas Bumi Pacitan Berdasarkan Data Gravitasi GGMPlus Widiyansari, Roma; Fatimah, Siti; Risti, Fidel; Hikmah, Nur; Darmawan, Denny; Nur Aziz, Khafidh; Fitrianingtyas, Rahmawati
Progressive Physics Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Progressive Physics Journal
Publisher : Program Studi Fisika, Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/3rdp3n60

Abstract

This study aims to identify the subsurface structure of the geothermal system in the Pacitan area, East Java, using gravity methods based on GGMPlus data. The analysis procedures include terrain correction to obtain the Complete Bouguer Anomaly (CBA), separation of regional and local anomalies through upward continuation, as well as two-dimensional (2D) modeling and Second Vertical Derivative (SVD) analysis to identify fault structure. The CBA values in the study area range from 107 to 115.5 mGal, where high anomalies correlate with volcanic breccia rocks and highlands, while low anomalies indicate the presence of sandstone in lowland areas. Geothermal manifestations in the form of hot springs exhibit gravity anomalies of approximately 110.5–111.5 mGal and are situated in the north of the fault in a northwest–southeast direction. The 2D modeling results reveal the presence of reservoir rocks consisting of sandstone and clay with densities ranging from 1.79 to 2.20 g/cm³, and lava rocks with densities of 2.80–2.90 g/cm³ acting as cap rocks. SVD analysis indicates the existence of a normal fault directly associated with geothermal fluid pathways. This study demonstrates that the GGMPlus gravity method is effective for preliminary exploration of geothermal systems in potential areas such as Pacitan.
Co-Authors A. R. U. Fadilah Achmad Maulana Achsan Adisti, Adisti Agung Purnomo Ahmad Awaluddin Noer Ahmad Bayhaqi Ahmad Bayhaqi Aini Rahmatun Ummi Fadlilah Alfarisa, Suhufa Anak Agung Gede Sugianthara Arif Sudrajat Ariswan Ariswan Arya, Lutfi Aziz, Khafidh Nur Bambang Ruwanto Bambang Ruwanto, Bambang Bambang Ruwantro Desi Novi Dayana Eddy Hermawan Fitrianingtyas, Rahmawati Gofur Dyah Ayu Gilang Petiwi Heningtyas Heningtyas Heningtyas Heningtyas Ika Kurnaiwati Ika Kurniawati Ika Maulita Ilham Adi Panuntun Imdadu Rohman Kautsar Fadlih Akbar Kautsar Fadlih Akbar Khafidh Nur Aziz Khafidh Nur Aziz Khikmah Muliati Khikmah Muliati Koji Morita Laatifah, Laatifah Laila Katriani Lestari Tri Eva Maharani, Laras Anindita Meita Aulia Sari Meita Aulia Saru Merizka Marsyelina Mifta Arunahul Janah Mithra Mustofa, Nisrina Hasna Noor Rika Safitri Norma Ayu Rahmawati Nugroho Budi Wibowo Nugroho Budi Wibowo Nugroho Budi Wibowo Nugroho Budi Wibowo Nugroho Budi Wibowo Nugroho Budi Wibowo NUGROHO BUDI WIBOWO NUGROHO BUDI WIBOWO Nur Aziz, Khafidh Nur Hikmah NUR INTAN PERMATASARI NUR INTAN PERMATASARI Nurhayati Nurhayati Nurrohman Aryo Seno Petiwi, Gofur Dyah Ayu Gilang Phisca Maulana Zaky Ichsany Prihastiwi Fifi Purnama Aditya R. A. Adipurno R. N. Safitri R. Y. A. Sari Restu Widiatmono Rida Siti NM Rida Siti Nur’aini Mahmudah Rifka Addawiyah Rike Nainitania Risti, Fidel Rizal Aditya Saputra, Antonni Sardjono Sardjono Siti Fatimah Siti Patimah Suparno Suparno Ulfa Fadhilah Umi Habibah Warsono Warsono Wibowo Nugroho Budi Widiyansari, Roma Wipsar Sunu Brams Dwandaru Yohanes Sardjono Yosaphat Sumardi Yosaphat Sumardi Yosi Aprian Sari Yuni Setiawati Zahroh Utami Zainfa, Aqheela Aphrodita