Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Deregulation as an Effort to Improve Public Services in Indonesia Hutahaean, Marlan; Sinaga, Budiman; Sianturi, Widia Kartika Sari
PERSPEKTIF Vol. 13 No. 1 (2024): PERSPEKTIF January
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v13i1.10692

Abstract

This article aims to understand various efforts to improve public services through deregulation. For example, the Mayor of Pekalongan shared complaints from fishermen who felt that the existence of the state and government made it difficult because to take care of sea permits alone had to deal with 17 different agencies. The problem centers on the obstacles to improving public services through deregulation and the factors that cause overregulation in Indonesia. This study determined the obstacles to public services and over-regulation. The data used are secondary data collected through literature studies and analyzed qualitatively. This study concludes that the Government has made various efforts to improve intermediate public services through deregulation by enacting several laws and regulations that unify the material of previous laws and regulations. Overregulation occurs in Indonesia due to the unclear development of authority between various institutions. There are still many overlapping laws and regulations in regulating various affairs so the applicable regulations can be said to have been too many. Therefore, there needs to be a firm policy in the division of authority of regulators so that there is no more over-regulation because there are no more overlapping regulations.
Regulasi Pendirian Rumah Ibadat di Indonesia: Tinjauan Asas-asas Pembentukan Hukum Sinaga, Budiman N.P.D; Siregar, Hisar; Raymando, Samuel; Sitepu, Desy Febrina
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 6, No 3 (2024): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), February
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v6i3.1969

Abstract

This article aims to explain the causes of many laws and regulations regarding the establishment of houses of worship that cannot be implemented. Until now there are still people who reject the establishment of synagogues. Through research, we want to know the principles of the formation of laws and regulations and evaluation of the law on the establishment of houses of worship in Indonesia.  The results of the research can be used for the formation of laws on the establishment of better houses of worship. The sources of legal research used are primary and secondary legal materials. Primary legal materials include legislation and court decisions. Secondary legal materials include books, journals, legal dictionaries, as well as commentaries on court decisions. Research sources were collected in the city of Medan. From this research, it can be seen that the laws and regulations regarding the establishment of houses of worship have not paid attention to all the principles of the formation of laws and regulations. In the future, the formation of laws and regulations on the establishment of houses of worship must take into account all the principles of the formation of laws and regulations without exception
Penerapan Metode Pembelajaran Synergetic Teaching pada Materi Ancaman Terhadap Negara dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di SMA Swasta Gajah Mada Medan Kelas X-IIS T.A 2021/2022 Simamora, Rina Fisensia; Sinaga, Budiman N.P.D; Simanjuntak, Hotmaida
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3599

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan metode pembelajaran Synergetic Teaching pada materi ancaman negara dalam bingkai bhinneka tunggal ika mata pelajaran PPKn di SMA Swasta Gajah Mada Medan kelas X-IIS TA 2021/2022. Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research)model spiral Kemmis & Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan melalui tahap yang meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan atau Observasi dan, (3) Refleksi. Data yang diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini dapat dilihat dari hasil observasi siklus I dan siklus II. Pada siklus I pertemuan pertama nilai aktivitas siswa sebesar 64% pada pertemuan pertama dan 70% pada pertemuan kedua dan di siklus II meningkat 76% dan 80% pada pertemuan kedua, peningkatan keaktifan belajar siswa dapat dilihat dari hasil observasi siklus I dan siklus II, Skor keaktifan siswa pada siklus I pertemuan pertama yaitu 3,1 dengan kategori “cukup aktif” dan petemuan kedua 3,6 dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 4, 2 dengan kategori “aktif” dan pada pertemuan kedua 4,5 dengan kategori “aktif”. Dengan demikian hasil penelitian di SMA Swasta Gajah Mada Medan kelas X-IIS telah tercapai dengan kategori penilaiaan aktif.Kata Kunci: Synergetic Teaching , Pembelajaran aktif. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa dengan menerapkan metode Synergetic Teaching pada mata pelajaran ancaman negara dalam rangka Bhineka Tunggal Ika mata pelajaran PPKn di SMA Gajah Mada X-IIS TA Medan 2021/2022. Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) model spiral Kemmis & Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan melalui tahapan yang meliputi (1). Perencanaan, (2). Pelaksanaan atau Pengamatan, (3). dan Refleksi. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dilihat dari hasil observasi siklus I dan siklus II. Pada siklus I nilai aktivitas siswa pada pertemuan pertama sebesar 64% dan pertemuan kedua sebesar 70%. Pada siklus II nilai meningkat menjadi 76% pada pertemuan pertama dan 80% pada pertemuan kedua. Sedangkan peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dari hasil observasi siklus I dan siklus II, skor aktivitas siswa pada siklus I pada pertemuan pertama adalah 3,1 dengan kategori “cukup aktif”, dan pada pertemuan kedua adalah 3.6 dengan kategori “cukup aktif”. Untuk siklus II meningkat menjadi 4,2 pada pertemuan pertama dengan kategori “aktif” dan 4,5 pada pertemuan kedua dengan kategori “aktif”. Dengan demikian, hasil penelitian di kelas X-IIS SMA Gajah Mada Medan telah tercapai dengan kategori aktif. 2 pada pertemuan pertama dengan kategori “aktif” dan 4,5 pada pertemuan kedua dengan kategori “aktif”. Dengan demikian, hasil penelitian di kelas X-IIS SMA Gajah Mada Medan telah tercapai dengan kategori aktif. 2 pada pertemuan pertama dengan kategori “aktif” dan 4,5 pada pertemuan kedua dengan kategori “aktif”. Dengan demikian, hasil penelitian di kelas X-IIS SMA Gajah Mada Medan telah tercapai dengan kategori aktif.Kata kunci: Pengajaran Sinergis, Pembelajaran Aktif.
PERBANDINGAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA MENGENAI PERSELISIHAN TENTANG HASIL PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2019 DAN 2024 Sinaga, Budiman N P D; Habeahan, Besty; Sidauruk, Jinner; Sibarani, Asiroht Can Sauli Sibarani Can Sauli
MIZAN, Jurnal Ilmu Hukum Vol 14 No 2 (2025): Mizan: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/mizan.v14i2.8307

Abstract

Pada tanggal 14 Februari 2024 telah dilaksanakan Pemilihan Umum untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Daerah Provinsi, Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten, Dewan Perwakilan Daerah Kota, serta Presiden dan Wakil Presiden. Pada tanggal 20 Maret 2024 Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah mengumumkan hasil untuk pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Melalui penelitian ini ingin diketahui mengenai hal yang dipersengketakan dalam perselisihan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2019 dan 2024 serta diperbandingkan. Penelitian akan dilakukan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi tentang penyelesaian sengketa hasil pemihan umum Presiden dan Wakil Presiden. Oleh karena itu, metode penelitian yang sesuai adalah penelitian hukum dengan metode perbandingan hukum Bahan-bahan hukum yang akan diteliti mencakup bahan hukum primer. Dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, hal yang dipersengketakan dalam perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2019 mengenai hasil pemilihan umum dan proses pemilihan umum. Kedua, hal yang dipersengketakan dalam perselisihan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2024 mengenai hasi; dan proses pemilihan umum. Ketiga, dari perbandingan putusan Mahkamah Konstitusi dalam Putusan perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2019 dan 2024 dapat diketahui bahwa meskipun pada hakikatnya hal yang disengketakan mengenai hasil pemilihan umum dan proses pemilihan umum tetapi terdapat perbedaan amar putusan di antara berbagai putusan Mahkamah Konstitusi tersebut. Kata Kunci: Mahkamah Konstitusi, Pemilihan Umum, Perselisihan, Presiden, Sengketa, Wakil Presiden.