Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA KELASVII SMP NEGERI 4 LAMBOYA Agustinus Jawu Kalaga; Deny Setiawan
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 2 No. 02 (2017): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v2i02.416

Abstract

Based on interviews and observations, the metacognitive skills of the seventh grade students of SMP Negeri 4 Lamboya are still low. This is because the thinking skills have not been empowered in school. Need effort to overcome this, one way that is implementation of learning model study of Group Investigation (GI). The purpose of applying the Group Investigation learning model (GI) to improve students' metacognitive skills. This research is a class action research (PTK) consisting of 4 stages of Planning, Action, Observation, Reflection which is implemented in two cycles. The subjects of the study were students of class VII A SMP Negeri 4 Lamboya academic year 2016/2017 as many as 23 students. The results showed that the percentage of masakognitif skill resulted from (51.08) in cycle I to (73,52) in cycle II. The conclusion of this research is Group Investigationstudy model (GI) can improve metacognitive skill of class VII A student of SMP Negeri 4 Lamboya.
Analisis Produksi Halal Ayam Goreng Tepung Kaki Lima di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Rika Julia Rohmi; Rosyetti; Deny Setiawan; Rona Naula Oktaviani
Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025): Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/syarikat.2025.vol8(2).14695

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis modal, lahan, bahan baku, tenaga kerja, dan pemahaman syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil produksi ayam goreng tepung kaki lima di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Penelitian ini juga untuk melihat apakah penerapan syariah pada faktor produksi modal, lahan, bahan baku, dan tenaga kerja sudah sesuai dengan syariat Islam atau belum. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode analisis data menggunakan fungsi Cobb-Douglas yang merupakan model analisis regresi non linier berganda, untuk dapat mengestimasi persamaan tersebut maka persamaan tersebut ditransformasikan ke dalam bentuk model analisis regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan program statistika eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan modal, lahan, bahan baku, tenaga kerja, dan pemahaman syariah secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap hasil produksi ayam goreng tepung pada taraf signifikansi (0,05). Secara parsial faktor modal, lahan, bahan baku, tenaga kerja, dan pemahaman syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil produksi usaha ayam goreng tepung. Variasi faktor modal, lahan, bahan baku, tenaga kerja, dan pemahaman syariah secara bersama-sama berpengaruh sebesar 99,39% (adjusted R2 = 0,993923) sedangkan sisanya sebesar 0,61% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian ini terletak pada fokus lokasi yang hanya mencakup wilayah Kecamatan Rumbai dan jumlah sampel yang terbatas sebanyak 17 unit usaha, sehingga generalisasi hasil pada skala usaha yang lebih besar atau wilayah yang lebih luas perlu dilakukan dengan pertimbangan khusus.
Pengembangan Media Protech Berbasis Model POE Terintegrasi SDGs untuk Melatih Literasi Visual dan Hasil Belajar Kognitif Rahayu, Puri; Mimien Henie Irawati Al Muhdhar; Sofia Ery Rahayu; Sueb; Deny Setiawan; Sitoresmi Prabaningtyas; Wachidatul Linda Yuhanna; Nunik Hidayati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p264-275

Abstract

Literasi visual dan hasil belajar kognitif merupakan aspek fundamental yang perlu ditumbuhkan dalam pembelajaran abad ke-21. Pencapaian kedua aspek tersebut membutuhkan dukungan media belajar yang relevan dan representatif, seperti melalui pemanfaatan media audiovisual elektronik yang terpadu dengan basis model yang tepat serta dukungan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media audiovisual elektronik bernama Protist Electronic Charta (PROTECH) yang dipadukan dengan basis model POE terintegrasi poin SDGs “Clean Water and Sanitation” untuk melatih literasi visual dan hasil belajar kognitif siswa pada materi protista. Metode penelitian ini yaitu Research & Development dengan model pengembangan Lee and Owens yang dibatasi hingga tahap development, tepatnya pada uji kevalidan dan kepraktisan media. Instrumen yang dimanfaatkan untuk menguji kevalidan media yaitu lembar validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan biologi. Adapun kepraktisan media diuji menggunakan instrumen angket respons siswa melalui tiga tahap uji coba, yaitu uji coba perseorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Hasil uji kevalidan dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase yang mengacu pada kriteria penilaian tertentu. Hasil uji validitas menunjukkan rerata kevalidan mencapai 97,5%, sedangkan rerata uji kepraktisan mencapai 91,8%. Tingginya kedua rerata tersebut mengindikasikan bahwa media audiovisual PROTECH yang dikembangkan dinilai valid dan praktis untuk melatih literasi visual dan hasil belajar kognitif materi protista peserta didik, sehingga layak untuk diimplementasikan
PERAN GURU PAI DALAM PENINGKATAN PENERAPAN NILAI-NILAI ISLAMI SISWA DI SMP NUSANTARA WONOSOBO Deny Setiawan; Moh. Sakir; Ali Mu’tafi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7651

Abstract

Seorang guru PAI yang paling banyak menghabiskan waktu dengan siswa dalam ranah pendidikan, mereka berinteraksi secara langsung setiap hari dan memberikan pembelajaran yang bukan hanya teori saja tetapi juga praktik dalam kehidupan. Peran guru PAI ini menjadi semakin penting dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami untuk mencegah berbagai permasalahan pendidikan. Rumusan masalaah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 2) Bagaimana metode  yang dilakukan oleh guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 3) Apa saja tantangan yang dihadapi guru PAI dalam proses peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di  SMP Nusantara Wonosobo; 2) Untuk mengetahui metode yang dilakukan oleh guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 3) Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi guru PAI dalam proses peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitiannya bersifat penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari Kepala sekolah, Operator sekolah, guru PAI, dan juga perwakilan siswa siswi SMP Nusantara Wonosobo, Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa terdapat beberapa metode efektif yang diterapkan oleh guru PAI dan pihak sekolah, seperti kegiatan rutin setiap pagi para siswa dan guru berjejer untuk bersalaman serta menerapkan 5S, dan juga ketika melaksanakan sholat dzhuhur berjamaah; (2) Metode yang diterapkan metode yaitu keteladanan, pembiasaan, dan nasihat, (3) terdapat tantangan yang signifikan seperti sebagian guru lain menunjukkan masih belum bisa bekerjasama, kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak ketika menggunakan HP saat mereka berada di rumah, dan keberagaman latar belakang peserta didik.