Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SERVIS (STUDI KASUS AHASS KENARI MOTOR) Deny Setiawan; Rony Ika Setiawan
Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Manajemen STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.615 KB)

Abstract

Penelitian dengan judul “Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Servis di AHASS KENARI MOTOR’’ , memiliki rumusan masalah bagaimana menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan servis di AHASS KENARI MOTOR. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan servis di AHASS Kenari Motor. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuisioner. Data akan dianalisa dengan metode deskriptif kuantitatif. Landasan teori yang digunakan adalah teori jasa, pemasaran jasa, karakteristik jasa, kualitas pelayanan, indikator kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan indikator kepuasan pelanggan. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Ahass Kenari Motor pada tahun 2014 sampai dengan 2016 sebanyak 10.606. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan rumus Slovin. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y= 0,783 + 0,149X1 + 0,208X2 + 0,225X3 + 0,164X4 + 0,159X5 + 0,197. Berdasarkan analisis data statistik, indikator dalam penelitian ini bersifat valid dan variabelnya bersifat reliabel. Pada pengujian asumsi klasik data berdistribusi normal, tidk terjadi multikolinear, heterokedatisitas, dan autokorelasi. Dari hasil koefisien regresi yang diperoleh menunjukan, variabel jaminan sebesar 0,225 menjadi faktor terbesar yang mempengaruhi kepuasan pelanggan kemudian daya tanggap sebesar 0,208, empati sebesar 0,164, bukti fisik sebesar 0,159 sementara kehandalan sebesar 0,149 menjadi faktor terendah yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Kontribusi kualitas pelayanan dengan indikator kehandalan,daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik terhadap kepuasan pelanggan sebesar 79,5% dan sisanya 20,5% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Harapan dari penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi perusahaan supaya lebih memperhatikan kualitas pelayanan kepada para pelanggan guna meningkatkan jumplah pelanggan di perusahaan AHASS Kenari Motor. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, bukti fisik dan Kepuasan Pelanggan.
PENERAPAN STRATEGI BELAJAR DAN GAYA BELAJAR MODEL FLEMING TERHADAP MASA BELAJAR MAHASISWA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL Waston Malau; Deny Setiawan
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 22, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v22i1.6156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi belajar dan gaya belajar model fleming terhadap masa belajar mahasiswa di fakultasilmu sosial universitas negeri medan. Berdasarkan hasil temuan penelitian, bahwa rata-rata hasil belajar kelompok mahasiswa yang diajar dengan strategipembelajaran trading place memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi. Hal inidapat dijelaskan karena strategi pembelajaran trading place memberikankebebasan kepada mahasiswa untuk lebih berperan aktif dan dapat berinteraksidengan teman belajar dan dosen. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih termotivasi, lebih semangat selama proses pembelajaran, sehingga mahasiswa lebih terampil dalam hal mengemukakan pendapatnya, sedangkan dengan strategi pembelajaran ekspositori yang pada dasarnya pembelajaran berpusat kepada dosen mengakibatkan mahasiswa yang memiliki gaya belajar  kinestetik tidak dapat berinteraksi/kurang bersosial dengan teman dan  mahasiswa kurang termotivasi sehingga cepat merasakan bosan dalam proses pembelajaran. Hal ini memberikan rekomendasi bahwa strategi pembelajaran trading place sangat cocok digunakan kepada mahasiswa yang memiliki gaya belajar kinestetik daripada strategi pembelajaran ekspositori dan mahasiswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan read/write.
Construction of the Radicalism Meaning in Society Hafidh Maksum; Sulaiman Sulaiman; Rusli Yusuf; Misri A Muchsin; Deny Setiawan
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 5, No 2 (2022): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v5i2.5417

Abstract

This research discusses the construction of the radicalism meaning in the people of Gampong Bueng Bakjok, Aceh Besar district. This study aims to reveal the perspective of the Gampong Bueng Bakjok Community regarding the meaning of radicalism and the link between the understanding of radicalism in society. Using qualitative research methods, where researchers directly observe the people being studied and try to analyze objective and subjective experiences. The key informants in this study were the people of Gampong Bueng Bakjok. because they are considered representative and have the capacity to answer problems. While the supporting informants were community leaders in Gampong Bueng Bakjok, who immediately became role models for the community. Analysis of the data was carried out using Peter L. Berger's theory of social construction which looks at three main factors of construction; externalization, objectivation and internalization. The results of this study reveal that the understanding of radicalism in society is divided into 4 parts, radicalism has the meaning of creating chaos and violence; thinks himself most righteous; critical and hard in preaching; rude in social interaction and prejudice with other than the group or class. The article recommends that community leaders and community observers use the results of this research to prevent the dangers and misunderstandings of the construction of the meaning of radicalism, especially for the community. Keywords: Construction, Radicalism, Society
CONTEXTUAL LEARNING MODEL DEVELOPMENT CITIZENSHIP EDUCATION BASED ON ISLAMIC VALUES IN GROWING RELIGIOUS ATTITUDE Syarbaini Saleh; Ibnu Hajar; Deny Setiawan
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 2, No 3 (2021): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v2i3.757

Abstract

This research is based on problems related to the application of a contextual learning model based on Islamic values to improve students' religious attitudes which have not been maximally carried out so far. The research objective was to find a valid, effective, and practical learning model to improve students' religious attitudes. The methodology used is the Plomp model of research and development (R & D). The research subjects were students of class V Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan City, while the object of this study was the development of a contextual learning model based on Islamic values in fostering students' religious attitudes. The products produced are model books, lesson plans, teacher books, student books, and LAS, the entire product has been validated by design experts, material experts, and linguists then continued with field testing so that it is suitable for use. The research findings show: the product of the contextual learning model based on Islamic values that are produced is valid based on expert validation, has a level of practicality and effectiveness in increasing students' religious attitudes, the ability of teachers to manage learning is a good category and student learning activities during the learning process have increased. The study concludes that the resulting learning model product is valid based on expert validation, has a level of practicality and effectiveness to improve students' religious attitudes. used as a reference for developing a more comprehensive Civic Education learning model.Keywords: Contextual, Citizenship Education Based on Islamic Values
Pelatihan dan Inkubasi SDM Kampung Industri Tempe Sanan: Strategi Pengembangan Produk Tempe Multirasa Zahra Firdaus; Eka Putri Surya; Umi Farih Nur Imami; Alby Aruna; Deny Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel pengabdian masyarakat ini membahas pelatihan dan inkubasi Sumber Daya Manusia (SDM)POKDARWIS Kampung Industri Tempe Sanan, dengan fokus pada strategi pengembangan produk tempemultirasa. Tim pelaksana menyelenggarakan program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan danpengetahuan para produsen tempe tentang cara mengolah tempe dengan berbagai rasa. Selain itu, timpelaksana membantu dalam pengembangan produk tempe multirasa yang dapat menarik konsumen lebihluas. Melalui pendekatan berbasis aset Aset Based Comunnity Development (ABCD). Hasil pelatihan daninkubasi ini mencakup peningkatan kualitas produk tempe melalui pengembangan diversifikasi produkbumbu tempe, pemahaman yang lebih baik tentang manajemen usaha bumbu tempe, dan pengenalanberbagai varian rasa bumbu tempe multirasa. Kata Kunci: Inkubasi, SDM, Sanan, Bumbu Tempe, Multirasa
Prototipe Sistem Monitoring Parameter Air Akuarium Ikan Dengan Konsep IoT Menggunakan Aplikasi Berbasis Android Deny Setiawan; Sartika Lina Mulani Sitio
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 3 No 04 (2024): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring the parameters of temperature and pH of the water in fish aquariums is one of the things that is needed to determine the quality of the water in the aquarium. This can ensure that the condition of the fish kept is maintained in good health. Currently monitoring the quality of water temperature and pH is still done manually. This causes the hobbyist to always be near the aquarium by holding a manual tool to determine the quality of the temperature and pH of the water. In order to monitor the quality of aquarium water efficiently and effectively by the hobbyist, an aquarium water quality monitoring system is needed that can inform the hobbyist automatically and in real time. In realizing this, it can take advantage of technological developments using the concept of the Internet of Things (IoT). Internet of Things is the concept of sending microcontroller data obtained from connected sensors. The application of the IoT concept is carried out by building a prototype using the DS18B20 temperature sensor and the DFROBOT SEN 0161 pH sensor. The Arduino UNO R3 microcontroller and the ESP8266-01 module are also needed to process sensor data and connect the prototype to the internet via wi-fi so that it can send measurement data to Firebase. Real-time Database. To inform the sensor measurement data to the hobbyist using the Android-based application "Simpel Monitoring". As for the implementation and the results of the tests carried out, the prototype that was built was able to send temperature and pH sensor data to the Firebase Realtime Database and was successfully displayed through the "Simpel Monitoring" application with the help of an internet connection. The percentage of pH sensor accuracy obtained was 99.99% and the percentage of temperature sensor accuracy was 97.3%.
Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate Pada Sapi Potong Di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah Deny Setiawan; Miki Suhadi; Lusia Komala widiastuti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v2i1.1599

Abstract

Program (IB) bertujuan untuk memperbaiki mutu genetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil peternak dan permasalahan IB di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang tinjau dengan melihat jumlah betina yang di IB dan jumlah betina yang bunting hasil IB pertama dan persentase Conception Rate (CR). Penelitian dilaksanakan di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah, dimulai Juni sampai Juli 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif yaitu dengan mengambil data di lapangan dan dianalisis untuk pengambilan kesimpulan. Sampel penelitian adalah Sapi Potong Betina Produktif di Kampung Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang telah melakukan inseminasi buatan. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu untuk peternak 30 responden yang memiliki minimal satu ekor sapi potong betina yang pernah beranak menggunakan IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Metode atau teknik analisis data pada penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk Kuantitatif dan dianalisis secara statistik dibahas secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa Analisa Tingkat angka Conception Rate (CR) pada Sapi betina produktif di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah sudah baik dengan persentase sapi peranakan ongole 60 %, sapi simmental sebesar 70 %, dan sapi limousin sebesar 60 %.Kata Kunci : Inseminasi Buatan, Conception Rate, peranakan ongole, sapi Simmental, sapi limousine
Implementasi Model Culturally Responsive Teaching dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Nashran Azizan; Deny Setiawan; Hidayat Hidayat; Maulana Arafat Lubis
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91954

Abstract

Setiap suku memiliki budaya yang dijadikan sebagai identitas negara Indonesia. Setiap budaya mengajarkan karakter kepada masyarakat, salah satunya karakter peduli terhadap lingkungan. Poda Na Lima adalah budaya menjaga lima kebersihan yang harus dilestarikan siswa sekolah dasar di manapun mereka berada. Maka sangat penting proses pembelajaran beresponsif budaya yang juga berperan terhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan) siswa pada mata pelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) melalui implementasi model pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT). Riset ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Sampelnya dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar negeri 200407 Padangsidimpuan yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan tes. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa berada pada nilai 88% (22 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas). Kesimpulannya membuktikan bahwa hasil belajar PPKn siswa mengalami peningkatan setelah diimplementasikannya model pembelajaran CRT.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Total Quality Manajemen Di SMP Islam Al I’tishom Karawang Imam Fauji; Galih Permana; Deny Setiawan; Jaja Jahari; Mohamad Eri Rahadiana
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2024): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i1.239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sumber daya manusia yang diterapkan di SMP Islam Al I’tishom. Selain itu peneliti juga akan menganalisis sejauh mana penerapan total quality manajemen dalam pengelolaan sumber daya manusia di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah berupa data primer dan sekunder. Data primer bersumber dari kepala sekolah, personalia, guru, dan karyawan. Sedangkan data didapatkan dari berbagai dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi terhadap lokus penelitian. Data juga didapatkan dari wawancara kepada beberapa orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Islam Al I’tishom Karawang telah melaksanakan sebagian dari empat prinsip total quality manajemen berupa kepuasan pelanggan, respek terhadap setiap orang, manajemen berdasarkan fakta, dan perbaikan berkesinambungan. Perbaikan berkesinambungan dilaksanakan dalam bentuk pembinaan berkala. Manajemen berbdasarkan fakta diwujudkan melalui administrasi pengelolaan SDM. Selain itu prinsip PDCA (Planing, Do, Check, Act) telah diterapkan di tempat penelitian. Planning berupa inventarisir dan penyusunan formasi menjelang awal tahun ajaran baru. Do dilaksanakan mulai dari iklan rekrutmen SDM, penerimaan lamaran, seleksi, dan penempatan. Check diterapkan melalui kegiatan pembinaan, pengontrolan, dan pelatihan SDM. Adapun Act diwujudkan dalam bentuk kegiatan pemberian reward bagi guru maupun karyawan serta peringatan bahkan pemutusan hubungan kerja bagi guru yang melanggar peraturan.
Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung Deny Setiawan; Ahmad Arif Baihaqi; Adang Hambali; Hasan Basri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 7 (2024): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i7.664

Abstract

Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif, efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas – luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana, pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.