Claim Missing Document
Check
Articles

Profil asam lemak abon ikan dengan penambahan buah nangka selama penyimpanan: Fatty acid profile of fish floss with the addition of jackfruits during storage Sukmiwati, Mery; Diharmi, Andarini; Sari, Noor Ira
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 27 No. 9 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(9)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v27i9.55014

Abstract

Abon ikan merupakan produk yang terbuat dari daging ikan yang diberi bumbu sebagai penambah citarasa. Penambahan buah nangka pada abon diharapkan dapat menambah citarasa dan aroma, meningkatkan nilai gizi dan menambah variasi produk abon ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik mutu abon ikan patin dengan penambahan nangka selama penyimpanan. Rasio antara ikan patin dan nangka adalah 2:1 (b/b). Parameter uji yang dilakukan antara lain kadar lemak, asam lemak bebas, bilangan peroksida dan asam lemak total. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan lama penyimpanan berbeda, yaitu 15, 30 dan 45 hari dengan 3 kali ulangan. Lama penyimpanan berbeda menunjukkan kadar lemak 23,39-23,45%, asam lemak bebas 0,34-0,38% dan bilangan peroksida pada abon ikan nangka meningkat pada penyimpanan 45 hari dengan nilai 5,74-8,26 meq/Kg. Asam lemak total pada abon nangka selama penyimpanan mengalami peningkatan berkisar 80,58-88,48%. Kandungan asam lemak tertinggi, yaitu pada asam oleat 33,36-36,57%, sedangkan yang paling rendah, yaitu asam pentadekanoat 0,03-0,04% dan asam arakidonat 0,03-0,04%.
Potensi Teknologi Bersih Produk Perikanan sebagai Peningkatan Daya Saing Produk Mendukung Penanganan Stunting di Desa Teluk Pambang Sumarto; Diharmi, Andarini; Suparmi; Sukmiwati, Mery; Sidauruk, Santhy W; Siregar, Rizky Febriansyah; Sari Sirait, Putriana; Sandria, Nofri; Fikri, Muhammad Zakiyul
Bahasa Indonesia Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.213.5

Abstract

This community empowerment activity aimed to enhance the competitiveness of local fishery products through clean production (zero waste) initiatives, producing food products to support the stunting prevention program in Teluk Pambang Village, Bantan Subdistrict, Bengkalis Regency, Riau Province. The community empowerment methods included socialization, counseling, training, and mentoring for village community groups (Posyandu cadres, PKK, and KURNIA MSMEs industry partners). Clean production was applied to various types of marine fish (mackerel, biang, and lomek), resulting in a range of food products that could be used to support the stunting prevention program. The implementation of the community empowerment activity, involving 35 participants, showed significant results in enhancing knowledge and skills in applying the clean production concept by creating various products such as fish cookies, fish amplang, fish skin crackers, fish nuggets, and fish balls. Continuous production was carried out by KURNIA MSMEs industry partners to support the stunting prevention program in Teluk Pambang Village, targeting children aged 3–8 years. The food products for the stunting prevention program included fish cookies, fish amplang, fish nuggets, and fish balls. The fishery products from this community empowerment activity were distributed to 15 children aged 3–8 years. The activity was conducted over eight weeks to monitor the growth in height, weight, and health changes in children through their appetite levels. The community service program's implementation, through the daily provision of various fishery products (fish cookies, fish amplang, fish nuggets, and fish balls), yielded very positive results, with significant improvements in height, weight, and increased appetite among the children. The fishery products from this community empowerment activity have the potential to be developed into added-value products and economic benefits for the community while also contributing to public health, particularly in supporting the stunting prevention program at the village, regional, and national levels.     Abstrak Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan masyarakat melalui kegiatan produksi bersih (zero waste)  menghasilkan produk pangan untuk mendukung program penanganan stunting di Desa Teluk Pambang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Riau. Metode kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui aktivitas sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan serta pembinaan kepada kelompok masyarakat desa (kader posyandu, PKK, mitra industri UMKM KURNIA). Penerapan produksi bersih dilakukan terhadap jenis ikan laut (ikan tenggiri, biang dan lomek) menjadi beranekaragam produk pangan yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung program penanganan stunting. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan jumlah peserta 35 orang menunjukkan hasil yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan konsep produksi bersih dengan membuat aneka ragam produk antara lain cookies ikan, amplang ikan, kerupuk kulit ikan, nugget ikan dan bola-bola ikan. Produksi secara kontinyu dilakukan oleh mitra industri UMKM KURNIA untuk dimanfaatkan dalam mendukung program penanganan stunting di Desa Teluk Pambang terhadap target sasaran penerapan pada anak-anak usia 3-8 tahun. Jenis produk pangan untuk penerapan penanganan stunting yang diberikan mencakup cookies ikan, amplang ikan, nugget ikan dan bola-bola ikan. Pemberian produk perikanan hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat terhadap anak-anak usia 3-8 tahun sebanyak 15 orang, kegiatan dilakukan selama 8 minggu untuk mengetahui perkembangan tinggi badan, berat badan dan perubahan kesehatan anak melalui tingkat selera makan anak-anak. Hasil kegiatan penerapan pengabdian masyarakat melalui pemberian paket produk perikanan setiap hari dengan jenis beragam (cookies, amplang, nugget, bola-bola ikan) memberikan hasil sangat baik terhadap hasil pengukuran kenaikan tinggi badan, berat badan dan tingkat selera makan anak-anak semakin tinggi. Produk perikanan hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dikembangkan menjadi nilai tambah produk dan nilai ekonomi masyarakat serta bermanfaat dalam menunjang kesehatan masyarakat diantaranya untuk mendukung program penanganan stunting bagi masyarakat desa, daerah dan nasional.
Pelatihan dan Sosialisasi Usaha Mi Sagu Ikan pada Kelompok Perempuan Wirausaha di Kelurahan Sukamulia Kota Pekanbaru Dewita, Dewitad; Sukendi, Sukendi; Diharmi, Andarini; Sidauruk, Santhy Wisuda; Roza, Yenita
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mi sagu merupakan salah satu produk makanan khas daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kandungan protein mi sagu dapat ditingkatkan dengan menambahkan sumber protein yaitu ikan patin. Ikan patin memiliki nilai ekonomis dan mudah didapatkan di pasar tradisional maupun di swalayan dalam kondisi yang masih segar. Oleh sebab itu ikan patin sangat baik digunakan sebagai bahan baku sumber protein untuk fortifikasi makanan seperti mi sagu. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mi sagu ikan yang dapat memberikan kesempatan dan pengalaman wirausaha kepada mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau dan mendorong berkembangnya budaya pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan income generating dan kerjasama dengan kelompok UMKM. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk alih teknologi pengolahan mi sagu ikan pada mahasiswa calon wirausaha dan mitra UMKM, serta mempromosikan produk mi sagu ikan pada masyarakat melalui pusat kuliner di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode sistem pembelajaran partisipasi aktif dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelatihan dan sosialisasi, pengadaan bahan baku, dan produksi mi sagu ikan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan telah berlangsung dengan baik, kelompok sasaran telah mendapat pengalaman langsung dalam alih teknologi produksi mi sagu ikan dan kiat-kiat pemasarannya. Selanjutnya kegiatan ini telah mampu memberikan pencerahan dan wawasan kepada mahasiswa dan mitra UMKM tentang pengembangan produk dan usaha.
Pengembangan Usaha Mitra Binaan Melalui Diversifikasi Makanan Jajanan Berbasis Ikan Dewita, Dewita; Suparmi, Suparmi; Irasari, N.; Diharmi, Andarini; Sidauruk, Santhy W.; Siregar, Rizky Febriansyah; Sukendi, Sukendi; Syahada, Melania
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.1.71-77

Abstract

Saat ini produk makanan jajanan berbasis ikan telah diminati berbagai lapisan masyarakat. Hal ini didasarkan bahwa ikan tidak kalah pupuler dengan dagingsapi dan ayam, karena ikan memiliki berbagai keunggulan, seperti kaya protein tinggi, harga relatif terjangkau dan tersedia sepanjang tahun. Maka dari itu membuka usaha makanan jajanan berbasis ikan memiliki prospek seperti halnya mitra binaan UD Kasih Bunda di desa Sungai Paku Kabupaten Kampar, Riau. Mitra binaan telah mulai usahanya sejak tahun 2018 sampai saat ini. yang memproduksi makanan jajanan seperti mi sagu ikan, fish ball (bola ikan), risoles dan kerupuk kulit ikan. Pangsa utama produk tersebut adalah anak sekolah dan masyarakat tempatan. Seiring dengan peningkatan permintaan dan konsumsi ikan di masyarakat serta mendukung program nasional, yakni Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan Sarapan pagi (makan gratis), maka usaha mitra binaan perlu dikembangkan melalui penambahan varian produk selain peningkatan mutu produk seperti produk din sum dan nuget kaki naga, agar nantinya banyak pilihan bagi anak sekolah dan kalangan masyarakat yang membutuhkan dengan tujuan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka strategi dan kreativitas sangat diperlukan dalam pengembangan usaha, agar memiliki daya saing dan diversivikasi produk. Dengan demikian diversifikasi makanan olahan ikan harus dilakukan secara terus menerus sesuai dengan perkembangan di masyarakat dan kemampuan dalam menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan efisien, Setelah dilakukan kegiatan ini ada peningkatan pengetahuan dan kemampuan mitra tentang diversivikasi produk olahan berbasis ikan (nuget kaki naga dan din sum) dengan kemasan menarik, sehingga dapat meningkatkan daya jual dan jangkauan daerah pemasaran.
Pemberdayaan Pokdarwis Kualo Singolan dalam Pengembangan Wisata Budaya Desa Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Warningsih, Trisla; Kusai, Kusai; Diharmi, Andarini; Sofyani, Tince; Nuraini, Nuraini; Syarkawi, Syarkawi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kuok adalah desa yang berada di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Desa Kuok memiliki julukan sebagai "desa wisata" karena desa ini memiliki keunikan tersendiri yang dapat menarik banyak orang untuk berkunjung. Julukan desa wisata juga dikarenakan banyaknya atraksi-atraksi budaya di daerah tersebut yang masih dipertahankan oleh penduduknya hingga saat ini. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menjadikan Desa Kuok sebagai desa yang memiliki destinasi wisata budaya yang lebih dikenal dan disukai oleh banyak orang. Kegiatan pengabdian ini didukung dengan kontribusi Pokdarwis terhadap pengembangan wisata budaya dengan memperkenalkan atraksi-atraksi budaya kepada generasi muda. Kegiatan yang dilakukan oleh Pokdarwis untuk menjaga kelestarian budaya adalah melalui pertunjukan budaya atau sering disebut sebagai festival. Pokdarwis juga berperan dalam pengembangan masyarakat dan pelestarian budaya untuk menjadikan Desa Kuok destinasi yang lebih diminati oleh banyak orang. Hal ini didukung oleh kekayaan alam dan keindahan Desa Kuok, serta adanya destinasi agrowisata. Dari pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat berkolaborasi dengan Pokdarwis untuk menjadikan Desa Kuok sebagai destinasi wisata yang lebih berkembang serta membantu meningkatkan kreatifitas dan perekonomian masyarakat.
Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) dengan Sistem Bioflok Kusai, Kusai; Warningsih, Trisla; Syawal, Henni; Diharmi, Andarini; Iriani, Dian; Putra, Sanjaya Mandala; Oktavianti, Mila; Heriyanti, Heriyanti; Siregar, Cici YP
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Bioflok adalah salah satu dari sekian banyak strategi pemeliharaan yang diterapkan untuk meningkatkan produktivitas ikan lele. Teknologi Bioflok pada kegiatan ini berupaya untuk menekan konsumsi air yang dibutuhkan selama budidaya, menekan kuantitas limbah yang dihasilkan, serta meningkatkan produktivitas ikan lele yang dihasilkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam terkait budidaya ikan. Pemahaman yang lebih baik mengenai budidaya ikan lele serta meningkatkan kemampuan produksi. Metode kegiatan ini dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, refleksi, laporan serta pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah budidaya ikan lele dengan sistem bioflok dapat mengembangkan skill yang berkaitan dengan kewirausahaan berbasis perikanan seperti budidaya ikan, pengolahan produk perikanan, pengemasan produk serta manajemen pemasaran produk perikanan tersebut. Budidaya Lele sistem bioflok merupakan inovasi baru yang memiliki keunggulan dapat diterapkan di lahan yang sempit serta dapat mengolah air limbah secara biologis.
PEMBERDAYAAN PETANI BUDIDAYA IKAN DI DESA SUNGAI PAKU KABUPATEN KAMPAR MELALUI ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN MAKANAN JAJANAN BERBASIS SAGU DAN IKAN SEBAGAI USAHA RUMAHAN Dewita, Dewita; Syahrul, Syahrul; Diharmi, Andarini; Karnila, Rahman; Edison, Edison; Sukendi, Sukendi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu desa potensial sebagai desa pengembangan di kabupaten Kampar Riau adalah Desa Sungai Paku kecamatan Kampar Kiri, merupakan salah satu desa pengembangan di kabupaten Kampar Riau. Di desa Sungai Paku banyak terdapat usaha budidaya ikan di kolam, khususnya ikan patin. Komoditas ikan dan lainnya seperti sagu merupakan komoditas utama, yang termasuk komoditas unggulan daerah berbasis system inovasi daerah (SIDa) Riau. Maka dari itu pengembangan produk makanan jajajan difokuskan pada bahan baku berbasis sagu dan ikan. Kolaborasi produk jajanan berbasis sagu dan ikan dari hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mie sagu yang difortifikasi dengan hasil perikanan mengalami peningkatan nilai gizi protein (dari 0,3% menjadi 5,75%), demikian juga dengan produk jajanan lainnya seperti bakso dan snack ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alih teknologi pengolahan makanan jajanan dan memberdayakan kaum wanita dari keluarga pembudidaya ikan membuka usaha rumahan makanan jajanan yang banyak diminati masyarakat di daerah tersebut seperti mie sagu ikan, bakso ikan dan snack ikan. Metode penerapan yang digunakan adalah metode survei partisipatif, ceramah, diskusi, praktik langsung, observasi, pendampingan dan evaluasi. Luaran kegiatan adalah : i) Meningkatnya keterampilan peserta dari kelompok mitra tentang pengolahan makanan jajanan berbasis sagu dan ikan (snack , mie dan bako sagu ikan), dan ii) Memberikan solusi pada mitra untuk memulai usaha rumahan produk jajanan berbasis sagu dan ikan.
Pengembangan Usaha Mitra Binaan Melalui Diversifikasi Makanan Jajanan Berbasis Ikan Dewita, Dewita; Suparmi, Suparmi; Irasari, N.; Diharmi, Andarini; Sidauruk, Santhy W.; Siregar, Rizky Febriansyah; Sukendi, Sukendi; Syahada, Melania
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Saat ini produk makanan jajanan berbasis ikan telah diminati berbagai lapisan masyarakat. Hal ini didasarkan bahwa ikan tidak kalah pupuler dengan dagingsapi dan ayam, karena ikan memiliki berbagai keunggulan, seperti kaya protein tinggi, harga relatif terjangkau dan tersedia sepanjang tahun. Maka dari itu membuka usaha makanan jajanan berbasis ikan memiliki prospek seperti halnya mitra binaan UD Kasih Bunda di desa Sungai Paku Kabupaten Kampar, Riau. Mitra binaan telah mulai usahanya sejak tahun 2018 sampai saat ini. yang memproduksi makanan jajanan seperti mi sagu ikan, fish ball (bola ikan), risoles dan kerupuk kulit ikan. Pangsa utama produk tersebut adalah anak sekolah dan masyarakat tempatan. Seiring dengan peningkatan permintaan dan konsumsi ikan di masyarakat serta mendukung program nasional, yakni Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan Sarapan pagi (makan gratis), maka usaha mitra binaan perlu dikembangkan melalui penambahan varian produk selain peningkatan mutu produk seperti produk din sum dan nuget kaki naga, agar nantinya banyak pilihan bagi anak sekolah dan kalangan masyarakat yang membutuhkan dengan tujuan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka strategi dan kreativitas sangat diperlukan dalam pengembangan usaha, agar memiliki daya saing dan diversivikasi produk. Dengan demikian diversifikasi makanan olahan ikan harus dilakukan secara terus menerus sesuai dengan perkembangan di masyarakat dan kemampuan dalam menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan efisien, Setelah dilakukan kegiatan ini ada peningkatan pengetahuan dan kemampuan mitra tentang diversivikasi produk olahan berbasis ikan (nuget kaki naga dan din sum) dengan kemasan menarik, sehingga dapat meningkatkan daya jual dan jangkauan daerah pemasaran.
Pelatihan dan Sosialisasi Usaha Mi Sagu Ikan pada Kelompok Perempuan Wirausaha di Kelurahan Sukamulia Kota Pekanbaru Dewita, Dewita; Sukendi, Sukendi; Diharmi, Andarini; Sidauruk, Santhy Wisuda; Roza, Yenita
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Mi sagu merupakan salah satu produk makanan khas daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kandungan protein mi sagu dapat ditingkatkan dengan menambahkan sumber protein yaitu ikan patin. Ikan patin memiliki nilai ekonomis dan mudah didapatkan di pasar tradisional maupun di swalayan dalam kondisi yang masih segar. Oleh sebab itu ikan patin sangat baik digunakan sebagai bahan baku sumber protein untuk fortifikasi makanan seperti mi sagu. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mi sagu ikan yang dapat memberikan kesempatan dan pengalaman wirausaha kepada mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau dan mendorong berkembangnya budaya pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi untuk meningkatkan income generating dan kerjasama dengan kelompok UMKM. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk alih teknologi pengolahan mi sagu ikan pada mahasiswa calon wirausaha dan mitra UMKM, serta mempromosikan produk mi sagu ikan pada masyarakat melalui pusat kuliner di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode sistem pembelajaran partisipasi aktif dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelatihan dan sosialisasi, pengadaan bahan baku, dan produksi mi sagu ikan. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan telah berlangsung dengan baik, kelompok sasaran telah mendapat pengalaman langsung dalam alih teknologi produksi mi sagu ikan dan kiat-kiat pemasarannya. Selanjutnya kegiatan ini telah mampu memberikan pencerahan dan wawasan kepada mahasiswa dan mitra UMKM tentang pengembangan produk dan usaha.
Produksi Aneka Produk Perikanan untuk Daya Saing Ekonomi Kreatif Mendukung Program Pencegahan Stunting pada Masyarakat Pesisir Sumarto, Sumarto; Diharmi, Andarini; Suparmi, Suparmi; Sukmiwati, Mery; Sidauruk, Santhy Wisuda; Siregar, Rizky Febriansyah; Sandria, Nofri; Fikri, Muhammad Zakiyul
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.2.141-150

Abstract

Komoditas perikanan memiliki potensi untuk menghasilkan produk yang bergizi tinggi dan sangat baik untuk meningkatkan gizi masyarakat pesisir dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan berbagai produk berbahan dasar ikan yang digunakan untuk mencegah stunting pada masyarakat pesisir di Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Melalui penyuluhan dan pelatihan pada masyarakat pesisir, kegiatan dilakukan dengan membuat aneka produk perikanan, antara lain cookies ikan, nugget ikan, dan bakso ikan. Kemudian, aneka produk perikanan tersebut digunakan untuk mencegah stunting pada balita. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterampilan masyarakat dalam memproduksi aneka produk olahan (cookies, nugget, dan bakso ikan) sangat baik dilihat dari aspek sensoris (tampilan, rasa, aroma, dan tekstur produk), kegiatan produksi berlangsung secara berkelanjutan oleh masyarakat melalui kelompok UMKM Kurnia Desa Teluk Pambang. Hasil pemberian produk perikanan (cookies, nugget, bakso ikan) kepada balita usia 3-5 tahun sebanyak 10 orang selama dua bulan, hasil kegiatan memberikan dampak positif terhadap pengaruh peningkatan berat badan dan tinggi badan balita selama pengukuran selama dua bulan.
Co-Authors Agus Syahroni Agusman, Indra Akhyar Ali Alghifary, Zaki Allecya Tri Elisabeth Sihombing Anggi Angelita Hermay Anggi Angelita Hermaya Azmi, Heriza Br. Sianturi1, Frisdauli junitaMargaret Chicka Willy Yanti Dahlia Dahlia Deando Hentun Gultom Dedi Fardiaz Deviasari Deviasari Dewi Fortuna Ayu Dewita Dewita Dewita, Dewitad Dian Iriani Edison Edison Edison Edison Edison Edison Edison Edison Edison Edison Edison Edison Ela Davera Sari Enda Mora Endang Sri Heruwati Endang Sri Heruwati Fachrul Roji Fatma Eka Putri Febriani Melisa Sinurat Febriani Melisa Sinurat Febrina Tumangger Febrina Tumangger Feby Dwi Anisha Putri G. Gunawan Helmi Nurhanif Henni Syawal Herawati Br Ginting Heriyanti Heriyanti, Heriyanti Hermaya, Anggi Angelita Hotmeriah Padang Illahi, Sikarina Ilman Arif Indah Azisari Indah Azisari Indra Agusman Indra Agusman Ira Sari Irasari, N. Irene Charistia Jhosua Fransiskus Karnila, Rahman Karnila Kenzo Aditya Muhammad Yandhria Putra Kristina Natalia Kusai Kusai Kusai, Kusai Lamun Bathara Lorde Sembiring Lorde Sembiring M Lamudin Noor M. Faiz Akhimuddin M. Ufan M. Ufan M.Faisal Saputra S M.Halim M.Halim Manurung, Rahel Eriani Maria Marifa Indar Wara Gandini Mery Sukmiwati Mirna Ilza Mirna Ilza Mirna Ilza Muhammad Arief Muhammad Zakiyul Fikri N Ira Sari N Ira Sari N Ira Sari N Ira Sari N Ira Sari N. Ira Sari N. Nurjanah ndang Sri Heruwati Nofri Sandria Nola Rahma Aulia Noor Ira Sari Nur Ira Sari Nuraini Nuraini Nurhanif, Helmi Nuri Andarwulan Nurul Muji Ariani Oktavianti, Mila Panji Yaversio Praja Prayogo Priady Simatupang Putra, Sanjaya Mandala Putri Rahmadani Putri, Fatma Eka Putri, Indah Prasetya PUTRIANA SARI SIRAIT Rana Salma Reza Saputra Rezky Fransiskus Simanjuntak Rindi Metalisa, Rindi Ronapadua Musyirna Rahmah Nasution Sahara dan Emma Susanti Rossi, Evy RR. Ella Evrita Hestiandari Rusnawati Rusnawati Salma, Putri Santhy Wisuda Sidauruk Santika, Jesi Sari, Noor Ira Selamat ariyadin Sidauruk, Santhy W. Silaban, Deni Saputra Silfi Zuhriani Siregar, Cici YP Siregar, Ika Darmila Siregar, Rizky Febriansyah Siti Aminah Siti Khaizatul A’mal Suardi Loekman Sukendi Sukendi Sulistiana Pramita Nosa Sumarto Sumarto Sumarto Suparmi Suparmi Suparmi Syahada, Melania Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Tessha Fitriani Tiara Kurnia Sari Tiara Septiani Lumban Gaol Tince Sofyani Tince Sofyani Titieu Keumala Sukandar Tomi Ramadona Tri Ayu Ningsih Trisla Warningsih Ulil Amri Wahyudi Wahyudi Wikky Aditiya Putra Yenita Roza Yuni Afrida Yuni Suseno