Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Media Papan Pintar (Papin) Perkalian Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III di SDN 15 Cakranegara Choirin Mega Kusuma Dewi; Ida Ermiana; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3342

Abstract

Media pembelajaran yang menarik menjadi salah satu faktor yang dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Namun masih ditemukan kurang variatifnya media belajar yang digunakan dalam pembelajaran matematika sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media papan pintar (papin) perkalian terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN 15 Cakranegara. Jenis penelitian ini yaitu quasi experimental design tipe nonequivalen (pretest-posttest) control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 43 siswa, terdiri dari kelas IIIA (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IIIB (23 siswa) sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan tes. Hasil analisis penelitian diperoleh kesimpulan bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan dan terjadi peningkatan setelah diberikan perlakuan (treatment). Pada kelas eksperimen, rata-rata nilai posttest yang diperoleh siswa adalah 78,00 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh sebesar 38,26. Pada pengujian hipotesis dengan menggunakan independent sample t test diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada media papan pintar (papin) perkalian terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN 15 Cakranegara dengan efektifitas sebesar 0,6625.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Menggunakan Media Pembelajaran Smart Box Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas IV pada Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 31 Mataram Martawati Martawati; Vivi Rachmatul Hidayati; Mardiana Mardiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3439

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah pendekatan inovatif yang berpusat pada siswa, di mana guru berperan sebagai motivator dan fasilitator. Siswa diberikan proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari atau materi pelajaran, sehingga mereka belajar secara mandiri dengan merumuskan pertanyaan, menyelidiki masalah, dan menemukan solusi sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metode pengumpulan data berupa observasi atau pengamatan langsung oleh peneliti. Hasil observasi di SDN 31 Mataram menunjukkan pembelajaran masih bersifat teacher-centered dan penggunaan media pembelajaran kurang inovatif, sehingga siswa kurang aktif. Media Smart Box sebagai alat pembelajaran berbentuk kotak dengan kartu materi dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus terdapat 60% siswa dinyatakan kurang aktif dari 10 sampel siswa. Sedangkan setelah dilakukan pembelajaran menggunakan smart box pada siklus I didapatkan data berupa 5 siswa dinyatakan sangat aktif, 2 siswa dinyatakan aktif, dan 3 siswa tidak aktif. Selanjutnya pada siklus II bahwa terdapat peningkatan keaktifan siswa dimana 7 siswa dinyatakan sangat aktif, 2 siswa dinyatakan aktif, dan 1 siswa kurang aktif. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) menggunakan media pembelajaran Smart Box dapat membantu meningkatkan keaktifan siswa pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 31 Mataram.  
Analisis Proses Pembelajaran Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Kelas 1 di SD Negeri 42 Mataram Mitha Milnasari; Darmiany Darmiany; Ilham Handika; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya layanan pendidikan inklusi yang mampu mengakomodasi kebutuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam lingkungan sekolah reguler. SDN 42 Mataram merupakan salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusi yang menerima anak berkebutuhan khusus di kelas reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus (ABK) kelas 1 di SD Negeri 42 Mataram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan tinjauan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus kelas 1 di SDN 42 Mataram terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, identifikasi dan asesmen terhadap ABK dilakukan, modul ajar yang digunakan sama dengan siswa reguler dan belum tersedia Program Pembelajaran Individual (PPI) dan Guru Pendamping Khusus (GPK) untuk ABK. Dalam pelaksanaan terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti dan penutup serta guru menggunakan berbagai pendekatan, metode dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan serta karakteristik anak. Pada evaluasi, guru menggunakan berbagai teknik evaluasi seperti penilaian lisan, tertulis, dan observasi perilaku, yang disesuaikan dengan kondisi anak berkebutuhan khusus. Temuan ini mengindikasikan bahwa proses pembelajaran kelas 1 belum sepenuhnya optimal dan memerlukan penguatan dalam perencanaan serta penyediaan tenaga pendamping untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusi di SDN 42 Mataram.
Pengembangan Media Permainan Balok untuk Motivasi Belajar Berhitung Peserta Didik Kelas I SDN 1 Jagaraga Gusti Ayu Utari Putri Damayani; Darmiany Darmiany; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3973

Abstract

Motivasi belajar adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dan hasil pembelajaran yang inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media permainan balok pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan matematika di kelas I SDN 1 Jagaraga, yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi 5 tahap penelitian yaitu Analysis (Analisis) Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media permainan balok yang dikembangkan layak digunakan bagi siswa kelas 2 baik dari segi materi maupun media. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media permainan balok yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk digunakan pada pembelajaran.
Does Reward Affect the Accuracy of Pupil Perception? Lalu Hamdian Affandi; Mohammad Archi Maulyda; Muhammad Erfan; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v5i2.3169

Abstract

Accuracy of perception is the ability of individuals to recognize, organize, and interpret input from the environment and it is influenced by the level of individuals’ concentration on observing an object. When we can find out the causes of individual perceptual accuracy, we can design a learning instrument to enhance this ability. The purpose of this study is to examine the effect of r`eward on the accuracy of pupils' perceptions. The study employs a comparative experimental approach, in which 20 subjects are divided into two groups: 10 subjects were promised rewards and 10 subjects were not. The accuracy of perception is measured by the length of time used by subjects when completing two different levels of tests. The more time required by subjects to complete the test, the more inaccurate perceptions of research subjects. To test hypotheses, the researcher performed the Split-Plot Anova technique on the subject's length of time completing the tests. The result shows that the p-value is 0.115, greater than 0.05 which means that there was no influence of giving rewards on the accuracy of perception.Kecermatan persepsi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengorganisasikan, serta memaknai hal-hal yang berada di lingkungan sekitar dan dipengaruhi oleh tingkat konsentrasi individu dalam mengamati suatu objek. Ketika kita dapat mengetahui penyebab kecermatan persepsi yang dimiliki individu, kita dapat merancang sebuah instrumen pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian penghargaan terhadap kecermatan persepsi peserta didik. Penelitian yang menggunakan kaidah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen komparasi ini membagi 20 subyek ke dalam dua kelompok yaitu 10 subyek yang dijanjikan reward dan 10 subyek tidak dijanjikan reward. Kecermatan persepsi subyek diukur dengan tes yang diberikan sebanyak dua kali menggunakan instrumen yang berbeda dengan memperhatikan lama waktu subyek menyelesaikan tes. Semakin banyak waktu yang dibutuhkan oleh subyek dalam menyelesaikan tes, semakin tidak cermat persepsi subyek penelitian. Data rentang waktu subyek dalam mengerjakan tes dianalisis dengan teknik Split-Plot Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,115 lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh antara pemberian penghargaan dengan kecermatan persepsi yang dimiliki subyek.