Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Media Papan Pintar (Papin) Perkalian Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III di SDN 15 Cakranegara Choirin Mega Kusuma Dewi; Ida Ermiana; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3342

Abstract

Media pembelajaran yang menarik menjadi salah satu faktor yang dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Namun masih ditemukan kurang variatifnya media belajar yang digunakan dalam pembelajaran matematika sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media papan pintar (papin) perkalian terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN 15 Cakranegara. Jenis penelitian ini yaitu quasi experimental design tipe nonequivalen (pretest-posttest) control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 43 siswa, terdiri dari kelas IIIA (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas IIIB (23 siswa) sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan tes. Hasil analisis penelitian diperoleh kesimpulan bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan dan terjadi peningkatan setelah diberikan perlakuan (treatment). Pada kelas eksperimen, rata-rata nilai posttest yang diperoleh siswa adalah 78,00 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh sebesar 38,26. Pada pengujian hipotesis dengan menggunakan independent sample t test diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada media papan pintar (papin) perkalian terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN 15 Cakranegara dengan efektifitas sebesar 0,6625.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Menggunakan Media Pembelajaran Smart Box Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas IV pada Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 31 Mataram Martawati Martawati; Vivi Rachmatul Hidayati; Mardiana Mardiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3439

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) adalah pendekatan inovatif yang berpusat pada siswa, di mana guru berperan sebagai motivator dan fasilitator. Siswa diberikan proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari atau materi pelajaran, sehingga mereka belajar secara mandiri dengan merumuskan pertanyaan, menyelidiki masalah, dan menemukan solusi sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa pada proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metode pengumpulan data berupa observasi atau pengamatan langsung oleh peneliti. Hasil observasi di SDN 31 Mataram menunjukkan pembelajaran masih bersifat teacher-centered dan penggunaan media pembelajaran kurang inovatif, sehingga siswa kurang aktif. Media Smart Box sebagai alat pembelajaran berbentuk kotak dengan kartu materi dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus terdapat 60% siswa dinyatakan kurang aktif dari 10 sampel siswa. Sedangkan setelah dilakukan pembelajaran menggunakan smart box pada siklus I didapatkan data berupa 5 siswa dinyatakan sangat aktif, 2 siswa dinyatakan aktif, dan 3 siswa tidak aktif. Selanjutnya pada siklus II bahwa terdapat peningkatan keaktifan siswa dimana 7 siswa dinyatakan sangat aktif, 2 siswa dinyatakan aktif, dan 1 siswa kurang aktif. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) menggunakan media pembelajaran Smart Box dapat membantu meningkatkan keaktifan siswa pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 31 Mataram.  
Analisis Proses Pembelajaran Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Kelas 1 di SD Negeri 42 Mataram Mitha Milnasari; Darmiany Darmiany; Ilham Handika; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya layanan pendidikan inklusi yang mampu mengakomodasi kebutuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam lingkungan sekolah reguler. SDN 42 Mataram merupakan salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusi yang menerima anak berkebutuhan khusus di kelas reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus (ABK) kelas 1 di SD Negeri 42 Mataram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan tinjauan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus kelas 1 di SDN 42 Mataram terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, identifikasi dan asesmen terhadap ABK dilakukan, modul ajar yang digunakan sama dengan siswa reguler dan belum tersedia Program Pembelajaran Individual (PPI) dan Guru Pendamping Khusus (GPK) untuk ABK. Dalam pelaksanaan terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti dan penutup serta guru menggunakan berbagai pendekatan, metode dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan serta karakteristik anak. Pada evaluasi, guru menggunakan berbagai teknik evaluasi seperti penilaian lisan, tertulis, dan observasi perilaku, yang disesuaikan dengan kondisi anak berkebutuhan khusus. Temuan ini mengindikasikan bahwa proses pembelajaran kelas 1 belum sepenuhnya optimal dan memerlukan penguatan dalam perencanaan serta penyediaan tenaga pendamping untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusi di SDN 42 Mataram.
Pengembangan Media Permainan Balok untuk Motivasi Belajar Berhitung Peserta Didik Kelas I SDN 1 Jagaraga Gusti Ayu Utari Putri Damayani; Darmiany Darmiany; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3973

Abstract

Motivasi belajar adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dan hasil pembelajaran yang inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media permainan balok pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan matematika di kelas I SDN 1 Jagaraga, yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi 5 tahap penelitian yaitu Analysis (Analisis) Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media permainan balok yang dikembangkan layak digunakan bagi siswa kelas 2 baik dari segi materi maupun media. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media permainan balok yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk digunakan pada pembelajaran.
Does Reward Affect the Accuracy of Pupil Perception? Lalu Hamdian Affandi; Mohammad Archi Maulyda; Muhammad Erfan; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v5i2.3169

Abstract

Accuracy of perception is the ability of individuals to recognize, organize, and interpret input from the environment and it is influenced by the level of individuals’ concentration on observing an object. When we can find out the causes of individual perceptual accuracy, we can design a learning instrument to enhance this ability. The purpose of this study is to examine the effect of r`eward on the accuracy of pupils' perceptions. The study employs a comparative experimental approach, in which 20 subjects are divided into two groups: 10 subjects were promised rewards and 10 subjects were not. The accuracy of perception is measured by the length of time used by subjects when completing two different levels of tests. The more time required by subjects to complete the test, the more inaccurate perceptions of research subjects. To test hypotheses, the researcher performed the Split-Plot Anova technique on the subject's length of time completing the tests. The result shows that the p-value is 0.115, greater than 0.05 which means that there was no influence of giving rewards on the accuracy of perception.Kecermatan persepsi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengorganisasikan, serta memaknai hal-hal yang berada di lingkungan sekitar dan dipengaruhi oleh tingkat konsentrasi individu dalam mengamati suatu objek. Ketika kita dapat mengetahui penyebab kecermatan persepsi yang dimiliki individu, kita dapat merancang sebuah instrumen pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian penghargaan terhadap kecermatan persepsi peserta didik. Penelitian yang menggunakan kaidah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen komparasi ini membagi 20 subyek ke dalam dua kelompok yaitu 10 subyek yang dijanjikan reward dan 10 subyek tidak dijanjikan reward. Kecermatan persepsi subyek diukur dengan tes yang diberikan sebanyak dua kali menggunakan instrumen yang berbeda dengan memperhatikan lama waktu subyek menyelesaikan tes. Semakin banyak waktu yang dibutuhkan oleh subyek dalam menyelesaikan tes, semakin tidak cermat persepsi subyek penelitian. Data rentang waktu subyek dalam mengerjakan tes dianalisis dengan teknik Split-Plot Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,115 lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh antara pemberian penghargaan dengan kecermatan persepsi yang dimiliki subyek.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN 26 Cakranegara Yanti Fuspawati; Ida Ermiana; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2418

Abstract

Research on the impact of the Problem-Based Learning model supported by Wordwall media on the mathematics learning outcomes of elementary school students remains limited. Low mathematics learning outcomes and suboptimal student engagement during the learning process indicate a need for an innovative learning model supported by engaging media. This study aims to determine the effect of the Problem-Based Learning model supported by Wordwall media on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SDN 26 Cakranegara. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design—specifically, a non-equivalent control group design. The sample consisted of 55 students: 28 students in class IV-B (experimental group) and 27 students in class IV-A (control group). Data collection techniques included tests and observations. The data underwent prerequisite testing, comprising normality and homogeneity tests. Subsequently, the data were analyzed using an independent sample t-test for hypothesis testing and an effect size test. The results showed that the average post-test score of the experimental group (83.93) was higher than that of the control group (65.63). Hypothesis testing revealed a Sig. (2-tailed) value of < 0.001, indicating a significant difference in mathematics learning outcomes between the experimental and control groups. The effect size analysis using Cohen's d yielded a value of 1.93, falling into the category of a very high effect. Based on these findings, it can be concluded that the Problem-Based Learning model supported by Wordwall media has a significant effect on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SDN 26 Cakranegara.
STRATEGI GURU MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DI SDN 38 CAKRANEGARA Aolia Zumaro; Darmiany; Vivi Rachmatul Hidayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, serta strategi guru mengatasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian di SDN 38 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV, V, dan VI. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan strategi guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian, yakni dengan memberikan tes awal kepada siswa, memperhatikan perilaku siswa yang tidak wajar, dan menganalisis hasil belajar yang didapat oleh siswa dari latihan maupun ulangan. Jenis kesulitan yang dialami siswa kelas tinggi dalam menyelesaikan soal perkalian dan pembagian berupa siswa sulit melakukan operasi hitung dasar, sulit memahami konsep, sulit dalam memecahkan masalah, sulit dalam menghapal perkalian, sulit berkonsentrasi, dan cepat jenuh serta mudah lupa. Strategi yang digunakan oleh guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas tinggi tersebut, yakni dengan memberikan bimbingan belajar, memanfaatkan media pembelajaran, menerapkan metode tutor sebaya, dan mengatur tempat duduk siswa.
Konfirmasi Skala Pengukuran Mathematical Well-Being Calon Guru Sekolah Dasar: Studi Psikometrik Vivi Rachmatul Hidayati; Baiq Yuni Wahyuningsih
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1080

Abstract

This study aimed to develop and validate the reliability and validity of a mathematical well-being scale for prospective elementary school teachers. A quantitative psychometric design was employed, using Confirmatory Factor Analysis (CFA) to test the hypothesized factor structure. The study involved 204 prospective elementary school teachers in Indonesia, who completed a questionnaire assessing seven dimensions of mathematical well-being: accomplishment, cognition, engagement, meaning, perseverance, positive emotions, and relationships. Results indicated that all dimensions had significant factor loadings and good convergent validity, with Average Variance Extracted (AVE) values above 0.50 for most dimensions. Reliability tests showed high coefficients of omega (ω) and alpha (α), and Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT) analysis indicated good discrimination among dimensions. The CFA model also demonstrated acceptable goodness-of-fit, with CFI = 0.93, TLI = 0.95, SRMR = 0.03, and RMSEA = 0.04. These findings confirm that the scale is valid and reliable, offering a useful tool to assess mathematical well-being among prospective elementary school teachers and informing the design of training programs to enhance the quality of mathematics teaching.
Pengembangan Media Pembelajaran KONIT (Kotak Nilai Tempat) Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II Sekolah Dasar Selvia Hijraningsih; Lalu Hamdian Affandi; Vivi Rachmatul Hidayati; Iva Nurmawanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2094

Abstract

Kurangnya penggunaan media inovatif membuat peserta didik menjadi pasif selama proses pembelajaran matematika yang mengakibatkan kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan guru. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran KONIT (Kotak Nilai Tempat) yang layak pada pembelajaran matematika materi nilai tempat di kelas II SDN 01 Taliwang. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian melibatkan ahli media, ahli materi, guru, dan peserta didik. Sedangkan, objek penelitian berupa media KONIT. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, angket, dan tes. Sementara instrumen berupa lembar wawancara, lember observasi, angket validasi ahli, angket respon peserta didik dan guru, serta soal tes pemahaman materi nilai tempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sangat valid dengan persentase 89,77% dari ahli media dan 93% dari ahli materi. Kepraktisan media juga sangat praktis berdasarkan persentase respon peserta didik sebesar 95,36% dan guru sebesar 93,33% pada percobaan kelompok kecil, serta 96,43% dari peserta didik dan 95% dari guru pada percobaan kelompok besar. Efektivitas media tergolong tinggi, dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,87 pada kelompok kecil dan 0,86 pada kelompok besar. Berdasarkan hasil tersebut, media KONIT dapat dinyatakan sangat layak sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 15 Cakranegara Tahun Ajaran 2025/2026 Nur Irmayati; Nurwahidah; Vivi Rachmatul Hidayati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2930

Abstract

This research is based on the low student learning outcomes in science and natural science (IPAS) subjects as well as teacher-centered learning and the lack of use of interactive media in learning. This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Wordwall media on the science and natural science (IPAS) learning outcomes of fourth-grade students of Elementary cchool 15 Cakranegara in the 2025/2026 academic year. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method of the Nonequivalent Control Group Design type. The population consists of all fourth-grade students of of Elementary cchool 15 Cakranegara. The sample was selected using a saturated sampling technique, with Class IVA as the experimental group and Class IVB as the control group. The research instrument was a learning outcome test in the form of multiple-choice questions that measure cognitive indicators of analyzing and evaluating. Data were collected through tests and observations. Observational data were analyzed using descriptive statistics, while learning outcome data were analyzed using n-gain test, prerequisite test, and independent sample t-test for hypothesis testing, with the help of IBM SPSS Statistics 25. The results of hypothesis testing showed a significance value of less than 0.001 < 0.05, which indicated that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. In addition, the average posttest score of the experimental group was 83.75, which was higher than the control group, which was 78.91. This indicates that the use of the TGT cooperative learning model assisted by wordwall media has a significant influence on the science learning outcomes of fourth-grade students of of Elementary cchool 15 Cakranegara.