Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

English Learning Experiences of Generation Z High School Students in Indonesia: A Narrative Inquiry Nazar Hasby; Natalina Asi; Indra Perdana; Lailatul Kodriyah; Neneng Islamiah; Fitra Ramadani; Alna Triskaya Angrum; Lailatun Najmiah
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol. 12 No. 1 (2025): June
Publisher : Faculty of Culture, Management, and Business Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v12i1.15217

Abstract

This research explored the English learning experiences of Generation Z students in Indonesia using a narrative inquiry approach. Amidst the rapid advancement of digital technology, it was important to understand how Generation Z, born in the digital era, interacted with English language learning. This research aimed to explore students' perceptions, challenges, and lived experiences in learning English to contribute to developing more relevant teaching practices. A qualitative research design was applied by collecting personal narratives from five purposively selected students. Data were collected through semi-structured interviews and reflective writing tasks, then thematically analyzed to identify patterns and individual perspectives. The findings of this research identified four main themes: (1) a preference for informal digital platforms, such as social media and learning apps; (2) emotional changes related to self-confidence and peer comparison; (3) the role of teacher support and classroom environment in enhancing motivation; and (4) a growing view of English as a practical skill that was more important than mere academic achievement. The findings illustrated the dynamic relationship between personal motivation, socio-cultural influences, and technological engagement in shaping students' language learning journeys. The research concluded that recognizing and integrating students' narratives in teaching practices could increase learner engagement, encourage independence, and support more adaptive and empathic teaching strategies. These findings' implications were highly relevant for educators, curriculum developers, and policymakers to align English language teaching with the values and realities of Generation Z students.
STUDENTS' VIEWS ON THE IMPLEMENTATION OF PHOTOVOICE BASED ON BOARD GAME IN SPEAKING SKILL IN SENIOR HIGH SCHOOL Nazar Hasby; Neneng Islamiah; Fitra Ramadani; Harum Mustika
Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL) Vol 8, No 1 (2025): Special Issue: Maintaining Sustainable Development on Language, Literature, and
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jetall.v8i1.21127

Abstract

Abstract: This research aims to determine students' views and to find out the benefits of implementation of photovoice based on board game in speaking activity in senior high school. In this research, the researcher design used qualitative research, data collection procedures were conducted through observations and interviews with students of class XII of SMAN 3 Banjarmasin, South Kalimantan province, Indonesia, with pseudonyms A, B, C, D, E, F. The researcher conducted a semi-structured interview to investigate second-semester student's views on the implementation of a board game. It can be concluded that photovoice based on board game as educational games in the classroom acts as a tremendously helpful learning media that can improve the students' engagement, performance, speaking skills, public speaking, confidence in speaking, and ability to speak English in class. It can be a tool to help the teachers do the formative assessment. 
PENGUATAN DUKUNGAN SOSIAL BERBASIS BIMBINGAN KONSELING ISLAMI TERHADAP KELUARGA PARA LANSIA DI YAYASAN UMA KANDUNG Hayati, Sri Ayatina; Tohari, Sabit; Islamiah, Neneng
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 12, No 1 (2026): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v12i1.20887

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan dukungan sosial keluarga terhadap lansia melalui pendekatan bimbingan konseling Islami di Yayasan Uma Kandung Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah kegiatan sosialisasi dengan pendekatan interaktif dan aplikatif yang meliputi ceramah, diskusi, simulasi, serta role play. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap dengan melibatkan 10 keluarga pendamping lansia. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk menilai tingkat dukungan sosial keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada dukungan sosial keluarga terhadap lansia. Rata-rata skor peserta meningkat dari 39,6 (kategori sedang) menjadi 61,2 (kategori tinggi). Sebelum intervensi, sebagian peserta berada pada kategori rendah dan sedang, sedangkan setelah kegiatan seluruh peserta berada pada kategori tinggi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan dukungan sosial berbasis bimbingan konseling Islami efektif dalam meningkatkan peran dan kemampuan keluarga dalam merawat lansia, baik dari aspek emosional, sosial, maupun spiritual.
Cross-Cultural Comparisons of Folktales: Implications for Teaching English Language and Cultural Awareness Nazar Hasby; Ahmad Faisal; Misrita Misrita; Novi Anoegrajekti; Lailatul Kodriyah; Neneng Islamiah; Fitra Ramadani
International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Vol. 2 No. 2 (2025): International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijplc.v2i2.23

Abstract

This research explored cross-cultural comparisons of three folk tales, Cinderella (Europe), Malin Kundang (Indonesia), and Momotaro (Japan), with a focus on their application in English language teaching. The research aimed to analyze these tales' narrative structures, themes, and moral messages and examine their pedagogical value in fostering cultural awareness and enhancing language proficiency among students. Using a qualitative descriptive approach, the research applied Vladimir Propp's narrative structure theory to analyze the common patterns and functions across the folk tales. The findings revealed that, despite their cultural differences, the stories shared similar narrative frameworks, such as the hero's journey, confrontation with evil, and the restoration of justice. Furthermore, the thematic analysis highlighted universal moral messages, such as the consequences of wrongdoing, the importance of filial duty, and the values of teamwork and courage. This research demonstrated that folk tales were valuable tools for enhancing English language instruction, offering students linguistic skills and a deeper understanding of global cultural values. The implications for teaching suggested that folk tales could improve cross-cultural communication, promote critical thinking, and provide an engaging method for language learning, making them a practical pedagogical resource.
Bahasa Indonesia Cermin Profesionalisme: Pelatihan Penulisan Administrasi Baku Bagi Staf SMKN 4 Nurhasanah; Neneng Islamiah; Radityo Tri Nugroho
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i1.1491

Abstract

Kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam administrasi pendidikan mencerminkan tingkat profesionalisme lembaga. Penggunaan bahasa yang tidak baku dalam dokumen resmi dapat menurunkan citra institusi dan efektivitas komunikasi birokrasi. Kondisi tersebut ditemukan di SMKN 4 Banjarmasin, di mana masih banyak kesalahan mendasar dalam ejaan, diksi, serta struktur kalimat pada dokumen administrasi sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan program “Bahasa Indonesia Cermin Profesionalisme: Pelatihan Penulisan Administrasi Baku bagi Staf SMKN 4 Banjarmasin”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi staf dalam menulis administrasi yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan kaidah bahasa baku. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, praktik langsung, serta koreksi dokumen bersama. Peserta terdiri dari 30 staf administrasi yang terlibat langsung dalam penyusunan surat, laporan, dan dokumen resmi sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap kaidah bahasa Indonesia baku, dengan lebih dari 70% responden menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan relevan dan bermanfaat bagi pekerjaan administrasi. Peserta juga menunjukkan peningkatan ketelitian, kepercayaan diri, dan profesionalisme dalam penggunaan bahasa tulis. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan kebahasaan berbasis praktik efektif dalam memperkuat literasi administrasi, meningkatkan kualitas tata kelola lembaga, serta menumbuhkan kesadaran berbahasa sebagai bagian dari citra profesional. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan lainnya.