Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EDUCATIONAL KIT PENCEGAHAN STUNTING DI MASA COVID-19 DI DESA MULYASARI KECAMATAN TAMANSARI WILAYAH KERJA PKM TAMANSARI Neni Nuraeni; Hani Handayani; Asep Setiawan; Neni Sholihat; Ali Firdaus; Ayu Yulia; Deba Yasa Zakiah; Desi Mulyani
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia kejadian stunting masih fluktuatif setiap tahunnya, prevalensi stunting mengalami penuruan dan juga kenaikan. Ini terbukti dari hasil data Riskesdas tahun 2007 (36%), 2010 (35%), 2013 (37,2%), 2015 (29%) (Kemenkes, 2016). Sedangkan tahun 2018 prevelensi stunting mengalami kenaikan kembali yaitu 30,8 % data ini menunjukkan bahwa prevelensi stunting masih diatas target yang ingin dicapai oleh nasional, karena prevalensi stunting di Indonesia tahun 2018 pada anak dibawah usia 5 tahun yang berjenis kelamin laki-laki sering terjadi pada usia 12-35 bulan dengan prevalensi 41,2% pada usia 12-23 bulan dan 43% usia 24-35 bulan. (Riskesdas, 2018). Direktorat Gizi Masyarakat Kemenkes RI (2018) menunjukkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 prevalensi stunting pada balita di Jawa Barat berjumlah 29,6% yaitu sebanyak 9,8% mempunyai status gizi sangat pendek dan 19,8% pendek. Data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya 2018 menunjukkan angka stunting di Kota Tasikmalaya berjumlah 5.290 kasus yang tersebar di 21 Puskesmas. Upaya pencegahan stunting merupakan prioritas nasional pemerintah Indonesia. Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Program prioritas dalam pencegahan stunting meliputi percepatan pengurangan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat, pemerataan layana pendidikan berkualitas, peningkatan akses terhadap perumahan dan pemukiman layak, serta peningkatan tata kelola layanan dasar (Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, 2017)
Pendidikan kesehatan tentang menarche pada siswi kelas 4 di SDN 1 Cilolohan Neni nuraeni; Sri mulyanti; Hani Handayani; Ida Herdiani; Asep Setiawan; Indra Gunawan; Muhammad Saefulloh; Nita Nuriwyani; Hilma Putri Maulinda
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3711

Abstract

Remaja yang mengalami menarche biasanya mengalami ketakutan dan kecemasan. Datangnya haid pertama membuat remaja merasakan kebingungan kesedihan, cemas, stres, sampai dengan mudah marah dan emosional  bahkan tertekan dan menolak terkait datangnya menstruasi. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan unutk meningkatkan pengetahuan tentang menarche dan juga meningkatkan kesiapan siswi kelas 4 SD Negeri 1 Cilolohan dalam mengahdapi menarche pertama. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini dengan pendekatan partisipasif dan komunikasi individual, artinya siswi diajak untuk memahami teori, kemudian dilakukan pendekatan secara person dan didampingi untuk mendukung pelaksanaan praktik. Pengabdian ini dilakukan di SDN 1 Cilolohan pada siswi kelas 4 berjumlah 40 siswa di Kota Tasikmalaya. Hasil yang didapat bahwa terdapat perubahan antara pengetahuan siswi tentang menarche di SDN 1 Cilolohan Kota Tasikmalaya sesudah diberikan pnyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang menarche efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi untuk menigktakn kesiapan mereka menjelang menarche. Kegiatan ini memperoleh respon yang positif dari pihak sekolah dan juga para siswi yang sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Disarankan guru melakukan Pendidikan kesehatan tentang menarche yang berkala kepada siswi yang akan menjelang menarche pertama
Edukasi Pasien Dan Keluarga Terkait Keselamatan Pasien Di Rsud Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Usman Sasyari; Aida Sri Rachmawati; AsepSetiawan; Alden JS; Icep A; M Aziz; Fifi FA; Intan AB; Amelia NF; Aulia PM; Kristia SS
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3956

Abstract

Keselamatan pasien merupakan isu utama global. Kerugian yang ditimbulkan akibat tidak memperhatikan keselamatan pasien cukup besar. Banyak pasien mengalami kejadian membahayakan yang tidak disengaja dari perawatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Perawat sebagai salah satu profesi yang berada di front liner pelayanan harus bertanggung terhadap keselamatan pasien. Oleh karena itu perlu penanganan untuk mengatasi permasalahan tersebut salah satunya dengan edukasi. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi tentang keselamatan pasien dilingkungan rumah sakit, baik pasien maupun keluarga. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan edukasi seluruh peserta memahami tentang keselamatan pasien dilingkungan rumah sakit. Disarankan edukasi ini dilakukan secara konsisten, sehingga dapat menurunkan kejadian tidak di harapkan pada pasien dan keluarga.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Dan Manfaat Pemberian Jus Tomat Untuk Menurunkan Hipertensi Di Sukamaju Rw 03 Kelurahan Mulyasari Kota Tasikmalaya Tahun 2023 Gilang sepriangga nuryudi; Asep Setiawan; Ida Rosidawati; Usman Sasyari; Yuyun Solihatin; Rosy Rosnawanti; Saryomo; Mailina Fadilatie; Ria Febriyani; Lintang Suci Cahya Utami; Rida Nurafiah; Rahmi Sabarini Aryati; Yuni Shopianti; Alvi oktaviana; Mochammad Wildan Syahbani; Indri Chaerusaeni; Gema Adha Febriyanto; Acep Zamzam Hidayat
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4362

Abstract

Pengetahuan kesehatan memiliki pengaruh terhadap perilaku sebagai hasil jangka menengah dari pendidikan kesehatan. Salah satu contoh penting adalah pengetahuan tentang hipertensi, karena hipertensi merupakan faktor resiko utama penyebab kematian. Warga RW 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Oleh karena itu penting dilaksanakannya penyuluhan tentang hipertensi untuk meningkatkan pengetahuan warga. Adapun terapi non farmakologi yang diberikan untuk membantu menurunkan tekanan darah yaitu dengan diberikannya jus tomat.Tahap awal dari penelitian ini yaitu perencanaan awal, persiapan presentasi, serta pengaturan fasilitas dan mempersiapkan alat. Peran peneliti pada penyuluhan ini yaitu, moderator, notulen, observer dan faslilitator. Bahasa yang digunakan selama penyuluhan sudah komunikatif dalam penyampaiannya.  Berdasarkan pengabdian di masyarakat RW 03, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan penyuluhan di wilayah RW 03. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan penyuluhan tentang Hipertensi dan pemberian Jus Tomat. Pada saat penyuluhan pun mahasiswa secara langsung membuatkan jus tomat dan membagikannya kepada warga yang hadir dalam acara penyuluhan tersebut. Dalam pengabdian di masyarakat ini khusunya Rw 03, didapati masalah fokus yang dominan yaitu hipertensi. Maka dilakukanlah penyuluhan kesehatan Hipertensi dan terapi non farmakologi untuk menurunkan hipertensi yaitu pemberian terapi Jus Tomat.