Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : balarea

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN REMAJA DI KOTA TASIKMALAYA Ida Rosidawati; Neni Sholihat; Abdul Gani Fauji Romdoni; Ai Sarah Sakinah K; Ali Muhamad Abdilah
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan individu yang sedang berada dalam masa transisi kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa ini remaja mengalami perkembangan fisik, psikologis, dan sosial. Sementara kesehatan reproduksi merupakan salahsatu indikator untuk melihat kualitas kesehatan remaja. Kondisi ini menjadi tanggungjawab bersama khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang menaruh perhatian pada remaja perempuan dalam menyikapi permasalahan remaja. Solusi yang ditawarkan adalah dilaksanakannya pelayanan remaja kesehatan secara berkelanjutan yang kegiatannya meliputi pelatihan kader, pos pemeriksaan tanda-tanda vital (tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi nafas, suhu), pos pemeriksaan Indeks Massa Tubuh/IMT, pemeriksaan Hemoglobin (HB), pos konseling kesehatan reproduksi, pos konseling psikologi, pos layanan makanan bergizi, serta pos Edu. Tujuan pengmas memberikan penyuluhan pada remaja. Hasil pengabdian responden kooperatif dalam pelaksanaan.
SIMULASI TANGGAP DARURAT BENCANA PADA MASYARAKAT DESA SINDANG JAYA KECAMATAN CIKALONG Hani Handayani; Yuyun Sholihatin; Asep Setiawan; Ida Herdiani; Hana Ariyani; Miftahul Falah; Bayu Brahmantia; Neni Sholihat; Saryomo Saryomo; Rossy Rosnawanty; Indra Gunawan; Neni Nuraeni; Ida Rosidawati; Sri Mulyanti; Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati; Tatang Kusmana; Fitri Nurlina; Lilis Lismayanti; Nia Restiana; Usman Sasyari; Oni Sahroni
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikannya sebagai negara yang memiliki lebih kurang 17.504 buah pulau dengan luas. daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 atau sekitar 70% luas Indonesia merupakan perairan, sedangkan 30% sisanya merupakan daratan. Namun selain diberkahi oleh kekayaan alam yang melimpah, letak Indonesia yang unik ini pun membawa konsekuensi logis bahwa Indonesia merupakan negara dengan memiliki potensi kerawanan bencana geologi yang cukup tinggi dan tersebar dari ujungbarat pulau Sumatera hingga selatan pulau Papua. Hal ini disebabkan oleh letak geologis Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Sirkum Pasifik sebelah timur (Pasific Ring of Fire) serta berada pada pertemuan tiga lempeng besar dunia yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak ke arah baratbaratlaut dengan kecepatan sekitar 10 cm per tahun, Lempeng Indo-Australia yang bergerak keutara-timurlaut dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun, serta Lempeng Benua Eurasia yang bergerak ke arah baratdaya dengan kecepatan 13 cm pertahun
PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KELURAHAN MULYASARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMLAYA PROVINSI JAWA BARAT Lilis Lismayanti; Ida Rosidawati; Ryan Apriyandi Hakim; Ulfiana Rochman
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah individu yang mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada rentang usia remaja seseorang banyak mengalami perubahan-perubahan baik itu fisik maupun psikis. Saat ini banyak terjadi fenomena yang berkaitan dengan remaja akibat adanya perubahan yang terjadi pada diri remaja itu sendiri, diantaranya dalah pergaulan bebas yang menyebabkan angka kejadian hamil di usia muda, penyakit menular seksual yang semakin meningkat. Hal-hal tersebut disebabkan karena lemahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Survei yang dilakukan oleh WHO tentang pendidikan kesehatan reproduksi membuktikan dapat mengurangi atau mencegah perilaku hubungan seksual pranikah yang berarti pula dapat mengurangi akibat-akibat yang terjadi dari tindakan tersebut. Oleh karena itu akan dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan reproduksi remaja. Berdasarkan hasil survei komisi perlindungan anak Indonesia bekerja sama dengan lembaga perlindungan anak (LPA) di 12 provinsi pada tahun 2007 diperoleh pengakuan remaja bahwa sebanyak 93,7% anak SMP dan SMU pernah melakukan ciuman, petting, dan oral seks, 62,7% anak SMP mengaku sudah tidak perawan, 21,2% remaja SMA mengaku sudah pernah melakukan aborsi. Dalam buku pernikahan dini, delima generasi ekstravaganza, hampir 80% remaja melakukan hubungan seksual ( intercourse) di luar nikah dengan pacarnya dalam jangka kurang dari 1 tahun. Kasus KTD (kehamilan tidak diinginkan) yang terjadi 30% pada remaja informasi mengenai seksual dicoba untuk dipenuhi dengan cara membahas bersama teman-teman, buku-buku tentang seksual atau mengadakan percobaan dengan jalan masturbasi, bercumbu atau berhubungan seksual.
PENYULUHAN TENTANG MEROKOK DI DALAM RUMAH DI RW 10 KELURAHAN MULYASARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT Lilis Lismayanti; Ida Rosidawati; Syahreza Muh Al Ghafiki; Maulana Gunawan
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok adalah salah satu zat adiktif yang bisa digunakan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan individu dan masyarakat. Kemudian ada juga yang menyebutkan bahwa rokok adalah hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bahan lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotiana tabacum, nicotiana rustika dan spesies lainnya atau sintesisnya yang mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan. Saat ini penjualan rokok semakin tak terkendali dan tanpa batasan, seperti diketahui dari anak-anak remaja maupun dewasa bisa membeli rokok secara bebas. Hal ini merugikan bagi generasi penerus bangsa rokok sangat mengancam generasi penerus bangsa. Para tenaga kesehatan menginginkan adanya tindakan dan usaha mencegah remaja di bawah umur dari bahaya merokok. Oleh karena itu akan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk semua kalangan. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Al mubarokah Tasikmalaya pada tanggal 6 April 2018 dan masjid Manarul Huda pada tanggal 10 april 2018 oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah, bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang bahaya merokok
Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Dan Manfaat Pemberian Jus Tomat Untuk Menurunkan Hipertensi Di Sukamaju Rw 03 Kelurahan Mulyasari Kota Tasikmalaya Tahun 2023 Gilang sepriangga nuryudi; Asep Setiawan; Ida Rosidawati; Usman Sasyari; Yuyun Solihatin; Rosy Rosnawanti; Saryomo; Mailina Fadilatie; Ria Febriyani; Lintang Suci Cahya Utami; Rida Nurafiah; Rahmi Sabarini Aryati; Yuni Shopianti; Alvi oktaviana; Mochammad Wildan Syahbani; Indri Chaerusaeni; Gema Adha Febriyanto; Acep Zamzam Hidayat
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4362

Abstract

Pengetahuan kesehatan memiliki pengaruh terhadap perilaku sebagai hasil jangka menengah dari pendidikan kesehatan. Salah satu contoh penting adalah pengetahuan tentang hipertensi, karena hipertensi merupakan faktor resiko utama penyebab kematian. Warga RW 03 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Oleh karena itu penting dilaksanakannya penyuluhan tentang hipertensi untuk meningkatkan pengetahuan warga. Adapun terapi non farmakologi yang diberikan untuk membantu menurunkan tekanan darah yaitu dengan diberikannya jus tomat.Tahap awal dari penelitian ini yaitu perencanaan awal, persiapan presentasi, serta pengaturan fasilitas dan mempersiapkan alat. Peran peneliti pada penyuluhan ini yaitu, moderator, notulen, observer dan faslilitator. Bahasa yang digunakan selama penyuluhan sudah komunikatif dalam penyampaiannya.  Berdasarkan pengabdian di masyarakat RW 03, ditemukan permasalahan yaitu ada beberapa orang yang mengalami Hipertensi. Maka dari itu diadakan penyuluhan di wilayah RW 03. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan penyuluhan tentang Hipertensi dan pemberian Jus Tomat. Pada saat penyuluhan pun mahasiswa secara langsung membuatkan jus tomat dan membagikannya kepada warga yang hadir dalam acara penyuluhan tersebut. Dalam pengabdian di masyarakat ini khusunya Rw 03, didapati masalah fokus yang dominan yaitu hipertensi. Maka dilakukanlah penyuluhan kesehatan Hipertensi dan terapi non farmakologi untuk menurunkan hipertensi yaitu pemberian terapi Jus Tomat.