Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Etnomatematika (Makanan Tradisional) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SDN 11 Sumerta Ni Luh Gede Nia Damayanti; I Gusti Ngurah Triyana; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7288

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis siswa. Namun, berdasarkan hasil observasi di SDN 11 Sumerta, pembelajaran matematika khususnya materi bangun datar masih didominasi metode konvensional, kurang melibatkan siswa secara aktif, serta belum mengaitkan materi dengan konteks budaya dan kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis etnomatematika (makanan tradisional Bali) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN 11 Sumerta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tersebut terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain Pre-Experimental Design dalam bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 37 siswa kelas V SDN 11 Sumerta. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest pada materi bangun datar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 56,89 meningkat menjadi 81,14 pada posttest dengan selisih peningkatan sebesar 24,25 poin. Ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 6 siswa (16%) pada pretest menjadi 31 siswa (84%) pada posttest. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis etnomatematika (makanan tradisional Bali) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN 11 Sumerta.
Pengaruh Model Pembelajaran APOS Berbantuan Game Crossword Puzzle terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SD Negeri 1 Semarapura Kangin Putu Laksmi Puspariani; I Nyoman Subagia; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7539

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas II sekolah dasar SD Negeri 1 Semarapura Kangin, khususnya pada materi penjumlahan dan pengurangan. Adapun tujuan pada penelitian ini (1) Untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa kelas II yang menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) Untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa kelas II yang menggunakan model pembelajaran APOS berbantuan game crossword puzzle, (3) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran APOS berbantuan game crossword puzzle terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini keseluruhan siswa kelas II di SD Negeri 1 Semarapura Kangin yang berjumlah 112 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas II A yang berjumlah 27 dan kelas II D yang berjumlah 30. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk isian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik dengan menggunakan uji prasyarat dan uji t untuk pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 18,404 dan ttabel = 1,6730. Hal ini berarti bahwa t hitung > t table, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran APOS berbantuan game crossword puzzle dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Video Animasi Youtube Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri 11 Sesetan Ni Kadek Jayan Wulandari; Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7540

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik serta perlunya penerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran. Alternatif yang diterapkan yakni model problem-based learning berbantuan video animasi youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem-based learning berbantuan video animasi youtube terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 11 Sesetan tahun ajaran 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas Kelas eksperimen dan Kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif hasil belajar kognitif IPAS dan dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar Kelas eksperimen sebesar 72,13 lebih tinggi dengan Kelas kontrol sebesar 64,60. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,038 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model problem-based learning berbantuan video animasi youtube terhadap hasil belajar kognitif IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 11 Sesetan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 1 TONJA DENPASAR Ni Made Maharani; Ni Made Anggreni; Gusti Ayu Dewi Setiawati
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10337

Abstract

This study aims to determine the effect of the Discovery Learning learning model on students’ achievement in IPAS subjects for fifth-grade students at SD Negeri 1 Tonja Denpasar. This study was motivated by the low learning achievement of students caused by teacher-centered learning activities, resulting in students being less active in discovering concepts independently. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design. The population consisted of all fifth-grade students of SD Negeri 1 Tonja Denpasar totaling 60 students. The sample was selected using simple random sampling techniques. Data collection techniques included observation, documentation, and learning achievement tests. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the t-test. The results showed that the Discovery Learning model had a significant effect on students’ learning achievement in IPAS subjects. Students who learned through the Discovery Learning model achieved higher learning outcomes than students who learned through conventional learning models.
Development of Project-Based Learning Oriented Teaching Materials for Elementary School Learning Media Course in the OBE-Based Merdeka Curriculum Gusti Ayu Dewi Setiawati; Ketut Manik Asta Jaya; Kadek Yudista Witraguna; Ni Nyoman Tri Wahyuni; I Gusti Putu Suyatna Juliantara; I Komang Agus Bayu Juniarta
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 34 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v34i22025p354-367

Abstract

Abstract: This research aims to develop project-based learning-oriented teaching materials for the elementary school learning media course in the OBE-based Merdeka Curriculum to improve the student’s learning process, using the ADDIE development model. Designed for the elementary school teacher education program at I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar State Hindu University, the process included needs analysis, material design, development (lesson plans and modules), and validation by five experts evaluating content, media, and language. Effectiveness and practicality were assessed through lecturer and student response questionnaires. Results show the teaching material is valid and practical, with lesson plans rated “very feasible,” modules achieving a positive Content Validity Ratio (CVR > 0), and high practicality scores (93 percent and 92.65 percent). These findings indicate strong acceptance by both lecturers and students. The integration of Outcome-Based Education (OBE), the Merdeka Curriculum, and Project-Based Learning (PjBL) within a single instructional resource offers a new model connecting theory, practice, and real classroom application. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis proyek untuk mata pelajaran media pembelajaran di sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka berbasis OBE, guna meningkatkan proses belajar siswa, yang dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Dirancang untuk program studi pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, prosesnya meliputi analisis kebutuhan, desain materi, pengembangan (rencana pembelajaran dan modul), serta validasi oleh lima ahli yang mengevaluasi konten, media, dan bahasa. Efektivitas dan kepraktisan dievaluasi melalui kuesioner respon dosen dan siswa. Hasil menunjukkan bahan ajar tersebut valid dan praktis, dengan rencana pembelajaran yang dinilai “sangat layak,” modul mencapai Content Validity Ratio (CVR) positif (CVR > 0), dan skor kepraktisan yang tinggi (93 persen dan 92,65 persen). Temuan ini menunjukkan penerimaan yang kuat baik dari dosen maupun siswa. Integrasi Outcome-Based Education (OBE), Kurikulum Merdeka, dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam satu sumber daya instruksional menawarkan model baru yang menghubungkan teori, praktik, dan penerapan secara nyata di kelas.