Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Video Animasi Youtube Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri 11 Sesetan Ni Kadek Jayan Wulandari; Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7540

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik serta perlunya penerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran. Alternatif yang diterapkan yakni model problem-based learning berbantuan video animasi youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem-based learning berbantuan video animasi youtube terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 11 Sesetan tahun ajaran 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas Kelas eksperimen dan Kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif hasil belajar kognitif IPAS dan dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar Kelas eksperimen sebesar 72,13 lebih tinggi dengan Kelas kontrol sebesar 64,60. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,038 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model problem-based learning berbantuan video animasi youtube terhadap hasil belajar kognitif IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 11 Sesetan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 1 TONJA DENPASAR Ni Made Maharani; Ni Made Anggreni; Gusti Ayu Dewi Setiawati
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Juli 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10337

Abstract

This study aims to determine the effect of the Discovery Learning learning model on students’ achievement in IPAS subjects for fifth-grade students at SD Negeri 1 Tonja Denpasar. This study was motivated by the low learning achievement of students caused by teacher-centered learning activities, resulting in students being less active in discovering concepts independently. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design. The population consisted of all fifth-grade students of SD Negeri 1 Tonja Denpasar totaling 60 students. The sample was selected using simple random sampling techniques. Data collection techniques included observation, documentation, and learning achievement tests. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the t-test. The results showed that the Discovery Learning model had a significant effect on students’ learning achievement in IPAS subjects. Students who learned through the Discovery Learning model achieved higher learning outcomes than students who learned through conventional learning models.
Development of Project-Based Learning Oriented Teaching Materials for Elementary School Learning Media Course in the OBE-Based Merdeka Curriculum Gusti Ayu Dewi Setiawati; Ketut Manik Asta Jaya; Kadek Yudista Witraguna; Ni Nyoman Tri Wahyuni; I Gusti Putu Suyatna Juliantara; I Komang Agus Bayu Juniarta
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 34 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v34i22025p354-367

Abstract

Abstract: This research aims to develop project-based learning-oriented teaching materials for the elementary school learning media course in the OBE-based Merdeka Curriculum to improve the student’s learning process, using the ADDIE development model. Designed for the elementary school teacher education program at I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar State Hindu University, the process included needs analysis, material design, development (lesson plans and modules), and validation by five experts evaluating content, media, and language. Effectiveness and practicality were assessed through lecturer and student response questionnaires. Results show the teaching material is valid and practical, with lesson plans rated “very feasible,” modules achieving a positive Content Validity Ratio (CVR > 0), and high practicality scores (93 percent and 92.65 percent). These findings indicate strong acceptance by both lecturers and students. The integration of Outcome-Based Education (OBE), the Merdeka Curriculum, and Project-Based Learning (PjBL) within a single instructional resource offers a new model connecting theory, practice, and real classroom application. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis proyek untuk mata pelajaran media pembelajaran di sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka berbasis OBE, guna meningkatkan proses belajar siswa, yang dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Dirancang untuk program studi pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, prosesnya meliputi analisis kebutuhan, desain materi, pengembangan (rencana pembelajaran dan modul), serta validasi oleh lima ahli yang mengevaluasi konten, media, dan bahasa. Efektivitas dan kepraktisan dievaluasi melalui kuesioner respon dosen dan siswa. Hasil menunjukkan bahan ajar tersebut valid dan praktis, dengan rencana pembelajaran yang dinilai “sangat layak,” modul mencapai Content Validity Ratio (CVR) positif (CVR > 0), dan skor kepraktisan yang tinggi (93 persen dan 92,65 persen). Temuan ini menunjukkan penerimaan yang kuat baik dari dosen maupun siswa. Integrasi Outcome-Based Education (OBE), Kurikulum Merdeka, dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam satu sumber daya instruksional menawarkan model baru yang menghubungkan teori, praktik, dan penerapan secara nyata di kelas.
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5e Berbantuan Media Video Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SD N 4 Tulikup Ni Kadek Masyuni; Ni Putu Winanti; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7550

Abstract

Hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD N 4 Tulikup masih tergolong rendah. Hal tersebut terlihat dari rata-rata nilai pretest 63,71, sehingga belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan, yaitu 70. Rendahnya capaian belajar siswa dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar menjadi kurang aktif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Video Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SD N 4 Tulikup pada aspek kognitif. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan sampel sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui pengujian validitas pakar menggunakan Model Gregory, validitas butir soal dengan rumus Korelasi Point Biserial dan reliabilitas instrumen diuji memakai rumus KR-20. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil perhitungan IBM SPSS Statistics 25 hasil analisis deskriptif, diperoleh rata-rata nilai pretest siswa dari 63,71 menjadi 88,14 pada posttest, terjadi peningkatan sebesar 24,43 poin dan telah melampaui KKTP yang ditetapkan. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, (Sig pretest = 0,392 dan posttest = 0,879, >0,05). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) 0,000< 0,001, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media video memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD N 4 Tulikup.
Pengaruh Model Pembelajaran Project-Based Learning Berbasis Teknik Ecoprint Terhadap Motivasi Belajar IPAS Siswa Kelas III SD No 2 Werdi Bhuwana Mengwi Badung Putu Putri Kusumasari; Ni Nyoman Perni; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7553

Abstract

Dalam proses pembelajaran, motivasi belajar menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa, termasuk pada pembelajaran IPAS yang menekankan pengalaman langsung dan keterlibatan aktif siswa. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa motivasi belajar IPAS siswa sekolah dasar masih rendah akibat pembelajaran yang cenderung konvensional dan berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning berbasis teknik ecoprint terhadap motivasi belajar IPAS siswa kelas III SD No 2 Werdi Bhuwana.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III SD No 2 Werdi Bhuwana. Populasi penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas III A berjumlah 28 siswa dan kelas III B berjumlah 25 siswa.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode angket.Hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen (nilai pretest) sebelum proses pembelajaran dengan perlakuan model PjBL berbasis teknik ecoprint sebesar 53,6 sedangkan setelah diberikan pembelajaran dengan perlakuan PjBL berbasis teknik ecoprint didapatkan nilai rata-rata 70,5 dan kelas kontrol sebesar 57,9. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik saat diberikan model pembelajaran PjBL berbasis teknik ecoprint lebih tinggi dibandingkan motivasi belajar peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dengan adanya penelitian ini, guru diharapkan dapat mencoba menerapkan model pembelajaran yang lebih efektif seperti model PjBL berbasis teknik ecoprint, sehingga peserta didik dapat meningkatkan pemahamannya terhadap materi yang disampaikan.
Implementasi Pendekatan Deep Learning pada Mata Pelajaran Matematika Peserta Didik Kelas V di SD Candra Kasih Denpasar I Gusti Ayu Aprilia Wulan Dewi; Ni Putu Winanti; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7723

Abstract

Pembelajaran Matematika di sekolah dasar selama ini masih sering berpusat pada penghafalan rumus dan penyelesaian soal rutin, sehingga peserta didik kurang memiliki pemahaman yang mendalam dan bermakna. Melalui penerapan pendekatan deep learning, pembelajaran diarahkan untuk membangun pemahaman konsep yang utuh, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan memecahkan masalah yang relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk upaya, dukungan sekolah, serta dampak yang ditimbulkan dari penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran matematika. Teori yang digunakan sebagai landasan berpikir adalah teori konstruktivistik dari Vygotsky dan teori behavioristik dari Edward Lee Thondike. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang terkumpul dianalisis menggunakan tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan deep learning dilakukan guru melalui perencanaan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman konsep, penggunaan metode pembelajaran aktif dan kontekstual, pemanfaatan alat peraga nyata, penciptaan suasana kelas yang aman dan nyaman, serta penilaian yang menekankan pada proses dan pemahaman. Upaya guru dan sekolah mendukung pelaksanaan tersebut melalui penyediaan sarana prasarana lengkap, pengembangan kompetensi pendidik, menyiapan modul ajar yang sesuai dengan sintaksnya, metode belajar yang relevan, memanfaatkan media pembelajaran, serta pembinaan berkelanjutan. Adapun dampak yang terjadi adalah peserta didik memiliki pemahaman matematika yang kuat dan dapat diterapkan dalam kehidupan, peningkatan pemahaman serta keaktifan belajar, dan tercapainya hasil belajar akademik yang optimal. Implementasi pendekatan ini sangat efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Scrapbook untuk Meningkaitkain Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III di SD Negeri 3 Kelusa Eka Amertha Sari; I Made Wiguna Yasa; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8263

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses pembelajaran. Dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa diperlukan untuk membantu meningkatkan pemahaman serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis scrapbook pada pembelajaran IPAS dan mengetahui kelayakannya sebagai media yang berpotensi meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 3 Kelusa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode angket dan dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas III SD Negeri 3 Kelusa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis scrapbook memperoleh kualifikasi sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media. Selain itu, hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa media mendapatkan respons sangat baik dari siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa media scrapbook yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS dan berpotensi mendukung peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis scrapbook dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi siswa sekolah dasar.
Implementasi Metode Outdoor Learning Melalui Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Ipas Kelas IV Sd Candra Kasih, Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar Luh Gede Nandita Sukma Qianti; I Ketut Tanu; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v5i1.4150

Abstract

This study aims to describe in depth (1) the implementation of the outdoor learning method through the use of the environment as a learning resource in Natural and Social Sciences (IPAS) learning in grade IV of Candra Kasih Elementary School, North Denpasar District, (2) the obstacles and efforts faced in implementing the method, and (3) its impact on the learning process and outcomes of students. The background of this study is the low involvement and motivation to learn due to the dominance of the lecture method which makes learning passive and less contextual. The study uses a descriptive qualitative approach with observation, interview, documentation, and literature study techniques. The research subjects consisted of homeroom teachers and students. Data analysis refers to the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification based on the pattern of findings and source triangulation. The results of the study indicate that the implementation of outdoor learning through the use of the school environment provides a contextual and enjoyable learning experience, and increases the active involvement of students. The environment is used as a concrete learning resource that connects the IPAS concept with everyday life through exploration of the school area and the use of real objects. This approach improves conceptual understanding, critical thinking skills, collaboration, and reflection. Obstacles that arose included time constraints, teacher preparedness in designing outdoor activities, and weather conditions. Efforts included thorough planning, collaboration with colleagues, and adapting activities to field conditions. Overall, the outdoor learning method had a positive impact on students' learning motivation, observation skills, and understanding of science concepts.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 7 Pedungan Putu Sri Ayu Purnamasari; Ni Made Anggreni; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.847

Abstract

Pendidikan merupakan mekanisme sistematis yang bertujuan mengoptimalkan potensi manusia melalui transmisi pengetahuan dan kompetensi lintas generasi. Dalam konteks rehabilitasi pembelajaran pasca-pandemi, implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis proyek menjadi solusi strategis untuk mengatasi tantangan di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan aplikasi model proyek pada subjek IPAS kelas IV di SD Negeri 7 Pedungan Denpasar, menjelaskan implikasinya terhadap proses pembelajaran siswa, serta mengidentifikasi hambatan dan inisiatif yang dilakukan. Sekolah tersebut dipilih karena variasi siswa dan eksploitasi bahan recycle dalam proyek. Metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus digunakan, didasarkan pada teori konstruktivisme, humanistik, dan struktural fungsional. Informan dipilih via teknik purposive, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran proyek meningkatkan komprehensi konsep, motivasi intrinsik, dan partisipasi siswa. Siswa menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi, semangat yang besar, serta tanggung jawab dalam penyelesaian proyek. Akan tetapi, proses ini dihadapkan pada kendala seperti defisiensi waktu dan insufisiensi sumber daya. Guru mengatasi hal ini dengan mapping pemahaman siswa dan refleksi pembelajaran untuk menyesuaikan pendekatan yang lebih tepat sasaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE BERBASIS QUESTION CARD TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPAS KELAS III SD NEGERI 11 KESIMAN Ni Komang Trisna yoni; Ni Nyoman Mariani; Gusti Ayu Dewi Setiawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51288

Abstract

IPAS learning on the history of traditions and culture in elementary schools should be implemented actively and enjoyably through innovative models so that students' conceptual understanding can develop deeply . However, the reality in the field shows a problem regarding the dominance of conventional models that causes learning interactions to be one-way and students tend to be passive . This study aims to determine the effect of the Scramble learning model based on Question Card on the IPAS knowledge competence of third-grade students at SD Negeri 11 Kesiman regarding the history of traditions and culture in Indonesia . The theories used to analyze the problem are the constructivism, cognitive, and behaviorism learning theories . This quantitative research uses a pre-experimental method with the One Group Pretest-Posttest Design on a saturated sample of 32 students . The data collection techniques use a written test method in the form of a short-answer instrument and documentation study . The collected data were analyzed using descriptive statistical analysis methods and non-parametric inferential statistics through the Wilcoxon Signed Rank Test . The results showed that the IPAS knowledge competence of students before the treatment (pretest) obtained an average score of 65.19, with 34.4% of students in the low category. After the intervention was applied, the posttest average score significantly increased to 79.22, with 69% of students successfully achieving the high category. Based on the Wilcoxon Test results, the Z-statistic value was -4.553 and the significance value Asymp. Sig. (2-tailed) was 0.000 . Since the significance value is much smaller than 0.05 (0.000 < 0.05), it is concluded that the application of the Scramble learning model based on Question Card provides a significant positive effect on the IPAS knowledge competence of students.