Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Sistem Pencernaan Fachri Muhammad Fajri; Setiono Setiono; Billyardi Ramdhan
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 12 No 2 (2023): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v2i2.1173

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi sistem percernaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang dipilih tidak secara acak melainkan dengan tujuan tertentu yaitu dengan Teknik Purposive sampling yang berjumlah 18 orang siswa. Instrument penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu soal berupa soal tes berbentuk uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif berjumlah 11 soal yang sudah dinyatakan valid oleh dosen ahli. Soal tersebut mewakilkan indikator pembelajaran pada materi sistem pencernaan, serta mewakilkan berpikir kreatif yaitu kelancaran, keluwesan, kepekaan masalah, orisinalitas, dan elaborasi berpikir kreatif. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI tahun ajaran 2022/2023. Data hasil penelitian menunjukan hasil analisis profil kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi sistem pencernaan termasuk kedalam kategori baik. Jika dilihat dari gender, perempuan memiliki kemampuan berpikir kreatif lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Indikator yang paling dominan adalah indikator fluency. Pada soal fluency, peserta didik mampu memberikan beragam jawaban dan disertai alasan yang jelas. Sedangkan indikator yang paling rendah adalah originality. Peserta didik belum mampu memberikan jawaban yang berbeda atau belum pernah ada karena kebanyakan peserta didik hanya memberikan jawaban berdasarkan buku siswa atau buku pelajaran lainnya.
Miskonsepsi Siswa Dengan Two-Tier Test Berbantuan CRI Melalui Model Conceptual Change Pada Materi Sistem Pernapasan Annisa Anur Majid; Jujun Ratnasari; Billyardi Ramdhan
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 12 No 2 (2023): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v2i2.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi peserta didik tentang materi sistem pernapasan pada SMA serta untuk mengidentifikasi ada tidaknya miskonsepsi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cisaat. Populasi dalam penelitian ini peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Cisaat dan untuk sampelnya XI MIPA 6, dengan menggunakan two-teir test berbantuan CRI (Certainty of Respon Index. Purposive sampling adalah teknik penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini. 31 siswa kelas XI MIPA 6 menjadi subjek penelitian. Sesuai dengan penelitian, pemahaman konseptual siswa terhadap sistem pernapasan dinilai sebagai berikut: Pemahaman Konsep (PK) 49%, Pemahaman Konsep Kurang Percaya Diri (PKKY) 12%, Miskonsepsi (M) 35%, dan Tidak Mengetahui Konsep (TTK) 27%. Persentase kesalahpahaman tertinggi diperoleh pada level 1 sebesar 42% pada indikator mendiagnosa gejala penyakit pernapasan dan pada level 2 sebesar 34% pada indikator menganalisis pengaruh polusi udara pernapasan sistem organ pernapasan dan dengan indikator terendah struktur dan fungsi jaringan yang jelas pada sistem pernapsan manusia 12%. Berdasarkan data tersebut, miskonsepsi yang dimiliki siswa pada materi sistem pernapasan pada kategori sedang.
Implementasi Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) Berbasis Ethnoscience Terhadap Kewirausahaan Peserta Didik Siti Aminah; Billyardi Ramdhan; Suhendar Suhendar
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 12 No 2 (2023): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v2i2.1271

Abstract

Dalam kurikulum 2013 terdapat muatan mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan yang akan memberikan pemahaman dasar tentang kemampuan berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui kemampuan kewirausahaan peserta didik melalui implementasi pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) berbasis ethnoscience dan mengetahui respon peserta didik terhadap pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) berbasis ethnoscience terhadap kewirausahaan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan hasil pengolahan data dituangkan dalam bentuk data tabel. Desain penelitian desain penelitian menggunakan Non Equivalent Control Group Design, dengan sampel kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Warungkondang. Intrumen penelitian yang digunakan antara lain angket dan lembar observasi dalam bentuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Analisis data menggunakan microsoft excel dan SPSS v.29 dalam bentuk tabel angka. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik lebih mudah memahami materi Plantae dengan nilai rata-rata paling tinggi 81,25%, sedangkan kemampuan kewirausahaan peserta didik mencapai nilai rata-rata paling tinggi 95,59% dengan katerori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan kewirausahaan dan respon peserta didik melalui implementasi pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) berbasis ethnoscience terlaksana dan memperoleh hasil yang sangat baik.
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui PjBL Berbasis Pop Up Book Pada Siswa SMP Amelia Sundari; Sistiana Windyariani; Billyardi Ramdhan
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 12 No 2 (2023): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kemampuan berpikir kreatif melalui PJBL berbasis Pop up book. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMPN 1 Kadudampit tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian kelas VIIIC yang terdiri dari 22 Siswa. Instrumen yang digunakan adalah tees kemampuan berpikir kreatif dan angket respon kemampuan berpikir kreatif terdiri dari 8 butir soal uraian dengan indikator yaitu fluency (kelancaran), flexibility (kelenturan), orisinility (keaslian), dan elaboration (keterincian). Hasil penelitian menunjukkan berpikir lancar dengan rata-rata (66,67) (baik,) 2) Berpikir luwes dengan rata-rata (74,43) (baik,) 3) Berpikir original dengan rata-rata (100) (sangat baik,) 4,) berpikir elaborative dengan rata-rata (93,62) (baik). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Profil kemampuan berpikir kreatif siswa SMPN 1 Kadudampit dengan rata-rata nilai 80 sangat baik
Pengaruh Penerapan Bahan Ajar Berdiferensiasi Berbasis Multiple Intelligence terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Laila Rahmah; Setiono Setiono; Billyardi Ramdhan
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.8405

Abstract

Learning in the 21st-century era students are required to have critical thinking skills, but at the time these abilities were still in the low category. So we need a solution to overcome this problem. This study aims to determine the effect of applying differentiating learning materials based on multiple intelligences on students' thinking abilities. The method used is a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The research subjects were students of class X SMA in Sukabumi City. The sampling technique used purposive sampling was 63 students, namely 32 in the experimental class and 31 in the control class. The instruments used are critical thinking skills test questions, and observation sheets using differentiated modules. The results of the study stated that the pretest-posttest value with an N-Gain calculation of 0.76 was in the high category with an average pretest-posttest value difference of 53.21. The limits of multiple intelligence are the two most dominant intelligence in the experimental class: linguistic intelligence and intrapersonal intelligence. Students with linguistic intelligence effectively use the differentiated module with an N-Gain value of 0.78 or in the high category. The average student response results in the use of differentiated teaching materials is 86.85 or in the very good category. The conclusions of this study, differentiated teaching materials based on multiple intelligences affect students' critical thinking abilities.
ANALISIS MISKONSEPSI BERBANTUAN CRI (CERTAINTY OF INDEX) DALAM MODEL PEMBELAJARAN DIFFERENSIASI PADA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA Anita Anita; Billyardi Ramdhan; Setiono Setiono
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4414

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kesalahpahaman siswa dan menjelakan alasan mereka munculnya kesalahpahaman material tentang sistem pernapasan manusia. Penelitian ini termasuk ke dalam metode penelitian kuantitatif diikuti 21 peserta didik kelas VIII di salah satu sekolah di Kabupaten Sukabumi. Instrumen yang digunakan adalah two tier test disertai dengan CRI (Certainty of Index), respon siswa pada model pembelajaran differensiasi berbasis multiple intelligences. Hasil penelitian menunjukan siswa memiliki miskonsepsi terhadap materi sistem pernapasan yang terdiri dari stuktur organ serta fungsinya, mekanisme dan penyakit pernapasan pada manusia 36,90%, adapun ketika di kelompokan menjadi 3 kelompok menjukan peserta didik mendapatkan miskonsepsi pada anak kinestetik 37,50%, anak linguistik 37,50% dan anak visual 35,42%. Kesimpulan dari hasil pembahasan ini faktor yang menyebabkan miskonsepsi terjadinya kesalahpahaman adalah peserta didik beragumentasi dengan keyakinannya sendiri, dan metode pengajaran.
Beban Kognitif Siswa Pada Materi Pencemaran Lingkungan Berbantuan Prezi Application: (Student Cognitive Load on Environmental Pollution Material Assisted by Prezi Application) Eka Lesmana Sari; Billyardi Ramdhan; Sistiana Windyariani
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9840

Abstract

Cognitive load theory is a theory used to study the limitations of working memory in receiving and processing new information obtained by students, mental efforts owned by students and student learning outcomes after studying the learning that has been presented. The purpose of this study was to determine the cognitive load profile of students of class VII Junior High School Sukabumi on environmental pollution material with the help of prezi application. Qualitative descriptive research method with research subjects as many as 40 students. The instrument uses description questions, questionnaires, and multiple choice questions. The results of the study describe that the cognitive load profile of students' intellectual cognitive load (ICL) in receiving and processing information has a fairly high average value of 81.25. This shows that the cognitive load profile of students is low, then the results described from the extraneous cognitive load (ECL) in the mental efforts of students get an average value of 65.2. This illustrates that there is a cognitive load profile that is owned by students and finally the learning outcomes using germane cognitive load (GCL), where students get an average score of 63, this is the same as ECL which describes students as having a cognitive load profile because of the low value of learning outcomes. obtained by students. Abstrak.Teori beban kognitif merupakan teori yang digunakan untuk mempelajari keterbatasan memori kerja dalam menerima dan mengolah informasi baru yang diperoleh peserta didik, usaha mental yang dimiliki oleh peserta didik dan hasil belajar peserta didik setelah mempelajari pembelajaran yang sudah disampikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui profil beban kognitif peserta didik kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Sukabumi pada materi pencemaran lingkungan dengan berbantuan prezi application. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian sebanyak 40 orang peserta didik. Instrumen menggunkan soal uraian, kuisioner, dan soal pilihan ganda. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa profil beban kognitif siswa instrisic cognitive load (ICL) dalam menerima dan mengolah informasi memiliki nilai rata-rata yang cukup tinggi yaitu 81,25. Hal tersebut menunjukkan profil beban kognitif yang dimiliki peserta didik rendah, kemudian hasil yang digambarkan dari extraneous cognitive load (ECL) dalam usaha mental peserta didik memperoleh nilai rata-trata 65,2. Hal tersebut menggambarkan terdapat profil beban kognitif yang dimiliki oleh siswa dan yang terakhir hasil belajar dengan menggunakan germane cognitive load (GCL) yaitu siswa memperoleh nilai rata-rata 63 hal tersebut sama dengan ECL yang menggambarkan peserta didik memiliki profil beban kognitif karena rendahnya nilai hasil belajar yang diperoleh peserta didik.
Efektivitas Augmented Reality Terhadap Higher Order Thinking Skills Siswa Pada Pembelajaran Biologi: (The Effectiveness of Augmented Reality Towards Students’ Higher Order Thinking Skills in Biology Subject) Fitri Sylvia; Billyardi Ramdhan; Sistiana Windyariani
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13034

Abstract

This study aims to know the effectivity of the use of Augmented Reality media towards students’ higher order thinking sklls in one of the high school in Sukabumi regent. Higher Order Thinking Skillsare students’ abilities in processing and analyzing the problems then to find the best solutions in which students can restate based on their logical argumentations. The method used in study is a pre-experimental design. The research design used was a one-group pretest posttest design  with purposive sampling technique. This was conducted to the XI graders in 2020/2021 academic year. The instrument used was multiple choice test. The result of the data analysis shows that Augmented Reality could train students’ Higher Order Thinking Skills seen from the improvement of the pretest and posttest of the study. 0.58 N-gain score with a medium cateogry, and Paired Sample T-test with 0.00 < 0.05 significance (effective). It is concluded that the use of Augmented Reality as learning media have an effect towards students’ Higher Order Thinking Skillsand is useful for the continuity of teaching and learning processes focusing on learning outcomes. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Augmented Reality terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa salah satu SMA di Kabupaten Sukabumi. Higher Order Thinking Skills merupakan kemampuan siswa dalam mengolah dan menganalisis permasalahan untuk kemudian ditemukan solusi terbaiknya dan siswa mampu menyatakan kembali berdasarkan argumentasi logisnya.  Metode yang digunakan pada penelitian ini  adalah pre experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest posttest design dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI tahun ajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal tes pilihan ganda. Data hasil penelitian menunjukan pembelajaran menggunakan Augmented Reality dapat melatihkan Higher Order Thinking Skills siswa yang terlihat dari adanya peningkatan yang terlihat dari hasil pretest dan posttest, perhitungan N-gain sebesar 0,58 yang termasuk kedalam kategori sedang, dan uji Paired sample T-test memperoleh hasil tingkat signifikansi 0,00 < 0,05 (efektif). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Augmented Reality berpengaruh terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dan berguna untuk kelangsungan proses pembelajaran yang mengacu pada hasil belajar.
Profil Kemampuan Penalaran Ilmiah Siswa SMP Berdasarkan Gaya Belajar: (Profile of Scientific Reasoning Ability of Junior High School Students Based on Learning Style) Siti Nurjanah Firdaus; Suhendar Suhendar; Billyardi Ramdhan
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13347

Abstract

This study aims to describe the scientific reasoning abilities of junior high school students in science learning based on learning styles at SMPN 15 Sukabumi City. The sample in this study was 35 students of class VII SMPN 15 Sukabumi in the academic year 2020/2021. This research uses qualitative methods through a descriptive approach. The research instruments used were questionnaires and scientific reasoning test instruments Lawson Classroom Test of Scientific Reasoning (LCTSR) which consisted of 12 reasoned multiple choice questions containing 6 indicators of scientific reasoning, namely: proportional reasoning, probabilistic, correlational, conservation, variable control, and hypothetical. deductive. The results showed that the learning style most often used by junior high school students was the visual learning style. This is evidenced by the results of questionnaires that have been distributed, as many as 17 students or 48.58% of the 35 students analyzed tended to use visual learning styles compared to auditory and kinesthetic learning styles. Students with this visual learning style have better scientific reasoning abilities. In addition, overall junior high school students do not yet have the ability to compare two variables of a phenomenon based on a constant ratio, which means junior high school students have scientific reasoning skills on low hypothesis-deductive indicators. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran ilmiah siswa SMP pada pembelajaran IPA berdasarkan gaya belajar di SMPN 15 Kota Sukabumi. Sampel pada penelitian ini yaitu 35 siswa kelas VII SMPN 15 kota sukabumi tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket dan instrumen tes penalaran ilmiah Lawson Classroom Test of Scientific Reasoning (LCTSR) yang terdiri 12 soal pilihan ganda beralasan yang memuat 6 indikator penalaran ilmiah yaitu: penalaran proporsional, probabilistik, korelasional, konservasi, pengontrolan variabel, dan hipotetic-deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang paling banyak digunakan oleh siswa smp adalah gaya belajar visual. Hal ini dibuktikan dari hasil angket yang telah disebar, sebanyak 17 siswa atau 48,58% dari 35 siswa yang dianalisis cenderung menggunakan gaya belajar visual dibandingkan gaya belajar auditorial maupun kinestetik. Siswa dengan gaya belajar visual ini memiliki kemampuan penalaran ilmiah yang lebih baik. Selain itu, secara keseluruhan siswa smp belum memiliki kemampuan untuk membandingkan dua varibel suatu fenomena berdasarkan rasio konstan yang artinya siswa smp memiliki kemampuan penalaran ilmiah pada indikator hipotesis-deduktif yang rendah.
Profil Keterampilan Kreativitas dan Inovasi Pada Produk Peserta Didik Berbantuan Aplikasi Tiktok Di MAN 2 Kota Sukabumi: (Profile of Creativity and Innovation Skills on Student Products Assisted by The Tiktok Application in MAN 2 Sukabumi) Fifi Fitrianty Ellya; Billyardi Ramdhan; Jujun Ratnasari
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13418

Abstract

This study aims to determine the profile of students’ creativity and innovation skills carried out in MAN 2 Sukabumi in April in the second week of 2021. This research was conducted using descriptive research methods with a quantitative approach. The sample used in this study used 2 class XI in MAN 2 Sukabumi, totaling 70 students who has been determined by simple random sampling. The instrument used was the Tiktok video assessment rubric which was developed from Frika (2016). The research data were analyzed quantitatively. The results showed that 2 class XI in MAN 2 Sukabumi City. In comparison, gender had no show differences on students’ creative thinking skills.  Creativity and innovation skills based on the video made by class XI IPA A, almost all groups get a score of 80 in the “very creative” category. Class XI IPA C, there are 5 groups scored above 80 categorizes “very creative” and 2 groups scored above 70 categorized “creative”. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan kreativitas dan inovasi peserta didik yang dilaksanakan di MAN 2 Kota Sukabumi pada bulan April di minggu kedua tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan 2 kelas XI di MAN 2 Kota Sukabumi berjumlah 70 peserta didik yang sudah ditentukan secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu rubrik penilaian video Tiktok yang dikembangkan dari Frika (2016). Data penelitian dianalisis secara kuantitatif. Hasil dari penelitian didapat bahwa 2 kelas XI di MAN 2 Kota Sukabumi, pada perolehan perbandingan gender tidak menunjukkan perbedaan pada keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Keterampilan kreativitas dan inovasi berdasarkan video yang dibuat. Memiliki hasil bahwa pada kelas XI IPA A, hampir seluruh kelompok mendapatkan nilai 80 dikategorikan “sangat kreatif”. Kelas XI IPA C,  terdapat 5 kelompok mendapat nilai di atas 80 dikategorikan “sangat kreatif” dan 2 kelompok mendapat nilai di atas 70 dikategorikan “kreatif”.
Co-Authors Aa Juhanda Adeh Nur komalasari Agus Setiawan Ai Halimatus Salamah Amelia Sundari Ananda Anggitia Aftaroh Anggit Anatasya Dufa Sabilla Andri Kurnia Rahmatullah Anita Anita Annisa Anur Majid Apriliani, Hana Maulida Ardika Eri Triana Arifin, Sukarya Zaenal Asri Nurafipah Aulia Nur Januarti Chandra Widikrama Damayanti, Meti Deasyca Yolanda Dede rohimah Rohimah Deudeu Anggia Dewi Nurdiwiyati Dhea Puspitasari Diana Silfiani Putri Dissa Thami Putri Eka Lesmana Sari Eko Baroto Waluyo Endang Tri Astutiningsih Eneng Desri Handayani Era Mutiara Erisa Septiyani Erisa Septiyani Euis Masitoh Fachri Muhammad Fajri Fifi Fitrianty Ellya Firhan Nurfaizi Fitri Sylvia Gina Nuranti Hanna Nadira Hasanah, Iswati Ilham Mohammad Rizki ima mutia rahima Ismi Ghina Suryawirawati Jamaludin . Jayawarsa, A.A. Ketut Jujun Ratnasari Khumaeroh, Mega Siti komalasari, Adeh Nur Kusnadi Laila Rahmah Laila Rahmah Laila Rahmah Laksono Trisnantoro Lamia Putri Lusi Kusherawati Muhammad Efendi Muhammad Nurfaizi Muhammad Nurfaizi Supriyadi Mursyida, Wilda Waliam Nadya Haqque Santosa Putri Neng Yuli Hentian Novia Rahayu Mansur Novik Nurhidayat Nurhayati Nurhayati Putri Nida Nurulaini Rahmah Laila Rahman, Vina Tri Agustiani Ratna, Rena Dwi Rena Dwi Ratna Reny Sukmawani Rini Solihat Rizki Annur Tri Septiani Ruddy Indra Frahasta Rukmana, Endris Rustandi, Eris Satia Zulfiani Rosyid Setiono Setiono Setiono Sifa Agustiani Sintia Lestari Sistiana Windyarian Sistiana Windyariani Siti Aminah Siti Mas Masropah Siti Mas Masropah Siti Nurazizah Wahyudin Siti Nurjanah Firdaus Suhendar Suhendar Suhendar, Suhendar Sukarya Zaenal Arifin Suryawirawati, Ismi Ghina Syifa Maharani Hikam Sylvia, Fitri TATIK CHIKMAWATI Triana, Ardika Eri Triwulandari, Syane Ulfa Fauzi Widikrama, Chandra