Claim Missing Document
Check
Articles

Beban Kognitif Siswa Pada Materi Pencemaran Lingkungan Berbantuan Prezi Application: (Student Cognitive Load on Environmental Pollution Material Assisted by Prezi Application) Eka Lesmana Sari; Billyardi Ramdhan; Sistiana Windyariani
BIODIK Vol. 6 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i3.9840

Abstract

Cognitive load theory is a theory used to study the limitations of working memory in receiving and processing new information obtained by students, mental efforts owned by students and student learning outcomes after studying the learning that has been presented. The purpose of this study was to determine the cognitive load profile of students of class VII Junior High School Sukabumi on environmental pollution material with the help of prezi application. Qualitative descriptive research method with research subjects as many as 40 students. The instrument uses description questions, questionnaires, and multiple choice questions. The results of the study describe that the cognitive load profile of students' intellectual cognitive load (ICL) in receiving and processing information has a fairly high average value of 81.25. This shows that the cognitive load profile of students is low, then the results described from the extraneous cognitive load (ECL) in the mental efforts of students get an average value of 65.2. This illustrates that there is a cognitive load profile that is owned by students and finally the learning outcomes using germane cognitive load (GCL), where students get an average score of 63, this is the same as ECL which describes students as having a cognitive load profile because of the low value of learning outcomes. obtained by students. Abstrak.Teori beban kognitif merupakan teori yang digunakan untuk mempelajari keterbatasan memori kerja dalam menerima dan mengolah informasi baru yang diperoleh peserta didik, usaha mental yang dimiliki oleh peserta didik dan hasil belajar peserta didik setelah mempelajari pembelajaran yang sudah disampikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui profil beban kognitif peserta didik kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Sukabumi pada materi pencemaran lingkungan dengan berbantuan prezi application. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian sebanyak 40 orang peserta didik. Instrumen menggunkan soal uraian, kuisioner, dan soal pilihan ganda. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa profil beban kognitif siswa instrisic cognitive load (ICL) dalam menerima dan mengolah informasi memiliki nilai rata-rata yang cukup tinggi yaitu 81,25. Hal tersebut menunjukkan profil beban kognitif yang dimiliki peserta didik rendah, kemudian hasil yang digambarkan dari extraneous cognitive load (ECL) dalam usaha mental peserta didik memperoleh nilai rata-trata 65,2. Hal tersebut menggambarkan terdapat profil beban kognitif yang dimiliki oleh siswa dan yang terakhir hasil belajar dengan menggunakan germane cognitive load (GCL) yaitu siswa memperoleh nilai rata-rata 63 hal tersebut sama dengan ECL yang menggambarkan peserta didik memiliki profil beban kognitif karena rendahnya nilai hasil belajar yang diperoleh peserta didik.
Efektivitas Augmented Reality Terhadap Higher Order Thinking Skills Siswa Pada Pembelajaran Biologi: (The Effectiveness of Augmented Reality Towards Students’ Higher Order Thinking Skills in Biology Subject) Fitri Sylvia; Billyardi Ramdhan; Sistiana Windyariani
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13034

Abstract

This study aims to know the effectivity of the use of Augmented Reality media towards students’ higher order thinking sklls in one of the high school in Sukabumi regent. Higher Order Thinking Skillsare students’ abilities in processing and analyzing the problems then to find the best solutions in which students can restate based on their logical argumentations. The method used in study is a pre-experimental design. The research design used was a one-group pretest posttest design  with purposive sampling technique. This was conducted to the XI graders in 2020/2021 academic year. The instrument used was multiple choice test. The result of the data analysis shows that Augmented Reality could train students’ Higher Order Thinking Skills seen from the improvement of the pretest and posttest of the study. 0.58 N-gain score with a medium cateogry, and Paired Sample T-test with 0.00 < 0.05 significance (effective). It is concluded that the use of Augmented Reality as learning media have an effect towards students’ Higher Order Thinking Skillsand is useful for the continuity of teaching and learning processes focusing on learning outcomes. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Augmented Reality terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa salah satu SMA di Kabupaten Sukabumi. Higher Order Thinking Skills merupakan kemampuan siswa dalam mengolah dan menganalisis permasalahan untuk kemudian ditemukan solusi terbaiknya dan siswa mampu menyatakan kembali berdasarkan argumentasi logisnya.  Metode yang digunakan pada penelitian ini  adalah pre experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest posttest design dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI tahun ajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal tes pilihan ganda. Data hasil penelitian menunjukan pembelajaran menggunakan Augmented Reality dapat melatihkan Higher Order Thinking Skills siswa yang terlihat dari adanya peningkatan yang terlihat dari hasil pretest dan posttest, perhitungan N-gain sebesar 0,58 yang termasuk kedalam kategori sedang, dan uji Paired sample T-test memperoleh hasil tingkat signifikansi 0,00 < 0,05 (efektif). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Augmented Reality berpengaruh terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dan berguna untuk kelangsungan proses pembelajaran yang mengacu pada hasil belajar.
Profil Kemampuan Penalaran Ilmiah Siswa SMP Berdasarkan Gaya Belajar: (Profile of Scientific Reasoning Ability of Junior High School Students Based on Learning Style) Siti Nurjanah Firdaus; Suhendar Suhendar; Billyardi Ramdhan
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13347

Abstract

This study aims to describe the scientific reasoning abilities of junior high school students in science learning based on learning styles at SMPN 15 Sukabumi City. The sample in this study was 35 students of class VII SMPN 15 Sukabumi in the academic year 2020/2021. This research uses qualitative methods through a descriptive approach. The research instruments used were questionnaires and scientific reasoning test instruments Lawson Classroom Test of Scientific Reasoning (LCTSR) which consisted of 12 reasoned multiple choice questions containing 6 indicators of scientific reasoning, namely: proportional reasoning, probabilistic, correlational, conservation, variable control, and hypothetical. deductive. The results showed that the learning style most often used by junior high school students was the visual learning style. This is evidenced by the results of questionnaires that have been distributed, as many as 17 students or 48.58% of the 35 students analyzed tended to use visual learning styles compared to auditory and kinesthetic learning styles. Students with this visual learning style have better scientific reasoning abilities. In addition, overall junior high school students do not yet have the ability to compare two variables of a phenomenon based on a constant ratio, which means junior high school students have scientific reasoning skills on low hypothesis-deductive indicators. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran ilmiah siswa SMP pada pembelajaran IPA berdasarkan gaya belajar di SMPN 15 Kota Sukabumi. Sampel pada penelitian ini yaitu 35 siswa kelas VII SMPN 15 kota sukabumi tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket dan instrumen tes penalaran ilmiah Lawson Classroom Test of Scientific Reasoning (LCTSR) yang terdiri 12 soal pilihan ganda beralasan yang memuat 6 indikator penalaran ilmiah yaitu: penalaran proporsional, probabilistik, korelasional, konservasi, pengontrolan variabel, dan hipotetic-deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang paling banyak digunakan oleh siswa smp adalah gaya belajar visual. Hal ini dibuktikan dari hasil angket yang telah disebar, sebanyak 17 siswa atau 48,58% dari 35 siswa yang dianalisis cenderung menggunakan gaya belajar visual dibandingkan gaya belajar auditorial maupun kinestetik. Siswa dengan gaya belajar visual ini memiliki kemampuan penalaran ilmiah yang lebih baik. Selain itu, secara keseluruhan siswa smp belum memiliki kemampuan untuk membandingkan dua varibel suatu fenomena berdasarkan rasio konstan yang artinya siswa smp memiliki kemampuan penalaran ilmiah pada indikator hipotesis-deduktif yang rendah.
Profil Keterampilan Kreativitas dan Inovasi Pada Produk Peserta Didik Berbantuan Aplikasi Tiktok Di MAN 2 Kota Sukabumi: (Profile of Creativity and Innovation Skills on Student Products Assisted by The Tiktok Application in MAN 2 Sukabumi) Fifi Fitrianty Ellya; Billyardi Ramdhan; Jujun Ratnasari
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13418

Abstract

This study aims to determine the profile of students’ creativity and innovation skills carried out in MAN 2 Sukabumi in April in the second week of 2021. This research was conducted using descriptive research methods with a quantitative approach. The sample used in this study used 2 class XI in MAN 2 Sukabumi, totaling 70 students who has been determined by simple random sampling. The instrument used was the Tiktok video assessment rubric which was developed from Frika (2016). The research data were analyzed quantitatively. The results showed that 2 class XI in MAN 2 Sukabumi City. In comparison, gender had no show differences on students’ creative thinking skills.  Creativity and innovation skills based on the video made by class XI IPA A, almost all groups get a score of 80 in the “very creative” category. Class XI IPA C, there are 5 groups scored above 80 categorizes “very creative” and 2 groups scored above 70 categorized “creative”. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan kreativitas dan inovasi peserta didik yang dilaksanakan di MAN 2 Kota Sukabumi pada bulan April di minggu kedua tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan 2 kelas XI di MAN 2 Kota Sukabumi berjumlah 70 peserta didik yang sudah ditentukan secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu rubrik penilaian video Tiktok yang dikembangkan dari Frika (2016). Data penelitian dianalisis secara kuantitatif. Hasil dari penelitian didapat bahwa 2 kelas XI di MAN 2 Kota Sukabumi, pada perolehan perbandingan gender tidak menunjukkan perbedaan pada keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Keterampilan kreativitas dan inovasi berdasarkan video yang dibuat. Memiliki hasil bahwa pada kelas XI IPA A, hampir seluruh kelompok mendapatkan nilai 80 dikategorikan “sangat kreatif”. Kelas XI IPA C,  terdapat 5 kelompok mendapat nilai di atas 80 dikategorikan “sangat kreatif” dan 2 kelompok mendapat nilai di atas 70 dikategorikan “kreatif”.
Profil Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran 9E Learning Cyccle at Home Melalui Pembelajaran Daring: (Profile of Students’ Science Process Skills Using the 9E Learning Cycle at Home Learning Model Through Online Learning) Dissa Thami Putri; Setiono Setiono; Billyardi Ramdhan
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13718

Abstract

This study aims to analyze the science process skills of students before and after the application of the 9E Learning cycle at home model through online learning on the subject of environmental pollution. This research uses an experimental method and this type of reseach uses a pre-experimental design. The instrument used was a science process skills test in the form of 14 multiple choice questions with 6 indicators of science process skills, namely 1) observing, 2) classifying, 3) measuring, 4) communicating, 5) concluding, 6) predicting. The population in this study was class VII semester 2 MTs Persatuan Islam Academic Year 2020/2021, with 21 female and 7 male students. The results showed that there was a significant difference in the students scicence process skills from before and after the 9E Learning Cycle at Home model was applied through online learning. The average percentage of N-Gain in increasing the achievement of students science process skills, which is 84%, is included in the high category. The highest percentage of N-Gain is obtained in indicator 4, which is 97%, while the lowest is in indicator 2, which is 71%, and the science process skills achieved by female students are superior to men, namely 94%:90%. This shows that learning about environmental pollution using the 9E learning cycle at home model through online learning can improve students science process skills and is useful for the continuity of the learning process. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains peserta didik sebelum dan setelah penerapan model 9E Learning Cycle at Home melalui pembelajaran daring pada pokok bahasan pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis penilitiannya menggunakan pre-eksperimental design. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains berupa soal pilihan ganda sebanyak 24 soal dengan 6 indikator keterampilan proses sains yaitu 1) Mengamati, 2) Mengklasifikasi, 3) Mengukur, 4) Mengomunikasikan, 5) Menyimpulkan, 6) Memprediksi. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII semester 2 MTs Persatuan Islam Tahun Ajaran 2020/2021, dengan peserta didik berjumlah 21 orang perempuan dan 7 orang laki-laki. Hasil penelitian bahwa adanya perbedaan signifikan terhadap keterampilan proses sains peserta didik dari sebelum dan setelah diterapkan model 9E Learning Cycle at Home melalui pembelajaran daring. Rata-rata persentase N-Gain peningkatan ketercapaian keterampilan proses sains peserta didik yaitu 84% termasuk dalam kategori tinggi. Persentase N-Gain tertinggi didapat pada indicator 4 yaitu sebesar 97% sedangkan terendah pada indicator 2 yaitu 71%, dan keterampilan proses sains yang dicapai peserta didik perempuan lebih unggul dari laki-laki yaitu 94% : 90%. Hal ini menunjukkan dalam pembelajaran pada materi pencemaran lingkungan menggunakan model 9E Learning Cycle at Home melalui pembelajaran daring dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik dan berguna untuk keberlangsungan proses pembelajaran.
Efektivitas Media Augmented Reality Berbasis Smartphone Terhadap Kemampuan Komunikasi Visual dan Motivasi Siswa Pada Pembelajaran Biologi : (The Effectiveness of Smartphone Based Augmented Reality Media on Visual Communication Ability and Student Motivation in Biology Learning) Muhammad Nurfaizi Supriyadi; Billyardi Ramdhan; Aa Juhanda
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.18857

Abstract

Limited technology and information, as well as teachers who do not maximize the use of technology in learning, it is necessary to have learning media that utilize technology that can facilitate an educator in conveying material or information to educators. The technology that is currently being developed is Augmented Reality (AR) technology. The use of technology and information has also changed the way of communication. The era of the 21st century demands that every student be able to communicate visually, especially in biology materials whose concepts are partly abstract and require visual assistance. This study aims to determine the effectiveness of the use of Augmented Reality on the visual communication skills of students in one of the high schools in Sukabumi Regency. The method used in this research is Quasi-experiment (quasi-experiment). The research design used is Posttest-Only Control Group Design with purposive sampling. This research was conducted on class XI students in the 2021/2022 academic year. The instrument used is in the form of a Mind Map task. The research data shows that learning using Augmented Reality can train students' visual communication with the visible improvement of the results of making Mind Map, namely the average overall score of 77% in the good category, with the results on the Mind Map task 1 obtained an average of 72% and Mind Map task 2 obtained an average of 82% and the average of student motivation is 3,85 with good category. So it can be concluded that the use of Augmented Reality learning media has an effect on increasing students' visual communication skills and is useful in the learning process in measuring students' skills and student motivation. Key words: Augmented Reality, Visual communication, Student Motivation   ABSTRAK Penggunaan teknologi dan informasi juga merubah cara komunikasi. Era abad 21 ini menuntut agar setiap siswa mampu berkomunikasi visual, terutama dalam materi biologi yang konsepnya sebagian bersifat abstrak dan memerlukan bantuan visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas penggunaan media pembelajaran Augmented Realityterhadap kemampuan komunikasi visual siswa di salah satu SMA yang berada di Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi-experiment (eksperimen semu). Desain penelitian yang digunakan adalah Posttest-Only Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI tahun ajaran 2021/2022. Instrumen yang digunakan ini berupa tugas pembuatan Mind Map. Data hasil penelitian menunjukan pembelajaran menggunakan media pembelajaran Augmented Reality dapat melatih komunikasi visual siswa dengan terlihatnya peningkatan dari hasil pembuatan Mind Map yaitu rata rata nilai keseluruhan sebesar 77% dengan kategori baik, dengan hasil pada tugas Mind Map 1 diperoleh rata-rata sebesar 72% dan tugas Mind Map 2 diperoleh rata-rata sebesar 82% dan rata-rata nilai motivasi siswa sebesar 3,85 dengan kategori baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Augmented Reality berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan komunikasi visual siswa dan berguna dalam proses pembelajaran dalam mengukur kemampuan keterampilan siswa dan juga motivasi siswa .  Kata kunci: Augmented Reality, Komunikasi visual, Motivasi Siswa
Analisis Keterampilan Literasi Digital Siswa SMA melalui Penggunaan Google Lens pada Konsep Tumbuhan Berbasis Gender: (Analysis of Digital Literacy Skills among High School Students through the Use of Google Lens on Gender-Based Plant Concepts) Siti Mas Masropah; Aa Juhanda; Billyardi Ramdhan
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.18976

Abstract

This study aims to analyze the digital literacy skills of high school students through the use of Google Lens on gender-based plant concepts. The method used is descriptive qualitative with a total sample of 27 students consisting of 11 male students and 16 female students who were randomly selected or purposive sampling and based on the results of the researcher's consideration. The treatment given in this study is learning biology on plant concepts by using Google Lens to analyze students' digital literacy skills. Based on the results of the analysis that has been carried out, digital literacy skills in male students and female students on each indicator obtained a score with a good category. In the first indicator, internet searching male students and female students obtained 82% results with good categories, in indicator 2 hypertextual navigation male students obtained 79% results and female students 84% with good categories, in the 3rd indicator content evaluation male students obtained 81% results and female students 83% with results both categories good. The last indicator is that the knowledge assembly of male students obtained 84% results and female students 80% with good categories. It can be concluded that learning biology on plant concepts using Google lens is very helpful for students in constructing their own knowledge, in addition to being able to analyze digital literacy skills, it can also improve student learning outcomes. Key Words: Digital Literacy, Google Lens, Plant ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan literasi digital Siswa SMA melalui penggunaan Google Lens pada konsep tumbuhan berbasis gender. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel sebanyak 27 siswa terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan yang dipilih secara acak atau purposive sampling dan didasarkan oleh hasil pertimbangan peneliti. Treatment yang diberikan dalam penelitian ini yaitu pembelajaran biologi pada konsep tumbuhan dengan menggunakan Google Lens untuk menganalisis keterampilan literasi digital siswa. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, keterampilan literasi digital pada siswa laki-laki dan siswa perempuan pada masing-masing indikator memperoleh nilai dengan kategori baik. Pada indikator pertama, internet searching siswa laki-laki dan siswa perempuan memperoleh hasil 82% dengan kategori baik, pada indikator 2 hypertextual navigation siswa laki-laki memperoleh hasil 79% dan siswa perempuan 84% dengan kategori baik, pada indikator ke 3 content evaluation siswa laki-laki memperoleh hasil 81% dan siswa perempuan 83% dengan hasil keduanya berkategori baik. Indikator terakhir yaitu knowledge assembly siswa laki-laki memperoleh hasil 84% dan siswa perempuan 80% dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi pada konsep tumbuhan dengan menggunakan Google lens sangat membantu siswa dalam mengkontruksi pengetahuannya sendiri, selain dapat menganalisis keterampilan literasi digital, juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: Literasi digital, Google lens, Tumbuhan
Profil Higher Order Thinking Skills dan Literasi Sains Siswa dalam Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Virtual Lab: (Profile of Students' Higher Order Thinking Skills and Scientific Literacy in Virtual Lab Assisted Guided Inquiry) Neng Yuli Hentian; Billyardi Ramdhan; Setiono Setiono
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.19003

Abstract

This study aims to determine the profile of students' higher order thinking skills and scientific literacy in guided inquiry learning. ) assisted by a virtual lab, seeing the relationship between higher order thinking skills and scientific literacy based on the data obtained, as well as knowing the increase in higher order thinking skills and scientific literacy based on class groupings. The method used is descriptive quantitative analysis. The research subjects were students of SMAN 1 Nagrak totaling 30 students. The sampling technique is purposive sampling using an instrument in the form of multiple choice questions. The results of this study show the percentage of HOTS with a percentage of 87% (excellent criteria), and 81% scientific literacy (very good criteria). The two abilities are not influenced by gender because the average percentage of the value of the two is not much different. higher order thinking skills correlated with scientific literacy at the sig value. 0.000 and correlation coefficient 0.684 with a strong relationship strength. Guided inquiry learning is suitable for student asor groups in improving students' higher order thinking skills and superior groups for improving scientific literacy. Key words: Higher Order Thinking Skills, Scientific Literacy, Guided Inquiry, Virtual Lab ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil higher order thinking skills dan literasi sains siswa pada pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) berbantuan virtual lab, melihat hubungan higher order thinking skills dengan literasi sains berdasarkan data yang didapat, serta mengetahui peningkatan higher order thinking skils dan literasi sains berdasarkan pengelompokan kelas. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa SMAN 1 Nagrak berjumlah 30 peserta didik. Teknik sampling yaitu purposive sampling dengan menggunakan instrumen berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukan presentase HOTS dengan presentase 87% (kriteria sangat baik), dan literasi sains 81% (kriteria sangat baik).Dari data tersebut disimpulkan HOTS dan literasi sains siswa dalam pembelajaran inkuiri terbimbing  berbantuan virtual lab termasuk kedalam kriteria sangat baik. Kedua kemampuan tersebut tidak dipengaruhi oleh gender karena rata-rata presentase nilai keduanya tidak jauh berbeda. higher order thinking skills berkorelasi dengan literasi sains berada pada nilai sig. 0,000 dan correlation coefficient 0,684 dengan kekuatan hubungan kuat. Pembelajaran inkuiri terbimbing cocok untuk kelompok asor siswa dalam meningkatkan higher order thinking skills siswa dan kelompok unggul untuk meningkatkan literasi sains. Kata kunci: Higher Order Thinking Skills, Literasi Sains, Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry), Virtual Lab
Analisis Hubungan Keterampilan Komunikasi Interpersonal dengan Kemampuan Kognitif Siswa SMA pada Materi Dunia Hewan Melalui Model Pembelajaran Picture and Picture : (Analysis of the Relationship between Interpersonal Communication Skills and Cognitive Ability of High School Students on Animal World Materials Through Picture and Picture Learning Model) Ananda Anggitia Aftaroh Anggit; Billyardi Ramdhan; Gina Nuranti
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.19018

Abstract

This research is a quasi-experimental study that aims to determine the relationship between interpersonal communication skills and cognitive abilities of high school students on animal world material through the picture and picture learning model for class X MA At-Tahsiniyyah for the academic year 2021/2022. The research instrument was arranged based on 5 aspects of interpersonal communication, namely 1) openness, 2) empathy, 3) supportive attitude, 4) positive attitude, 5) equality. Meanwhile, the cognitive ability research instrument will be written in the form of a pretsest-posttest which refers to indicators of cognitive ability based on the revised Bloom's Taxonomy, namely remembering (C1), understanding (C2), applying (C3), analyzing (C4), evaluating (C5) and creating (C1). C6). The results showed that there was a relationship between interpersonal communication skills and the cognitive abilities of high school students in the animal world with a Paerson correlation value of 0.679 with a strong correlation category. Key words: Interpersonal Communication Skills, Cognitive Abilities, Picture And Picture Learning Models.   ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui hubungan keterampilan komunikasi interpersonal dan kemmapuan kognitif siswa SMA pada materi dunia hewan melalui model pembelajaran picture and picture kelas X MA At-Tahsiniyyah tahun ajaran 2021/2022. Instrument penelitian disusun berdasarkan 5 aspek komunikasi interpersonal yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Sedangkan instrumen penelitian kemampuan kognitif akan dituangkan dalam bentuk pretsest-posttest yang mengacu pada indikator kemampuan kognitif berdasarkan Taksonomi Bloom revisi yaitu mengingat (C1), memahami (C2), mengaplikasikan (C3), menganalisis(C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara keterampilan komunikasi interpersonal dengan kemmapuan kognitif siswa SMA pada materi dunia hewan dengan nilai paerson correlation 0,679 dengan kategori korelasi kuat. Kata kunci: Keterampilan Komunikasi Interpersonal, Kemampuan Kognitif, Model Pembelajaran Picture And Picture.
Analisis Minat Wirausaha Dan Kreativitas Dalam Pembelajaran Menggunakan Model Project Based Learning Berorientasi Bioentrepreneurship: (Analysis of Entrepreneurial Interest and Creativity in Learning Using a Bioentrepreneurship-Oriented Project Based Learning Model) Sifa Agustiani; Billyardi Ramdhan; Suhendar Suhendar
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.19052

Abstract

This study aims to analyze the entrepreneurial interest and creativity of class X high school students in learning using a project-based learning model oriented towards bio-entrepreneurship. The research method used is a descriptive method using an instrument in the form of a statement questionnaire, and the measurement scale used is a likert scale on 5 answer scales. The statements on the entrepreneurial interest questionnaire were 20 statements and the creativity questionnaire was 13 statements. For the research subjects, class X students of SMA IT Mahmudiyyah were taken, namely 32 students as a sample. The results showed that the percentage of entrepreneurial interest scores of class X students was 79% and creativity was 71%  with good criteria. So it can be concluded that using a bio-entrepreneurship-oriented project-based learning  model  has a good effect on students' interest in entrepreneurship and creativity. Keywords : Project based learning model, bioentrepreneurship, creativity, Miat Entrepreneurship   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat wirausaha dan kreativitas siswa SMA kelas X  dalam pembelajaran menggunakan model project based learning yang berorientasi pada bioentrepreneurship. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif  menggunakan instrumen berupa angket pernyataan, dan skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert pada 5 skala jawaban. Pernyataan pada angket minat wirausaha sebanyak 20 pernyataan dan angket kreativitas 13 pernyataan. Untuk subjek penelitian diambil siswa kelas X SMA IT Mahmudiyyah yaitu 32 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase skor minat berwirausaha siswa kelas X adalah 79 % dan kreativitas  71%  dengan kriteria baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model project based learning berorientasi bioentrepreneurship berpengaruh baik terhadap minat berwirausaha dan kreativitas siswa.  Kata Kunci : Model Project based learning, bioentrepreneurship, Kreativitas, Minat Wirausaha
Co-Authors Aa Juhanda Adeh Nur komalasari Agus Setiawan Ai Halimatus Salamah Amelia Sundari Ananda Anggitia Aftaroh Anggit Anita Anita Annisa Anur Majid Apriliani, Hana Maulida Ardika Eri Triana Arifin, Sukarya Zaenal Asri Nurafipah Aulia Nur Januarti Chandra Widikrama Damayanti, Meti Deasyca Yolanda Deudeu Anggia Dewi Nurdiwiyati Dhea Puspitasari Diana Silfiani Putri Dissa Thami Putri Eka Lesmana Sari Eko Baroto Waluyo Endang Tri Astutiningsih Eneng Desri Handayani Era Mutiara Erisa Septiyani Erisa Septiyani Euis Masitoh Fachri Muhammad Fajri Fadilah, Nurul Akmal Fifi Fitrianty Ellya Firhan Nurfaizi Fitri Sylvia Gina Nuranti Hasanah, Iswati Ilham Mohammad Rizki ima mutia rahima Ismi Ghina Suryawirawati Jamaludin . Jayawarsa, A.A. Ketut Jujun Ratnasari Khumaeroh, Mega Siti komalasari, Adeh Nur Kusnadi Laila Rahmah Laila Rahmah Laila Rahmah Laksono Trisnantoro Lamia Putri Lusi Kusherawati Muhammad Efendi Muhammad Nurfaizi Muhammad Nurfaizi Supriyadi Mursyida, Wilda Waliam Nadira, Hanna Nadya Haqque Santosa Putri Neng Yuli Hentian Novia Rahayu Mansur Novik Nurhidayat Nurhayati Nurhayati Nurmu'minah, Siti Hasna Putri Nida Nurulaini Rahmah Laila Rahman, Vina Tri Agustiani Rahmatullah, Andri Kurnia Ratna, Rena Dwi Rena Dwi Ratna Reny Sukmawani Rini Solihat Rizki Annur Tri Septiani Rohimah, Dede rohimah Ruddy Indra Frahasta Rukmana, Endris Rustandi, Eris Sabilla, Anatasya Dufa Satia Zulfiani Rosyid Setiono Setiono Setiono Sifa Agustiani Sintia Lestari Sistiana Windyariani Siti Aminah Siti Mas Masropah Siti Mas Masropah Siti Nurazizah Wahyudin Siti Nurjanah Firdaus Suhendar Suhendar Sukarya Zaenal Arifin Suryawirawati, Ismi Ghina Syifa Maharani Hikam Sylvia, Fitri TATIK CHIKMAWATI Triana, Ardika Eri Triwulandari, Syane Ulfa Fauzi Widikrama, Chandra Windyarian, Sistiana