Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Penguasaan Konsep Siswa Pada Materi Struktur Jaringan Tumbuhan dan Hewan Melalui Media Biology Quartet Card Sistiana Windyariani
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2019): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v5i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan penguasaan konsep siswa pada materi struktur jaringan tumbuhan dan hewan pada siswa kelas XI SMA dengan menggunakan media Biology Quartet Card (BQC). Metode Penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian sebanyak 32 orang siswa di kelas XI IPA SMAN 4 Kota Sukabumi. Instrumen penelitian mengggunakan kuesioner motivasi serta soal penguasaan konsep dengan bentuk soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata motivasi siswa sebesar 73,5 dalam mengikuti pembelajaran menggunakan BQC. Adapun untuk perolehan nilai penguasaan konsep siswa secara keseluruhan nilai rata-rata pada siklus 1 sebesar 48,08 dan siklus dua meningkat menjadi 70,41.
Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Penguasaan Konsep Siswa Pada Materi Struktur Jaringan Tumbuhan dan Hewan Melalui Media Biology Quartet Card Ane Nitra Halida; Sistiana Windyariani
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2019): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v5i1.443

Abstract

Increasing Motivation and Ability to Mastery Students' Concepts on Material Structure of Plant and Animal Networks Through Media Biology Quartet Card (BQC). This study aims to improve the motivation and mastery of students' concepts in the material structure of plant and animal tissue in class XI SMA using the media Biology Quartet Card (BQC). The research method is Classroom Action Research with two cycles. The research subjects were 32 students in class XI IPA of SMAN 4 Kota Sukabumi. The research instrument uses motivation questionnaires as well as questions about mastery of concepts with multiple choice questions. The results showed that the average student motivation was 73.5% in participating in learning using BQC. As for the acquisition of the concept mastery value, the average in the first cycle was 48.08 and the second cycle increased to 70.41.
Pengaruh Model Inquiry Based Learning Terhadap Kemampuan Problem Solving Siswa Madrasah Aliyah Negeri Kelas X Pada Materi Keanekaragaman Hayati Mayasari Mayasari; sistiana windyariani; suhendar suhendar
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2020): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v6i1.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inquiry Based learning terhadap kemampuan problem solving pada siswa MAN 1 Sukabumi pada materi Keanekaragaman Hayati. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Non equivalent control group design yang. Populasi yang digunakan adalah sebanyak 5 kelas dengan sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 36 orang siswa untuk masing-masing kelas.Instrumen yang digunakan adalah soal tes soal kemampuan Problem solving dan angket. Kemampuan problem solving yang diukur mencakup 8 indikator yang dalam hal ini digunakan 6 indikator, diantaranya: 1). Mengidentifikasi masalah 2). Mengumpulkan data 3).Mengnalisis data 4). Memecahkan masalah berdasarkan data 5). Memilih cara untuk menyelesaikan masalah 6). Merencanakan penerapan memecahkan masalah.Hasil yang didapat untuk kemampuan problem solving ini pada kelas eksperimen adalah dengan rata-rata N-gain 0, 51.Sedangkan pada kelas kontrol adalah 0, 41. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sinifikan dengan Fhitung = 1,13 dan Ftabel = 4, 12 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol.
Implementasi Sistem Penilaian Berbasis Oucome Based Education di Perguruan Tinggi Setiono Setiono; Sistiana Windyariani; Aa Juhanda
Jurnal Pendidikan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/pendidikan.v11i1.2617

Abstract

Abstrak: Pendidikan di perguruan tinggi harus diorientasikan ke masa depan. Disrupsi pada dunia Pendidikan memberikan tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi dalam menyiapkan kompetensi mahasiswa yang semakin berkembang dan kopleks. Kebijakan kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) diharapkan mentranspormasi sistem pendidikan nasional khususnya di perguruan tinggi agar kurikulum Pendidikan tinggi dapat menyesuaikan dengan cepat terhadap berbagai perubahan. Kurikulum MBKM disiapkan untuk menjamin bahwa proses pembelajaran yang diselenggarakan dapat memberikan bekal kompetensi yang cukup bagi mahasiswa untuk menghadapi masa depan. Tidak hanya hanya pengalaman belajar yang harus disiapkan oleh dosen untuk mendukung implementasi OBE, system penialaian atau evaluasi pun harus disiapkan dalam upaya untuk menjamin outcome diperoleh oleh mahasiswa setelah mengikuti suatu program pembelajaran. Penelitian deskripsip yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana presepsi dosen serta implementasi system penilaian berbasis OBE yang sudah dilakukan oleh dosen pada program studinya. Penelitian ini melibatkan (n=36 dosen) pada salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di wilayah Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa system penilaian berbasis OBE belum sepenuhnya di implementasikan oleh dosen di program studinya. Dosen masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum system penilaian berbasis OBE belum sepenuhnya di ilmplementasikan
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MILENIAL Reny Sukmawani; Endang Tri Astutiningsih; Amalia Nur Milla; Neneng Kartika Rini; Sistiana Windyariani; Andri Moewashi IH
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.26-33.2023

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas petani milenial dilaksanakan dalam bentuk Pendidikan dan latihan (diklat) yang terangkum dalam kegiatan diklat capacity building bagi petani milenial. Tujuannya adalah untuk (1) menyiapkan petani milenial yang mampu menjadi agen perubahan yang berdaya dan mampu memberdayakan potensi sumberdaya yang ada dimasyarakat; (2) meningkatkan kapasitas petani milenial secara individu dan organisasi dalam mencapai tujuan dan (3) terciptanya kelompok petani milenial yang sehat, tangguh dan mandiri. Diklat CB dilaksanakan melalui bimbingan teknis pada 7 (tujuh) kegiatan bimbingan melalui pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukan bahwa indikator kesatu dan kedua telah tercapai 100%, sedangkan indicator yang ketiga mencapai 79,06% dari target 80%. Berdasarkan hal tersebut masih perlu dilakukan monitoring serta evaluasi pada rencana tindak lanjut yang masih dilaksanakan oleh peserta diklat sehingga semua indicator dapat tercapai. Kata kunci: petani, milenial, pelatihan, kapasitas ABSTRACT Millennial farmer capacity building training is carried out in the form of education and training which is summarized in capacity building training activities for millennial farmers. The objectives are to (1) prepare millennial farmers who are able to become agents of change who are empowered and able to empower the potential of existing resources in the community; (2) increasing the capacity of millennial farmers individually and in organizations to achieve goals and (3) creating a healthy, resilient and independent group of millennial farmers. CB training is carried out through technical guidance on 7 (seven) guidance activities through a participatory approach. The results of the activity show that the first and second indicators have been achieved 100%, while the third indicator has reached 79.06% of the 80% target. Based on this, it is still necessary to monitor and evaluate the follow-up plan that is still being implemented by the training participants so that all indicators can be achievedup plan that is still being carried out by the training participants so that all indicators can be achieved in accordance with the target, which means that the objectives of the activity are achieved. Keywords: farmer, millennial, training, capacity
Development of Online STEM Learning Program for the Preparation of Prospective 21st Century Biology Teacher Setiono Setiono; Sistiana Windyariani
BIOEDUKASI Vol 21 No. 3 (2023)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v21i3.40383

Abstract

The development of online STEM (science, technology engineering and mathematics) learning programs for prospective Biology teacher students is essential because STEM education can provide several necessary skills needed by biology teachers in the future. This research aims to produce an online STEM learning program by utilizing existing resources around the school. The research method used in this study is a mixed method with a research design: Embedded Experimental Model. Several biology education students (n= 15) were involved in this research. The research began with a preliminary study, drafted a STEM learning program, and developed and implemented a STEM learning program. The instruments used in this study were: learning program assessment sheets, textbook assessment sheets, STEM concept understanding tests, student participation assessments, product assessments, communication skills assessments, EDP assessment rubrics, teaching device assessment rubrics, project assessment rubrics, manufacturing assessment rubric learning videos, online learning observation sheets, and learning observation sheets. Prior to use, all instruments were validated by colleagues and experts. The results of the validation show that, in general, the online STEM learning program and its accessories are suitable for program testing. In terms of the programs being developed, they are effective in improving the abilities of 21st-century biology teacher candidates, and this can be seen from the N-gain score; of 06 obtained. The results of this effectiveness test indicate that the developed learning program can improve the 21st-century abilities of prospective biology teacher student.
Pengembangan E-Module Berbasis Inkuiri Terstruktur untuk Melatih Keterampilan Argumentasi Siswa SMP/MTs Selpi Susilawati; Sistiana Windyariani; Gina Nuranti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1107

Abstract

Tantangan pembelajaran abad ke-21 untuk meraih keenam kecakapan dengan istilah 6C, yakni character (karakter), citizenship (kewarganegaraan), critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreatif), collaboration (kolaborasi), dan communication (komunikasi). Salah satu di antara keterampilan tersebut adalah keterampilan berkomunikasi yang efektif. kualitas keterampilan argumentasi peserta didik di Kabupaten Sukabumi masih rendah, mayoritas siswa masih berada pada level 1 dengan presentase tertinggi yaitu 38%, sehingga perlu di kembangkan lebih lanjut Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan e-module berbasis inkuiri terstruktur untuk melatih keterampilan argumentasi pada materi sistem pernapasan manusia. Metode pada penelitian yang digunakan adalah pengembangan (Research & Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implemention, Evaluation). Subjek yang diambil adalah 21 peserta didik kelas VIII MTs Tunas Harapan Bangsa nyalindung. Instrumen yang digunakan diantaranya validasi materi, media, dan bahasa, soal pretest dan postest. Lembar skala sikap, serta lembar tanggapan peserta didik. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan meliputi (1) validasi ahli materi, media dan bahasa menunjukan kategori sangat valid 89,5%, (2) uji efektivitas pada perhitungan N-gain menunjukan nilai 0,59 pada kategori sedang, (3) lembar skala sikap menunjukan bahwa siswa sudah memiliki keterampilan argumentasi yang sangat baik berada pada persentase 89,2%, dan (4) uji tanggapan yang dilakukan pada peserta didik menunjukan bahwa e-module sangat valid digunakan berada pada kategori 81,88%. Hasil tersebut menunjukan bahwa pengembangan e-module berbasis inkuiri terstruktur menggunakan model ADDIE dapat melatih keterampilan argumentasi dan layak digunakan pada proses pembelajaran serta menjadi penting dilakukan hal ini berkaitan dengan melatih keterampilan argumentasi dan meningkatkan pemanfaatan teknologi serta daya tarik peserta didik.
Kemampuan Literasi Sains Berbasis Gender Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan E-Modul pada Konsep Ekosistem Siti Nurrachmatia Azizah; Aa Juhanda; Sistiana Windyariani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1120

Abstract

Salah satu kemampuan literasi abad 21 adalah literasi sains. Literasi sains siswa Indonesia dari tahun 2000 hingga 2018 masih di bawah rata-rata, menurut PISA 2018. Ini karena literasi, yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari, tetapi kurang mendapat prioritas di ruang kelas Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara hasil ujian literasi sains siswa laki-laki dan perempuan. Jenis penelitian ini menggunakan pre-experimental dengan desain tipe one-group pre-test post-test design. Hasilnya menunjukkan bahwa kinerja anak laki-laki dan perempuan berbeda dalam tes literasi sains. Pada kategori sangat baik, nilai literasi sains siswa laki-laki sebesar 69, sedangkan pertumbuhan literasi sains siswa putri sebesar 83 juga sangat baik. Berdasarkan perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa siswa perempuan mendapatkan lebih banyak meningkat daripada siswa laki-laki dalam hal literasi sainsnya.
Pelatihan dan Pendampingan Online Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru IPA SMP Kabupaten Sukabumi Setiono Setiono; Aa Juhanda; Sistiana Windyariani; Billyardi Ramdhan; Suhendar Suhendar; Jujun Ratnasari; Gina Nuranti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.501

Abstract

Kebijakan belajar secara online telah merubah pola serta kebiasan pembelajaran yang selama ini dilakukan. Kebiasaan baru dalam pembelajaran ini memberikan peluang bagi guru untuk melakukan penelitian untuk mengembangkan strategi pembelajaran dalam pembelajaran online. Hal ini mendorong program studi pendidikan biologi FKIP universitas muhammadiyah sukabumi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat (PPM) untuk menjembatani guru melakukan penelitian. Kegiatan PPM ini merupakan bentuk aktifitas tridarma yang bisa dilakukan oleh dosen di perguruan tinggi. Bentuk PPM yang dilakukan berupa pelatihan penulisan karya tulis ilmiah terhadap Guru IPA SMP (Sekolah Menengah Pertama) se-Kabupaten Sukabumi (n=30). Pelatihan ini dibutuhkan oleh para guru untuk mendorong produktifitas penelitian guru khususnya pada masa pandemi serta mendorong guru melakukan publikasi pada jurnal imiah bereputasi. Metode yang digunakan adalah ceramah, pelatihan dan coaching clinic penulisan artikel untuk terbit di jurnal bereputasi. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah: Penelitian Tindakan Kelas, Trend Penelitian Pendidikan IPA, Penulisan Artikel Ilmiah dan Mendeley Hasil dari pelatihan ini adalah meningkatnya kemampuan guru dalam melakukan penelitian dan dapat menulis karya ilmiah dan mengirimkannya ke jurnal nasional bereputasi. The online learning policy has changed the learning patterns and habits that have previously been carried out. This new habit in learning provides opportunities for teachers to research to develop learning strategies in online learning. This encourages the biology education study program at FKIP Muhammadiyah University Sukabumi to carry out community service (PPM) to provide a bridge for teachers to conduct research. This PPM activity is a form of tridharma activity that can be carried out by lecturers at universities. The form of PPM carried out was in the form of scientific writing training for junior high school (Junior High School) science teachers throughout Sukabumi Regency (n=30). This training is needed by teachers to encourage teacher research productivity, especially during the pandemic and to encourage teachers to publish in reputable scientific journals. The methods used are lectures, training, and coaching clinics for writing articles to be published in reputable journals. The material provided in this training is Classroom Action Research, Science Education Research Trends, Scientific Article Writing, and Mendeley. The result of this training is an increase in teachers' ability to conduct research and be able to write scientific papers and send them to reputable national journals.
Komunikasi Sains Peserta Didik Melalui Pembelajaran Argument Driven Inquiry Berbantuan Argument Mapping Pada Konsep Pencemaran Lingkungan Siti Nur Azizah Wahyudin; Sistiana Windyariani; Aa Juhanda
ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) Vol 12 No 2 (2023): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v2i2.1203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi dari pengaruh model Argument Driven Inquiry berbantuan Argument Mapping terhadap komunikasi sains peserta didik dalam konsep materi pencemaran lingkungan, dengan urgensinya karena besarnya tuntutan di abad 21 untuk memiliki keterampilan yang mumpuni yaitu kemampuan berkomunikasi (Communication), berkolaborasi (Collaboration), berpikir kritis (Critical Thingking) dan kreatif (Creativity) yang perlu dibekalkan kepada peserta didik untuk menghadapi era global. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII MTs Nurul Huda (YASPIN) Tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel penelitian di VII B. sejumlah 21 orang dengan metode penelitian pra-eksperimental. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal uraian sebanyak 7 soal dan lembar skala sikap. Data penelitian diuji secara parametric menggunakan uji normalitas dan homogenitas dan terakhir hipotesis penelitian menggunakan normalitas dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Argument Driven Inquiry terhadap kemampuan komunikasi sains nilai rata-rata tertinggi yaitu kadar pengetahuan (content knowledge) dan nilai terkecil yaitu kategori kognitif (cognitive categories).