Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengemasan Produk UMKM Oleh Fina dan Nafis Foundation Didin Hadi Saputra; Mufidah Mufidah; Masdani Masdani; Bambang Triaji; Samsuriadi Samsuriadi
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.322

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu bagian dan salah satu faktor penting dan bisa menjadi fondasi yang kokoh dari suatu Negara. Industri di Indonesia (khusunya industri kecil) merupakan industri yang banyak tersebar di kota-kota besar dan kecil. Berbagai macam produk yang bisa ditemukan dalam industry kecil ini seperti industri tahun dan tempe, industri makanan ringan atau snack, industri pangan olahan, dan lain lain. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan gambaran bahwa pengabdian yang dilakukan kali ini berdampak kepada kelangsungan pertumbuhan salah satu UMKM yang menjadi subyek dan obyek di periode 3 bulan mendatang, memberikan pendampingan yang berdampak kepada literasi produk yang baik serta bisa dterima pasar. Metode pengabdian yang diguanakan adalah sebagai berikut : tahap pertama yakni tahap persiapan, penyuluhan, pendampingan, serta demonstrasi kegiatan. Tahap persiapan merupakan tahap awal dari kegiatan pengabdian, yakni tahap koordinasi bersama tim pengabdian. Koordinasi dilakukan untuk membuat perencanaan secara komprehensif, serta membuat rencana yang tidak terduga di lapangan. Hasil dari pengabdian ini adalah Bina Stimulan juga sangat berpengarh terhadap daya dukung kegiatan produksi Bina Stimulan ini. Hal ini selain memberikan sumbangsih terhadap pendapatan perseorangan juga akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi desa.
Distribution System Administration Analysis In PT. Indonesian Cement Distributors West Nusa Tenggara Evi Purnika Yuwandari; Bambang Triaji; Didin Hadi Saputra; M. Nasuhi; Mufidah Mufidah
Jurnal Office Volume 8, Number 2, July–December 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the distribution system administration activity model at PT. Semen Indonesia Distributor of West Nusa Tenggara and to analyze administrative processes in the cement distribution system at PT. Semen Indonesia Distributor West Nusa Tenggara. While the analytical method used is descriptive qualitative analysis with the data analysis technique of the Miles & Huberman interactive model, namely, data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of research, it is known that the administration system process at PT. Semen Indonesia Distributor West Nusa Tenggara starts from requesting stock of goods, receiving goods from the warehouse, releasing goods to the warehouse, sales and finance using SID Mobile based on SAP (system analysis and product in data processing) with the Material Management (MM) application module , Sales Distribution (SD), and Finance and Control (FICO)
PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN LEMBAGA SOSIAL DESA MENUJU LEMBAGA MANDIRI BERBASIS PENGABDIAN YANG BERKELANJUTAN Didin Hadi Saputra; Nasuhi Nasuhi; Mufidah Mufidah; Masdani Masdani; Ria Harmayani; Teni Susanty
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.08 KB)

Abstract

Dalam menghasilkan sebuah proses keilmuan, LSM tentu memiliki kewajiban sebagai tempat atau lokasi pengabdian kepada masyarakat, serta memiliki tujuan untuk memiliki serta menghasilkan keseimbangan atau balancing dalam berperan aktif mencerahkan dan atau memberikan pengetahuan kepada pihak mitra. Pada praktinya, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) harus mampu turut serta dalam menggali, mengembangkan, serta memperkuat segala potensi yang ada melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu media atau obyek yang mampu menjadi wadah dalam menuangkan kegiatan pengabdian adalah Lembaga Sosial Desa (LSD) Anjani, Lombok Timur. Lembaga ini merupakan lembaga yang di didirikan oleh kelompok pemuda kreatif dan inovatif yang berada di salah satu desa di Lombok Timur. Materi atau bahan yang digunakan serta yang dipakai dalam pelaksanaan pengabdian kali ini adalah diskusi bersama dan ceramah.
Strategi Pemerintah Dalam Menciptakan Ekonomi Biru Dalam Menciptakan Ruang Pasar Di Era Global Berbasis Agribisnis Didin Hadi Saputra; Mufidah; M. Nasuhi; Erlita Maydasari
Journal of Public and Business Accounting Vol. 3 No. 2 (2022): July - December
Publisher : Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Widya Gama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.532 KB) | DOI: 10.31328/jopba.v3i2.254

Abstract

Pasar selalu dipenuhi persaingan dan tantangan. Tantangan yang paling penting adalah melihat pasar untuk lebih kreatif dalam melihat peluang, melihat ceruk pasar yang belum dieksplorasi, inovasi tentang cara membidik pasar secara tepat. Blue ocean strategy pada dasarnya adalah strategi untuk menaklukkan menawar pesaing melalui fitur produk yang inovatif dan memiliki diabaikan oleh pesaing. Contoh Penerapan Blue Ocean Strategy yakni strategi biru paling fenomenal ini contohnya bisa dilihat pada kisah sukses skutik Yamaha Mio. Sebelum motor jenis ini muncul, pasar sepeda motor didominasi oleh jenis konvensional dengan Honda sebagai penguasanya. Suatu bentuk kurva nilai menjauhi yang lain pesaing, yaitu upaya untuk mengeksplorasi dan melihat baru alternatif tanpa harus membandingkan diri Anda dengan pesaing lainnya. Ketika strategi perusahaan terbentuk reaktif dalam upaya untuk mengikuti irama persaingan, maka strategi tersebut akan kehilangan keunikannya. Contoh strategi samudra biru juga drama legendaris kemenangan produk iPod Apple yang merenggut habis pasar musik digital. Produk iPod benar-benar inovatif, dan sama sekali berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, seperti walkman atau pemutar musik CD yang dikendalikan oleh Sony. Blue Ocean Strategy adalah taktik untuk menundukkan musuh melalui fitur yang menawarkan produk inovatif dan diabaikan oleh pesaing. Landasan untuk Creating Blue Ocean adalah Perusahaan harus melakukan Value Innovation karena tidak selamanya nilai yang kita terapkan akan permanen, hal ini dikarenakan kompetitor mereka meniru nilai-nilai yang kita bangun
Pengembangan Calon Desa Wisata Nasional Sebagai Alternatif Desa Cerdas Didin Hadi Saputra; M. Nasuhi; Rabiyatul Adawiyah; Mufidah Mufidah; Erlita Maydasari
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.366

Abstract

Pariwisata di Indonesia adalah sektor ekonomi mutlak di Indonesia, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi wisata yang sangat besar untuk dikembangkan. Di Indonesia, khususnya di Lombok, keberadaaan dan aktivitas sektor pariwisata menjadi salah satu pendorong peningkatan perekonomian di beberapa desa yang dianggap memiliki potensi dengan Sumber Daya Alam. Salah satu calon desa wisata yang memiliki potensi di bidang wisata, baik wisata alam maupun wisata budaya adalah Desa Lekor Lombok Tengah. Tujuan pengabdian ini adalah sebagai wadah dan wahana dalam melahirkan ide serta gagasan untuk membentuk sebuah daerah atau destinasi wisata baru di wilayah ini. Metode pengabdian yang digunakan adalah tahap persiapan, tahap kunjungan, tahap penyuluhan serta evaluasi program. Dari kegiatan pengabdian calon desa wisata ini diperoleh hasil sebagai berikut, peserta yang hadir dalam kegiatan pengabdian adalah kelompok pemuda dan komunitas masyarakat Desa Lekor dan tim dari sivitas akademika Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Dalam kegiatan ini, ada beberapa kelemahan dari pelaksanaan pengabdian, yakni dalam membuat atau mendirikam pintu masuk atau pintu gapura dari bahan besi cukup berat, harus mendatangkan bebera pemuda dari desa untuk membentu mendirika pintugapura dimaksud, kedua, bahan untuk sarana dan prasarana yang digunakan masih terbatas, yakni beberapa bambu yang digunakan untuk mendirikan pintu gapura besar di jalan masuk Dusun Pepapo masih belum cukup, sehingga ada sebagian warga yang memberikan subangan berupa bambu yang diberikan secara swadaya oleh beberapa warga yang memiliki pohon bambu.
Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa di Lombok Timur Bambang Triaji; Didin Hadi Saputra; Rabiyatul Adawiyah; M Nurdin; Lale Yaqutunnafis; Meiyanti Widyaningrum; M Nasuhi; Mufida Mufida; Elita Maydasari; Abdul Gafar; Muhamad Galang Isnawan; Muhammad Madani; Lailatul Hidayah; Zainudin Zainudin; Wina Rosida Ariska
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.473

Abstract

Dalam mengembangkan salah satu desa wisata, upaya pengembangan adalah merupakan salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk memberdayakan masyarakat serta memacu untuk mengembangkan potensi desa yang mengarah pada peningkatan produktivitas masyarakat agar lebih mandiri. Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah destinasi wisata yang sangat terkenal di Indonesia bahkan dunia. Hal ini tergambar dari data kunjungan wisatawan ke NTB. Desa Pringgasela Selatan yang terletak di sebelah timur Pulau Lombok, tepatnya terletak di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai usaha untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan memanfaatkan potensi–potensi desa yang memang tersedia, guna mengembangkan desa wisata di desa Pringgasela Selatan. Melalui pariwisata masyarakat bisa melakukan perubahan, yang semula masyarakat terpinggirkan, kurang diberdayakan diharapkan setelah adanya pengembangan pariwisata masyarakat dapat terlibat dalam pengelolaan dan kegiatan desa wisata.
PERCEIVED CYBERCRIME RISK: MODIFICATION OF THE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL ON GENERATION Z Julina Julina; Desrir Miftah; Didin Hadi Saputra
International Conference on Business Management and Accounting Vol 1 No 1 (2022): Proceeding of International Conference on Business Management and Accounting (Nov
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/icobima.v1i1.2844

Abstract

This study attempts to examine the factors that influence the intention to use mobile banking. The decision to use new technology has been widely studied by applying the Technology Acceptance Model (TAM). The main variables in TAM are intention, perceived ease of use, perceived usefulness, and attitude. This study tries to add one more variable, namely the perception of risk of being exposed to cybercrime. Data were collected using a questionnaire adapted from previous studies. The data that has been collected is tested for validity and reliability for further analysis using Structural Equation Modeling (SEM). The results showed that the perceived ease of use had a positive and significant effect on attitudes and perceived usefulness. Another finding is that perceived usefulness affects attitudes and subsequently attitudes affect intentions to use mobile banking. The new variable added in this study, namely the perception of cybercrime risk has a negative and significant effect on intentions to use mobile banking. Based on the findings of this study, it is recommended that banks improve features that provide ease of use and are useful in conducting transactions using mobile banking. This will encourage the public to have a positive attitude and be supported by minimizing the risk of cybercrime, which will increase public interest in using mobile banking.
Kegiatan Pembuatan Minyak Sumbawa Sebagai Alternatif Kegiatan Branding Desa Tarusa, Sumbawa Didin Hadi Saputra; Meiyanti Widyaningrum; Lale Yaqutunnafis; Adib Zata Ilmam; Mufidah Mufidah; M. Nasuhi; Halaludin Halaludin
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.680

Abstract

Kegiatan pembuatan Minyak Sumbawa telah menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan Desa Tarusa di Sumbawa sebagai bagian dari kegiatan branding yang bertujuan untuk meningkatkan citra dan ekonomi lokal. Dalam upaya ini, pengabdian tentang produk Minyak Sumbawa, bersama dengan strategi pemasaran yang efektif, menjadi elemen kunci dalam membangun identitas lokal yang kuat dan berkelanjutan. Melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan, masyarakat lokal, terutama petani dan produsen, diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam teknik produksi yang lebih efisien. Selain meningkatkan kualitas produk, pengembangan branding untuk Minyak Sumbawa telah berhasil memperluas pasar, baik secara lokal maupun regional. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta telah memperkuat jaringan pemasaran serta meningkatkan kesadaran konsumen akan nilai dan keaslian produk. Dengan penekanan pada pengembangan produk, pemasaran yang efektif, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, kegiatan pembuatan Minyak Sumbawa telah menjadi alternatif yang sukses dalam memperkuat identitas lokal Desa Tarusa, Sumbawa, sambil memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kegiatan Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Produktif Melalui Bisnis Ramah Lingkungan Bersama Fina Foundation Didin Hadi Saputra; Masdani Masdani; Apriana Asdin; Bambang Triaji
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.788

Abstract

Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong dan mendukung masyarakat produktif agar melakukan inovasi dalam pengembangan produk berkelanjutan, dengan kolaborasi antara Fina Foundation dan komunitas Desa Pungkang, Aikmel Lombok Timur. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan tindak lanjut pengabdian. Hasil temuan dari kegiatan ini mencakup peningkatan adopsi praktik bisnis ramah lingkungan, pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan, keterlibatan aktif masyarakat, dan pembentukan kemitraan yang kuat. Kesimpulan menegaskan bahwa kolaborasi ini berhasil menghasilkan inovasi dalam produk berkelanjutan, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, dan memberikan manfaat berkelanjutan. Aspek baru dan penting dari kegiatan ini adalah kontribusi teoritis dalam memperkuat kerjasama antara organisasi nirlaba dan masyarakat lokal untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan kemandirian ekonomi yang kokoh.
PENGEMBANGAN DESA WISATA MENJADI DESTINASI WISATA UNGGULAN YANG PROFESIONAL Didin Hadi Saputra; Mikyarul Ilmy; Lalu Putra Muhlis; Lalu Masyhudi
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2: Mei 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i2.641

Abstract

Desa Wisata merupakan sebuah program besar dari pemerintah saat ini, dimana program tersebut merupakan program unggulan, dan bisa dikatakan program strategis nasional. Paradigma Desa Wisata yang beredar di masyarakat secara umum adalah desa yang bermuara ke proses bisnis. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menggali potensi, peluang serta media yang lebih luas dari aktivitas desa Wisata Kembang Kuning Kecamatan Sikur Lombok Timur, sedangkan manfaat dari pengabdian ini adalah untuk memberikan wadah atau media secara langsung dari salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Dharma Pengabdian. Metode dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat adalah dengan melalui beberapa tahap, yakni perencanaan (tahap awal), koordinasi antar peserta pengabdian, pelaksanaan serta tahapan evaluasi atau pelaporan. Desa Kembang Kuning harus terus mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan, terarah dan teratur sesuai dengan kondisi desa saat ini. Pada akhirnya, kegiatan pengabdian ini difokuskan pada bagaimana mengoptimalkan peran masyarakat sebagai insiator sekaligus pelaku pariwisata, selaian perlu adanya dukungan dari anggota masyarakat lain (eksternal) dari desa itu sendiri.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Gafar Abubakar Abubakar Adib Zata Ilmam Adib Zata Ilmam Aeni, Zohratul Agus Suparno Agus Susanta Aisah Jamili Anwar Anwar Anwar Apriana Asdin Apriana Asdin Arfan Arfan Baiq Ziadatul Husna Sari Ningsih Bambang Triaji Bambang Triaji Bambang Triaji Bunga Agustin Desrir Miftah Dhandi Hidayatullah Dian Aswita, Dian Eka Mayani Elita Maydasari Endang Sri Wardani Erlita Maydasari Erlita Maydasari Ernawan Sidiq Budiarto Evalinda Juniarti Evi Purnika Yuwandari Fathnun Imamah Hafiza Rohmi Halaludin Halaludin Harmayani, Ria Hasmiyatul Haryani Hayati Hayati Herlina Herlina Hernawati Hernawati Hidayatullaely Hidayatullaely Hilmiah Hilmiah Holiza, Sri Linda Ihsan, Muhammad Shohibul Ihwandi Ihwandi Imamah, Fathnun Isnawan, Muhamad Galang Israwati Israwati, Israwati Jailani Jailani Jayadi, Hapipi Jujuk Ferdianto Julina Julina Lailatul Hidayah Lale Yaqutunnafis Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani Lalu Masyhudi Lalu Putra Lalu Putra Muhlis Lalu Putra Muhlis Lily Sryani Syah Linda Prima Suniyanti M Adib Zata Ilmam M Nurdin M. Nasuhi M. Nasuhi M. Nasuhi M. Nasuhi Masdani Masdani Maulana, Mila Maulida Aulia Maydasari, Erlita Meiyanti Widyaningrum Mikyarul Ilmy Mikyarul Ilmy Mikyarul Ilmy Mila Maulana Moh Nizar Moh. Nizar Mourris Sagara Mourris Sagara Mufida Mufida MUFIDAH Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Mufidah Muhammad Muhammad Madani Muhammad Ridhwan Mulyawarman Saputra Munawir Sazali Nasuhi Nasuhi, M Nasuhi, Nasuhi Nefi Andriana Fajri Nelly Nining Pratiwi Opi Ayu Rimadani Raehan, Siti Rahmi Rahmi Reni Anggriani Reni Anggriani Reni Anggriani Rinaldi Zentira Fikri Ruji Nurul Aini Samsudin Samsudin Samsul Bahri Samsuriadi Samsuriadi Saputra, Hendra Adi Siti Raehan Sohibul Ihsan Sri Mulyono Susanti, Teni Syamsuddin, Nurfiani Teni Susanti Teni Susanty Teni Susanty Teny Susanti Wandi Wasis Widyaningrum, Meiyanti Widyaningrum, Meiyanti Wina Rosida Ariska Wisma Widiana Patmil Yulia Candri Rahayu Zahrul Fuadi Zainuddin Atsani, Lalu Gede Muhammad Zainudin Zainudin Ziadatul Aulia Zohratul Aeni