Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Desain Pembelajaran Mobile Collaborative Learning Berbasis PBL Untuk Meningkatkan Kerjasama Dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Mahasiswa PGSD Universitas Bengkulu Amaliyah, Yuli; Yuliantini, Nani; Setiono, Panut; Ariffiando, Nady Febri; Sari, Ratna
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 3 (2025): June
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i3.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui Desain Pembelajaran Mobile Collaborative Learning Untuk Meningkatkan Kerjasama Dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Mahasiswa PGSD Universitas Bengkulu; dan (2) mengetahui kemampuan Kerjasama dan kemampuan berpikir Tingkat tinggi mahasiswa PGSD setelah mengikuti pembelajaran dengan Mobile Collaborative Learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE atau Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Analisis data kualitatif dan Analisis kuantitatif. Proses validasi yang dilakukan oleh ahli menunjukkan bahwa desain ini memenuhi kriteria relevansi, kepraktisan, dan efektivitas, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,6 dalam kategori "sangat baik." Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa desain pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan keterampilan kerjasama mahasiswa. Rata-rata skor kerjasama meningkat dari 3,2 sebelum implementasi menjadi 4,4 setelah implementasi, dengan indikator komunikasi, koordinasi, dan pembagian tugas menunjukkan peningkatan yang signifikan. Desain pembelajaran Mobile Collaborative Learning berbasis PBL ini terbukti valid dan efektif dalam meningkatkan keterampilan kerjasama serta kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa PGSD di Universitas Bengkulu.
Modifikasi Model Pembelajaran Experiential Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pedagogi Calon Guru Setiono, Panut; Setyosari, Punaji; Praherdhiono, Henry; Harsiati, Titik; Amaliyah, Yuli
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 25 No 2 (2025): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pedagogi.v25i2.2528

Abstract

This study presents a modified Experiential Learning (EL) model designed to improve the pedagogical competence of pre-service teachers. Building on Kolb’s framework, the revised model integrates structured learning objectives, reflective problem-solving strategies, and abstraction ontology to enhance metacognitive, creative, and metaliteracy skills. The model emphasizes authentic classroom engagement through active experimentation and guided reflection. Developed through a systematic literature review, it offers a structured and adaptable approach for teacher education programs. While the model demonstrates theoretical potential, further empirical testing is needed to validate its effectiveness in real-world settings. This innovation contributes to the development of experiential learning frameworks that align with contemporary educational demands.
MENINGKATKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MELALUI MEDIA ULAR TANGGA ECOLITERACY PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DI KOTA BENGKULU Yuli Amaliyah; Nani Yuliantini; Nady Febri Ariffiando; Anugerah Agung; Panut Setiono
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.6404

Abstract

Kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia semakin meningkat, termasuk pengelolaan sampah yang buruk, penggunaan energi yang tidak efisien, dan rendahnya kesadaran lingkungan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan sikap peduli lingkungan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui media pembelajaran inovatif berupa permainan ular tangga berbasis ecoliteracy. Metode yang digunakan meliputi pengembangan media pembelajaran, implementasi permainan, serta evaluasi efektivitasnya menggunakan angket skala sikap peduli lingkungan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 hingga 6 di MIS Hidayatul Hasanniyah, Kota Bengkulu. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa media ular tangga ecoliteracy berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. Sebagian besar siswa mempraktikkan kebiasaan hemat energi dan air, seperti menutup keran setelah digunakan (76,9%) dan menggunakan air secukupnya (84,6%), serta merasa senang saat lingkungan bersih dan hijau (88,5%). Media yang digunakan efektif dalam meningkatkan sikap peduli lingkungan siswa sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi digital. Rekomendasi mencakup pengembangan media serupa dengan isu lingkungan lainnya.
The Implementation of Differentiated Learning Model for Primary School Students Yuli Amaliyah; Panut Setiono
Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru, 1(2), 2024
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/jippg.v1i2.245

Abstract

Objective: This study aims to describe the implementation of differentiated learning in elementary schools within the framework of the independent curriculum (Kurikulum Merdeka). Method: The research employs a literature review method, analyzing and synthesizing findings from previous studies and theoretical perspectives related to differentiated learning practices in elementary education. Result: The literature review reveals several key findings: (1) Diagnostic assessments are essential to identify students’ interests, learning profiles, styles, and readiness; (2) Humanistic learning theory supports the application of differentiated learning; (3) Differentiated learning enhances student learning outcomes and engagement; (4) In science-related subjects, it positively affects students’ social skills, character development, conceptual understanding, motivation, and critical thinking; (5) It can be effectively integrated with problem-based learning models and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5); (6) Successful implementation depends on teachers’ understanding of differentiated instruction, creativity, available facilities, and students’ internal factors; (70 The use of appropriate media and teaching materials enhances the effectiveness of differentiated learning. Conclusion: Differentiated learning is a viable and beneficial strategy for improving educational quality in elementary schools, particularly under the independent curriculum framework. Its success relies on proper planning, teacher preparedness, and contextual adaptation. Contribution: This study offers a comprehensive overview of how differentiated learning can be effectively implemented in elementary education. It serves as a guide for educators, curriculum developers, and policymakers to optimize teaching strategies that address the diverse needs of learners.