Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : limnotek

HIBRIDISASI ANTARSTRAIN UDANG REGANG UDANG AIR TAWAR ASLI INDONESIA (Macrobrachium sintangense De Man 1898) Djamhuriyah S.; Novi Mayasari
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 23 No. 2 (2016)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2016.13320

Abstract

Udang regang (Macrobrachium sintangense) merupakan udang air tawar asli Indonesia yang belum dikembangkan. Udang ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan salah satu fungsinya sebagai sumber protein masyarakat. Pusat Penelitian Limnologi-LIPI melakukan penelitian dan pengembangan udang regang pada tahun 2012-2014. Salah satu topik penelitiannya yaitu hibridisasi untuk mencari kombinasi tetua terbaik guna memperoleh hibrida yang unggul. Hibridisasi interstrain dilakukan secara resiprokal dengan 4 kali ulangan pada 5 strain udang teradaptasi yang berasal dari wilayah Jawa Barat (Bogor/A); Jawa Tengah (Brebes-Malahayu/B); Lampung (Way Sakampung/C); Jawa Timur (Sidoarjo/D); dan Kalimantan Barat (Sintang/E). Pengamatan dilakukan pada kemampuan menghasilkan telur (kemampuan hibridisasi), kemampuan menghasilkan larva, lama inkubasi telur (LIT), jumlah larva, pertumbuhan, dan sintasan. Kemampuan hibridisasi yang dicapai antara 0-100%, namun penetasan berlangsung 0-50% dengan LIT 22-25 hari. Terlihat bahwa strain Kalimantan tidak mampu beradaptasi maupun berhibridisasi. Hibrida dari pasangan AB dan BA memberikan penampilan pertumbuhan dan sintasan terbaik. Dari jarak genetik terlihat bahwa strain Jawa Barat (A) berkerabat dekat dengan strain Jawa Tengah (B).
KINERJA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN PATIN PASUPATI (Pangasius sp.) PADA KECEPATAN ARUS BERBEDA Djamhuriyah Syaikh Said; Novi Mayasari; Nina Hermayani Sadi; Agus Waluyo, Eva Nafisyah
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 27 No. 2 (2020)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2020.13379

Abstract

Ikan Patin (Pangasius sp.) hidup secara alami di sungai dan memiliki ciri berkulit halus. Pemeliharaan ikan Patin dengan padat tebar yang cukup tinggi membutuhkan sistem pemeliharaan khusus, seperti sistem berarus. Penelitian ini mempelajari pengaruh arus terhadap kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan Patin Pasupati yang merupakan hasil persilangan antara ikan Patin Siam dengan ikan Patin Jambal. Penelitian dilakukan selama 93 hari (November 2018-Februari 2019) di Laboratorium Akuatik, Pusat Penelitian Limnologi LIPI menggunakan bak fiberglas persegi panjang bervolume 875 L yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi. Variasi kecepatan arus yang digunakan yaitu A (0 m/s), B (0,2 m/s), dan C (0,4 m/s). Ikan Patin yang diteliti berukuran panjang dan berat awal 13,64 ± 1,26 (12-14) cm dan 24,41 ± 3,87 (22,07-29.19) g dengan kepadatan awal 40 ekor/bak. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif memperlihatkan bahwa perlakuan C memberikan hasil tertinggi pada 90% parameter pertumbuhan ikan yang diamati, yaitu panjang akhir 31,17 ± 0,78 cm, berat akhir 295,72 ± 43,02 g, pertambahan panjang 17,53 ± 0,78 cm, pertambahan berat 271,31 ± 43,02 g, pertumbuhan spesifik (SGR) panjang 0,89 ± 0,03% dan SGR berat 2,68 ± 0,15%, pertumbuhan panjang 0,19 ± 0,01 cm/hari, pertumbuhan berat 2,92 ± 0.46 g/hari, dan kelangsungan hidup (SR) 87,98 ± 10,84%. Namun, nilai rasio konversi pakan (FCR) ketiga perlakuan relatif sama. Kecepatan arus tidak berpengaruh pada nilai FCR dan peningkatan arus tidak diiringi dengan peningkatan jumlah pakan. Penelitian ini belum mendapatkan kecepatan arus optimal untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan Patin Pasupati. Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui kecepatan arus optimal yang akan menghasilkan pertumbuhan maksimal ikan Patin Pasupati.
Potensi Wolffia globosa dan Lemna perpusilla (Lemnaceae) sebagai Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) sutrisno - sutrisno; Tjandra Chrismadha; Novi Mayasari
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 28 No. 1 (2021)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2021.13381

Abstract

The Potential of Wolffia globosa and Lemna perpusilla (Lemnaceae) as Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Feed. Efforts to find alternative feeds, particularly those of cheap and readily available natural feeds, are continuously being made to improve the efficiency of fish farming. This study was conducted to determine the effectiveness of using two types of aquatic plants from the Lemnaceae group, Wolffia globosa and Lemna perpusilla, as alternative feeds in the cultivation of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus). The fish was reared in nine aquaria measuring 60 × 40 × 40 cm, with a closed water recirculation system placed in a greenhouse. The aquatic plants were provided ad libitum while commercial pellets as control and comparison were given at 3% of the body weight, each with three replications. Observations on fish growth rate and feed efficiency were carried out every two weeks for eight weeks. The result showed that the growth rate of fish fed with Wolffia and Lemna reached 6.27 ± 0.14% per day and 6.46 ± 0.18% per day, while that fed with pellet was 7.17 ± 0.22% per day. Although these growth rates are significantly lower than that of fish fed with pellets, it is sufficient to show the potential of these aquatic plants as alternative feeds that can be used to reduce feed costs. This study also showed the better efficiency of fresh Lemna biomass as fish feed than Wolffia.
Co-Authors A. Kholiqul Amin Adnan Prihanto Agus Waluyo, Eva Nafisyah AHMAD KHOLIQUL AMIN Ahmad Yusuf Nur Mahendra Ainul Hafid Ali Noeruddin Andi Mushawwir Andika, Rita Anggita Dian Puspita Sari Anik Nur Laily Anis Umi Khoirotunnisa Anita Dewi Utami Aramadhan, Dimas Hatta Ari Indriani Arin Baroroh Barid Asri Wulansari, Asri Cahyaningrum, Yuniana Cahyo Hasanudin Day Ramadhani Day Ramadhani Amir Da’imatun Nasichah Delvia Afa Selani Devi Permatasari Dian Ratna Puspananda Dina Mariana Djamhuriyah S. Djamhuriyah Syaikh Said Dwi Erna Novianti Dwi Ratna Pramesti Dwi Safitri, Ristya Efi Sulistian Ega Wahyu Mahardika Ervinayanti, Sevty Fathia Rosyida Ghoni Asror, Abdul Hafid, Ainul HANIFAH, LAILATUL hariati, Indah nur Haris Yudhianto Yudhianto Hendi Setiyatwan Intan Puspita Devi Ismiraj, Muhammad Rifqi Jannah, Nikmatul Jauhari, Ahmad Naufal Junarti Khoirotunnisa’, Anis Umi Khusnatun Khusnatun Kundharu Saddhono Lailatul Hanifah Laily, Anik Nur Lita Marga Ningrum Lita Marga Ningrum Luci Keysa Putri Fasilia M. Zainudin Moh Sahrul Febrianto Moh. Fuadul Matin Moh. Fuadul Matin, Moh. Fuadul Muh. Rinov Cuhanazriansyah Muhamad Izzan Aflaha Muhamad Vikrul Fatoni Muhammad Rinov Cuhanazriansyah Munafisah, Lu'luul Nadiya Abu Hasan, Nurul Nafiatun Hidayah Nella Chandra Puspita Nelly Indriastuti P Nellya Virza Neneng Rika Jazilatul Kholidah Nikmatul Jannah Nina Hermayani Sadi Pratama, Aditia Prihanto, Adnan Puput Suriya Puput Suriyah Puspitaningsih, Siska Qoni’ah, Marifatul Rahmat Hidayat Ramadhani, Day Risa dewi. P Riska Annisa Rita Andika Rofiqoh, Lailatur Rosyida, Fathia Sakinatu Zahroh, Lia Setiawan, Muhammad Ariana Siska Puspitaningsih Siti Khoiriyah Siti Munasya’adah Suriya, Puput sutrisno - sutrisno Syahrul Udin Syahrul Udin Tjandra Chrismadha Widya Rahayu Puspita Yadi Setiadi Yudhianto, Haris Yudhianto Yulianri Rizki Yanza Yulina Ismiyanti Zainudin, M