p-Index From 2021 - 2026
6.126
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal S2 Pendidikan Matematika JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Suska Journal of Mathematics Education Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Jurnal Pembelajaran Matematika Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Basicedu QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya EDUPEDIA JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Edutama Educatif: Journal of Education Research Journal of Mathematics Education and Science BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Jurnal Basicedu ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pemantik J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Room of Civil Society Development Educatif: Journal of Education Research Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Technology, Mathematics and Social Science (J'THOMS) Journal on Mathematics Education Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika (JIPM) Jurnal Penelitian Pendidikan Room of Civil Social Development
Claim Missing Document
Check
Articles

VAKSIN sebagai Salah Satu upaya Memaksimalkan Pembelajaran Asinkronus Mandiri Anita Dewi Utami; Puput Suriyah; Cahyo Hasanudin; M. Zainudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.2650

Abstract

Abstract: The use of animated videos in blended learning is an alternative to maximize independent asynchronous learning. The objective of this study was to investigate the implementation of student exchange in geometry lectures using blended learning with animated videos to maximize autonomous asynchronous learning. The implementation of the VAKSIN-assisted blended learning model via the Moodle LMS was documented in this qualitative descriptive research. This qualitative study did not involve a social situation. It consisted of the third-semester students of the Mathematics Education Study Program who took Geometry lectures at three campuses in Indonesia: IKIP PGRI Bojonegoro, PGRI Madiun University, and the Muhammadiyah University of Kotabumi Lampung. This study gathered data through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the stages described by Matthew B. Miles and A. Michael Huberman. According to the findings of this study, the use of the VAKSIN-assisted Blended Learning Model via LMS Moodle is one of the most effective learning models in the 5.0 revolution era as a support for the implementation of MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) in Indonesia. Keywords: Animated video, online learning, blended learning, asynchronous learning  Abstrak: Penggunaan video animasi pada pembelajaran blended merupakan salah satu alternatif untuk memaksimalkan pembelajaran asinkronus mandiri. Tujuan   penelitian   ini   adalah   memotret keterlaksanaan pertukaran mahasiswa dalam perkuliahan geometri yang dilakukan dengan pembelajaran blended dengan melibatkan video animasi untuk memaksimalkan pembelajaran asinkronus mandiri. Penelitian deskriptif kualitatif ini memotret keterlaksanaan model blended learning berbantuan VAKSIN melalui LMS Moodle. Penelitian kualitatif tidak ini melibatkan social situation yang terdiri atas mahasiswa semester 3 Program studi Pendidikan Matematika yang mengikuti perkuliahan Geometri di 3 kampus yang ada di Indonesia, yaitu IKIP PGRI Bojonegoro, Universitas PGRI Madiun, dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi Lampung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan langkah-langkah menurut Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Blended Learning berbantuan VAKSIN melalui LMS Moodle merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif di era revolusi 5.0 sebagai penunjang untuk implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Indonesia. Keywords: Video animasi, pembelajaran daring, blanded learning, asinkronus.
GEOMETRY TOWER ADVENTURE PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO KECAMATAN BOJONEGORO Dian Ratna Puspananda; Anis Umi Khoirutunnisa’; M. Zainudin; Anita Dewi Utami; Nur Rohman
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.629 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.81

Abstract

ABSTRACTThe introduction of geometry is considered important since early age because part of form recognition learning. This is one of the earliest concepts that children must master in cognitive development. Children can distinguish objects by shape first before based on other features. By giving the introduction of geometric shapes from an early age means that the child will have a learning experience that will support the learning of mathematics in the next level of education. Community Service Activities under the title Geometry Tower Adventure at Early Childhood in Sukorejo Village Bojonegoro District Bojonegoro District aims to train children to know the type of shapes, colors, and soft and coarse motor skills by using their preferred game. This PKM activity started on September 11, 2017 until September 16, 2017, followed by all Singajaya Islam Kindergarten students, amounting to 100 students. As the activity progresses the students follow the game path with enthusiasm and joy. In addition we also provide five sets of props in the form of geometry towers and the steps of its use in learning to the school to be utilized in the future.Keywords: Geomerty tower adventure, Early childhoodABSTRAKPengenalan geometri dianggap penting dikenalkan sejak usia dini karena bagian dari pembelajaran pengenalan bentuk. Hal ini  merupakan salah satu dari konsep paling awal yang harus dikuasai oleh anak dalam pengembangan kognitif. Anak dapat membedakan benda berdasarkan bentuk terlebih dahulu sebelum berdasarkan ciri-ciri lainnya. Dengan memberikan pengenalan bentuk geometri sejak usia dini berarti anak mendapatkan pengalaman belajar yang akan menunjang untuk pembelajaran matematika di tingkat pendidikan selanjutnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Geometry Tower Adventure pada Anak Usia Dini di Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro bertujuan melatih anak untuk mengetahui jenis bentuk, warna, serta melatih motorik halus dan kasar dengan menggunakan permainan yang disukai mereka. Kegiatan PKM ini dimulai pada tanggal 11 September 2017 sampai dengan 16 September 2017, diikuti oleh seluruh siswa TK Islam Singajaya yang berjumlah 100 siswa. Saat kegiatan berlangsung siswa mengikuti alur permainan dengan antusias dan gembira. Selain itu kami juga memberikan lima set alat peraga berupa menara geometri serta langkah-langkah penggunaanya dalam pembelajaran kepada pihak sekolah agar bisa dimanfaatkan dikemudian hari.Kata Kunci: Geomerty tower adventure, Usia dini
Pengembangan E-Comics untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Materi Pecahan Anita Dewi Utami; M. Zainudin; Eka Anggriani; Mukhtasyar Tegar Aulia; Nada Salsabila; R. Brillianto Putra Pratama
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2023): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v6i1.13461

Abstract

Abstract:  In the world of education, technological progress needs to be put to good use to facilitate students in learning activities, one of which is by developing fascinating, interactive learning media and can increase student motivation and achievement. Hence, the study aims to develop e-comics to increase the interest for students studying fractions. This kind of research is developing research. The development model used is Addie model analysis, design, development, implementation, and evaluation. The test subject of this product is 31 student of math education through FGD (focus group discussion). Based on the results of the FGD that the developed comic media can be used as a teaching material in the learning process.Abstrak: Pada dunia pendidikan, kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memfasilitasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, salah satunya adalah dengan mengembangkan media pembelajaran yang menarik, interaktif serta dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-comics untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi Pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasil pengembangan media ini diimplementasikan pada FGD yang diikuti oleh 31 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika. Berdasarkan masukan dari hasil FGD, media komik yang dikembangkan dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran.
Eksperimentasi pendekatan pembelajaran problem based learning modified terhadap prestasi belajar matematika pada soal-soal cerita materi aritmatika sosial ditinjau dari gaya belajar siswa kelas VII SMP N 2 parengan tahun pelajaran 2019/2020 Imam Syahroni; Nur Rohman; Anita Dewi Utami
Educatif Journal of Education Research Vol 2 No 2 (2020): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.933 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v2i2.15

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui: (1) Pendekatan yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik. (2) Gaya belajar yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik. (3) Pada masing-masing pendekatan, gaya belajar mana yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik. (4) Pada masing-masing gaya belajar, pendekatan mana yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan desain faktoriall3x3. Pemilihan populasi menggunakan Cluster random sampling. Pengujian hipotesis menggunakan ANAVA dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, disimpulkan: (1) PBL Modified lebih baik daripada PBL dan Konvensional, sedangkan PBL lebih baik daripada konvensional. (2) Visual lebih baik daripada auditori dan kinestetik, sedangkan auditori lebih baik daripada kinestetik. (3) a.) Pada PBL Modified, ketiga gaya belajar sama baiknya. b.) Pada PBL, ketiga gaya belajar sama baiknya. c.) Pada Konvensional, visual lebih lebih baik daripada auditori, auditori sama baiknya dengan kinestetik, tetapi visual lebih baik daripada kinestik. (4) a.) Pada visual, ketiga pendekatan sama baiknya. b.) Pada auditori, kelompok PBL Modified sama baiknya dengan PBL, PBL sama baiknya dengan konvensional, tetapi PBL Modified lebih baik daripada konvensional c.) Pada kinestetik, PBL Modified sama baiknya dengan PBL, PBL sama baiknya dengan konvensional, tetapi PBL Modified lebih baik daripada konvensional.
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika pokok bahasan sifat-sifat bangun datar kelas VII MTs Al-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020 Madinatur Rohmah; Nur Rohman; Anita Dewi Utami
Educatif Journal of Education Research Vol 2 No 3 (2020): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.944 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v2i3.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make a matchterhadap prestasi belajarsiswa pada mata pelajaran Matematika pokok bahasan Sifat-sifat bangun datar kelas VIIMTsAL-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII semester II MTs AL-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah populasi sebanyak 46 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji prasyarat yang berupa uji normalitas menggunakan metode liliefors, uji homogenitas menggunakan uji F serta uji keseimbangan atau uji hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dari pelaksanaan tes prestasi belajar didapatkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu (X₁) ̅ = 77,95 dan rata-rata kelas kontrol yaitu (X₂) ̅ = 69,17. Harga thitung sebesar 3,006, dk = 44 dan taraf signifikasi α = 5% dengan rumus interpolasi didapat harga ttabel sebesar 2,017. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa thitung> ttabel, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make amatchterhadap prestasi belajarsiswa pada mata pelajaran Matematika pokok bahasan Sifat-sifat bangun datar kelas VII MTsAL-Hidayah Lajo Kidul tahun pelajaran 2019/2020.
Perubahan konseptual siswa dalam memahami konsep fungsi ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent dalam pembelajaran daring Anita Dewi Utami; M. Zainudin; Leilita Anggraini
Educatif Journal of Education Research Vol 2 No 4 (2020): October
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.817 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v2i4.23

Abstract

Proses perubahan konseptual memiliki keterkaitan dengan pemahaman konsep, hal ini melibatkan siswa dalam mengkonstruksi pemahamannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perubahan konseptual siswa dalam memahami konsep fungsi ditinjau dari gaya kognitif field dependent (FD) dan gaya kognitif field independent (FI). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penentuan subjek dalam penelitian ini berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria memiliki kecenderungan terkuat dari masing-masing gaya kognitif field dependent dan field independent, juga memperhatikan pertimbangan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes GEFT, tes pemahaman konsep, dan wawancara. Analisis data dimulai dengan tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap verifikasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan konseptual siswa dalam memahami konsep fungsi dengan gaya kognitif field dependent sudah cukup baik, meskipun ada materi yang belum dikuasai oleh siswa dengan baik. Untuk selanjutnya perubahan konseptual siswa dalam memahami konsep fungsi dengan gaya kognitif field independent sudah sangat baik. Siswa memahami materi demi materi yang ada dengan sangat baik. Perubahan konseptual siswa dengan gaya kognitif field independent lebih baik dari pada siswa dengan gaya kognitif field dependent.
Analisis Level Pemahaman Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Pada Pokok Bahasan Sifat Fungsi Nur Rohman; Anita Dewi Utami; Erycha Arsita Devi
Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Edumatic: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/edumatic.v1i01.449

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis level pemahamanmahasiswa dalam memecahkan masalah matematika pada pokok bahasan sifat fungsi.Penelitian ini dilakukan di IKIP PGRI Bojonegoro. Pemilihan sampel menggunakan metodesample (Purposive Sample) yaitu pengambilan sampel dengan melihat hasil tes tulis analisislevel pemahaman dengan subyek PSBMS1, PSBMS2, PSKT1, PSKT2, PSP1, PSP2. Analisisdata menggunakan metode observasi, metode tes, metode wawancara dan metodedokumentasi, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data data triangulasimode. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh : 1) Subyek pada level pemahaman sebagaikemajuan bentuk mengetahui sesuatu, bahwa subyek dapat memahami suatu fungsi bersifatbijektif atau tidak serta syarat fungsi bijektif harus memenuhi sifat injektif dan surjektif.Namun subyek belum mampu menjelaskan f dikatakan injektif maupun surjektif, 2) Subyekpada level pemahaman sebagai kemajuan terstruktur, bahwa subyek dapat memahami suatufungsi bersifat bijektif dan mengetahui pula f bersifat surjektif. Namun subyek belum mampumenunjukkan jika f bukan injektif. Selain itu, subyek tidak mengetahui bahwa f bersifatbijektif maka f bersifat surjektif dan injektif. 3) Subyek pada tingkat tertinggi yaitu levelpemahaman sebagai proses, bahwa subyek mampu membedakan f bijektif atau f bukanbijektif. subyek juga mampu menunjukkan jika f bijektif maka f injektif dan f surjektif.
Model Anita Dewi Utami; Puguh Darmawan; Tomi Listiawan; Ramadhan Fazrianto Sawarman; Imam Rofiki; Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 2 (2023): July 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i2.3278

Abstract

Pandemi covid-19 yang terjadi sejak 2020 mempengaruhi sektor pendidikan dalam penerapannya. Ditambahkan dengan perkembangan zaman yang memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sehari-hari membuat pendidik harus menerapkan metode pembelajaran yang tepat, yaitu dengan menerapkan model blended learning berbantuan VAKSIN (Video Animasi untuk Sistem Pembelajaran Online) yang mendukung berpikir komputasional, yang memang dibutuhkan oleh peserta didik untuk menyelesaikan sebuah masalah, pada mata kuliah tren pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah penelitian Study Literature Review (SLR).Tahapan yang digunakan adalah (1) merumuskan pertanyaan penelitian, (2) mencari artikel-artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian, (3) mengevaluasi artikel, (4) meringkas artikel, dan (5) menginterpretasikan temuan artikel ke dalam bentuk deskripsi Data didapatkan dengan mereview beberapa artikel yang sesuai dengan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model blended learning berbantuan VAKSIN (Video Animasi untuk Sistem Pembelajaran Online) mendukung berpikir komputasional pada mata kuliah tren pembelajaran matematika.  
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG KUBUS BERDASARKAN TEORI POLYA Jety Oktavia; Ristia Dwi Safitri; Anita Dewi Utami
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2319

Abstract

Abstrak: Geometri adalah salah satu cabang ilmu matematika yang berkaitan dengan titik, garis, bentuk bidang dan ruang. Geometri yang berkaitan dengan bentuk ruang adalah materi bangun ruang, terkhusus yang akan dibahas adalah bangun ruang kubus. Dalam belajar bangun ruang kubus pasti akan menemukan suatu masalah, oleh karena itu kemampuan menyelesaikan masalah adalah suatu cara yang tepat untuk meningkatkan kualitas siswa dalam memahami materi bangun ruang kubus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya bangun ruang kubus berdasarkan teori Polya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berupa pemberian soal dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi bangun ruang kubus berdasarkan teori Polya adalah “baik”. Siswa dapat menyelesaikan masalah dengan cara mengidentifikasi masalah, merencanakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa dapat terbantu dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi bangun ruang kubus berdasarkan teori Polya. Kata kunci: Menyelesaikan Masalah; Kubus; Teori Polya. Abstract: Geometry is a branch of mathematics that deals with points, lines, shapes and spaces. Geometry related to the shape of space is the material of building space, especially what will be discussed is the shape of a cube. In learning to build a cube, you will definitely find a problem, therefore the ability to solve problems is the right way to improve the quality of students in understanding the material for building cubes. This study aims to determine how the students' ability to solve mathematical problems, especially to build a cube based on Polya's theory. This study uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used is to test students' ability to solve problems in the form of giving questions and interviews. Based on the results of the analysis, it was found that the level of students' ability to solve mathematical problems in the material of building a cube based on Polya's theory was "good". Students can solve problems by identifying problems, planning problem solving, solving problems, and checking again. From these results it can be concluded that students can be helped in solving mathematical problems in the material of building a cube space based on Polya's theory. Keywords: Solve the problem; Cube; Polya's Theory
PERMASALAHAN DALAM MENGERJAKAN SOAL LOGARITMA TINGKAT SMA Eza Putri Nandhiyah; Umma Niswati; Anita Dewi Utami
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol 1, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2324

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab atau permasalahan yang terjadi dalam mengerjakan soal logaritma. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA N 1 Cepu dan SMA N 1 Soko. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara melalui media online, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis kesalahan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa kesalahan yang dilakukan kedua siswa tersebut adalah (1) kesalahan statistik (2) kesalahan konsep dan kesalahan hitung. Permasalahan yang pertama yaitu belum faham dengan materi tersebut karena seorang guru hanya memberi tugas tanpa menjelaskan terlebih dahulu. Permasalahan yang kedua yaitu kesalahan hitung yang sering dilakukan oleh siswa, penyebab dari kesalahan tersebut adalah siswa ceroboh dalam menghitung atau kurang teliti dalam menuliskan hasil akhir.Kata kunci: Analisis Kesalahan; Matematika; LogaritmaAbstract: This study aims to find out the causes or problems that accur in working on logarithmic problems. This research was conducted on students of SMA N 1 Cepu and SMA N 1 Soko.  Data collection techniques used were tests, interview through online media, and documentation. Based on the results of the error analysis that has been done, it can be concluded that the mistakes made by the two students were (1) statistical error (2) misconceptions and miscalculations. The first  problem is that they do not understand the material because a teacher only gives assignments without explaining it first. The second problem is counting errors that are often made by students, the cause of these errors is that students are careless in calculating or not being careful in writing the final result. Keywords: Error Analysi; Mathematic; Logarithm
Co-Authors Akmalia, Yuyun Alaiya, Syekha Vivi Ali Noeruddin Anis Umi Khoirotunnisa Anis Umi Khoirutunnisa’ Ardiapramesti Dewikartika Ari Indriani Asih Asih, Asih Aynin Mashfufah Ayufauziyah, Nur Barep Yohanes Cahyo Hasanudin Cholis Sa’dijah Desy Rufaidah Dian Ratna Puspananda Die Bhakti Wardoyo Putro Dyaswardani, Hapsari Eka Anggriani Erycha Arsita Devi Ety Tejo Dwi Cahyowati Eza Putri Nandhiyah Fathia Rosyida Fifi Zuhriah Fitrah Handayani Nurdin HAFIIZH, MOCHAMMAD Harfin Lanya, Harfin Ikram, Muhammad Imam Rofiki Imam Sujadi Imam Syahroni Intan Sari Rufiana Istiqomah, Roshydatul Jety Oktavia Junarti Junarti Junarti Laili, Rizkia Nur Leilita Anggraini Lita Wulandari Aeli Lucky Tri Oktaviana M Zainudin M. Ali Ghufron M. Zainudin Madinatur Rohmah Manunggal, Deddy Trisna Mia Nur Fadhillah Mohamad Aminudin Muhammad Kharis Mukhtasyar Tegar Aulia Nada Salsabila Nadiya Abu Hasan, Nurul Nandhiyah, Eza Putri Nila Sandra Dewi Arini Ninda Sintyah Rachmawati Ningseh, Sinta Agustin Niswati, Umma Novi Mayasari Noviana, Sa'in Novitasari, Herawati Nur Rohman Nur Rohman Nur rohman Nuraini Sekar Farika Oktavia, Jety Oktaviana, Lucky Tri Parameswari, Pradina Puguh Darmawan Puput Suriya Puput Suriyah Putri, Novi Rahmadani Putri, Novi Rahmadhani Putri, Octavina Rizky Utami Qohar, Abd. R. Brillianto Putra Pratama Ramadhan Fazrianto Sawarman Ramdhan Fazrianto Suwarman Riera, Ecin Ristia Dwi Safitri Riyadi Riyadi Rizkia Nur Laili Rustanto Rahardi Sa'in Noviana Safitri, Ristia Dwi Sagita, Avinda Dwi Sani, Mutiara Sapti Wahyuningsih, Sapti Sa’in Noviana Setiyanik, Liyan Silvia Pratiwi Sri Wahyuni Sujadi, Imam Susiswo Tatik Retno Murniasih Tomi Listiawan Trihandayani, Desy Ulfa Lu’luatul Hidayah Umma Niswati Vinarahmah, Aula Rizqi Widowati Widowati