p-Index From 2021 - 2026
6.725
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Suska Journal of Mathematics Education Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Basicedu QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya EDUPEDIA JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Edutama Educatif: Journal of Education Research Journal of Mathematics Education and Science BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Jurnal Basicedu ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pemantik J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Room of Civil Society Development Educatif: Journal of Education Research Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Technology, Mathematics and Social Science Journal on Mathematics Education Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika (JIPM) Jurnal Penelitian Pendidikan Room of Civil Social Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Peluang Ditinjau dari Koneksi Matematis M Zainudin; Anita Dewi Utami; Sa’in Noviana
Suska Journal of mathematics Education Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sjme.v7i1.12382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal peluang  yang diperoleh dari siswa kelas XI MAN 1 Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.  Subjek penelitian ini adalah 2 siswa kelas XI MAN 1 Bojonegoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil data menunjukan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal materi peluang ialah: (1) kesalahan yang berhubungan dengan konsep kombinasi diantaranya kesalahan dalam menggunakan dan menerapkan rumus, penyebabnya adalah siswa tidak teliti dan tidak dapat memahami maksud soal, (2) kesalahan dalam menentukan nilai kombinasi, penyebabnya adalah karena siswa tidak paham dan lupa konsep kombinasi karena kemiripan konsep permutasi dan kombinasi, (3) kesalahan dalam menghitung. Guru perlu meningkatkan upayanya dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi peluang.
Pelevelan Model Mental Siswa Dalam Memahami Konsep Persamaan Garis Lurus Di Era Pandemi COVID-19 Rizkia Nur Laili; Anita Dewi Utami; Nur Rohman
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.947 KB) | DOI: 10.51574/kognitif.v1i2.86

Abstract

Pelevelan model mental merupakan salah satu cara untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa yang didasarkan pada tingkatan masing-masing level. Menurut pendapat para ahli tidak dapat dikesampingkan bahwa level pemahaman masing-masing siswa tentunya berbeda-beda, mulai dari tingkatan rendah, menengah, hingga tingkat atas dan pelevelan pemahaman siswa itu sendiri dapat diukur dengan berbagai hal, salah satunya adalah model mental. Model mental bisa digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dan menunjukkan cara berpikir siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan enam level model mental siswa kelas VIII dalam memahami konsep persamaan garis lurus. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 121 siswa, subjek tersebut diambil agar terpenuhi masing-masing level model mental. Kemudian diambil 2 siswa untuk diwawancarai sebagai subjek terpilih yang menjadi perwakilan masing-masing level model mental. Sehingga diperoleh 12 siswa sebagai subjek wawancara. Instrumen dalam penelitian ini meliputi soal tes dan pedoman wawancara yang sebelumnya divallidasi. Prosedur pengumpulan data yaitu dengan observasi, tes, wawancara, serta dokumentasi. Peneliti menganalisis data dengan dua cara, yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode untuk memastikan kevalidan data. Sehingga diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan deskripsi masing-masing level model mental siswa dalam memahami konsep persamaan garis lurus.
Assessing The Characteristics of Elementary School Students' Mental Models in Understanding The Concept of Integers Anita Dewi Utami; M. Zainudin; Sa'in Noviana
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1649

Abstract

This study aims to reveal the characteristics of the mental model of elementary school students in understanding the concept of integers. The subjects in this study were selected based on outlier criteria or unique responses to a series of tests given to 30 students of the third grade of elementary school. As a result, two students were chosen as research subjects. The research data were collected through observation and interviews. Observation made by the researchers were direct observations, in which the researchers see and observe the activities of students in doing the test. In addition, the researchers also conducted interviews with research subjects. The results of the students' works were reviewed, and then interviews were conducted to clarify the students' answers. The results showed that the characteristics of elementary school students in understanding integers did not always move from the synthetic stage to the formal stage, but there were lower grade students who were able to solve contextual problems related to integers. The process of forming students' formal mental models can be seen when they solve the temperature rise problem by counting fingers and comparing them with the zero symmetry position between negative and positive integers.
EVALUASI PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA BERBASIS MATA KULIAH MENGGUNAKAN PROVUS’S DISCREPANCY MODEL DENGAN DOUBLE SMART M. Zainudin; Anita Dewi Utami
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5806/jh.v2i4.34

Abstract

This study aims to describe the gaps among definitions, installations, processes, and products with standard operational criteria in the independent student exchange cooperation program. The study used Povus' discrepancy model. The subjects of this study involved lecturers and students from Universitas PGRI Madiun, IKIP PGRI Bojonegoro, Muhammadiyah University of Ponorogo, Muhammadiyah University of Kotabumi, STKIP PGRI Bangkalan, and STKIP Taman Siswa Bima. The data were collected through interviews, questionnaires, observation, and document analysis. Then, they were analyzed using descriptive qualitative, which was then compared with standard criteria. The results show that the student exchange program focused on course exchange at IKIP PGRI Bojonegoro, Universitas PGRI Madiun, Muhammadiyah University of Ponorogo, STKIP PGRI Bangkalan, and STKIP Taman Siswa Bima, i.e., design, installation, process, and products is following the guidelines for implementing the independent student exchange cooperation program. It was found that there was a gap in the program implementation process, but the program objectives had been achieved. Students who participated in the program were facilitated in developing science and technology, Wawasan Kebangsaan (national vision), nationalism, and the understanding of diversity, plurality, and tolerance from other universities. It was revealed that 85% of the students got an A predicate, and the rest got B in courses taken at other universities. Based on the implementation of double-smart, it is hoped that the independent student exchange cooperation program, which is focused on course exchange, can be continued with improvements.
ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN HEURISTIK SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII MTS AN-NUR GALUK Nila Sandra Dewi Arini; Junarti Junarti; Anita Dewi Utami
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 5, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v5i1.1792

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menedeskripsikan analisis pengambilan keputusan heuristik siswa dalam pemecahan masalah aljabar ditinjau dari kecemasan matematika pada siswa.  Penelitian ini dilakukan di MTS An-Nur Galuk pada siswa kelas VII. Pengambilan sampel menggunakan metode sampel bertujuan (Purposive Sample) yaitu pengambilan sampel dengan melihat hasil tes tulis analisis level pemahaman dengan subyek KMST1, KMST2, KMT1, KMST2, KMR1, KMR2, KMSR1, dan KMSR2. Analisis data menggunkan metode observasi, metode tes, metode wawancara, dan metode dokumentasi, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data (Data Triangulation) dan triangulasi metodologis (Methodological Triangulation). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika sangat tinggi tidak mampu memenuhi seluruh kriteria dari masing-masing indikator pengambilan keputusan heuristik siswa. (2) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika tinggi hanya mampu memenuhi dua kriteria dari satu indikator pengambilan keputusan heuristik siswa yaitu availability. (3) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika rendah subjek mampu memenehui tiga indikator dari kemampuan pengambilan keputusan heuristik siswa yaitu availability, representas, dan anjustment. (4) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika sangat rendah mampu memenuhi seluruh kriteria dari masing-masing indikator pengambilan keputusan heuristik siswa yaitu availability, representas, anjustment, dan anchouring.
LITERATURE OF THE NATIONAL ASSESSMENT PROGRAM TO IMPROVE THE QUALITY OF LEARNING FOR TEACHERS AND PROSPECTIVE TEACHERS IN BOJONEGORO AND SURROUNDINGS Anita Dewi Utami; M. Zainudin; Puput Suriyah; Ali Noeruddin; Cahyo Hasanudin
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 1 No. 1 (2022): Artikel Pengabdian bulan Juni 2022
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.882 KB) | DOI: 10.47353/sikemas.v1i1.164

Abstract

Program PKM literasi program asesmen nasional untuk memperbaiki kualitas pembelajaran bagi guru dan calon guru di Bojongero dan sekitarnya dilakukan melalui metode pemberian pelatihan, bimbingan, dan pendampingan kepada peserta mengenai program asesmen nasional, asesmen kompetensi minimum dan pembuatan asesmen kompetensi minimum. Tujuan pelaksanaan PKM yaitu (1) untuk meningkatkan pengetahuan mengenai program asesmen nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, (2) untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta dalam menyusun soal Asesmen Kompetensi Minimum (3) peserta dapat memahami asesmen nasional secara menyeluruh termasuk AKM, survey karakter dan survey lingkungan belajar. Khalayak sasaran utama dalam kegiatan ini yaitu guru dan calon guru matematika di Bojonegoro dan sekitarnya yang berjumlah 75 guru dan calon guru. Wilayah lokasi pelatihan dan workshop di FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro sebagai tempat berkumpulnya narasumber. Hasil dalam kegiatan ini adalah (1) Mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan guru mengenai tema PKM yaitu teori mengenai asesmen nasional dan (2) meningkatnya pemahaman dan keterampilan guru dalam pembuatan instrument Asesmen Kompetensi Minimum. Hasil lain yang diperoleh dari PKM ini yaitu meningkatnya motivasi peserta dalam penyusunan instrumen AKM yang berkualitas dan tingginya antusiasme peserta dalam menyebarluaskan atau mendiseminasikan hasil-hasil program PKM terutama materi asesmen kompetensi minimum. Luaran/output kegiatan PKM ini yaitu (1) meningkatnya pengetahuan peserta mengenai materi-materi asesmen nasional dan pembuatan instrument asesmen kompetensi minimum, (2) artikel ilmiah yang dipublikasikan pada seminar nasional atau jurnal nasional, dan (3) publikasi pelaksanaan PKM pada media online.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Pengembangan Karir Guru Matematika di Kabupaten Bojonegoro Anita Dewi Utami; M Zainudin; Puput Suriya; Novi Mayasari; Cahyo Hasanudin; Fathia Rosyida
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v1i2.228

Abstract

Abstract           The PKM program for writing scientific articles to improve the careers of mathematics teachers in Bojonegoro was carried out through the method of providing training, guidance, and mentoring to participants on how to write articles on the results of classroom action research that was carried out daily in their classrooms to make scientific articles that can be published in journals. The main target audience in this activity were mathematics teachers under the auspices of the Bojonegoro Ministry of Religion, totaling 30 teachers. The area where the training and workshop location was at MAN 2 Bojonegoro is a gathering place for mathematics teachers in the MGMP organization. The results in the PKM program activities were (1) increased knowledge of scientific articles, (2) increased ability and skills of participants in writing scientific articles from the results of classroom action research and (3) participants can integrate scientific writing in the learning process. The outputs of this PKM activity were (1) increasing participants' knowledge of the activity materials, (2) scientific articles published in national seminars or national journals, and (3) publication of PKM implementation on online media.     Abstrak Program PKM penulisan artikel ilmiah untuk peningkatan karir guru matematika di Bojonegoro dilakukan melalui metode pemberian pelatihan, bimbingan, dan pendampingan kepada peserta mengenai bagaimana cara menulis artikel hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan sehari-hari dalam kelasnya untuk dibuat suatu artikel ilmiah yang dapat terbit di jurnal.. Khalayak sasaran utama dalam kegiatan ini yaitu guru-guru matematika di bawah naungan Kemenag Bojonegoro yang berjumlah 30 guru. Wilayah lokasi pelatihan dan workshop di MAN 2 Bojonegoro sebagai tempat berkumpulnya para guru matematika dalam organisasi MGMP. Hasil dalam kegiatan program PKM yaitu (1) meningkatnya pengetahuan mengenai artikel ilmiah, (2) meningkatnya kemampuan dan keterampilan peserta dalam menulis artikel ilmiah dari hasil penelitian tindakan kelas dan (3) peserta dapat mengintergrasikan karya tulis ilmiah dalam proses pembelajaran. Luaran kegiatan PKM ini yaitu (1) meningkatnya pengetahuan peserta mengenai materi-materi kegiatan, (2) artikel ilmiah yang dipublikasikan pada seminar nasional atau jurnal nasional, dan (3) publikasi pelaksanaan PKM pada media online.  
PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGINTEGRASIAN GAMIFIKASI KE TAHAP-TAHAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA Anita Dewi Utami; Puguh Darmawan; Sapti Wahyuningsih; Abd Qohar
Jurnal Pemantik Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.319 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v2i1.43

Abstract

Gamification is one strategy that can be applied to develop students' interest in learning mathematics. The aim of this training is to introduce gamification to elementary school teachers in learning mathematics, to introduce teaching modules (MA) to elementary teachers who have not yet implemented the independent curriculum, and to train teachers to be able to integrate elements of gamification into MA. This training was held at SD N Penanggungan, Malang City. The training was held on November 20, 2022. The training participants were twenty teachers at SD N Penanggungan. The training was carried out using discussion and question and answer techniques. After that, the presenters accompany the teacher to practice the theory learned by making MA integrated with gamification. The result of this training is that teachers can develop MA that is integrated with gamification. In addition, the teacher is also able to recognize the characteristics of gamification and MA stages that are in accordance with the gamification.
VAKSIN sebagai Salah Satu upaya Memaksimalkan Pembelajaran Asinkronus Mandiri Anita Dewi Utami; Puput Suriyah; Cahyo Hasanudin; M. Zainudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.2650

Abstract

Abstract: The use of animated videos in blended learning is an alternative to maximize independent asynchronous learning. The objective of this study was to investigate the implementation of student exchange in geometry lectures using blended learning with animated videos to maximize autonomous asynchronous learning. The implementation of the VAKSIN-assisted blended learning model via the Moodle LMS was documented in this qualitative descriptive research. This qualitative study did not involve a social situation. It consisted of the third-semester students of the Mathematics Education Study Program who took Geometry lectures at three campuses in Indonesia: IKIP PGRI Bojonegoro, PGRI Madiun University, and the Muhammadiyah University of Kotabumi Lampung. This study gathered data through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the stages described by Matthew B. Miles and A. Michael Huberman. According to the findings of this study, the use of the VAKSIN-assisted Blended Learning Model via LMS Moodle is one of the most effective learning models in the 5.0 revolution era as a support for the implementation of MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) in Indonesia. Keywords: Animated video, online learning, blended learning, asynchronous learning  Abstrak: Penggunaan video animasi pada pembelajaran blended merupakan salah satu alternatif untuk memaksimalkan pembelajaran asinkronus mandiri. Tujuan   penelitian   ini   adalah   memotret keterlaksanaan pertukaran mahasiswa dalam perkuliahan geometri yang dilakukan dengan pembelajaran blended dengan melibatkan video animasi untuk memaksimalkan pembelajaran asinkronus mandiri. Penelitian deskriptif kualitatif ini memotret keterlaksanaan model blended learning berbantuan VAKSIN melalui LMS Moodle. Penelitian kualitatif tidak ini melibatkan social situation yang terdiri atas mahasiswa semester 3 Program studi Pendidikan Matematika yang mengikuti perkuliahan Geometri di 3 kampus yang ada di Indonesia, yaitu IKIP PGRI Bojonegoro, Universitas PGRI Madiun, dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi Lampung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan langkah-langkah menurut Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Blended Learning berbantuan VAKSIN melalui LMS Moodle merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif di era revolusi 5.0 sebagai penunjang untuk implementasi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Indonesia. Keywords: Video animasi, pembelajaran daring, blanded learning, asinkronus.
GEOMETRY TOWER ADVENTURE PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO KECAMATAN BOJONEGORO Dian Ratna Puspananda; Anis Umi Khoirutunnisa’; M. Zainudin; Anita Dewi Utami; Nur Rohman
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.629 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.81

Abstract

ABSTRACTThe introduction of geometry is considered important since early age because part of form recognition learning. This is one of the earliest concepts that children must master in cognitive development. Children can distinguish objects by shape first before based on other features. By giving the introduction of geometric shapes from an early age means that the child will have a learning experience that will support the learning of mathematics in the next level of education. Community Service Activities under the title Geometry Tower Adventure at Early Childhood in Sukorejo Village Bojonegoro District Bojonegoro District aims to train children to know the type of shapes, colors, and soft and coarse motor skills by using their preferred game. This PKM activity started on September 11, 2017 until September 16, 2017, followed by all Singajaya Islam Kindergarten students, amounting to 100 students. As the activity progresses the students follow the game path with enthusiasm and joy. In addition we also provide five sets of props in the form of geometry towers and the steps of its use in learning to the school to be utilized in the future.Keywords: Geomerty tower adventure, Early childhoodABSTRAKPengenalan geometri dianggap penting dikenalkan sejak usia dini karena bagian dari pembelajaran pengenalan bentuk. Hal ini  merupakan salah satu dari konsep paling awal yang harus dikuasai oleh anak dalam pengembangan kognitif. Anak dapat membedakan benda berdasarkan bentuk terlebih dahulu sebelum berdasarkan ciri-ciri lainnya. Dengan memberikan pengenalan bentuk geometri sejak usia dini berarti anak mendapatkan pengalaman belajar yang akan menunjang untuk pembelajaran matematika di tingkat pendidikan selanjutnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Geometry Tower Adventure pada Anak Usia Dini di Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro bertujuan melatih anak untuk mengetahui jenis bentuk, warna, serta melatih motorik halus dan kasar dengan menggunakan permainan yang disukai mereka. Kegiatan PKM ini dimulai pada tanggal 11 September 2017 sampai dengan 16 September 2017, diikuti oleh seluruh siswa TK Islam Singajaya yang berjumlah 100 siswa. Saat kegiatan berlangsung siswa mengikuti alur permainan dengan antusias dan gembira. Selain itu kami juga memberikan lima set alat peraga berupa menara geometri serta langkah-langkah penggunaanya dalam pembelajaran kepada pihak sekolah agar bisa dimanfaatkan dikemudian hari.Kata Kunci: Geomerty tower adventure, Usia dini
Co-Authors Akmalia, Yuyun Alaiya, Syekha Vivi Ali Noeruddin Amaliya, Fierda Nursitasari Anis Umi Khoirotunnisa Anis Umi Khoirutunnisa’ Ardiapramesti Dewikartika Ari Indriani Asih Asih, Asih Aynin Mashfufah Ayufauziyah, Nur Barep Yohanes Cahyo Hasanudin Cholis Sa’dijah Desy Rufaidah Dian Ratna Puspananda Die Bhakti Wardoyo Putro Dyaswardani, Hapsari Eka Anggriani Erycha Arsita Devi Ety Tejo Dwi Cahyowati Eza Putri Nandhiyah Fathia Rosyida Fathia Yasmin Aulia Rahma Fifi Zuhriah Fitrah Handayani Nurdin HAFIIZH, MOCHAMMAD Harfin Lanya, Harfin Ikram, Muhammad Imam Rofiki Imam Sujadi Imam Syahroni Intan Sari Rufiana Istiqomah, Roshydatul Izzati, Aulia Al Tsani Jety Oktavia Junarti Laili, Rizkia Nur Leilita Anggraini Lita Wulandari Aeli Lucky Tri Oktaviana M Zainudin M. Ali Ghufron M. Zainudin Madinatur Rohmah Manunggal, Deddy Trisna Mia Nur Fadhillah Mohamad Aminudin Mohammad Yusuf Randy Muhammad Kharis Muhibuddin Fadhli Mukhtasyar Tegar Aulia Mustafidah, Fina Zulfa Nada Salsabila Nadiya Abu Hasan, Nurul Nandhiyah, Eza Putri Nila Sandra Dewi Arini Ninda Sintyah Rachmawati Ningseh, Sinta Agustin Niswati, Umma Novi Mayasari Noviana, Sa'in Novitasari, Herawati Nur Ayufauziyah Nur rohman Nur Rohman Nur Rohman Nuraini Sekar Farika Oktavia, Jety Oktaviana, Lucky Tri Parameswari, Pradina Puguh Darmawan Puput Suriya Puput Suriyah Putri, Novi Rahmadani Putri, Novi Rahmadhani Putri, Octavina Rizky Utami Qohar, Abd. R. Brillianto Putra Pratama Ramadhan Fazrianto Sawarman Ramdhan Fazrianto Suwarman Riera, Ecin Ristia Dwi Safitri Riyadi Riyadi Rizkia Nur Laili Rustanto Rahardi Sa'in Noviana Safitri, Ristia Dwi Sagita, Avinda Dwi Sani, Mutiara Sapti Wahyuningsih, Sapti Sa’in Noviana Setiyanik, Liyan Silvia Pratiwi Sinta Agustin Ningseh Sri Wahyuni Susiswo Tatik Retno Murniasih Tomi Listiawan Trihandayani, Desy Ulfa Lu’luatul Hidayah Umma Niswati Vinarahmah, Aula Rizqi Widowati Widowati