Articles
Sinergi PPG UM dan Guru SMPN di Malang: Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Deep Learning untuk Pembelajaran Adaptif dan Inovatif
Utami, Anita Dewi;
Listiawan, Tomi;
Sa’dijah, Cholis;
Suwarman, Ramdhan Fazrianto;
Oktaviana, Lucky Tri;
Putri, Novi Rahmadani;
Dyaswardani, Hapsari;
Akmalia, Yuyun
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/qh.v11i2.21094
Kurangnya pelatihan teknis dan pendampingan praktis terkait penerapan deep learning pada guru menjadi hambatan bagi sekolah untuk mengoptimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk melatih 54 guru SMP 9 Malang agar mampu menyusun modul ajar berbasis deep learning secara mandiri dan kontekstual, membangun sistem pendampingan berkelanjutan melalui pembentukan community of practice (CoP), serta memublikasikan modul ajar inovatif hasil kegiatan ini sebagai model yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain guna mendukung penerapan Kurikulum Merdeka secara lebih adaptif dan bermakna. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan inti, dan evaluasi. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu memantik kesadaran guru akan pentingnya penyusunan modul berbasis deep learning dan mendorong untuk mengaplikasikannya secara nyata. Pemantauan dan pendampingan jarak jauh akan diterapkan agar guru dapat saling mendampingi dan menyempurkan modul dengan baik. Pelatihan ini menjadi contoh kolaborasi baik antara akademisi dan praktisi untuk mewujudkan pembelajaran mendalam di sekolah.
KEMAMPUAN TPACK GURU PRAJABATAN: SEBUAH ANALISIS MELALUI LAPORAN MANDIRI DAN MODUL AJAR
Rufiana, Intan Sari;
Sa’dijah, Cholis;
Utami, Anita Dewi;
Mashfufah, Aynin;
Istiqomah, Roshydatul;
Novitasari, Herawati;
Vinarahmah, Aula Rizqi
EDUPEDIA Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/ed.v9i1.3222
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan TPACK calon guru dalam pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua calon guru memiliki kemampuan TPACK berdasarkan ketercapaian indikator TK, CK, PK, PCK, TCK, TPK, dan TPACK. Selain itu, terdapat keselarasan antara teknologi yang digunakan dengan tujuan kurikulum, strategi pembelajaran, serta ketepatan dan kesesuaian teknologi dengan konten dan strategi pembelajaran calon guru. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan membedakan kemampuan TPAK calon guru dari lulusan pendidikan dan non pendidikan.Â
Pelevelan Model Mental Siswa Dalam Memahami Konsep Persamaan Garis Lurus Di Era Pandemi COVID-19
Laili, Rizkia Nur;
Utami, Anita Dewi;
Rohman, Nur
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): July - December 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v1i2.86
Pelevelan model mental merupakan salah satu cara untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa yang didasarkan pada tingkatan masing-masing level. Menurut pendapat para ahli tidak dapat dikesampingkan bahwa level pemahaman masing-masing siswa tentunya berbeda-beda, mulai dari tingkatan rendah, menengah, hingga tingkat atas dan pelevelan pemahaman siswa itu sendiri dapat diukur dengan berbagai hal, salah satunya adalah model mental. Model mental bisa digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dan menunjukkan cara berpikir siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan enam level model mental siswa kelas VIII dalam memahami konsep persamaan garis lurus. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 121 siswa, subjek tersebut diambil agar terpenuhi masing-masing level model mental. Kemudian diambil 2 siswa untuk diwawancarai sebagai subjek terpilih yang menjadi perwakilan masing-masing level model mental. Sehingga diperoleh 12 siswa sebagai subjek wawancara. Instrumen dalam penelitian ini meliputi soal tes dan pedoman wawancara yang sebelumnya divallidasi. Prosedur pengumpulan data yaitu dengan observasi, tes, wawancara, serta dokumentasi. Peneliti menganalisis data dengan dua cara, yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode untuk memastikan kevalidan data. Sehingga diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan deskripsi masing-masing level model mental siswa dalam memahami konsep persamaan garis lurus.
The Growth of Students' Function Limit Concepts Understanding in Solving Controversial Problems Based on Pirie Kieren's Theory
Susiswo, Susiswo;
Parameswari, Pradina;
Putri, Octavina Rizky Utami;
Lanya, Harfin;
Utami, Anita Dewi;
Murniasih, Tatik Retno
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 7, No 4 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jtam.v7i4.16835
Almost all students understand the limit of a function only up to an intuitive definition and have difficulty understanding the concept of a limit function formally. This study aims to describe the growth of student understanding of functions limit concept in solving controversial problems based on Pirie Kieren's theory. There were twelve Calculus class students in the short semester as participants. The students selected were those who had taken calculus courses. Students are given the task of solving controversial problems to understand the concept of limit functions. There was only one student who showed a growing understanding of the concept of the limit of a function and was interviewed for further exploration. This research is a qualitative descriptive research. Therefore, the researchers analyzed the results of students' work through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The result shows that through controversial problems, students' understanding grows to an inventising level. However, students did ‘fold back’ at the observing level. At this level, students look at or re-read their notebooks to recall previously owned concepts. For further research it is suggested that researchers can design a learning process that can help grow student understanding through controversial problems.
Pengenalan Media Manipulatif untuk Mendukung Konsep Matematika pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk
Dewi Utami, Anita;
Rustanto Rahardi;
Mochammad Hafiizh;
Lucky Tri Oktaviana
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 2 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59110/rcsd.170
Media manipulatif merupakan berbagai jenis benda yang dapat dimanipulasi untuk membantu siswa dalam memahami konsep matematis. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengenalkan media manipulatif untuk mendukung pemahaman konsep matematis pada Siswa SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Metode yang digunakan melalui empat tahap yaitu tahap pertama adalah persiapan tim dari Departemen Matematika. Tahap kedua adalah diskusi antar tim pengabdi tentang pemanfaatan media manipulatif. Tahap ketiga adalah koordinasi antara tim pengabdi dengan pihak sekolah. Tahap keempat yaitu penyampaian pemateri kepada siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Pengabdian telah terlaksana dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari partisipasi mitra dalam pelaksanaan kegiatan pkm sangat antusias dan aktif. Tingkat keberhasilan pkm ini didasarkan pada indikator partisipasi peserta dalam pelaksanaan kegiatan dan daya serap peserta dari materi yang diberikan yaitu: (1) partisipasi peserta sangat tinggi, telah dibuktikan dengan kehadiran siswa pada kegiatan secara penuh dan selalu aktif mengemukakan pendapat serta antusias saat pelaksanaan. (2) Daya serap peserta pkm dalam penguasaan membuat media manipulatif memiliki rata-rata baik.
PENDAMPINGAN MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA DENGAN KARTU PERMAINAN KARTU PECAHAN BIASA-DESIMAL
Puguh Darmawan;
Barep Yohanes;
Anita Dewi Utami
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika merupakan kegiatan interaksi antara Pendidik, peserta didik, dan sumber belajar dalam kegiatan belajar matematika. Calon Pendidik matematika memiliki kesempatan untuk dapat melakukan praktik pembelajaran matematika. Mahasiswa Pendidikan Matematika yang melakukan program Kampus Mengajar angkatan V tahun 2023 di SD Negeri 6 Macan Putih memiliki kesempatan untuk dapat belajar melakukan pembelajaran matematika. Kesulitan dialami dalam segi pembelajaran yang disebabkan oleh kurangnya minat belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 6 Macan Putih. Pengabdian dilakukan untuk mendampingi kegiatan pembelajaran matematika yang diharapkan dapat meningkatkan minat belajar matematika siswa. Metode pendampingan dilakukan dengan melakukan Analisa situasi yang dialami oleh mahasiswa dalam praktik mengajar pada program Kampus Mengajar angkatan V tahun 2023 di SD Negeri 6 Macan Putih. Hasil Analisa masalah selanjutnya dilakukan diskusi dan pembahasan dengan ahli dalam bidang pembelajaran matematika. Hasil diskusi diberikan masukan perihal pemanfaatan alat peraga kartu pecahan biasa-desimal untuk dapat meningkatkan minat belajar. Pendampingan yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan permainan kartu pecahan biasa-desimal dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V SD Negeri 6 Macan Putih dengan hasil peningkatan sebesar 84, 61%.
PENGENALAN LABORATORIUM PEMBELAJARAN DEPARTEMEN MATEMATIKA UNIVERSITAS NEGERI MALANG KEPADA MAHASISWA UNIVERSITAS WISNUWARDHANA MALANG
Puguh Darmawan;
Barep Yohanes;
Anita Dewi Utami;
Imam Rofiki
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 02 (2024): MARET 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Laboratorium pembelajaran merupakan suatu tempat yang digunakan untuk melakukan pengembangan media atau model pembelajaran. Laboratorium pembelajaran matematika dikembangkan melalui penelitian yang sangat panjang sesui dengan rekam jejak. Laboratorium Pembelajaran Departemen Matematika Universitas Negeri Malang memiliki keberagaman dan pengalaman yang panjang dalam pengembangan media pembelajaran matematika. Kolaborasi antar universitas diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa yang memiliki jurusan serumpun. Mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang memiliki kesamaan dengan departemen Matematika Universitas Negeri Malang karena memiliki program studi Pendidikan Matematika. Dari latar belakang ini maka dilakukan pengabdian dengan tujuan untuk memperkenalkan laboratorium pembelajaran Departemen Matematika Universitas Negeri Malang kepada Mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang berdasarkan pemahaman capaian mata kuliah media pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan 5 langkah yaitu, (1) to know; (2) to understand; (3) to plan; (4) to action; dan (5) to reflection. Hasil yang didapat dari pengabdian ini adalah adanya kesamaan capaian mata kuliah Media Pembelajaran Matematika terhadap Laboratorium Pembelajaran Departemen Matematika. Mahasiswa memerlukan keberadaan media pembelajaran guna mencapai suatu capaian mata kuliah yang diharapkan. Hasil kegiatan berjalan dengan baik dan diikuti oleh 20 mahasiswa Universitas Wisnuwhardhana Malang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pengenalan laboratorium Departemen Matematika Universitas Negeri Malang memberikan pemahaman tentang pentingnya media pembelajaran matematika untuk capaian mata kuliah Media Pembelajaran Matematika kepada mahasiswa Universitas Wisnuwardhana Malang. Saran yang dapat didiberikan untuk kegiatan lanjutan adalah suatu kolaborasi untuk mengadakan olimpiade matematika guna memberikan tambahan pengalaman kepada mahasiswa kedua universitas dan kemampuan kolaborasi kerja tim lintas universitas.
Pengenalan Media Manipulatif untuk Mendukung Konsep Matematika pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk
Dewi Utami, Anita;
Rustanto Rahardi;
Mochammad Hafiizh;
Lucky Tri Oktaviana
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 2 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59110/rcsd.170
Media manipulatif merupakan berbagai jenis benda yang dapat dimanipulasi untuk membantu siswa dalam memahami konsep matematis. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengenalkan media manipulatif untuk mendukung pemahaman konsep matematis pada Siswa SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Metode yang digunakan melalui empat tahap yaitu tahap pertama adalah persiapan tim dari Departemen Matematika. Tahap kedua adalah diskusi antar tim pengabdi tentang pemanfaatan media manipulatif. Tahap ketiga adalah koordinasi antara tim pengabdi dengan pihak sekolah. Tahap keempat yaitu penyampaian pemateri kepada siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Pengabdian telah terlaksana dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari partisipasi mitra dalam pelaksanaan kegiatan pkm sangat antusias dan aktif. Tingkat keberhasilan pkm ini didasarkan pada indikator partisipasi peserta dalam pelaksanaan kegiatan dan daya serap peserta dari materi yang diberikan yaitu: (1) partisipasi peserta sangat tinggi, telah dibuktikan dengan kehadiran siswa pada kegiatan secara penuh dan selalu aktif mengemukakan pendapat serta antusias saat pelaksanaan. (2) Daya serap peserta pkm dalam penguasaan membuat media manipulatif memiliki rata-rata baik.
VAKSIN (Animated Video for Online Learning System): Support for Independent Asynchronous Learning in Introductory Geometry Courses through SIPEJAR
Utami, Anita Dewi;
Suwarman, Ramdhan Fazrianto;
Darmawan, Puguh;
Listiawan, Tomi;
Rofiki, Imam
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 11 No 2 (2024): July 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30734/jpe.v11i2.4454
This research study is focused on developing the VAKSIN (Animated Video for Online Learning System) design, which aims to facilitate independent asynchronous learning in the introductory geometry course. The research methodology employed is based on Plomp's general educational problem-solving model, involving three out of five phases: initial investigation, design, and realization phases. Subsequent studies are planned to include testing, evaluation, revision, and implementation phases. The findings of the research indicate the feasibility of using VAKSIN in the Introductory Geometry course.
The Potential Development of Android-Based Lesson Study in Mathematics Learning at Junior High Schools
Anita Dewi Utami;
Rofiki, Imam;
Suwarman, Ramdhan Fazrianto;
Listiawan, Tomi;
Manunggal, Deddy Trisna;
Dyaswardani, Hapsari;
Akmalia, Yuyun
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 12 No 2 (2025): July 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mathematics learning in junior high schools often faces challenges such as low conceptual understanding and limited teacher collaboration. Android-based Lesson Study (LS) offers a promising solution through technology integration, but related research is still scarce. This study analyzes the potential of Android-based LS for mathematics learning in junior high schools based on Scopus-indexed literature. A systematic literature review (SLR) was conducted using the PRISMA protocol. Searches in Scopus used the keywords "Lesson Study," "Android app," "mathematics education," and "secondary school," filtered by: (1) 2019–2024 publications, (2) journal articles only, and (3) full-text availability. Of 78 articles identified, 15 met the inclusion criteria. Results show: (1) 80% highlight Android apps’ effectiveness in improving teacher collaboration; (2) 60% report enhanced student motivation via interactive media; (3) main challenges involve teachers’ TPACK and infrastructure. The study concludes Android-based LS has strong potential for junior high schools, especially with adequate TPACK training.