Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Branding dan Inovasi Produk untuk Meningkatkan Akses Pasar UMKM Kabupaten Bandung Mukhlisiana, Lusy; Setiawati, Sri Dewi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i2.660

Abstract

Branding menjadi salah satu aspek penting yang sering kali diabaikan oleh pelaku UMKM. Padahal, strategi branding yang tepat dapat membantu UMKM membangun identitas produk yang kuat, meningkatkan loyalitas konsumen, dan membuka peluang baru di pasar yang lebih kompetitif. Selain itu, inovasi produk juga menjadi kunci dalam memenangkan persaingan, terutama di era digital dimana selera dan kebutuhan konsumen berubah dengan cepat. Meskipun jumlah pelaku UMKM terus meningkat , bukan berarti para pelaku UMKM tidak menghadapi permaslahan dalam mengembangkan usaha. Kendala yang banyak dihadapi para pelaku UMKM adalah terkait dengan pemasaran. Permasalahan pemasaran pelaku UMKM bukan terfokus pada kualitas produk, tetapi bagaimana meningkatkan nilai tambah pada produk tersebut, sehingga konsumen dapat merasakan nilai lebih dari produknya. Permasalahan ini dapat ditanggulangi melalui strategi Branding. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan agar dapat memberikan solusi untuk menyelesaikan masalah branding UMKM adalah Strategi Branding dan Inovasi Produk Untuk Meningkatkan Akses Pasar UMKM Kabupaten Bandung.
Strategi Konten Edukasi Kesehatan Pada Media Sosial Instagram @yakespertamina Sanggalih, Brajamusa Risurya; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMedia sosial telah menjadi salah satu alat komunikasi yang paling efektif dalam menyampaikan informasi kepadamasyarakat, termasuk informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi konten edukasikesehatan yang diterapkan oleh akun Instagram Yakes Pertamina, dengan fokus pada cara platform tersebut digunakanuntuk menyampaikan informasi kepada publik, terutama generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan utama, yaitumedical advisor sekaligus social media specialist di Yakes Pertamina, serta informan pendukung dari bidang Humas.Observasi langsung terhadap akun Instagram Yakes Pertamina juga dilakukan untuk memahami pola penyajiankonten, interaksi dengan audiens, dan efektivitas strategi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YakesPertamina menggunakan pendekatan komunikasi visual yang terintegrasi melalui konten berupa infografis, videopendek, dan unggahan berbasis cerita (storytelling) untuk meningkatkan daya tarik dan pemahaman audiens. Fiturinteraktif Instagram, seperti polling, kuis, dan sesi tanya jawab, dimanfaatkan secara optimal untuk membangunhubungan dengan pengikut dan mendorong keterlibatan aktif. Strategi ini dirancang untuk menjawab kebutuhangenerasi muda yang lebih menyukai informasi ringkas, visual, dan mudah diakses. Namun, terdapat tantangan dalammenjangkau audiens yang lebih luas, terutama mereka yang kurang aktif di media sosial. Penelitian ini menyimpulkanbahwa strategi konten Yakes Pertamina cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan, meskipun masihmemerlukan penguatan dari segi diversifikasi topik dan konsistensi dalam merespons audiens. Rekomendasi yangdiberikan meliputi eksplorasi tema konten yang lebih variatif, pengoptimalan analitik media sosial untuk memantauefektivitas strategi, dan penyesuaian gaya bahasa agar lebih sesuai dengan karakteristik audiens target. Penelitian inidiharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi kesehatan lain dalam mengembangkan strategi komunikasi digital yangrelevan, kreatif, dan berbasis kebutuhan audiens.Kata Kunci-strategi konten, edukasi kesehatan, Instagram, Yakes Pertamina, media sosial
Analisis Strategi Visual Branding Pada Konten Instagram Yakes Telkom Untuk Menjangkau Generasi Muda Kusuma, Haffiyan Dhifa; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memahami strategi visual branding yang diterapkan oleh Yayasan Kesehatan Telkom(Yakes Telkom) dalam menyampaikan informasi kesehatan melalui platform media sosial Instagram, dengan fokuspada generasi muda sebagai target audiens utama. Dalam era digital, Instagram menjadi salah satu platform palingefektif untuk menjangkau generasi muda di Indonesia, mengingat mayoritas pengguna platform ini berasal darikelompok usia tersebut. Yakes Telkom memanfaatkan komunikasi visual sebagai strategi utama untuk meningkatkandaya tarik dan efektivitas konten informasi kesehatannya. Melalui penelitian ini, peneliti mengeksplorasi prosespenggalian ide, implementasi, serta penyesuaian konten agar sesuai dengan preferensi generasi muda. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif studikasus dengan paradigma konstruktivisme, yang memandang realitas sebagai hasilkonstruksi manusia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap akun Instagram @yakestelkom,wawancara mendalam dengan informan, serta dokumentasi terhadap konten yang diposting. Analisis data dilakukanmelalui proses pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaYakes Telkom berhasil melakukan diferensiasi visual dalam konten Instagramnya, yang ditandai dengan penggunaanwarna, simbol kesehatan, serta desain grafis yang konsisten dan menarik. Proses inovasi dalam penyusunan kontendilakukan melalui brainstorming dan validasi terhadap umpan balik audiens. Hasilnya, konten yang dihasilkan lebihsesuai dengan preferensi dan gaya generasi muda, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan penerimaaninformasi kesehatan di kalangan audiens tersebut. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi visual branding yangterstruktur dan inovatif dalam mendukung penyampaian informasi kesehatan di era digital. Kata Kunci-informasi kesehatan, Instagram, media sosial, strategi branding visual, Yakes Telkom
Representasi Brand Campaign oleh Mattel, inc di Film Dharma, Achmad Surya; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian yang menganalisis film Barbie sebagai representasi upaya brand campaign dariMattel dengan menggunakan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dapat mengungkap bagaimana film Barbiedigunakan sebagai media branding oleh Mattel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif bertujuandalam menggambarkan bagaimana visual serta narasi yang penuh dengan makna dalam film Barbie merepresentasikannilai-nilai dari Mattel. Teori semiotika Roland Barthes digunakan dalam penelitian ini untuk membuka lapisan maknadalam film pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian antara lain pada makna denotasi, film Barbiememperlihatkan visual yang berkaitan dengan bagaimana citra yang berusaha disampaikan oleh Mattel kepada publik.Pada tingkat konotasi, film Barbie memperlihatkan bahwa Mattel sebagai entitas yang kuat dan inovatif menyorotipentingnya mengintegrasikan nilai-nilai positif bagi Mattel dalam menjaga aset dan menjalankan bisnis dengan baik.Pada tingkat mitos, memperlihatkan upaya strategis Mattel dalam memperkuat dan mempertahankan kesadaran merekserta citra perusahaan sebagai entitas yang mampu menjadi pemimpin dalam industri yang memiliki integritas. Kata Kunci-brand campaign, film barbie, semiotika Roland Barthes
Analysis of Communication Patterns in Facing the Gap Generation Nethanya, Thalia; Setiawati, Sri Dewi
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v13i1.39325

Abstract

In implementing communication within a company, intergenerational communication challenges often lead to differences in perspectives, actions, habits, and attitudes. The disparity in viewpoints between senior and junior employees can trigger conflicts. However, PT. PXX is a company that does not exhibit significant generational gaps compared to other companies. The generational gap (Gap Generation) has specific impacts within the company, such as seniors often feeling more knowledgeable than juniors, causing juniors to hesitate in expressing their opinions as they feel less involved. This study aims to understand the message construction formed by employees to avoid the Gap Generation, the use of communication media, and the role of leaders in addressing the Gap Generation. The research method used is qualitative with a case study approach. The study involves two internal employees of PT. PXX, one communication expert lecturer, and one supporting informant from the internal public relations of PT. PXX. The results of the study indicate that PT. PXX has a relaxed and flexible communication culture between superiors and subordinates, creating more informal and open interactions, allowing employees to feel comfortable expressing ideas, opinions, and concerns without fear of negative consequences.
Analisis Fenomenologi Terhadap Motivasi Pembentukan Personal Branding Rian Fahardhi Sebagai Presiden Gen Z Ilya, Adhimas Muhammad; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara khusus difokuskan pada eksplorasi dan analisis mendalam terkait motivasi pembentukan personalbranding Rian Fahardhi sebagai ''Presiden Gen Z,'' dengan tujuan membentuk pemahaman konsep diri yang lebihpositif. Stigma negatif terhadap generasi Z menjadi landasan permasalahan penelitian ini. Melalui pendekatan ini,penelitian bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana personal branding dapat berhasildibangun dan dikelola di tengah dinamika serta tuntutan generasi Z yang cepat berubah. Penelitian ini adalah penelitiankualitatif yang disusun secara induktif, yaitu dari pembahasan khusus ke umum dengan masalah penelitian yang telahterperinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus padaanalisis motivasi pembentukan personal branding ''Presiden Gen Z'' oleh Rian Fahardhi. Rian Fahardhi berhasilmenjelaskan motif alasan dan tujuan pembentukan personal branding presiden gen z serta strategi yang digunakandalam membangun relevansi. Berdasarkan alasan Rian membentuk personal branding sebagai Presiden Gen Z adalahpengaruh kuat dari pengalaman masa lalunya, kemampuannya dalam menanggapi isu-isu hangat, dan kehadirannyadi media sosial yang konsisten. Berdasarkan tujuan Rian dalam membentuk personal branding sebagai "Presiden GenZ," yaitu untuk mengedukasi generasi Z tentang peran mereka di masyarakat. Strategi ini meliputi segmentasi audiens,positioning, dan branding dengan memahami audiens, menggunakan pendekatan emosional yang seimbang denganrasionalitas, serta mengemas pesan agar relevan dan berdampak. Kata Kunci-generasi z, personal branding, Rian Fahardhi
Analisis Strategi Copywriting Pada Instagram Noore Sport Dalam Menembus Pasar Internasional Taufik, Naajwa Azzura; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada analisis terkait strategi copywriting Noore Sport dalam menembus pasar internasional,dengan tujuan untuk mengetahui strategi copywriting Noore Sport dengan menggunakan branding religius. Melaluihal ini, penelitian bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana prinsip branding religiusdalam copywriting dapat membangun koneksi emosional dengan audiens. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif yang disusun secara induktif, yaitu pembahasan khusus ke umum dengan masalah penelitian yang terperinci.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang berfokus pada strategicopywriting oleh Noore Sport. Noore Sport menjelaskan makna religius branding bagi Noore Sport danpengimplementasian ke dalam copywritingnya. Religius branding bagi Noore disimpulkan melalui 4K (Kenyamanan,Keindahan, Kesopanan, Keamanan) dan diimplementasikan dengan kalimat penuh makna secara simbolik dan literal,dengan penggunaan Bahasa Inggris agar dapat dipahami audiensnya. Strategi copywriting ini meliputi pembentukancopywriting, pemeliharaan copywriting, dan positioning oleh Noore Sport sehingga terjadi karakter yang kuat, ekuitasbrand, dan terbentuknya komunitas dengan koneksi emosional. Kata Kunci-copywriting, religius branding, karakter merek
Pengelolaan Konten Media Sosial Tiktok @Gaise.Jkt Melalui Konsep Storytelling Sofyan, Regina Nur; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial menjadi salah satu media online yang digunakan para pebisnis khususnya di industri makanan danminuman untuk melakukan pendekatan dengan konsumen dan audiens nya dengan melakukan pengelolaan konten,hal tersebut dilakukan oleh salah satu brand resto Gaise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan kontendi media sosial TikTok @Gaise.jkt melalui konsep storytelling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini dalah teorilogika desain pesan untuk menjelaskan cara gaise dalam membangun ciri khas melalui konten dengan konsepstorytelling. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa dalam pengelolaan konten pada TikTok @gaise.jkt mereka membangun ciri khas konten melaluikonsep storytelling dan memiliki pola storytelling dalam membangun pemahaman konsumen dan audiens nya denganmenceritakan pengalaman yang dimiliki resto Gaise serta pengalaman yang dimiliki konsumen Kata kunci-bisnis makanan dan minuman, media sosial, pengelolaan konten, storytelling, TikTok
Pengelolaan Konten Rebo Nyunda sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Sunda (Studi Kasus Pada Media Sosial Instagram @disbudpar.bdg) Salsabilla, Zahra; Setiawati, Sri Dewi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15165

Abstract

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung melalui akun instagramnya, yaitu @disbudpar.bdg telah memproduksi konten #ReboNyunda yang berisi tentang penggunaan bahasa Sunda. Tingginya engagement dan respon yang positif, telah membuktikan bahwa konten Rebo Nyunda adalah alat yang efektif dalam memperkuat penggunaan bahasa Sunda di tengah arus deras globalisasi yang telah menyebabkan penuturnya tidak lagi menggunakan bahasa tersebut, terutama generasi muda. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan rebo nyunda dilakukan kepada generasi muda melalui media sosial, proses pengelolaan konten Rebo Nyunda melalui media sosial instagram, dan hambatan pada proses pengelolaan konten Rebo Nyunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini mengacu pada konsep dan teori Design Thinking untuk mengetahui pengelolaan konten Rebo Nyunda pada media sosial Instagram @disbudpar.bdg. Hasil penelitian menunjukan bahwa rangkaian proses pengelolaan konten Rebo Nyunda yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, telah memperlihatkan peran pendekatan design thinking, yang mana mereka menangkap fenomena penurunan bahasa sunda di generasi muda dan kemudian mereka mengemas sebuah ide sebagai solusi. Mulai dari menemukan masalah, memfokuskan masalah, penggalian ide, perencanaan, modeling, dan evaluasi. Selain itu, hambatan yang terjadi ketika proses penyusunan adalah hambatan creative block, teknis dan publikasi konten.
Analisis Strategi Komunikasi Dalam Penerapan Pelayanan Prima Di RSUD Dr Soedono Madiun Zaki, Ali Taufiqi Husain Az; Setiawati, Sri Dewi
eProceedings of Management Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit menurut WHO (World Health Organization) adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dankesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripuna (komprehensif), peyembuhan penyakit (kuratif) danpencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat.Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada pasien merupakan faktor kunciyang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan jasa. Kualitas pelayanan merupakan salah satu cara kerja perusahaanyang berusaha mengadakan perbaikan mutu secara terusmenerus terhadap proses, produk dan service yang dihasilkanperusahaan. Adapun tujuan penelitian yakni untuk mengetahui citra RSUD dr. Soedono Madiun dimata masyarakat sekitardan untuk mengetahui pelayanan prima yang diberikan pihak RSUD dr. Soedono Madiun kepada masyarakat sekitar.Penelitian kualitatif dalam penulisannya disusun secara induktif, dimana diawali pada makna individual danmenerjemahkan pada kompleksitas suatu persoalan. Hasil penelitian diketahui bahwa citra dan pelayanan prima RSUDDr. Soedono Madiun dimata masyarakat sekitar tergolong baik. Hal ini dikarenakan pelayanan kepada pasien tergolonglebih cepat dan efektif, pelayanan pihak apoteker cepat, para pegawai tidak membedakan pasien baik pasien umummaupun BPJS dan respon perawat terkategori cepat dalam menghadapi keluhan pasien Adanya bentuk tanggung jawabpihak pegawai di RSUD Dr. Soedono Madiun dalam bentuk pengontrolan atau pengecekan kepada pasien secara rutin dansecara berkala.Kata Kunci-pelayanan prima, rumah sakit, pelayanan publik