Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN SHOPEE DALAM MEMBANGUN POSITIONING DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA Priyo Suswanto; Sri Dewi Setiawati
Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/linimasa.v3i2.2754

Abstract

ABSTRACT In the middle of the Covid-19 pandemic, people are required to carry out their activities from home and avoid direct social interaction in according to government recommendations. In supporting the government program Shopee declared as a warrior of Shopping from home with the campaign program called #ShopeeDariRumah. The purpose of this research is to analyze Shopee marketing communication strategy in the middle of the Covid-19 pandemic which requires people to reduce direct social interaction and faced intense e-commerce competition in Indonesia. In this case the researcher uses a case study approach with qualitative research methods. The results of this research is based by utilizing new media that were adopted into Shopee media features owned by Shopee, were supported by using rational, emotional and moral message content idea strategies through the use of media and appropriate consumer loopholes based on the requirements for positioning, Shopee succeeded get the attention of consumers and care in the eyes of its users, so that positioning is directly formed among the customers, especially the Indonesian citizen.
Analisis Pengelolaan Media Humas Digital pada Media Sosial Instagram @riliv Anisa Diniati; Evi Cristiana; Moch Armien Syifaa Sutarjo; Sri Dewi Setiawati
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 15, No 1 (2022): (Accredited Sinta 2)
Publisher : Unisba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v15i1.9485

Abstract

Social media is essential in building relationships between companies and their audiences. Not only playing a role in creating content and disseminating information, but the company's social media management team also needs to develop a strategic plan that is consistent and sustainable. This study examines how the Riliv Social Media Strategist team manages Instagram @riliv social media. This research focuses on the activities carried out in digital media, the characteristics of the use of digital media to represent the company in terms of the use of writing style, to strategies structured in such a way as building public trust and awareness of followers. The method used is a quantitative approach with a descriptive type of research. The results showed that the social media management efforts carried out by the Reliv Social Media Strategist team were structured and scheduled, starting from upload mapping, collaboration, creating content ideas, and activity evaluation. The forms of uploaded content are also very diverse with valid and consistent information on Riliv's philosophy as a psychology service start-up. Almost all the features on the Instagram application are used to build good relationships and closeness with their followers, especially the comment feature and direct message feature as interactive media that are more private.
Pemberdayaan Pelaku UMKM Dalam Meningkatkan Kompetensi Komunikasi Digital Sri Dewi Setiawati; Anisa Diniati; Moch Armien Syifaa Sutarjo
Abdimas Singkerru Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public Speaking bertujuan untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu. Melalui Public Speaking, kita dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya. Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang. Berdasarkan pemaparan di atas, tentu kita tidak bisa menganggap bahwa teknik berbicara sederhana akan bisa membuat seseorang mampu mempengaruhi, menguasai atau bahkan mempersuasi orang lain untuk suatu kepentingan tertentu. Oleh karena itu, kita perlu dan butuh keterampilan berbicara efektif secara khusus, berupa sikap dan teknik berbicara yang mumpuni agar kita bisa melakukan itu semua, baik dalam penyampaian pesan, mempengaruhi orang, memotivasi, dan lain sebagainya. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemampuan Public Speaking juga harus dimiliki oleh para pelaku usaha mikro dalam mempresentasikan bisnis atau produk mereka kepada para pembeli, investor, hingga pemerintah. Oleh karena itu, kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Telkom ingin sepenuhnya mendukung kepada para pelaku usaha mikro di kota Bandung agar dapat melakukan proses komunikasi, dimana mereka dalam keseharaiannya harus menyampaikan pesan agar sampai kepada lawan bicara mereka. Dengan mengikuti program pelatihan pada kurun waktu yang telah ditetapkan, masyarakat sasar akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan khusus dalam mengembangkan keterampilan public speaking dalam presentasi bisnis mereka.
Urgensi Komunikasi Bisnis bagi Pelaku UMKM Kota Bandung Moch Armien Syifaa Sutarjo; Sri Dewi Setiawati; Anisa Diniati
Abdimas Singkerru Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk dapat bersaing di tengah pesatnya persaingan pasar, para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kota Bandung harus dapat beradaptasi dan berinovasi, tidak hanya pada produk yang ditawarkan namun juga pada cara produk-produk tersebut dikomunikasikan baik itu dalam bentuk promosi maupun pemasaran. Kendala yang sering dihadapi para pelaku UMKM adalah kurangnya keterampilan mereka dalam melakukan komunikasi dalam hal ini komunikasi dalam konteks bisnis sehingga penjualan tidak maksimal. Berangkat dari kebutuhan tersebut, diperlukan pendampingan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan berkolaborasi dengan Telkom University untuk memberikan pelatihan keterampilan komunikasi bisnis. Kemampuan komunikasi bisnis haruslah dimiliki oleh setiap pelaku UMKM agar dapat mendongkrak promosi dan pemasaran produk-produk mereka. Tim Telkom University hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Keterampilan komunikasi bisnis yang baik akan berdampak positif bagi usaha mereka seperti pada promosi dan pemasaran, presentasi produk kepada konsumen, dan komunikasi serta kerjasama dengan investor. Dengan mengikuti program yang diselenggarakan dalam kurun waktu yang ditetapkan, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terutama pada peningkatan keterampilan komunikasi bisnis para pelaku UMKM di Kota Bandung.
Pelatihan Komunikasi Organisasi Bagi Pengurus RT/RW Keluarahan Panjunan, Kota Bandung Intan Primasari; Sri Dewi Setiawati
Abdimas Singkerru Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rukun Warga (RW) adalah bagian kerja lurah dan merupakan lembaga yang dibentuk melalui musyawarah pengurus RT di wilayah kerjanya yang ditetapkan oleh Pemerintah Desa atau Lurah. Rukun Tetangga (RT) adalah lembaga yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Desa atau Lurah. Melihat hal ini maka RT/RW sangat dekat dengan masyarakat karena dipilih langsung oleh masyarakat dan berfungsi salah satunya adalah pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kerukunan hidup antar warga serta penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat di wilayahnya. RT/RW merupakan bagian kecil dari desa tetapi peran aktif dibutuhkan untuk membangun desa dan kelurahan setempat. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan presentasi dari narasumber dan coaching. Partisipan diajak aktif dalam diskusi mengenai kasus kasus yang diberikan untuk dicoba dipecahkan melalui strategi komunikasi dalam organisasi. Selain itu partisipan dibuatkan kelompok kecil untuk menganalisis krisis yang ada dalam organisasi mereka dan mencari penyelesaian dari krisis tersebut. Terakhir peserta diberikan pembekalan untuk dapat melaksanakan komunikasi organisasi dalam akrtivitas kerja RT/RW agar terbangun organisasi yang sehat dan lebih kuat.
Analisis Festival Tanjung Lesung dalam Upaya Meningkatkan Wisatawan Pasca Tsunami Novianthy Haniah; Sri Dewi Setiawati
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 5 No 2 (2022): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.305 KB) | DOI: 10.31539/kaganga.v5i2.4314

Abstract

This study aims to determine the marketing communication strategy of the Banten Province Tourism Office and to analyze the Tanjung Lesung Festival in an effort to increase post-tsunami tourists. This research method focuses on Philip Lesly's communication strategy planning model regarding analysis and research. The results of this study illustrate that the Banten Province Tourism Office held the Tanjung Lesung Festival in an effort to attract tourists to return to the Tanjung Lesung Special Economic Zone (SEZ). The conclusion of this research is that one of the marketing strategies is communication related to the Tanjung Lesung Festival. So that there are no obstacles in these activities by establishing good relations with the people in their fields Keywords: Event Management, Marketing Strategy, Strategy Communication, Communication, Tanjung Lesung
Pesan Pemasaran Senjata Untuk Membangun Digital Marketing Setiawati, Sri dewi; Fitriawati, Diny; Retnasary, Maya; Yelifa, Intan Rachma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.163 KB)

Abstract

AbstrakEra digital saat ini memiliki pengaruh yang besar di berbagai aspek, termasukdalam komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran di era digital tentunyamemiliki strategi yang lebih memfokuskan pada pesan pemasaran. Pesan memilikiperan yang penting dalam mempengaruhi konsumen untuk dapat berinterkasidengan produk. Permasalahannya mayoritas pelaku UMKM belum menyadaripentingnya membangun strategi pesan pemasaran, terutama di era digital.Banyaknya masalah yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM, membautpermasalahan dalam mengasah kemapuan menyusun pesan pemasaran semakinterpinggirkan. Pelaku UMKMM mayoritas menekankan permasalahan padapermodalan dan pemasaran, tanpa membangun strateginya. Penelitian inibertujuan untuk mengungkapkan bagaimana perumusan pesan pemasaran, strukturpesan pemasaran dan penyesuaian pesan pemasaran dengan media dan sasaranpenerimanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodestudi kasus. Studi ini berfokus pada meneliti dan menggali fenomena unik dalamkonteks kehidupan nyata, bilamana batas-batas antara fenomena dan konteks taktampak dengan tegas, dan dimana multi sumber bukti dimanfaatkan. Paradigmayang digunakan adalah konstruktivis ditunjang dengan teori logika pesan. Hasilpenelitian ini adalah terdapat komponen ide, proses dan bentuk pesan yang efektifdalam perumusan pesan pemasaran. Struktur pesan yang terdapat dalam pesanpemasaran Brodo terdiri dari captions, format pesan, dan sifat pesan.Kata Kunci : Pesan Pemasaran, Strategi, Digital Marketing
STRATEGI KOMUNIKASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM INDOMARET DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS Rama Febriero Pradana Wahyudiputra; Sri Dewi Setiawati
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 1 No 2 (2023): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v1i2.5515

Abstract

PT. Indomarco Prismatama is one of the pioneers of retail in Indonesia, which was established in 1988. Since being franchised in 1997, it is a pioneer in the modern store retail franchise business. In 1997 Indomaret expanded its first franchise minimarket business in Indonesia after having more than 230 minimarket outlets. The purpose of this study is to determine the Brand Awareness built by PT. Indomarco Prismatama in terms of the purpose of doing Instagram social media account credibility, content management, and building interactions on Instagram social media accounts. This study uses a qualitative approach with case study methods on Instagram accounts of PT. Indomarco Prismatama to describe and explore the Brand Awareness phenomenon that occurred at PT. Indomarco Prismatama. This research was conducted by referring to the concepts and theories, namely The Circular Model of Some (Regina Lutrell, 2015), the Brand Awareness pyramid (Durianto, 2004). The conclusion of this study is that content management at PT. Indomarco Prismatama applies The Circular Model of Some in its content creation so that it can focus on the message, customer, and context. And also so that the content can provide benefits to the community. Keywords: brand awareness, content management, Instagram, social media
PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PUBLIK EKSTERNAL Sri Dewi Setiawati; Gracea Putri Maharani Santosa
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 1 No 1 (2022): Agustus
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v1i1.5097

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana analisis pengelolaan akun instagram @ppsdm_migas yang digunakan oleh Humas PPSDM Migas dalam mengelola akun instagram @ppsdm_migas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seperti apa pengelolaan akun instagram @ppsdm_migas yang dilakukan oleh Humas PPSDM Migas. dikaji denagn pendekatan kualitatif secara deskriptif. Hasil Pertama, penggalian ide mengenai permasalahan dapat dilakukan dengan menganalisa pemberitaan serta isu yang ada, sehingga nantinya praktisi humas mengetahui tentang apa saja yang dibutuhkan oleh publik, siapa saja publiknya dan bagaimana sikap publik, hal ini bertujuan dalam menentukan suatu langkah yang akan di ambil. Kedua, pada perancangan konten media sosial Instagram @ppsdm_migas ini selalu mengutamakan konten yang menarik dan informative, sesuai dengan konten yang diinginkan khalayak. Ketiga, evaluasi dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh keberhasilan pencapaian tujuan dan program. Evaluasi ini dilakukan setiap satu tahun sekali dan dilakukan rapat untuk mereview pengelolaan media sosial Instagram @ppsdm_migas
PENGELOLAAN KONTEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI STRATEGI DIGITAL MARKETING HOTEL DAFAM EXPRESS JAKSA JAKARTA Anisa Diniati; Muhammad Fahreza Al Ghifari; Sri Dewi Setiawati; Moch. Armien Syifaa Sutarjo
Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) Vol 1 No 2 (2023): Januari
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijdpr.v1i2.5518

Abstract

Social media content has an important role in building relationships between institutions and their consumers. In the process of managing social media content, each institution has a specific target audience and objectives to determine the message to be conveyed. This study aims to find out how the management of Instagram social media content is used by Hotel Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta as a Digital Marketing Strategy. digital marketing built to gain public trust. The method used is to use a qualitative approach with a descriptive research type. The results of the study show that the efforts to manage digital media content by DEJJ can be said to be quite active, even though the response from the audience is still lacking or not many have responded. The content uploaded is quite diverse, ranging from promo content, information on health protocols implemented in hotels, tutorials on using self-check-in machines, to commemorations of religious and national holidays. Instagram social media is also used by DEJJ to interact with the audience. Keywords: content management, digital marketing, Instagram, social media