Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Merancang Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence untuk Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi Kadri, Hanif Al; Ermita, Ermita; Achyar, Novriyanti; Widiawati, Widiawati
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16730

Abstract

Pendahuluan: Teknologi artificial intelligence menawarkan potensi yang signifikan dalam mempengaruhi peran dan tugas para guru. Dengan memanfaatkannya, guru-guru dapat merancang pembelajaran yang menarik dan menyajikan pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang media pembelajaran berbasis artificial intelligence untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi. Metode: User requirement yang diikuti oleh 15 guru di SMP Negeri se-Pariaman. Hasil: adanya peningkatan kemampuan peserta sebelum pelatihan dan setelah pelatihan dari 78,57(Cukup) menjadi 90,95 (Sangat Baik). Evaluasi terhadap pelaksanaan worksohp diperoleh hasil 3,66 (dalam skala 1-4), dengan persentase sebesar 91,46% (sangat baik). Evaluasi terhadap narasumber/instruktur berada pada capaian 3,73 (skala 1–4) (93,33%). Peserta terlihat sangat focus, aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Kesimpulan: Peserta pelatihan telah memahami dan memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh untuk menerapkan AI dalam merancang media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi.
STRATEGI PENINGKATAN LITERASI NUMERASI BERBASIS DIGITAL BAGI GURU SD SESUAI TUNTUTAN KURIKULUM MERDEKA Lusi Susanti; Nurhizrah Gistituati; Anisah Anisah; Widiawati Widiawati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i1.6148

Abstract

Pembelajaran literasi numerasi menjadi salah satu bagian pokok dari kurikulum merdeka dan sebagai bekal keterampilan yang harus dimiliki siswa SD. Namun, dilapangan ditemukan data rendahnya literasi numerasi siswa berdasarkan AKM. Maka melalui pendekatan user requirement perlu dilaksanakan pelatihan dan pendampingan pengembangan kemampuan literasi numerasi kepada guru SD untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi numerasi guru yang dilaksanakan dengan berbasis digital. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru tentang literasi numerasi. Kegiatan ini dilaksanakan bagi seluruh guru SD Negeri di Kec. Lareh Sago Halaban, dengan jumlah peserta 35 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing sekolah. Kegiatan pengabdian ini terselenggara dengan baik. Peserta antusias dalam setiap aktivitas. Peserta pun menyatakan bahwa mereka mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan baru dengan adanya kegiatan pelatihan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terdapat respon positif peserta terhadap pelatihan dimana persentase capaian tentang efektivitas pelaksanaan pelatihan adalah 90,63%. Dari aspek kemampuan peserta pelatihan, terjadi peningkatan kemampuan peserta dari 80,58% menjadi 89.09%.
Transformasi Pendidikan: Analisis Implementasi Kurikulum Paradigma Baru Widiawati, Widiawati; Setiawati, Merika; Susanti, Lusi
Jambura Journal of Educational Management Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v6i1.3613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum paradigma baru di sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik deskriptif. Penelitian dilaksansakan di SMK N 1 Ampek Angkek dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 64. Sampel penelitian ditetapkan dengan metode Nonprobabilty Sampling dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket skala likert yang terdiri atas 5 alternatif jawaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis deskriptif dengan mencari skor rata-rata, mengihitung presentase dan menetapkan kriteria capaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Paradigma Baru di SMK N 1 Ampek Angkek telah berjalan dengan baik dengan memperoleh rata-rata 4.1 dengan persentase 82.3%. Terdapat beberapa indikator seperti teknologi digital dan penguatan soft skills masih memerlukan peningkatan untuk hasil yang lebih optimal.
Developing Center of Excellence Vocational High Schools: Analysis of the Influence of Agile Leadership and School Organizational Culture Widiawati Widiawati; Fifin Wildanah; Singgih Ginanjar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6432

Abstract

Being designated as a Center of Excellence Vocational School (CEVHS) is a prestigious achievement, indicating that the institution has passed a rigorous, credible selection process. Several state vocational schools in Bukittinggi City have earned this designation, prompting significant institutional transformation to improve learning quality and promote the Pancasila Student Profile. This study employed a descriptive correlational design to examine the influence of agile leadership and school organizational culture on CEVHS development. The population included 228 teachers from SMK N 1 and SMK N 2 Bukittinggi. A stratified proportional random sampling method was used, based on education level and years of service, resulting in a sample size determined using the Slovin formula. Data were collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using mean scores, percentages, and the Respondent Achievement Level (TCR). Multiple linear regression analysis was conducted using SPSS software. The results revealed a significant positive influence of agile leadership and school organizational culture on the development of CEVHS, with a combined contribution of 53%. These findings highlight the crucial role of leadership and organizational culture in supporting the transformation of vocational schools into Centers of Excellence. Effective implementation of these factors can enhance learning quality and align educational outcomes with national educational goals.
Peningkatan Kualitas Guru dalam Proses Belajar Mengajar Berbasis HOTS Nurhizrah Gistituati; widiawati widiawati; Yulianto Santoso; Hanif Alkadri; Lusi Susanti; Nofriyanti Achyar
Lentera Negeri Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/99890

Abstract

Pada abad 21, diperlukan sumber daya manusia berkualitas tinggi yang memiliki keahlian berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) antara lain berpikir kritis, kreatif, dan sebagainya. Pembentukan kemampuan untuk berpikir tingkat tinggi ini harus dipupuk salah satunya melalui proses belajar mengajar di sekolah. Hal ini berimplikasi bahwa keterampilan Higher Order Thinking Skills menjadi sesuatu yang harus dikembangkan pada diri peserta didik yang dilakukan dalam proses pembelajaran. Konsekuensinya, guru-guru dituntut mampu mengembangkan pendekatan dan strategi pembelajaran berbasis HOTS. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis HOTS masih belum optimal. Maka dari itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dalam proses belajar mengajar berbaasis HOTS. Metode pelatihan dilakukan dengan ceramah, diskusi, tanya jawab dan simulasi. Pelatihan dilakukan selama dua hari di Pondok Pesantren tarbiyah Islamiyah Pasia. Sebanyak 42 orang guru ikut terlibat menjadi peserta dalam pelatihan ini. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan melakukan pengamatan dan penyebaran angket untuk mengukur keberhasilan kegiatan pelatihan dan efektivitas pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis HOTS. Pelatihan pun terlaksana dengan sangat baik dimana peserta didik antusias dan fokus untuk mengikuti pelatihan dengan rata-rata persentase capaian efektivitas pelatihan adalah 97,26%.
Transformasi Kesejahteraan Guru di Era Digital melalui Pelatihan Trello untuk Meningkatkan Digital dan Psychological Well-Being Merika Setiawati; Lusi Susanti; Netrawati Netrawati; Novrianti Novrianti; Widiawati Widiawati; Novriyanti Achyar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2501

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat di bidang pendidikan menuntut guru untuk merangkul digitalisasi agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Beban administratif yang berlebihan seringkali mengganggu keseimbangan kesehatan mental guru. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis guru dengan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Trello sebagai alat manajemen kerja digital. Metode implementasinya menggabungkan pengajaran teori, aplikasi praktis, diskusi kolaboratif, dan bimbingan. Hasilnya menunjukkan pemahaman yang lebih baik di antara peserta tentang kesejahteraan psikologis, literasi digital, dan keterampilan manajemen waktu. Terdapat peningkatan yang efektif dalam kemampuan guru untuk mengelola pekerjaan mereka dan penurunan tingkat stres kerja. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pelatihan kesejahteraan psikologis berbasis Trello bagi guru di era digital dapat meningkatkan kesejahteraan guru dengan mengembangkan keterampilan teknologi dan kesehatan mental mereka
Self-Advocacy of Students with Disabilities in Higher Education: A Bibliometric Analysis Fitri Dwi Arini; Widiawati Widiawati
International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Vol. 3 No. 2 (2026): International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijplc.v3i2.45

Abstract

This study examines publication trends and research developments in the field of self-advocacy among students with disabilities in higher education using bibliometric analysis. Specifically, it addresses three key questions: (RQ1) What strategies, programs, and interventions have been implemented to promote self-advocacy among students with disabilities in higher education? (RQ2) How do self-advocacy practices influence academic, social, and career outcomes for students with disabilities in higher education? (RQ3) What barriers and facilitators affect the development and practice of self-advocacy among students with disabilities in higher education? Data were retrieved from Scopus (1993–mid-2025) and screened using the PRISMA method, yielding 81 relevant records analyzed through R Studio’s Bibliometrix package.The findings show a steady growth in publications, averaging 5.16%n annually, reflecting increasing recognition of the importance of advocacy in higher education. Keyword co-occurence analysis identified four thematic clusters (1) psychological and institutional strategies for fostering advocacy, (2) curriculum and support systems, (3) outcomes such as academic persistence and career readiness, and (4) barriers including stigma and facilitation of accomodations and accessibility. Overall, the results highlight a maturing yet fragmented research domain, emphasizing the need for integrated institutional, pedagogical, and policy approaches to strengthen advocacy and equity in higher education.