Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Standardized Herbal Extract for Wound Healing: A Comparative Study of Centella asiatica, Curcuma domestica, and Heterotrigona itama Honey Combination in Rabbits Diniatik, Diniatik; Kustiawan, Paula Mariana; Suryadini, Halida
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 7 No. 4 (2024): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v7i4.5803

Abstract

Centella asiatica and Curcuma domestica are recognized for their wound-healing properties. This study investigated the synergistic effects of combining these plant extracts with stingless bee (Heterotrigona itama) honey on wound healing in rabbits. Ethanolic extracts of C. asiatica and C. domestica were prepared in a 1 : 10 ratio. Blended formulations containing 20% plant extracts and 80% honey were created in two ratios: 1 : 1 and 2 : 1. The total flavonoid and tannin content of the plant extracts were quantified. Male rabbits were subjected to a wound-healing model, and the formulations were applied topically for seven days. Wound healing was assessed, and the results were compared to a positive control. The ethanolic extracts of C. asiatica and C. domestica were rich in flavonoids and tannins. The blended honey formulations exhibited promising wound-healing effects, with Formula 2 (2 : 1 ratio of plant extracts) demonstrating slightly superior results compared to Formula 1 and the positive control. These findings suggest the potential of the combined extracts of C. asiatica, C. domestica, and H. itama honey as effective wound-healing agents.
Pengukuran Kadar Pseudomonas Aeruginosa Melalui Uji ALT Pada Es Teh Jumbo Di Kelurahan Kedungmundu Dan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang Muslimah, Muslimah; Mukaromah, Ana Hidayati; Syarifa, Hasna Maulida; Diniatik, Diniatik
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Minuman es teh pada saat ini merupakan suatu hal yang sangat umum di kalangan anakmuda. Namun, ternyata dibalik itu terdapat permasalahan serius dimana masih banyak pedagang yangtidak memenuhi standar kesehatan dalam menjalankan usahanya. Tujuan dari penelitian ini untukmemperoleh hasil perhitungan dari keberadaan bakteri Pseudomonas aeruginosa menggunakan uji ALT.Metode: Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan true eksperimen. Sampel yangdiperlukan yaitu sebesar 40 sampel yang dibagi menjadi 20 sampel dari pedagang es teh jumbo di KelurahanKedungmundu dan 20 sampel diambil dari pedagang di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan TembalangKota Semarang. Hasil: Sebagian besar sampel diketahui terdapat cemaran dari mikroorganisme, dimana 2sampel diantaranya terdapat kontaminasi dari bakteri Pseudomonas aeruginosa. Sampel lainnya yangteinfeksi bakteri selain Pseudomonas aeruginosa kemungkinan dapat terinfeksi bakteri lainnya sepertiklasbiella, salmonella, Escherichia coli, coliform, dan lainnya. Kesimpulan: Kandungan bakteriPseudomonas aeruginosa dalam es teh jumbo melebihi ambang batas yang telah ditentukan menurut SNIdan juga BPOM. Menurut SNI air minum dalam kemasan harus bebas dari bakteri patogen sepertiSalmonella dan Pseudomonas aeruginosa. Sedangkan menurut BPOM No 13 Tahun 2019 tentang batasmaksimal cemaran mikrobiologi, cemaran bakteri mikroorganisme Pseudomonas aeruginosa maksimalnilai ALT nya sebesar 0 CFU/250 ml.Keywords: Es teh jumbo, Pseudomonas aeruginosa, ALT, SNI, BPOM1
Candidate for natural halal cosmetic ingredients: determination of total phenolic level and spf values from extract and purified extract seeds of Swietenia mahagoni Jacq Marsha, Ardiana; Diniatik, Diniatik; Utami, Pri Iswati
Journal of Halal Science and Research Vol. 1 No. 1 (2020): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.067 KB) | DOI: 10.12928/jhsr.v1i1.1927

Abstract

Sinar ultraviolet (UV) yang pada sinar matahari dapat beresiko menyebabkan pigmentasi, penuaan dini, kerutan, hingga kanker kulit. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan ekstrak etanol 70% dan ekstrak terpurifikasi biji mahoni (Swietenia Mahagoni Jacq.). Penelitian yang dilakukan adalah menentukan kadar fenolik total dengan mereaksikan larutan sampel dengan reagen folin-ciocalteu dan mengukur nilai absorbansinya pada panjang gelombang maksimal 749 nm. Pengukuran nilai SPF dilakukan menurut persamaan Mansur yang diukur absorbansinya pada panjang gelombang 290-320 nm. Pada penelitian ini dilakukan skrining fitokimia yang dilakukan untuk mengetahui senyawa yang terdapat pada ekstrak dan ekstrak terpurifikasi biji mahoni. Hasil yang diperoleh dari menghitung TPC (Total Phenolic Content) pada ekstrak etanol adalah 1,849mg GEA/gram, dan 2,517 mg GEA/gram pada ekstrak terpurifikasi. Nilai SPF yang diperoleh dengan konsentrasi 200ppm pada ekstrak etanol adalah 0,66±0.008918, sedangkan nilai SPF ekstrak terpurifikasi adalah 1,18±0,009386. Hasil skrining fitokimia ekstrak dan ekstrak terpurifikasi biji mahoni menunjukkan bahwa positif mengandung senyawa alkaloid, polifennol/tanin, flavonoid, terpenoid, dan saponin. 
The Pelatihan Usaha Budidaya Ikan Nila (Oreochromis Nilotus) dengan Teknologi RAS (Recirculating Aquaculture System) di Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) Kembaran, Banyumas Rusman, Ade; Pribadi, Teguh; Pamungkas, Regawa Bayu; Dewanto, Hamami Alfasani; Fitriyani, Fitriyani; Diniatik, Diniatik
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) dikenal sebagai ikan konsumsi dengan harga terjangkau, pertumbuhan cepat, serta mudah dibudidayakan. Namun, permasalahan yang sering dihadapi para pembudidaya tradisional adalah keterbatasan lahan, kualitas air yang fluktuatif, serta rendahnya produktivitas. Recirculating Aquaculture System (RAS) merupakan salah satu teknologi modern dalam budidaya ikan yang dapat menjawab tantangan tersebut. Melalui RAS, kualitas air dapat dikontrol karena air terus disirkulasikan melalui filter mekanis maupun biologis. Dengan demikian, tingkat kelangsungan hidup ikan meningkat, padat tebar dapat diperbesar, penggunaan air lebih efisien serta ramah lingkungan. Lembaga Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi umat memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi usaha perikanan berkelanjutan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan budidaya ikan nila dengan RAS adalah anggota JATAM memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola usaha perikanan modern, meningkatkan kemandirian ekonomi, mendorong tumbuhnya sentra-sentra perikanan berbasis komunitas yang berdaya saing, dan mendukung ketahanan pangan nasional. Penerapan budidaya ikan nila dengan RAS di lingkungan JATAM Muhammadiyah berorientasi pada peningkatan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, dan pemberdayaan. Berdasarkan pengamatan dan nilai rata-rata pre test (56±11,05), post test (71,33±14,45) dan nilai P-value 5,99×10-5 (< 0,05) maka kegiatan telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan dan tingkat kepuasan peserta sangat puas.
Optimasi Granul Effervescent Kombinasi Ekstrak Daun Kepel, Kulit Manggis dan Rimpang Kunyit Husein, Zulaikhah; diniatik, diniatik; Astuti, Ika Yuni
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v13i1.48085

Abstract

Hiperurisemia adalah suatu keadaan dimana kadar asam urat dalam tubuh lebih dari 7,0 mg/dL. Daun Stelechocarpus burahol, kulit Garcinia mangostana, dan rimpang temulawak memiliki aktivitas antihiperurisemia. Obat herbal yang mengandung ekstrak tumbuhan biasanya memiliki rasa pahit, sehingga dibuat butiran effervescent yang dapat meningkatkan rasa tidak enak dan memiliki efek menyegarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum kombinasi ekstrak granul effervescent daun kepel, kulit manggis dan rimpang kunyit. Optimasi Metode Faktorial 22 (Design Expert 13) dengan variabel bebas asam sitrat dan natrium bikarbonat. Kelembaban, waktu larut dan kecepatan alir sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul dengan komposisi asam sitrat 1800 mg dan natrium bikarbonat 2160 mg merupakan formula optimum dengan nilai prediksi kelembaban 1,435%, waktu larut 90,8 detik dan laju alir 12,64 g/detik dengan nilai desirability. dari 0,859. Formula optimum grnul effervescent memiliki nilai kadar air 1,21%, waktu larut 99,92 detik dan laju alir 11,69 g/detik.
Penguatan Kewirausahaan Perempuan Melalui Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Nila di Ranting Aisyiyah Ledug, Kembaran, Banyumas Ade Rusman; Hamami Alfasani Dewanto; Wiranti Sri Rahayu; Supriyadi Supriyadi; Cahyono Purbomartono; Diniatik Diniatik; Teguh Pribadi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i2.7515

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan perempuan melalui pelatihan pembuatan nugget ikan nila bagi anggota Ranting ‘Aisyiyah Ledug, Kembaran, Banyumas. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah terbatasnya keterampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah serta minimnya pengetahuan mengenai aspek kewirausahaan, pengemasan, dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampain teori, diskusi, praktik, dan pendampingan, serta evaluasi. Peserta diberikan pengetahuan dasar tentang kewirausahaan, praktik pembuatan nugget ikan nila yang higienis, teknik pengemasan yang menarik, serta strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan terjadi peningkatan pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah ikan nila menjadi produk nugget yang siap jual. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengemasan dan promosi sebagai strategi pemasaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa tumbuhnya motivasi wirausaha, peluang usaha rumah tangga berbasis perikanan, serta penguatan peran perempuan dalam mendukung perekonomian keluarga dan masyarakat. Berdasarkan nilai rata-rata hasil pre-test (66,667±6,764), nilai post-test (93,25±6,667) dan nilai p value = 4,052 .10-12 (<0,05) hasil uji t (22) = -14,673. Dengan demikian, pelatihan pembuatan nugget ikan nila terbukti efektif sebagai langkah awal penguatan kewirausahaan perempuan di tingkat komunitas lokal.
Formulation Optimization Peel-Off Gel Mask Base of Red Rice Ethanolic Extract in Combination of HPMC and PVA using Factorial Design Method Eka Wulansari; Agus Siswanto; Diniatik Diniatik
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 15, NUMBER 1, FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In earlier research, red rice extract was shown to possess anti-oxidant, anti-inflammatory, anti-cancer, and anti-photoaging qualities. It was also shown to inhibit the degradation of collagen and hyaluronic acid (HA) in cutaneous fibroblast cells caused by sunlight. Red rice has been used for cosmetics for centuries, and its benefits have been applied to modern skin care products. It can be made as a peel-off gel mask to increase its practicality. The peel-off gel mask has the main ingredients of PVA as a film layer and HPMC as a gelling agent. This research is experimental research with extraction stages, DPPH assay, and gel formulations. Formula optimization was carried out through a Factorial Design method approach with a total of 12 formulas. The results of the evaluation of the physical properties of the red rice ethanol extract peel-off gel mask were processed using Design Expert software ver 13. The results of this study obtained an optimum formula with HPMC and PVA concentrate levels of 15.37% and 4.99%, respectively. The results of the physical evaluation of the red rice ethanol extract peel-off gel mask with the optimum formula obtained a pH of 5.89, a spread of 5.19 cm, and a drying time of 14.71 minutes. Keywords: Peel-Off Gel Mask; Factorial Design; HPMC; PVA  
Antihypercholesterolemic potential of bioactive compounds in Phaseolus vulgaris: A narrative review Huriyah Tsabitah Rahmallah; Diniatik Diniatik; Asmiyenti Djiliasrin Djalil
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 5 (2026): Volume 9 Number 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i5.1447

Abstract

Background: Hypercholesterolemia is a metabolic disorder characterized by increased cholesterol levels, especially low-density lipoprotein (LDL), in the blood circulation. This condition contributes significantly to the incidence of coronary heart disease and stroke, and is a global public health burden. Standard therapy using lipid-lowering drugs such as statins has been proven effective, but is associated with adverse effects, such as myopathy, hepatotoxicity, and long-term treatment resistance. Therefore, the search for safer and more affordable natural therapeutic alternatives is important. One potential plant that is widely consumed and relatively safe is beans (Phaseolus vulgaris L.). Purpose: To narratively review scientific evidence related to the hypercholesterolemic activity of bioactive compounds in beans (Phaseolus vulgaris L.) based on in vitro and in vivo research results. Method: This narrative review involved a literature search conducted in three electronic databases: Google Scholar (n = 58), ScienceDirect (n = 11), and PubMed (n = 2), yielding a total of 71 articles. The search strategy employed Boolean operators using the following keywords: ("beans" AND "Phaseolus vulgaris L." AND "hypercholesterolemia" AND "bioactive compounds" AND "isolation") OR "fractionation". The inclusion criteria comprised original research articles published between 2015 and 2025, with full-text availability. Articles were excluded if they were duplicates, did not present primary research data, or had titles that were not relevant to the predefined search keywords. Results: Bioactive compounds in Phaseolus vulgaris L. work through multiple mechanisms, including inhibition of cholesterol synthesis, increased excretion, and protection against LDL oxidation. Phaseolus vulgaris demonstrates considerable therapeutic potential as a safe and effective herbal therapy in the management of hypercholesterolemia. Conclusion: Current preclinical evidence indicates that bioactive compounds in Phaseolus vulgaris may support cholesterol reduction through several complementary mechanisms. However, well-designed human clinical trials are required to confirm their efficacy and safety.
Co-Authors Ade Rusman Agus Siswanto Aman Suyadi Ana Hidayati Mukaromah Andriani, Ana Anjar Mahardian Kusuma Anjar Mahardian Kusuma Annisa, Rully Ardiasa Prakoso Asmiyenti D. Djalil Asmiyenti Djiliasrin Djalil Budiman, Arif Deby Inda Lestari Dewi ANGGRAENI Diah Permatasari Diah Permatasari, Diah Dwi Hartanti Dwi Hartanti Dyah Kusumaningrum Eddy Soemardi Egi Laila Solichati Egi Laila Solichati, Egi Laila Eka Retnowati Eka Wulansari Feni Nurul Hidayanti Feni Nurul Hidayanti, Feni Nurul Fitriyani Fitriyani Githa Fungie Galistiani Halida Suryadini Hamami Alfasani Dewanto Hamami Alfasani Dewanto Heri Maryanto, Cahyono Purbomartono, Heri Maryanto, Huriyah Tsabitah Rahmallah Husein, Zulaikhah Ibnu Amar Ibnu Amar, Ibnu Ika Nurzijah Ika Yuni Astuti Ika Yuni Astuti Inna Marfu’ah, Inna Inna Marfu’ah Iryani, Yeyen Dwi Katerina Zielda Deviana KHANINA INDRI M. Yogi Riyantama Isjoni Marsha, Ardiana Mr Suparman, Mr Mr Yulianto, Mr Muhamad Rifki Muslimah Muslimah Nervita Noor Izzati Nervita Noor Izzati, Nervita Noor Nina Yuniawati Nina Yuniawati, Nina Nur Fajrina Okti Purwaningrum Okti Purwaningrum, Okti Paula Mariana Kustiawan Pri Iswati Utami Pribadi, Teguh Regawa Bayu Pamungkas Reny Apriani Reny Apriani, Reny Rizki Kurniagusti Pertiwi Rosiana Sofia Anggraeni Rusman, Ade Sabikis Sabikis Sabikis Sabikis, Sabikis Sudarso Sudarso Sudarso Sudarso Sundhani, Elza Suparman Suparman suparman suparman Suparman Suparman Supriyadi Supriyadi Syarifa, Hasna Maulida Tresna Asih Santoso Tresna Asih Santoso, Tresna Asih Wiranti Sri Rahayu yah Kusumaningrum Yeyen Dwi Iryani Yulianto Yulianto Zaenal Arifin Misgi Candra Dasa Zainur Rahman Hakim Zulfa Ika Setyaningsih