Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Profil Digital dan Pesan Dakwah Siswa (Pandawa) pada Sekolah Alam Tunas Mulia Bantargebang Saeful Mujab; Nasaruddin Siregar; Sari Endah Nursyamsi; Muhammad Syahri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkandan mengimplementasikan teknologi komunikasi digital pada siswa Sekolah Alam TunasMulia Bantargebang - Kota Bekasi. Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia Bantargebangmerupakan lembaga pendidikan gratis yang berkomitmen untuk memberikan aksespendidikan berkualitas bagi anak-anak pemulung di daerah Bantargebang. Di era digitalsaat ini, penting bagi lembaga pendidikan untuk memiliki profil digital yang baik agardapat meningkatkan visibilitas, menarik perhatian masyarakat, serta memudahkankomunikasi dengan orang tua. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakatini memberikan pelatihan kepada siswa untuk mengembangkan profil digital diri dansekolah mereka agar lebih informatif dan menarik. Melalui kegiatan ini diharapkanmampu meningkatkan kemampuan belajar siswa, dalam pemanfaatan teknologikomunikasi digital dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif danmenyenangkan.
DIGITAL MARKETING TO E-COMMERCE CUSTOMERS Nasaruddin Siregar; Sari Endah Nursyamsi; I Nyoman Tri Sutaguna; Geofakta Razali; Muhammad Yusuf
Journal of Management and Creative Business Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Management and Creative Business
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.285 KB) | DOI: 10.30640/jmcbus.v1i2.944

Abstract

In this study, customer relationship management will be used as a mediating variable to examine the effects of digital marketing and trust on online purchase choices made by e-commerce customers in Bandung City. The participants or demographic in this study are online shoppers in Bandung City. For a structural equation model (SEM) that uses a formula of 9 times the number of indicator variables, which in this case is 138 samples, the requirement for selecting the number of samples is that it must be minimal. 1) Studies show that Bandung City's online purchasing behaviour, customer relationship management, digital marketing, and consumer trust are all satisfactory. 2) Customer relationship management in Bandung City is impacted by digital marketing for e-commerce. Trust is a factor in customer relationship management for e-commerce customers in Bandung City. 4) Online purchases made by Bandung City e-commerce customers are influenced by digital marketing.
Penyuluhan Komunikasi Persuasif untuk Mendorong Perilaku Ramah Lingkungan Warga Desa Kedungpengawas Kecamatan Babelan - Bekasi Mujab, Saeful; Siregar, Nasaruddin; Nursyamsi, Sari Endah; Citra, Nabila Sisilia
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikanpemahaman tentang prinsip komunikasi persuasif, mendorong warga untuk menerapkanperilaku ramah lingkungan seperti memilah sampah, tidak membuang sampahsembarangan, dan ikut serta dalam kegiatan kebersihan, serta memberikan bekal bagitokoh masyarakat atau kader lingkungan dengan keterampilan komunikasi yangmembangun. PkM diselenggarakan di RT 015 RW 05 Desa Kedungpengawas KecamatanBabelan Kabupaten Bekasi. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalahMetode Community Empowerment (Pemberdayaan Masyarakat). Metode ini digunakanuntuk meningkatkan kapasitas masyarakat supaya mereka mampu menyelesaikanmasalahnya sendiri. Hasil pelaksanaan kegiatan PkM menunjukkan bahwa, wargatermotivasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan siap saling mengingatkan sertamemotivasi warga lainnya. Dan juga melakukan aksi nyata dengan menyediakan duatempat sampah, di rumah setiap warga, serta memilahnya antara sampah organik dan nonorganik.
Penyuluhan Kesadaran Hukum Dan Etika Bermedia Sosial Di Kalangan Anggota Karang Taruna Desa Sukamekar Bekasi Sulistyanto, Ari; Siregar, Nasaruddin; Mujab, Saeful; Nursyamsi , Sari Endah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial saat ini merupakan salah satu aktivitas daring yang paling menarik. Hampir semua orang di generasi ini menggunakannya, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, di mana remaja dianggap sebagai pengguna terbanyak Akan tetapi, kenangkalan remaja bisa terjadi akibat penyalahgunaan media sosial yang mengarah pada tindak pidana. Misalnya, tidak pidana pencemaran nama baik, tindak pidana ujaran kebencian, tindak pidana pelecehan verbal dan tindak pidana Cyberbullying. Oleh karena itu penting untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kesadaran hukum dan etika dalam bermedia sosial dikalangan remaja. Melalui metode penyuluhan di dapatkan hasil, bahwa dikalangan remaja Karang Taruna Setiamekar Bekasi mengalami peningkatan dalam pengetahuan dan pemahaman kesadaran bermedia sosial. Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman ini akan menghindarkan para remaja dari tindak pidana akibat penggunaan media sosial
Etika AI dalam Konteks Disinformasi Digital: Penyalahgunaan Identitas pada Penipuan Online Nazwa Salsabila; Sari Endah Nursyamsi; Nuna Lailani; Ulan Safitri; Sayyidah Fatma Azzahra
Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/progres.v2i4.2747

Abstract

The development of AI is now changing many aspects of our lives, especially in the digital world. However, along with these advances, new challenges have arisen, particularly in the form of digital disinformation. Technologies such as deepfake and voice cloning have made it easy to manipulate a person’s image or voice, often for malicious purposes such as online fraud and the spread of fake news. This study focuses on the ethical violations that occur with the use of AI, particularly in the context of these technologies. It also evaluates the effectiveness of Indonesia's legal framework in combating digital disinformation. Using qualitative research methods based on literature studies, the results highlight several ethical concerns. Fundamental principles such as responsibility, honesty, and justice are often overlooked in the development and application of AI, leading to unethical behavior in the digital sphere. Additionally, the study reveals that the legal regulations currently in place in Indonesia are insufficient to adequately protect the public from the potential abuses of AI technology. This research emphasizes the need for stronger legal and ethical standards to address the growing concerns about AI misuse and to safeguard the public from digital manipulation and disinformation.
Instagram As A Platform For Personal Branding Sari Endah Nursyamsi; Nasaruddin Siregar; Arief Yanto Rukmana; Wandi Kurniadi; Geofakta Razali
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 2 No. 3 (2023): December : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v2i3.1040

Abstract

One of the communication strategies that implants a positive perception of a person in the public is personal branding. The presence of Instagram has a function, which is to create a social media marketing strategy and build a brand. With the presence of Instagram, it can influence the behaviour of its followers. One of them is the Instgarm Akbar Maulana selebgram, known as the famous Personal Ajudan because his personality is considered pleasant and entertaining. This research method is qualitative descriptive, with a focus on the case study of the research, which is to find out the form of personal branding Akbar Maulana uses through his social media account Instagram. Supported by Peter Montoya’s eight core personal branding concepts, his research shows that Akbar Maulana’s personal branding meets eight key concepts: specialisation, leadership, personality, difference, appearance, unity, firmness and good name. With a distinctive and strong character in shaping personal branding as a smart, vigorous, and entertaining teenager. Not only that, using the Instagram app that has supplemented a variety of special features with various decorations when making videos, then uploading them to the Instagram media account  
Etika Komunikasi Jurnalistik Dalam Pemberitaan Kasus Pencemaran Nama Baik Kasus Septia Dwi Pertiwi vs Mantan Perusahaan Baszliah Nursabrina; Sari Endah Nursyamsi; Ghaisa Zahira Shaffa; Nailah Nurul Qalbina; Salsabila Azahra
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i2.184

Abstract

Penelitian ini yang berjudul "Etika Komunikasi Jurnalistik Dalam Pemberitaan pencemaran Nama Baik Kasus Septia Dwi Pertiwi VS Mantan Perusahaan" yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature riview untuk menganalisis kasus pencemaran nama baik antara Septia dwi Pertiwi dan perusahaan Jhon LBF, serta menelaah penerapan hukum dalam etika komunikasi jurnalistik. Penelitian ini bertujuan guna meninjau kembali permasalahan mengenai hukum dan batasan kebebasan berekspresi di ruang digital, mengindetifikasikan faktor penyebab terjadinya pencemaran nama baik di media sosial serta. Hasil pembahasan dari penelitian ini bahwa adanya ketidakseimbangan dalam penegakan hukum serta kurang tegasnya penerapan pasal-pasal UU ITE dalam kasus tersebut. Selain itu, dalam pemberitaan media turut memengaruhi persepsi masyarakat sehingga mengaskan pentingnya etika komunikasi jurnalistik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan kasus Septi Dwi Pertiwi vs Jhon LBF mencerminkan kompleksitas hubungan antara kebebasan berekspresi, etika jurnalistik, serta penegakkan hukum di era digital.
Edukasi dan Pengembangan Strategi Mengatasi Kenakalan Remaja bagi Siswa SMA Sekolah Rakyat di Babelan - Bekasi Saeful Mujab; Nasaruddin Siregar; Metha Madonna; Sari Endah Nursyamsi; Arrasyifah Leby
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja dikenal sebagai periode perkembangan yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif dari lingkungan, termasuk kenakalan remaja dan pergaulan bebas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMA Sekolah Rakyat Babelan mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh kenakalan remaja, serta pentingnya memiliki kontrol diri yang kuat dalam interaksi sosial mereka. Metode yang diterapkan dalam sosialisasi ini melibatkan penyampaian materi melalui ceramah edukatif dan sesi diskusi yang interaktif. Pendekatan ini memungkinkan para siswa untuk secara langsung menerima informasi dan berpartisipasi aktif dalam membahas tantangan serta isu yang mereka hadapi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan siswa, keterbukaan mereka dalam sesi diskusi, dan tumbuhnya komitmen untuk menjauhi perilaku yang menyimpang. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini terbukti efektif sebagai upaya preventif dan pembentukan karakter, membantu remaja menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan memiliki moral yang baik
Pemaknaan Sarkasme pada Stand Up Comedy Ridwan Remin “Introduction JKT 2019” : (Analisis Semiotik Charles Sanders Pierce dalam Tayangan Youtube Ridwan Remin) Topan Hermanto; Dra. Sari Endah Nursyamsi; Dian Sukmawati
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v2i2.1605

Abstract

This study aims to determine the interpretation or meaning of sarcasm conveyed by comedian Ridwan Remin in the Introduction JKT 2019 show. This study uses a qualitative approach using the semiotic analysis of Charles Sanders Peirce. Peirce categorizes the triangle theory of meaning which consists of three main elements, namely signs, objects, and interpretants. Researchers conducted an analysis of the selection of text and images related to the element of sarcasm. This research shows that the sarcasm material presented by Ridwan Remin is a reality that occurs in Ridwan Remin's life to introduce himself to the audience, he shows himself as an annoying person such as creating conflict with the audience, then introduces himself as a famous Stand up comedian, after that give his views commenting on the things that are being discussed, then talk about the realities of campus life and useless friends. To Ridwan Remin or other comedians to further mature the writing of material that has an element of sarcasm before it is presented to the audience so that unwanted things do not happen, such as offences that are brought to court.