Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi CSR melalui Program "Kampoeng BNI" oleh PT. BNI (Persero) TBK Riyantie, Mayang
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.183 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6043

Abstract

Penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang dilaksanakannya Program “Kampoeng BNI” karena  perwujudan misi, kewajiban perusahaan kepada Undang-Undang, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan membantu ekonomi masyarakat Indonesia. Implementasi Program “Kampoeng BNI” dilakukan melalui dua tahap, tahap pertama SKC Melawai dan tahap kedua Divisi CCR melaksanakannya dengan tahap penyaluran dana, Pembentukan Program, dan Peresmian. Faktor penentu kemenangan BNI untuk kategori CSR yaitu, kerangka CSR, ikuti panduan dan standar internasional tentang CSR, komunikasikan komitmen CSR, implementasi dan pengukuran program CSR.
MANAJEMEN KOMUNIKASI TERAUPETIK PADA PENYEMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA Riyantie, Mayang; Barizki, Rezzi Nanda
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 19, No 2 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/.v19i2.1160

Abstract

The research objective was to determine the effectiveness of interpersonal communication between senior and junior nurses in the planning of therapeutic communication management for patient healing at the Islamic Mental Hospital, Klender Jakarta. The research method uses descriptive qualitative in the phenomenological tradition. Therefore, a dramaturgical element is used, regarding the symbolic world of senior and junior nurses on the front stage and the back stage. From the research, it was found that there was a communication disorder due to rivalry between junior and senior nurses. In fact, communicators are required not only theoretical and practical capabilities, but also the experience of the therapist. The dominant experience in this aspect of message management demands effective coordination. This is due to the diverse psychological spectrum of patients as communicants. In the back stage, nurses as communicators are demanded to be competent in making communication management planning. On the front stage, the effectiveness of coordination and construction of generating meaning in the minds of the communicants is also required. That is, psychologically, they must be ready, not bring any problems and motives when doing therapeutic communication, so that they can manage impressions that are patient, painstaking and full of willingness.
Implementasi CSR melalui Program "Kampoeng BNI" oleh PT. BNI (Persero) TBK Mayang Riyantie
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.183 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6043

Abstract

Penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang dilaksanakannya Program “Kampoeng BNI” karena  perwujudan misi, kewajiban perusahaan kepada Undang-Undang, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan membantu ekonomi masyarakat Indonesia. Implementasi Program “Kampoeng BNI” dilakukan melalui dua tahap, tahap pertama SKC Melawai dan tahap kedua Divisi CCR melaksanakannya dengan tahap penyaluran dana, Pembentukan Program, dan Peresmian. Faktor penentu kemenangan BNI untuk kategori CSR yaitu, kerangka CSR, ikuti panduan dan standar internasional tentang CSR, komunikasikan komitmen CSR, implementasi dan pengukuran program CSR.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN KOPI MELALUI DIGITALPRENEUR STUDI KASUS PADA CV. PUTRI CAHAYA CEMERLANG (KOPI ONCAK) Filda Angellia; Mayang Riyantie
Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.07 KB) | DOI: 10.55122/junsibi.v1i1.101

Abstract

Area DKI Jakarta adalah area yang mempunyai potensi bisnis yang cukup besar untuk berkembang karena area tersebut merupakan area padat penduduk dan padat akan kegiatan bisnis serta perekonomian lainnya. Pertambahan jumlah penduduk juga terus meningkat sehingga kebutuhan akan bahan atau barang tertentu juga cenderung ikut meningkat. Seiring dengan era industrial 4.0 yang mengusung tema IoT (Internet of Things), maka sangat diperlukan penentuan strategi komunikasi yang sesuai. Pemasaran berbasis digital merupakan salah satu strategi yang cukup vital dan sangat dominan untuk meningkatkan jumlah pangsa pasar (konsumen).Begitupun dengan usaha penjualan kopi, dimana kopi sudah menjadi ketuhan sehari-hari yang harus terpenuhi. Kopi telah dianggap memiliki pangsa pasar besar dalam industri. Sehingga untuk proses produksi dan penjualannya butuh strategi untuk ditingkatkan atau minimal bertahan di pasaran. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Data yang diperlukan diperoleh dengan studi lapangan, dokumentasi survey lapangan, dan hasil wawancara. Hasil observasi dan survey lapangan memperlihatkan data bahwa usaha penjualan bahan kebutuhan sehari-hari seperti kopi menggunakan strategi pemasaran berbasis digital (digital marketing) yang terus dilakukan bersamaan dengan strategi pemasaran lain.
PENGALAMAN KOMUNIKASI PENYINTAS COVID-19 Mayang Riyantie; Romli Romli
KOMUNIKATA57 Vol 2 No 1 (2021): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.843 KB) | DOI: 10.55122/kom57.v2i1.207

Abstract

Virus Corona Disease 19 pertamakali masuk di Indonesia tanggal 02 Maret 2020. Hingga Maret 2021 sudah menginfeksi lebih dari 1 juta masyarakat Indonesia. Virus yang menyerang pernafasan ini membuat siapapun yang terpapar merasa khawatir. Pasalnya kekhawatiran tersebut diakibatkan belum ditemukannya obat yang ampuh melawan virus covid-19. Banyak dari para penyintas Covid-19 mengubah perilakunya berdasarkan pengalaman yang dialaminya saat terpapar Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motif penyintas Covid-19, makna Covid-19 dan pengalaman komunikasi penyintas Covid-19 ketika telah dinyatakan sembuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini sehingga Subjek atau informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang berdasarkan kriteria yang telah peneliti tentukan di awal. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai informan, observasi di lapangan, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif sembuh para penyintas Covid-19 terdiri atas motif because of yang meliputi motif keluarga dan motif in order to atau motif harapan ketika sembuh yang meliputi gaya hidup sehat, menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan menjadi relawan Covid-19. Adapun temuan dari makna Covid-19 yang ditemukan pada penyintas Covid-19 memaknai bahwa Covid-19 merupakan sebuah penyakit Flu biasa namun mengerikan yang saat ini tengah beredar di masyarakat.
KONSEP DIRI MAHASISWA INSTITUT BISNIS DAN INFORMATIKA (IBI) KOSGORO 1957 PENGGUNA AKUN ROLEPLAY Mayang Riyantie; Lauditta Nerissa Arviana
KOMUNIKATA57 Vol 3 No 1 (2022): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.263 KB) | DOI: 10.55122/kom57.v3i1.408

Abstract

Indonesia saat ini sedang mengalami tren dunia hiburan yang berkiblat pada dunia hiburan Korea Selatan atau Hallyu. Fenomena Hallyu ini mengacu pada popularitas budaya Korea yang menawarkan hiburan yang terbaru seperti film, drama, musik pop, animasi, games, serta kebudayaan yang mengangkat identitas negara Korea Selatan sebagai medianya. Kemudian, munculnya kegiatan komunitas yang menggemari mereka, salah satunya kegiatan di media baru ialah roleplay. Roleplay adalah jenis permainan peran di media sosial yang dimainkan oleh individu dengan cara bertindak layaknya dirinya adalah orang yang ia perankan dari segi pembawaan diri. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumen. Penarikan sumber berdasarkan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsep diri yang diciptakan seorang roleplay merupakan citra dirinya yang dibentuk berdasarkan Front Stage, Middle Stage dan Back Stage yang mana kepribadian mereka tidak jauh berbeda dengan kehidupan real life.
Konstruksi Realitas Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Pemberitaan Media Online Rezzi Nanda Barizki; Mayang Riyantie
Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jisop.v3i1.9016

Abstract

The aim of this research is to know the construction of the reality of the reporting on the integrity of the KPK from the framing of online media Kompas.com and Detik.com. The paradigm used is constructivist, with the Entman’s framing analysis method, which means that it is preceded by the assumption that reality tends to have multiple faces (multiple reality). Therefore, this research will have a theoretical contribution to the public's understanding about the construction of mass media reality, and public awareness that the aspects of corruption prevention must be started by the actors of KPK itself (the issue of integrity), as well as for strengthening the anti-graft institution. The results showed that the reality construction formed by excellent reputation media such as Kompas.com and Detik.com will gain high public trust, especially in disclosing information on important state institutions, such as KPK. The similarity construction is related to the public criticism and demand about the existence of KPK as Supervisory Board; on the contrary, it oftentimes still stained by the violation allegation of the ethical code of its leaders. Moreover, there was internal conflict, decreased performance and public pessimism. As for the difference, Kompas.com built a positive image by the KPK's actions in overseeing state institutions and investigating several cases, while Detik.com delivered content on sympathetic social action, coordination with regional leaders, appreciation for the existence of KPK by a popular state figure.
BIMBINGAN TEKNIS PENGEMBANGAN STRATEGI SOCIAL MEDIA MARKETING PADA UMKM DI DAERAH JAGAKARSA JAKARTA SELATAN Filda Angellia; Iswahyu Pranawukir; Maria Jashinta Elisabet Hamboer; Mayang Riyantie; Romli Romli; Nur Desilawati; Rezzi Nanda Barizki
Jurnal Pengabdian Teratai Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v3i2.616

Abstract

Kemajuan teknologi informasi menyebabkan perubahan iklim bisnis yang sangat drastis. Penerapan teknologi merupakan upaya untuk memberi jalan kemudahan dan mengurangi waktu yang digunakan dalam operasional bisnis. Teknologi Informasi dan komunikasi yang merupakan media pendukung bisnis yang terdiri dari hardware dan software membutuhkan kecakapan penggunanya dalam pemanfaatan media tersebu. UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang merupakan komponen ekonomi saat ini turut andil dalam membangun perekonomian melalui kegiatan ekonomi produktif melalui penggunaan teknologi yang ada. Peningkatan kapasitas bisnis UMKM di wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan dapat melalui penggunaan dan pemanfaatan sosial media. Kegiatan (PKM) Pengabdian Kepada Masyarakat yang dapat mendukung para pelaku UMKM adalah berupa bimbingan teknis pada para pelaku UMKM untuk membangun strategi bisnis. Hasil yang sangat diharapkan pada kegiatan ini berupa keilmuan yang akan meningkatkan knowledge dan skill dalam memanfaatkan social media marketing yang menunjang pemasaran dan penjualan.
Toturial Instagram Reel Technical Guidance for Beginning Digital Preneurs in The Jagakarsa Area, Jakarta Selatan: Bimbingan Teknis Toturial Instagram Reel Bagi Para Digital Preneur Pemula di Daerah Jagakarsa Jakarta Selatan Iswahyu Pranawukir; Maria Jashinta Elisabet Hamboer; Mayang Riyantie; Romli; Nur Desilawati; Rezzi Nanda Barizki; Filda Angellia
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1323

Abstract

The implementation of digital technology is intended to facilitate the process and minimize work time. Digital technologies used include websites, social media, OA (Office Automation), and other technologies. This digital technology is also very supportive of business activities. Talking about current technology, individuals and groups are emerging who are building independent entrepreneurs using digital technology, which we call Digital Preneurs or Digipreneurs. The use of technology that supports the performance and development of entrepreneurs run by these is very closely associated with the term Digipreneur. Increasing the business capacity of beginner Digipreneurs around Jagakarsa by utilizing and using social media, one of which is Instagram. Community Service is carried out using technical guidance/guidance methods. The results to be achieved from this activity later are increasing the knowledge and skills of the target audience in using Instagram reels to support entrepreneurial activities for beginner Digipreneurs. Abstrak Implementasi teknologi digital bertujuan untuk memudahkan proses serta meminimalisir waktu kerja melalui alat bantu (tool). Teknologi digital yang digunakan antara lain website, media sosial, OA (Office Automation), dan teknologi lainnya. Teknologi digital ini juga sangat mendukung kegiatan berwirusaha (entrepreneur). Berbicara mengenai teknologi saat ini, bermunculan individu maupun kelompok yang membangun wirausaha mandiri dengan menggunakan teknologi digital yang kita sebut dengan Digital Preneur atau Digipreneur. Penggunaan teknologi yang mendukung kinerja dan pengembangan wirausaha yang dijalankan para ini sangat erat dikaitkan dengan istilah Digipreneur. Peningkatan kapasitas bisnis para digipreneur pemula sekitar Jagakarsa dengan melalui pemanfaatan dan penggunaan media sosial salah satunya adalah Instagram. Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan dengan metode bimtek/bimbingan teknis. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini nantinya adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan target sasaran dalam pemanfaatan instagram reel untuk menunjang kegiatan wirausaha para digipreneur pemula.
Iklan One Piece We Are One Episode 2 Dalam Kerangka Analisis Semiotik Roland Barthes Iswahyu Pranawukir; Yazid Akromudin; Mayang Riyantie; Maria Jashinta Elisabet Hamboer; Alamsyah Alamsyah
Cakrawala - Jurnal Humaniora Vol 23, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jc.v23i1.15809

Abstract

In this research, the writer chose the object of an advertisement for a phenomenal comic series, namely One Piece. The results of the study show that from the denotative side tells about the life of urban residents in the city center, from the connotative side it equality and from the mythical side it conveys the influence of the One Piece story on women's enthusiasm in realizing dreams. The results of the study also found 5 Roland Barthes narrative codes, including: hermeneutic code used in the dialogue about people who’ve never read One Piece mean they haven’t truly live. Proairetic code is used influence reading One Piece. Semantic code is in the description of the main character's work. Symbolic code can be seen in the antithesis of the main character's character, namely the nature of his partner. The cultural code is found in the depiction of the main character and his partner who live together even though they are not married.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Agus Hitopa Sukma Agus Hitopa Sukma Ahmad Muktamar B Alamsyah Alfan Bachtiar Alifah Kusumaningrum Aris Fatoni Aryo Sadewo Barizki, Rezzi Nanda Bayu Suhendry Dastriyanti, Dastriyanti Dewi Nurmalasari Diah Fatma Sjoraida Dwi Ringga Edwid Dian Negara Eka Dewi Utari Ferry Setyadi Atmadja Fikry Suandi Filda Angellia Guntoro Guntoro Hamboer, Maria Jashinta Elisabet Hanif Afif Naufal Indah Susanty Inqy Azzahra Putri Iswahyu Pranawukir Jeanny Marcella Cornelia Kaimarehe Jihan Rahmawati Junias Robert Gultom Kampono Imam Yulianto Kiki Nurjaman Lathiefah Rabbaniyah Lauditta Nerissa Arviana Mahesa Mutiara Atito Maria Jashinta Elisabet Hamboer Maria Jashinta Elisabet Hamboer Maria Jashinta Elisabet Hamboer Marsofiyati Marsofiyati Marsofiyati Maulana Amirul Adha Misnan Misnan Misnan Misnan Misnan, Misnan Muhammad Zein Pratama Nafiah Ariyani, Nafiah Nasaruddin Siregar Nida, Ria Rahma Nina Farliana Nova Syafira Ariyanti Nur Desilawati Nur Desilawati Nur Ridwan Nuraini Purwandari Nursyamsi , Sari Endah Pramudya, Alfonsus Liguori Putri, Jenisa Amalia Rezzi Nanda Barizki Rezzi Nanda Barizki Rezzi Nanda Barizki Rezzi Nanda Barizki Ria Rahma Nida Rico Romli Romli, Romli Roni Faslah Roni Faslah Roni Faslah Roni Faslah Roni Faslah Rr Sri Kartikowati Rudy Ansar Salsabila Putri, Najwa Shandy Aditya Shebira, Hani Silitonga, Cindy Aulia Siti Nurhalidza Rahayu Sitinah, Sitinah Soraya, Haniifah SUSAN FEBRIANTINA, SUSAN Tiurmaida, Serepina Udi Rusadi Yazid Akromudin Yeti Lastuti Yogi Prima Muda Zahra, Siti Fatimah