Claim Missing Document
Check
Articles

EKSTRAK DAGING LABU KUNING (Cucurbita maxima D) SEBAGAI ALTERNATIF TERAPI PENURUNAN KADAR ASAM URAT SECARA IN VIVO Istianatus Sunnah; Agitya Resti Erwiyani; Lyda Walida Awwalin; Mega Silvi Aprilliani
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.71

Abstract

Hiperurisemia merupakan keadaan yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah yaitu diatas 7,0 mg/dL pada pria dan diatas 6,0 mg/dL pada wanita. Salah satu pengobatan alternatif yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat adalah ekstrak etanol daging labu kuning (Cucurbita maxima D.) yang mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid dan terpenoid. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas pemberian ekstrak etanol daging labu kuning (Cucurbita maxima D.) terhadap penurunan kadar asam urat secara in vivo. Hewan uji tikus jantan galur wistar digunakan pada penelitian ini, terbagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (CMC Na 1% + Aquadest), kelompok kontrol positif (Allopurinol dosis 12,6 mg/KgBB), kelompok perlakuan I (dosis ekstrak 200 mg/KgBB), kelompok perlakuan II ( dosis ekstrak 400 mg/KgBB), kelompok perlakuan III (dosis ekstrak 800 mg/KgBB). Peningkatan kadar asam urat menggunakan induksi campuran jus hati ayam + melinjo (1:1). Pengukuran kadar asam urat dilakukan secara triplo menggunakan fotometer Optiva dengan panjang gelombang 520 nm. Selisih data pre test dan post test dianalisa menggunakan SPSS versi 25,0 for Windows dengan uji ANOVA satu jalan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daging labu kuning memiliki kandungan senyawa metabolit apigenin, luteolin, myricetin dan quercetin sebagai jenis flavonoid dan terpenoid yang mampu menghambat enzim xantin oksidase yang menyebabkan tingginya kadar asam urat. Dosis efektif ekstrak yang mampu menurunkan kadar asam urat yang sebanding dengan Allopurinol 12,6 mg/KgBB adalah 800 mg/KgBB.
EKSTRAK LABU KUNING (Cucurbita maxima D) ASAL DESA GETASAN KABUPATEN SEMARANG SEBAGAI KRIM PELEMBAB KULIT DAN HAIR TONIC Istianatus Sunnah; Ni Putu Dian; Ni Made Putri Desiari; Agitya Resti Erwiyani
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 4 No. 2 (2022): Desember: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v4i2.333

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi pertambahan panjang dan pertumbuhan rambut yaitu kondisi kulit yang sehat. Kulit yang kering, bersisik menyebabkan pertumbuhan rambut menjadi terganggu sehingga berpengaruh terhadap panjang rambut. Hal ini disebabkan oleh nutrisi yang digunakan dalam pertumbuhan rambut menjadi berkurang. Daging buah labu kuning (Cucurbita maxima D.) memiliki kandungan flavonoid dan terpenoid sebagai senyawa pemicu penumbuh rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas formula krim pelembab secara in vitro dan hair tonic ekstrak labu kuning. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental murni menggunakan desain post test group. Pengujian aktivitas pertumbuhan rambut dengan menggunakan punggung tikus putih galur wistar yang diolesi kosmetika sebanyak 2 ml setiap hari selama 3 minggu. Pertumbuhan rambut diukur melalui panjang dan bobot rambut yang telah dicukur.  Uji aktivitas pelembab kulit secara in vitro menggunakan plastik kedap air, dan ditimbang perubahan bobotnya selama 5 jam. Untuk mengevaluasi adanya perbedaan aktivitas masing -masing konsentrasi, dilakukan pengujian statistika ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim pelembab ekstrak labu kuning konsentrasi 7% selama 300 menit, memiliki kemampuan dalam peningkatan bobot secara signifikan (p< 0,05) dibandingkan dengan formula lainnya. Sediaan hair tonic ekstrak etanol buah labu kuning dengan konsentrasi tinggi 10% memiliki aktivitas dalam peningkatan panjang rambut yang signifikan dibandingkan dengan formula lain (p< 0,05). Panjang rambut yang dihasilkan selama pengamatan 21 hari sebesar 2,606 cm. Bobot rambut yang dihasilkan selama pengamatan 21 hari, pada konsentrasi 10% sebesar 0,080gram merupakan bobot rambut terbesar dibandingkan kelompok lainnya ((p< 0,05). Semakin besar konsentrasi yang digunakan, semakin baik aktivitas melembabkan kulit dan pertumbuhan rambut.
Co-Authors Ambari, Yani Anasthasia Pujiastuti Anasthasia Pujistuti Andre Agasi Aprilia, Lyla Ari Siswati Arista Wahyu Ningsih Auli, Andira Ayu Putri Brilian Subhan Ayu Sonia Cahyani Ayu Sonia Cahyani Beti Pudyastuti, Beti Dedi Haswan Devi Mardiyanti DEWI RAHMAWATI Dian Oktianti Dika Destiani Dika Destiani, Dika Dina Sihot Rejeki Gultom Dwi Teju Nurita Mami Zulfa Eka Nur Rahmawati Ening Listyanti Fadila Aulia Zulfa Fadiyah, Ghina Atika Fania P. Luhurningtyas Fatiha Khiesa Wardhani Fithri Hidayah Galih Adi Pramana Hadi Nasbey Hati, Anita Kumala Indriyani, Niken Istianatus Sunnah Istianatus Sunnah Istinatus Sunnah Jamhari Jamhari Jatmiko Susilo Kabelen, Stefan Adrianus Kartika Dian Pertiwi Krismelinda Octavia Yunisa Krismelinda Octavia Yunisa Layyinatunnisa, Dinda Frieska Luh Putu Mahatrianti Eningsari Luk Lu’ul Khumaeroh Luluk Mursyidah Luluk Nur Hidayah Lyda Walida Awwalin Lyda Walida Awwalin Maryanti Maryanti Mega Silvi Aprilliani Mega Silvi Aprilliani Mona Saparwati Mulasih, Wening Sri Myrna Ayu Nursetya Utami Ni Made Putri Desiari Ni Putu Dian Niken Dyaharesti Nita Tanti Wulandari Nur Rahmadani Nyai Melati Pratama Nyai Melati Pratama Pratama, Nyai Melati Pujiastuti, Anasthasia Putri, Erly Hersina Rahmawati, Lili Relita Saswita Purdianti Renalitha Devri Adriana Rendy Rahman Resti Hayu Ningtyas Rilla Noor Farida Riska Aninda Putri Ristina Rahma Shinta Dewi Riva Mustika Anugrah Rofiana, Meilia Rosa Puspita Rizky Wulandini Rusiana, Ermala Samani, Ahmad Najib Saviana, Nur Winda Septi Mariani Septiana Rohama Ria Hikmawati Sikni Retno Karminingtyas Silmi, Wiwin Anuggerah Soraya, Novalisa Nindhi Sri Mustika Ayu Stefan Adrianus Kabelen Suzan Septiana T, Refika Nadha Talitha Cahyaningrum Tiara Anggraeni Tifani Agnes Prameswari Tri Dewi Zakinah Ulum, Apiatul vifta, rissa laila Wening Sri Mulasih Wening Sri Mulasih Wijayanti, Estiningsih Sri Winda Ayu Ningtyas Yunisa, Krismelinda Octavia