Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh model PBT terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif siswa SMAN 2 Magelang Marike Muskitta; Djukri Djukri
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 1: April 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.599 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i1.8809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan berpikir kritis dan pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonrandomized control group pretest-posttest. Analisis data menggunakan uji t. Hasil perhitungan perbedaan rata-rata posttest pada kedua kelompok untuk kemampuan berpikir kritis menunjukkan nilai hitung sebesar 2,45 dan ttabel dengan signifikasi 0,05% dengan dk 62 = 2,00 sedangkan untuk kemampuan berpikir kreatif menunjukkan nilai hitung sebesar 3,43 dan ttabel dengan signifikansi 0,05% dengan dk 62 = 2,00. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung ttabel. Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan berpikir kritis dan terdapat pengaruh model Pembelajaran Berdasarkan Masalah terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada konsep pencemaran lingkungan.Kata Kunci: penggunaan model pembelajaran berdasarkan masalah, kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif. The Effect of the Problem-Based Teaching Model on the Critical Thinking Skills and Creative Thinking Skills of the Students of SMA AbstractThis study aimed to determine the effect of the use of problem-based teaching model on the critical thinking skills and effect of the use of problem-based teaching model on the creative thinking skills of students on environmental pollution materials. The research was conducted at SMAN 2 Magelang. The research method used was a quasi-experimental design with nonrandomized control group pretest-posttest. The data analysis used the t test. The result of the calculation of the posttest average of the difference between the two groups for critical thinking skills shows the calculated value of 2.45 and ttable with the significance level of 0.05% with 62 df = 2.00, while for the ability to think creatively the calculated value of 3.43 shows the ttable with the significance level of 0.05% with 62 df = 2.00. This shows that t ttable. This means that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and null hypothesis (H0) is rejected. Thus, there is an effect of the use of problem-based teaching model on the critical and creative thinking skills of the students on the concept of environmental pollution.Keywords: use of problem-based teaching model, critical and creative thinking skills.
PACING DAN OBAT KONTRASEPSI Djukri Djukri
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 1,1996,TH.XV
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v1i1.9214

Abstract

Pacing adalah nama daerah (Jawa) suatu tanamanjenis Costusspeciosus (Koen) Sm, merupakan tumbuhan yang tumbuh liar, dapatditemukan di Asia Tenggara termasuk Semenanjung Melayu dan Indonesia.Tumbuhan tersebut biasanya didapatkan di pinggir-pinggir hutan,tetapi kadang-kadang ditanam sebagai tanaman hias' di pekarangan dan dibeberapa daerah digunakan sebagai tanainan ohat ttadisionaI.. Rimpang dan biji tanaman pacing mengandung diosgenin yaitusenyawa steroid yang di dalam tumbuhan sebagai senyawa saponinsteroid yang disebut dioscin. Diosgenin mempunyai rumus bangunsteroid yang khas yakni mempunyai inti berkerangka siklopentanoperhidrofenantrene. Diosgenin merupakan prekursor hormon progesteronyang dapat disintesis di dalam jaringan tubuh mamalia.Hasil uji aktivitas bahan aktif pada tikus putih yang diberikansecara oral dalam bentuk ekstrak kasar memberikan efek gangguanperkembangan sel folikel ovarium. Bertolak dari hasil penelitian yangterdahulu, upaya-upaya Ianjut yang dapat dilakukan untuk memantapkanpemanfaatan bahan aktif pada tanaman pacing untuk pembuatan obatkontrasepsi antara lain mengisolasi secara mumi dio$genin dan mencobakanlagi secara farmakologik baik pada tikus putih atau pada hewanuji yang mempunyai hubungan kekerabatan lebih dekat dengan manusia(misalnya kera).*) Artikel ini diangkat dari bagian thesis 8-2 penulis(1984)
Keefektifan Model Discovery Learning dengan Brainstorming terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Nurhasanah Nurhasanah; Djukri Djukri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.932 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12417

Abstract

Abstract: This reseach was aimed to determine the effectiveness of the Discovery Learning model with Brainstorming on students' critical thinking skills. This research is a quasi-experiment with a non-equivalent pretest-posttest control group design. Data analysis used t-test and continued with an analysis of the N-gain value. The results showed that there was a significant difference between the experiment class and the control class with a significance value of 0,001 ≤ 0,05. N-gain values in the experiment class and control class were 0.53 and 0.30, this means that the improvement of students' critical thinking skills in the experimental class is better than the control class.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Discovery Learning dengan Brainstorming terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian quasi-eksperimen dengan desain non-equivalent pretest-posttest control group design. Analisis data menggunakan uji independent t-test dan dilanjutkan dengan analisis nilai N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu dengan nilai signifikansi 0,001 ≤ 0,05. Nilai N-gain pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 0,53 dan 0,30, ini berarti peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER DAN KEEFEKTIFANNYA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP BRYOPHYTE Sri Wahyuni; Djukri Djukri
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.133 KB) | DOI: 10.21831/tp.v3i1.8262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan media pembelajaran berbantuan komputer pada materi Bryophythe untuk peserta didik kelas X, (2) keefektifan media pembelajaran berbantuan komputer terhadap kemandirian belajar peserta didik kelas X SMA Negeri I Girimulyo, dan 3) keefektifan media pembelajaran berbantuan komputer terhadap penguasaan konsep peserta didik kelas X SMA Negeri I Girimulyo. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RD). Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model 4-D yang meliputi define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) and disseminate (penyebaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran berbantuan komputer yang dikembangkan menurut ahli materi, ahli media, pendidik biologi, teman sejawat, peserta didik uji coba terbatas maupun peserta didik uji coba lapangan secara umum berkategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk pengembangan media pembelajaran biologi berbantuan komputer yang telah dikembangkan layak digunakan, (2) media pembelajaran komputer ini efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik, dan (3) media pembelajaran komputer ini efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik. Kata kunci: media pembelajaran berbantuan komputer, kemandirian belajar, penguasaan konsepDEVELOPING COMPUTER-ASSISTED LEARNING MEDIA AND EFFECTIVENESS AUTONOMY LEARNING AND CONCEPT MASTERY BRYOPHYTE Abstract This study aims to find out: (1) the feasibility of the computer-assisted learning media for grade X students of senior high school, (2) the effectiveness of the computer-assisted learning media to autonomy learning of grade X students of SMA Negeri I Girimulyo, and 3) the effectiveness of the computer-assisted learning media to concept mastery of grade X students of SMA Negeri I Girimulyo. The type of this study was Research and Development (R D). The development was done by referring to 4-D model including define, design, develop and disseminate. The result of the study showed that: 1) the computer-based learning media was developed according to the material expert, media expert, biology teachers, colleagues, definite testing students and field testing students which generally in good category; it showed that the computer-based learning media product that had been developed is ready to use, (2) this computer-assisted learning media effective to improve autonomy learning of learners, and (3) this computer-assisted learning media effective to improve concept mastery of learners. Keywords: computer-assisted learning media, autonomy learning, concept mastery
UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU IPA SMP DI KECAMATAN SLEMAN MELALUI OPTIMALISASI KEGIATAN LESSON STUDY Lilik Mardiningsih; Djukri Djukri
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): September
Publisher : Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.691 KB) | DOI: 10.21831/amp.v3i2.6338

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan profesionalisme guru IPA SMP se Kecamatan Sleman, melalui kegiatan lesson study, sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif  kualitatif. Subyek penelitian 32 orang siswa kelas VIII dan 10 orang guru IPA SMP se-kecamatan Sleman. Kolaborator adalah guru-guru fisika dari SMP Negeri Kecamatan Sleman. Skenario tindakan meliputi 3 siklus, dengan desain: perencanaan, pelaksanaan tindakan kelas, observasi, refleksi dalam setiap siklus. Metode dan alat pengumpulan data: angket untuk data kuantitatif, observasi dan wawancara untuk data kualitatif, tes prestasi belajar untuk pengukuran hasil. Analisis dan Refleksi dilakukan setiap siklus. Pemaknaan hasil analisis dan kriteria keberhasilan dengan optimalisasi kegiatan lesson study. Hasil penelitian adalah: Kegiatan lesson study dapat meningkatan profesionalisme guru dan berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa. Peningkatan profesionalisme tampak dari peningkatan kompetensi pribadi guru pada siklus 1, ada 15,6% guru masuk kategori baik dan pada siklus 2 ada 3,1% berkategori sangat baik, 43,8% guru berkategori baik. Peningkatan kompetensi profesional guru pada siklus 1, ada 25% guru berkategori baik, pada siklus 2 ada 9,4% sangat baik, 37,2%, baik. Kata kunci: Profesionalisme guru IPA
PENGEMBANGAN BUKU TEKS TEMATIK TEMA PERMAINAN UNTUK KELAS III SDN TRIDADI SLEMAN YOGYAKARTA Yohannes Kurniawan Barus; Djukri Djukri
Jurnal Prima Edukasia Vol 1, No 2: July 2013
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.258 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v1i2.2638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku teks tematik “tema Permainan”. Penelitian ini merupakan Research and Development (RD). Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model pengembangan 4-D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Dissemination. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Tridadi yang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Penilaian dari ahli materi dan media terhadap buku teks tematik tema permainan ditinjau dari aspek kelayakan isi berkategori “sangat baik”, aspek penyajian berkategori “Sangat Baik”, aspek kebahasaan berkategori “Sangat Baik”, dan aspek kegrafikan berkategori “Sangat Baik”. Penilaian dari guru aspek kelayakan isi berkategori “Baik”, aspek penyajian “Sangat Baik”, aspek kebahasaan berkategori “Baik”, dan aspek kegrafikan berkategori “Baik”. (2) Respon siswa terhadap buku teks yang dikembangkan menunjukkan respons yang “Baik”, (3) Efektivitas buku teks tematik yang dikembangkan termasuk dalam kategori “Tinggi”, ditunjukkan dari rerata skor gain seluruh siswa kelas III dalam uji coba terbatas dan diperluas sebesar 0,71. Kata kunci: pengembangan, buku teks tematik, tema permainan
Tingkat profesionalisme kinerja guru biologi SMA yang tersertifikasi di Kabupaten Maluku Tenggara Yuliana Kopong; Djukri Djukri
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.478 KB) | DOI: 10.30738/natural.v5i2.3162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat profesionalisme kinerja guru biologi SMA yang tersertifikasi di Kabupaten Maluku Tenggara melalui jalur PLPG, ditinjau dari aspek kemampuan dalam membuat perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. penelitian merupakan  penelitian evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan pada tujuh SMA negeri dan swasta di Kabupaten Maluku Tenggara. Subjek penelitian adalah 10 guru-guru biologi yang telah lulus sertifikasi melalui jalur PLPG pada tahun 2007-2011. Sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rerata tingkat profesionalisme kinerja guru-guru biologi SMA negeri dan swasta di Kabupaten Maluku Tenggara yang tersertifikasi melalui jalur PLPG dalam membuat perencanaan pembelajaran adalah kategori baik sedangkan dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas adalah kategori cukup dan dalam penilaian pembelajaran kategori baik. Artinya guru biologi SMA di Kabupaten Maluku Tenggara yang tersertifikasi memiliki kinerja baik masih di bawah standar. The performance professionalism level of the certified high school biology teachers in Southeast Maluku Regency AbstractThis study was aimed at determining the level of performance professionalism of the PLPG certified high school biology teachers in Southeast Maluku Regency, based on their ability to create teaching plan, implementation, and evaluation. The study was evaluation research and carried out in seven state and private high schools in Southeast Maluku Regency. It focused on 10 certified biology teachers who have passed through PLPG in the year 2007 - 2011. The sample was established using the saturated sampling technique. The data were collected through questionnaires, observations, interviews and documentation, and analyzed using the descriptive qualitative analysis. The results reveal that the average professionalism level of biology teachers certified through PLPG in both government and private high schools in Southeast Maluku Regency is categorized as good for lesson planning, fairly good for teaching implementation in the classroom and good in learning assessment. This means that the certified high school biology teachers in Southeast Maluku Regency has a good performance is still below standard.
Learners skills affected by the integration of local potential in biology: A review study Ezif Rizqi Imtihana; Djukri Djukri
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v8i3.16547

Abstract

Integration of local potential in biology is important as a form of learning that is more contextual and brings students closer to the object the reality of life. The purpose of this research review is to examine the kinds of Indonesian local potential that are integrated in biology learning according to the biology topic raised so it will be known how the effect to students skills. This research is a review analysis following 4 steps. 21 articles were selected from 33 article published in the last 5 years (2015-2019). Eligibility of the 21 selected journals was checked through expert judgement based on criteria. The research article were searched using the Educational Resources Information Center (ERIC), Sinta Indonesia, and Google Scholar online database. The results of the analysis show that the kinds of local potentials integrated in biology are natural resources, simple technology, and the surrounding environment. Biology topics that apply the integration of local potential in biology are the environment, ecosystem, biodiversity, and plant structure. The integration of local potential in biology affects 5 students skills, that are literacy skills, science process skills, generic skills, thinking skills, and science attitude skills. The effect size results show that the effect of integration of local potential is greatest on generic skills with the big category, while other skills experience significant fluctuations. The results of this review can be followed up by optimizing efforts to strengthen the integration of local potential in biology through appropriate learning strategies.
Identification of Lampung local potential as source of Biology learning in senior high school Eka Wulandari; Djukri Djukri
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14 No 2 (2021): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.20178

Abstract

This research is a preliminary study on a small and limited scale that aims to identify local potentials in the Lampung area as a source of learning biology with conformity to the Basic Competencies in the 2013 Curriculum. This study used a qualitative method with a survey technique through an exploratory descriptive approach. Participants in this study were all biology teachers from 17 public high schools in Bandar Lampung totaling 30 teachers (5 males and 25 females). The selection of participation was done through purposive sampling technique using certain criteria. The results of the study show 18 local potentials of Lampung consisting of 6 natural resource potentials, 4 conservation areas, 4 culinary delights, 2 arts, 1 handicraft and 1 traditional ceremony. The grouping of local potentials can be related to the subject of biology at the high school level. Local potential can be categorized as use in the field of education, namely natural resources and conservation areas. It can alsobe used as practicum activities with the help of LKPD media. Furthermore,local culinary potential can be used as practicum activities on learning devices (RPP), local potentials for arts, crafts. moreover, traditional ceremonies can be used as an additional reference for enrichment programs on learning devices (RPP).
Guided inquiry laboratory to improve research skills of prospective biology teachers Djohar Maknun; Zuhdan Kun Prasetyo; Djukri Djukri
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i4.22104

Abstract

This study described guided-inquiry laboratory impact on increase in research skills of prospective biology teachers. Skill research indicators are designing, implementing, and reporting. This study was a non-equivalent control group design using experimental and control groups. Data were collected from 60 participants through observation of research skill indicators, namely designing, performing, and reporting then analyzed quantitatively-descriptively. The sample was selected using purposive sampling. The results confirmed that the guided-inquiry laboratory application has a more effective impact on improving research skills than ordinary learning. Each indicator of research skills (designing, performing, and reporting in the experimental class) meets the "Medium" category, while the "Low" category in the control class. This study concluded that the guided inquiry laboratory has a positive impact in improving the research skills of prospective biology teachers. This research provides a reference for teachers to explore the research abilities of their students.