Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe aktif, kolaborasi, dan induktif dalam meningkatkan kemampuan generalisasi matematis siswa SMP Nirfayanti, Nirfayanti; Syamsuriyawati, Syamsuriyawati; Aisyah, Nur
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v10i1.21660

Abstract

The mathematical generalization ability of students at one junior high school, especially in Makassar, is relatively low. One alternative to improve students' mathematical generalization abilities is to apply active, collaborative and inductive cooperative learning models. This research aims to determine the difference in the average score of mathematical generalization abilities of students taught through active, collaborative and inductive cooperative learning models, and students taught through cooperative learning models on flat-sided geometric material. This research used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design in class VIII at a junior high school in Makassar, Indonesia. The sample in this study was 35 students in the control group and 31 students in the experimental group. The instrument used is a mathematical generalization ability test. Data were analyzed using the n gain test. Based on the analysis, the average n-gain score for students' mathematical generalization abilities in flat-sided geometric material after being taught by applying active, collaborative and inductive cooperative learning models was 0,51 or experienced a moderate increase and the percentage of learning completeness was 93,55%. Therefore, it can be concluded that junior high school students' mathematical generalization abilities increased after being taught using active, collaborative and inductive cooperative learning models.
PERAN AUGMENTED REALITY (AR) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SPASIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI: KAJIAN LITERATUR Najamuddin, Najamuddin; Makmur, Makmur; Sukmawati, Sukmawati; Nirfayanti, Nirfayanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan pemahaman spasial siswa pada pembelajaran geometri. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang melibatkan proses identifikasi, seleksi, dan evaluasi literatur secara sistematis. Pencarian literatur dilakukan melalui database akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda dengan rentang publikasi 2020–2025. Dari 42 publikasi yang ditemukan pada tahap awal, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi, yakni penelitian yang membahas penggunaan AR dalam pembelajaran matematika atau geometri, mengukur kemampuan spasial, serta dipublikasikan dalam jurnal atau prosiding bereputasi dan tersedia dalam bentuk teks lengkap. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan dan tema utama dari penelitian terdahulu. Hasil sintesis menunjukkan bahwa AR berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan visualisasi spasial, rotasi mental, dan representasi geometri siswa melalui visualisasi interaktif tiga dimensi dan pengalaman belajar imersif. Selain itu, keberhasilan implementasi AR dipengaruhi oleh desain pedagogis berbasis konstruktivisme, kompetensi teknologi guru, serta kesiapan infrastruktur. Penelitian ini menegaskan bahwa AR merupakan media pembelajaran transformatif yang mampu memperkuat pembelajaran geometri secara lebih kontekstual dan bermakna. Temuan ini memberikan dasar teoretis dan praktis bagi pengembangan inovasi pembelajaran digital yang adaptif dan berkelanjutan di era teknologi pendidikan modern
ETHNOMATHEMATICS IN CONTEXTUAL LEARNING: IMPACT ON SECONDARY STUDENTS’ MATHEMATICAL REASONING AND PROBLEM SOLVING Febriana, Dian; Nur Hasvira Tul Aulia; Nirfayanti
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.10789

Abstract

This study aims to analyze the contribution of ethnomathematics in contextual mathematics learning to the development of junior secondary students’ mathematical reasoning and problem-solving skills using a Systematic Literature Review (SLR) approach following the PRISMA 2020 framework. A total of 15 selected articles were analyzed qualitatively based on relevance, recency, and full-text availability criteria. The results indicate that ethnomathematics is implemented through the exploration of local culture, integration of mathematical concepts into real-life contexts, and the development of contextual learning media. This approach supports the development of mathematical reasoning and enhances problem-solving skills through reflective processes. Furthermore, it creates more meaningful learning experiences, increases students’ motivation, and strengthens conceptual understanding. These findings provide an empirical basis for developing innovative, contextual, and culturally relevant mathematics learning. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi etnomatematika dalam pembelajaran matematika kontekstual terhadap kemampuan penalaran dan pemecahan masalah siswa SMP melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan PRISMA 2020. Sebanyak 15 artikel terpilih dianalisis secara kualitatif berdasarkan kriteria relevansi, kebaruan, dan ketersediaan teks lengkap. Hasil kajian menunjukkan bahwa etnomatematika diterapkan melalui eksplorasi budaya lokal, integrasi konsep matematika dalam pengalaman nyata, serta pengembangan media kontekstual. Pendekatan ini terbukti mendukung penalaran matematis dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah secara reflektif. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih bermakna, meningkatkan motivasi, serta memperkuat pemahaman konsep siswa. Temuan ini menjadi dasar pengembangan pembelajaran matematika yang inovatif, kontekstual, dan berbasis budaya lokal.
Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Melalui Aplikasi Cabri 3D terhadap Pemahaman Siswa Pada Materi Geometri Ruang Makmur; Ernawati; Nirfayanti; Suryaningsih, Ita
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Kesalahan, Kognisi, dan Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i1.2767

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap geometri ruang, khususnya dalam memvisualisasikan bangun tiga dimensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Realistic Mathematics Education (RME) yang didukung oleh aplikasi Cabri 3D terhadap pemahaman konsep siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain kuasi-eksperimen tipe kelompok kontrol non-ekivalen. Subjek penelitian adalah dua kelas VIII, masing-masing terdiri dari 28 siswa, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian terdiri dari tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest kelompok eksperimen meningkat dari 60,36 menjadi 83,57, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 59,21 menjadi 73,18. Skor gain pada kelompok eksperimen sebesar 0,59 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang sebesar 0,42 (kategori sedang). Peningkatan pada lima indikator pemahaman konsep juga lebih signifikan terjadi pada kelompok eksperimen. Uji t sampel independen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p sebesar 0,004 < 0,05. Oleh karena itu, model RME yang didukung oleh Cabri 3D terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi geometri ruang.
Efektivitas Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Padang, Nely Salu; Nirfayanti; Narew, Ignasius
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2930

Abstract

Critical thinking skills are essential for students to face the demands of the digital era and global competition. However, learning in higher education often remains conventional and does not optimally support the development of higher-order thinking. This study aims to examine the effectiveness of a Problem-Based Learning (PBL) teaching module integrated with GeoGebra in improving students’ critical thinking skills and to explore their learning perceptions. The research employed a quantitative quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. A total of 20 students participated, divided into an experimental group using the PBL–GeoGebra module and a control group using a conventional economic mathematics module. Data were collected through pre-test and post-test critical thinking assessments as well as perception questionnaires. Descriptive and inferential analyses were performed using independent t-tests with SPSS for Windows. The results indicate a significant difference between groups, with the experimental group showing higher improvement in critical thinking skills. Students also conveyed positive perceptions of the module, noting increased motivation, active engagement, and improved conceptual understanding through interactive visualization. These findings demonstrate that the PBL–GeoGebra module is effective in enhancing critical thinking skills and provides a more meaningful and applicable learning experience suitable for use as an innovative alternative in higher education.
Peningkatan Pemahaman Konsep Geometri melalui Pembelajaran Berbasis GeoGebra pada Peserta Didik Nur Aisyah; Nirfayanti; Dedy Setyawan
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Kesalahan, Kognisi, dan Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i1.2988

Abstract

Memahami konsep geometri merupakan salah satu tantangan utama dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama, karena materi ini bersifat abstrak dan memerlukan kemampuan visualisasi serta penalaran spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis GeoGebra dalam meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen non-equivalent control group, melibatkan kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen (21 siswa) dan kelas VIII B sebagai kelompok kontrol (20 siswa). Instrumen penelitian terdiri atas tes pemahaman konsep dan angket respons siswa, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, N-Gain, uji-t independen, dan uji Mann-Whitney dengan bantuan perangkat lunak JASP versi 0.19.3. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,804 dibandingkan 0,636 pada kelas kontrol, nilai t sebesar 3,474, p < 0,001, dan ukuran efek (effect size) sebesar 1,027. Selain itu, 82% siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan GeoGebra. Temuan ini menegaskan bahwa GeoGebra tidak hanya secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep geometri, tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Keunikan penelitian ini terletak pada penerapan GeoGebra untuk visualisasi dinamis objek dua dan tiga dimensi, yang memperkuat hubungan antara representasi visual dan logika formal, sehingga memberikan wawasan baru bagi strategi pembelajaran matematika.
Student Responses in Distance Learning at Muslim University Maros and STKIP Paris Barantai Kotabaru Nirfayanti Nirfayanti; A. Muhajir Nasir
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v11i1.10325

Abstract

During the Covid-19 pandemic, alternative learning solutions were mostly using online. So like it or not, lecturers and students must carry out lectures online. It is true that implementing distance learning is not easy considering that distance learning is a new thing in today's world of education. Nevertheless, Maros Muslim University continues to conduct distance learning in the context of implementing the tridharma of higher education in the form of education and teaching. The research method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach that aims to analyze student responses in distance learning using Google Classroom during the Covid-19 pandemic at the Mathematics Education Study Program, FKIP Maros Muslim University. The population and sample in this study were Maros Muslim University students and STKIP Paris Barantai Kotabaru students who took the ICT-Based Learning Design course as many as 41 students who were students of Indonesian Language and Literature Education, and Mathematics Education. The instrument used was a student response questionnaire during distance learning which was made using google form which was analyzed descriptively quantitatively. Based on the results of research and discussion, it was found that most of the student responses indicated that distance learning carried out by lecturers at Maros Muslim University, had been implemented well. This can be seen from the percentage of distance learning indicators that apply at Maros Muslim University, each of which is in the very good and good category or above 90%
Penguatan Karakter Dan Profesionalisme Guru Melalui Seminar Integrasi Nilai Siri' Na Pacce Di Era Digital Ernawati; Pertiwi Indah Lestari; Ince Nasrullah; Dedy Setyawan; Nirfayanti; Khaerani; Rahmawati
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3443

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan yang menuntut guru tidak hanya memiliki kompetensi pedagogis dan profesional, tetapi juga karakter yang kuat sebagai teladan bagi peserta didik. Di sisi lain, arus digitalisasi yang semakin pesat berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter. Salah satu kearifan lokal yang relevan untuk memperkuat karakter pendidik adalah nilai Siri' na Pacce yang mengandung makna harga diri, integritas, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan karakter dan profesionalisme guru melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal yang selaras dengan perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce dalam membentuk karakter dan profesionalisme guru di era digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui seminar yang mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi refleksi yang melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri atas 35 mahasiswa calon guru dan 11 dosen FKIP Universitas Muslim Maros. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi, refleksi, dan observasi selama pelaksanaan seminar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta kemampuan mengidentifikasi keterkaitan antara nilai Siri' na Pacce dengan integritas, tanggung jawab profesional, dan kepedulian sosial dalam praktik pendidikan. Selain itu, peserta memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran sebagai upaya membangun karakter pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas budaya. Seminar ini menjadi sarana edukatif dan reflektif dalam memperkenalkan pentingnya integrasi nilai Siri' na Pacce sebagai landasan penguatan karakter dan profesionalisme guru di era digital.