Claim Missing Document
Check
Articles

Interpretasi Imajif dan Emosif melalui Metafora dalam Antologi Puisi Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMP Firdayani Firdayani; Anshari Anshari; Sulastriningsih Djumingin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metafora dalam membangun imaji dan emosi dalam antologi puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati dan menganalisis penggunaan nmetafora dalam membangun imaji dan emosi yang terkandung dalam antologi puisi “Melipat Jarak” sesuai dengan teori linguistik kognitif Lakoff. Data penelitian berupa puisi-puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku antologi puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Melipat Jarak” yang berjumlah 75 judul puisi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan metafora berupa metafora struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis yang sesuai dengan pengklasifikasian metafora menurut Lakoff. Imaji berupa imaji visual (penglihatan), imaji taktis (rabaan), imaji auditorik (pendengaran), imaji olfaktori (penciuman), imaji gustatori (pengecapan), dan imaji kinestetik (gerak). Emosi berupa emosi positif, emosi negatif dan emosi netral. Pembelajaran sastra di SMP, khususnya puisi memerlukan pendekatan yang tepat untuk membantu siswa memahami makna dan pesan yang terkandung dalam puisi. Interpretasi imajif dan emosif melalui metafora merupakan salah satu pendekatan yang relevan dengan pembelajaran sastra di SMP.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS PADA PENULISAN TEKS FABEL SISWA KELAS VII SMP SOMBA OPU KABUPATEN GOWA: ANALYSIS OF SYNTACTIC ERRORS IN THE WRITING OF FABLE TEXTS OF STUDENTS IN CLASS VII SMP SOMBA OPU GOWA DISTRICT Ikhsan Basir, Muh. Nur; Djumingin, Sulastriningsih; Fitri, Sakinah
Journal of Applied Linguistics and Literature Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Applied Linguistics and Literature
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jall.v1i2.1251

Abstract

his study aims to describe phrase errors in syntax in the writing of fable texts of Class VII students of SMP Somba Opu Gowa Regency, describe sentence errors in syntax in the writing of fable texts of Class VII students of SMP Somba Opu Gowa Regency. This type of research is qualitative by using descriptive method. The instrument in this research is the researcher (human instrument). Data collection techniques in this study used observation, documentation, reading, and note-taking methods. Data analysis uses data analysis techniques based on Miles and Huberman in the form of data reduction, data validity, and conclusion drawing. The results showed phrase errors in the writing of fable texts of seventh grade students of SMP Somba Opu Gowa Regency, and sentence errors in the writing of fable texts of seventh grade students of SMP Somba Opu Gowa Regency. Phrase errors in syntax include six types of errors, namely: the influence of local language, inaccurate use of prepositions, inaccurate phrase structure, excessive use of elements, excessive use of superlative forms and inaccurate use of reciprocal forms. Sentence errors in syntax include five types of errors, namely sentences without subjects, illogical sentences, ambiguous sentences, excessive use of conjunctions, and non-parallel sentence order.
Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia Secara Luring Pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo Sitti Hikmah Alimah; Sulastriningsih Djumingin; Idawati Garim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan problematika yang bersifat metodologis pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo; (2) mendeskripsikan problematika yang bersifat sosial pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Problematika yang bersifat metodologis pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo yaitu problematika yang berkaitan dengan proses penyampaian materi ialah masih kurang dalam menguasai kelas dan peserta didik, kendala dalam melaksanakan penilaian autentik, kurangnya interaksi guru dengan siswa, serta mengenai pemberdayaan sarana dan elemen dalam pembelajaran terdiri dari kurangnya pemanfaatan media/sumber belajar dan kurangnya bahan belajar; (2) Problematika yang bersifat sosial pada pembelajaran bahasa Indonesia secara luring pascapandemi Covid-19 di SMP Negeri 3 Tanasitolo berkaitan dengan keharmonisan antar sesama siswa yakni kurangnya kerjasama ketika mengerjakan tugas secara berkelompok, peserta didik cenderung individu, dan pada keharmonisan antara guru dengan siswa kurangnya pemberian dukungan dan motivasi berupa penyampaian manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari dan pemberian perhatian pada peserta didik.
Ekspresi Figuratif Metafora dalam Penerjemahan Bahasa Inggris Ke dalam Bahasa Indonesia pada Novel Karya Leigh St Nur Ichsani; Sulastriningsih Djumingin; Kembong Daeng
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) komponen metafora pada bahasa sumber (BSu) dan bahasa Sasaran (BSa), Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data berupa kata, frasa, kalusa, dan kalimat yang memuat ekspresi figuratif metafora dalam sumber data berupa novel karya Leigh Bardugo baik dalam teks sumber yang berjudul “Six of Crows” maupun dalam teks sasaran yang berjudul “Enam Burung Gagak”. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni teknik dokumentasi, teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan peneliti sebagai intrumen utama dan korpus data sebagai instrumen pendukung dengan teknik analisis data melalui alur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti mengelompokkan metafora berdasarkan kategorisasi metafora teori Stephen Ullman dengan komponen metafora dianalisis berdasarkan teori Black dan Richard dan terjemahannya dikelompokkan berdasarkan urutan prioritas gabungan teori strategi penerjemahan metafora Larson dan Newmark, hasilnya menunjukkan: (1) Komponen metafora yang ditemukan terdiri atas topik (tenor), citra (vehicle), dan titik kemiripan (ground), dengan tipe komponen berupa: topik (tenor) implisit-citra (vehicle) eksplisit, topik (tenor) eksplisit-citra (vehicle) implisit, topik (tenor) implisit-citra (vehicle) implisit, topik (tenor) eksplisit-citra (vehicle) eksplisit, sedangkan titik kemiripan (ground) sebagai poros dalam mengenali komponen lainnya, (2) terdapat 157 ekspresi figuratif metafora yang ditemukan dalam teks sumber “Six of Crows” dengan rincian 41 metafora antropomorfik, 26 metafora kehewanan, 58 metafora keabstrakan, dan 32 metafora sinestesia, proses penerjemahan yang menyesuaikan dengan kesepadanan makna menyebabkan beberapa metafora lebur menjadi ungkapan non figuratif dalam teks sasaran pada bentuk terjemahan “Enam Burung Gagak” sehingga tersisa 111 ungkapan figuratif metafora pada teks sasaran.
Interpretasi Imajif dan Emosif melalui Metafora dalam Antologi Puisi Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMP Firdayani, Firdayani; Anshari, Anshari; Sulastriningsih Djumingin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metafora dalam membangun imaji dan emosi dalam antologi puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati dan menganalisis penggunaan nmetafora dalam membangun imaji dan emosi yang terkandung dalam antologi puisi “Melipat Jarak” sesuai dengan teori linguistik kognitif Lakoff. Data penelitian berupa puisi-puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku antologi puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Melipat Jarak” yang berjumlah 75 judul puisi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan metafora berupa metafora struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis yang sesuai dengan pengklasifikasian metafora menurut Lakoff. Imaji berupa imaji visual (penglihatan), imaji taktis (rabaan), imaji auditorik (pendengaran), imaji olfaktori (penciuman), imaji gustatori (pengecapan), dan imaji kinestetik (gerak). Emosi berupa emosi positif, emosi negatif dan emosi netral. Pembelajaran sastra di SMP, khususnya puisi memerlukan pendekatan yang tepat untuk membantu siswa memahami makna dan pesan yang terkandung dalam puisi. Interpretasi imajif dan emosif melalui metafora merupakan salah satu pendekatan yang relevan dengan pembelajaran sastra di SMP.
Narrating Local Wisdom Through Hypertext: A Study on Cultural Values in Digital Short Stories Juanda, Juanda; Azis, Azis; Djumingin, Sulastriningsih
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i3.14370

Abstract

Local wisdom plays a crucial role in bridging tradition and cultural innovation amid dynamic social change. This study aims to uncover the values of local wisdom embedded in selected hypertext short stories, focusing on themes such as race, nationalism, eugenic norms, cultural stability, education, and the tension between modern life and primitive culture. Employing a qualitative descriptive method within the framework of literary anthropology, this study analyzed four digital short stories: Ngaben Sederhana by I Made Sugianto (2024), Pulang tanpa Kampung Halaman by Artie Ahmad (2024), Laut Mengambil Cintaku by Jemmy Piran (2022), and Ikan Sungai Bejoe by Dul Abdul Rahman (2020). NVivo 14 software was used to conduct thematic coding, identify recurring cultural patterns, and map the interrelationships among thematic categories. The findings reveal dominant representations of community cooperation, respect for diversity, cultural preservation, critiques of social injustice, and the recontextualization of traditional values in modern settings. Notably, the role of indigenous education emerges as vital in transmitting local values and reinforcing cultural identity. Practically, the results offer valuable insights for educators and curriculum developers seeking to integrate culturally relevant content into teaching materials. This research also provides a foundation for future interdisciplinary studies on the role of local wisdom in sustaining cultural heritage in the digital era.
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap Pemanfaatan Teknologi ChatGPT dalam Menulis Karya Ilmiah di Universitas Negeri Makassar Suarti, Putri; Djumingin, Sulastriningsih; Azis, Azis
Nuances of Indonesian Language Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : PPJB-SIP (Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/nila.v6i2.1062

Abstract

This research aims to describe the perceptions of Indonesian Language and Literature Education students class of 2023 at Makassar State University regarding the use of ChatGPT technology in writing scientific papers. In this study, perception was measured through 6 indicators, namely: attitude, motivation, experience, expectations, goals and situation. The population in this study was 216 Indonesian Language and Literature Education students class of 2023, Makassar State University, a sample of 54 students taken using purposive sampling technique. This research uses a survey method, where the researcher describes the research data quantitatively through percentages and tables. Data collection was carried out by distributing questionnaires to respondents. The research results show that Indonesian Language and Literature Education students have a positive perception of the benefits of ChatGPT in writing scientific papers. Of the 54 respondents, 42 respondents (77.8%) had a positive perception and 12 respondents (22.2%) had a negative perception. Thus, the perception of Indonesian Language and Literature Education students class of 2023 at Makassar State University regarding the benefits of ChatGPT in writing scientific papers can be categorized as good.
KLAUSA RELATIF BAHASA GORONTALO: SUATU ANALISIS TRANSFORMASI GENERATIF Sulastriningsih Djumingin
SAWERIGADING Vol 16, No 1 (2010): Sawerigading, Edisi April 2010
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v16i1.292

Abstract

This study describes about relative clauses of Gorontalo language. The study methods are: descriptive; oral and writing data. Data collection techniques namely: tap technique, observe technique involves speak technique, note technique, elicitation technique and recording. Results show that: (1) relative phrase structure rule of GL (Gorontalo Language) is the same with relative clause of basic clause of GL; (2) there are four relative clauses of GL, namely restrictive relative clause; nonrestrictive relative clause, noun plus relative clause, and free relative clause; (3) strategy used to form relative clause of GL is postnoun,  emptiness strategy, and strategy pronouns arresting; (4) reaching hierachy relative clause of GL occupies subject position, direct object, indirect object, and oblique; (5) There are two type of relative markers of GL namely ‘u’ and ‘ta’; (6) behaviour of relative markers of GL is always preceeding its clause, operationally, and can  appeared many times; and (7) valid transformation  for relative clause of GL is moving and deletion for the position of direct subject and object.  Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan klausa relatif bahasa Gonrontalo. Metode penelitian adalah: deskriptif; data lisan dan tulisan. Teknik pengumpulan data yaitu: teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik catat, teknik elisitasi dan perekaman. Teknik analisis data transformasi generatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kaidah struktur frase relatif BG adalah sama dengan klausa relatif klausa dasar BG; (2) ada empat tipe klausa relatif BG, yaitu klausa relatif restriktif; klausa relatif nonrestriktif, nomina plus klausa relatif, dan klausa relatif bebas; (3) strategi yang digunakan untuk membentuk klausa relatif BG adalah postnominal, strategi kekosongan, dan strategi penahanan pronominal; (4) hierarki keterjangkauan klausa relatif BG menduduki posisi subjek, objek langsung, objek tak langsung, dan oblik; (5) Ada dua tipe pemarkah relatif BG yakni ‘u’ dan ‘ta’; (6) perilaku pemarkah relatif BG adalah letaknya selalu mendahului klausanya, bersifat operasional, dan dapat muncul berulang-ulang; dan (7) transformasi yang berlaku untuk klausa relatif BG adalah pemindahan dan pelesapan untuk posisi subjek dan objek langsung.         Kata kunci:
PERSEPSI GENERASI MUDA KALLAN BARU TERHADAP PENGGUNAAN PANTUN DALAM UPACARA PANGAKKASAN ADAT MAKKI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Natasia, Rosma; Djumingin, Sulastriningsih; Wijayanti, Tuti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40361

Abstract

This study used a descriptive qualitative method with the researcher as the main instrument and interviews as the data collection technique. The results of the study showed that the younger generation had a positive perception of the use of pantun in traditional ceremonies. This perception is reflected in two main findings, namely (a) pantun as a cultural identity, (b) a medium of traditional communication, and (c) pantun as a source of moral and educational values. The sociolinguistic study in this research also reveals the important role of language in the sustainability of the pantun tradition in the Pangakkasan Adat Makki ceremony. There are two main phenomena, namely language maintenance and language shift, which influence the level of understanding and involvement of the younger generation.
PENGARUH MEDIA ANIMASI DAN VIDEO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA FANTASI PADA SISWA KELAS VII SMP KATOLIK RAJAWALI MAKASSAR Priskilia Ratu Maraya; Ramly; Sulastriningsih Djumingin
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/hdff7n36

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan hasil belajar menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali dengan memanfaatkan media animasi. (2) Mendeskripsikan hasil pembelajaran menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali dengan memanfaatkan media video. (3) Membuktikan ada atau tidaknya pengaruh media animasi atau video terhadap pembelajaran menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII SMP Katolik Rajawali yang berjumlah 246 siswa yang tersebar ke dalam enam kelas. Mulai dari kelas VII S, VII T, VII U, VII V, VII W, VII X. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas eksperimen pada kelas VII V dan kelas kontrol pada VII U yang dipilih secara random atau acak. Instrumen yang digunakan yaitu instrument tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII V SMP Katolik Rajawali dengan menggunakan media animasi termasuk kategori sangat tinggi pengaruhnya dengan nilai rata-rata 87; (2) pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII U SMP Katolik Rajawali dengan menggunakan media video termasuk kategori sangat berpengaruh dengan nilai rata-rata 87; (3) media animasi dan video sangat berpengaruh dalam pembelajaran menulis cerita fantasi kelas VII SMP Katolik Rajawali. Hal ini dibuktikan dengan uji-t pada kelas eksperimen nilai signifikansi adalah 14,678 > ttabel = 1,99. Jadi, H1 diterima dan H0 ditolak, ada perbedaan yang signifikan posttest pada kelas eksperimen. Pada kelas kontrol diperoleh thitung = 14,238 > ttabel = 1,99. Jadi, H1 diterima dan H0 ditolak.