Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Geogebra pada Pembelajaran Matematika Materi Lingkaran di SMP Putri Kristania Tendean; Ichdar Domu; Patricia V.J Runtu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4900

Abstract

Kajian ini bertujuan mengeksplorasi apakah capaian belajar matematika yang diajar memanfaatkan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Geogebra lebih unggul dibandingkan model instruksi langsung, secara spesifik pada topik lingkaran di tingkat sekolah menengah pertama. Kajian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental memanfaatkan desain pretest-posttest control group. Subjek terkonstruksi dari 48 pembelajar dari SMP Negeri 1 Modoinding, dengan kelas VIII A (n=24) berfungsi sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII B (n=24) sebagai kelompok kontrol. Data dioleksi lewat tes tertulis yang divalidasi oleh ahli materi. Analisis prasyarat melingkupi uji normalitas memanfaatkan teknik Liliefors dan uji homogenitas memanfaatkan uji F, kedua-duanya mengonfirmasi bahwa data terdistribusi normal dan homogen. Pengujian hipotesis memanfaatkan uji-t independen menghasilkan t-hitung = 6,824 > t-tabel = 1,679 pada taraf signifikansi 0,05, mengakibatkan penolakan H0 dan penerimaan H1. Output ini mengindikasikan bahwa model Discovery Learning berbantuan Geogebra secara bermakna meningkatkan capaian belajar pembelajar pada topik lingkaran dibandingkan model instruksi langsung. Integrasi Geogebra sebagai alat visualisasi dinamis memfasilitasi pembelajar guna mengeksplorasi konsep geometri secara interaktif, sehingga memperdalam penguasaan konseptual dan memperkuat kapabilitas berpikir kritis.
Pengaruh Model Pembelajaran Active Knowledge Sharing (AKS) Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Aritmatika Sosial di Kelas VII SMP Negeri 7 Kotamobagu Rukia Mokoginta; Ichdar Domu; James Uriel Mangobi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4679

Abstract

Studi yang mengkaji pengaruh model Active Knowledge Sharing terhadap capaian belajar matematika khususnya materi Aritmatika Sosial di kalangan siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kotamobagu. Metode yang digunakan adalah quasi-experiment. Teknik random sampling digunakan untuk memilih sampel yang terdiri dari dua kelas, masing-masing berjumlah 28 siswa. Kelas VII A ditetapkan sebagai kelompok eksperimen yang menerima perlakuan pembelajaran dengan model AKS, sementara kelas VII B berperan sebagai kelompok kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Hasil analisis menunjukkan bahwa model AKS memberikan pengaruh yang signifikan dan substantif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Temuan ini semakin diperkuat oleh hasil perhitungan effect size Cohen's yang berada dalam kategori besar, mengindikasikan bahwa dampak praktis penerapan model ini sangat kuat dalam konteks pembelajaran di kelas.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Melalui Metode Gallery Walk dan Model Pembelajaran Langsung Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pola Bilangan di SMP Negeri 3 Tondano Nur Iman Taufik; John Robby Wenas; Ichdar Domu
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4848

Abstract

Rendahnya capaian belajar pembelajar dipicu oleh minimnya partisipasi aktif pembelajar selama aktivitas pembelajaran. Oleh karena itu, riset ini bertujuan mengidentifikasi disparitas capaian belajar matematika pada topik Pola Bilangan antara pembelajar yang mengimplementasikan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation lewat Metode Gallery Walk dengan pembelajar yang memanfaatkan model pembelajaran langsung di SMP Negeri 3 Tondano melalui pemanfaatan desain quasi eksperiment dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek riset ialah kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen (n=20) dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol (n=20). Kelas eksperimen memperoleh mean tes awal 25,05 dan tes akhir 75,4 (peningkatan 50,35 poin), sementara kelas kontrol memperoleh mean tes awal 36,65 dan tes akhir 62,3 (peningkatan 25,65 poin). Instrumen terkonstruksi dari 4 soal uraian yang telah melalui validasi ahli. Uji normalitas beserta homogenitas mengindikasikan bahwa data kedua kelas terdistribusi normal dan homogen. Output uji-t independen mengindikasikan thitung = 3,732 > ttabel = 2,024 dengan sig.(2-tailed) = 0,001 < 0,05. Oleh karena itu, capaian belajar matematika pembelajar yang memanfaatkan model Group Investigation dengan metode Gallery Walk secara bermakna lebih superior dibandingkan model pembelajaran langsung.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI SMP NEGERI 2 LOLAYAN Mohammad Fahrul Muhfito; Patricia V.J. Runtu; Ichdar Domu
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2026): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v5i2.5076

Abstract

Weak mathematics mastery among learners is a recurring issue in education, particularly in schools that still rely on one-way instruction. This study focused on determining whether there is a significant disparity in mathematics learning achievement between Grade VIII students using the Numbered Heads Together (NHT) cooperative approach and those receiving direct instruction, specifically on the topic of Flat-Sided Three-Dimensional Shapes. A quasi-experimental pretest-posttest control group method was used. Through random procedures, Class VIII B was designated as the experimental class and Class VIII C as the comparison class, with 16 students each. The evaluation instrument consisted of essay questions that had been tested for suitability. Data processing was conducted through an independent-samples t-test (α = 0.05). A t-value of 9.60 was obtained, exceeding ttable = 1.697, so the null hypothesis was successfully rejected. The final mean of the experimental class reached 76.00 compared to 48.25 in the comparison class, indicating that NHT implementation significantly elevates students' mathematics achievement.
ANALISIS KECEMASAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII DI SMP NEGERI 3 TONDANO Hastuti Barkin Ambo; Ichdar Domu; Ermita Ermita
JURNAL LEMMA Vol 12, No 2 (2026): Lemma: Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jl.2026.v12i2.11295

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengkaji sejauh mana kecemasan muncul pada diri siswa ketika mengikuti pembelajaran matematika, serta mengidentifikasi faktor-faktor pemicunya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berjenis deskriptif. Pelaksanaan penelitian bertempat di SMP Negeri 3 Tondano pada semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Partisipan penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 41 orang dari dua rombongan belajar (VII A dan VII B). Pengambilan data dilakukan dengan instrumen angket berskala Likert. Angket gejala kecemasan matematika mencakup empat dimensi, yakni dimensi fisiologis, kognitif, afektif, dan perilaku. Sementara itu, angket faktor kecemasan mengacu pada tiga aspek: disposisi kepribadian siswa, pengaruh guru, serta kondisi lingkungan dan sosial. Data angket kemudian diperkaya melalui wawancara mendalam dan penelusuran dokumentasi nilai akademik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hampir seluruh siswa menunjukkan tanda-tanda kecemasan; sebagian dari mereka mampu menghadapinya dan tetap mencapai prestasi yang memuaskan, sedangkan sebagian lainnya tidak berhasil mengendalikan kecemasan sehingga perolehan belajarnya terhambat. Dari seluruh gejala yang ditemukan, gejala kognitif terutama munculnya persepsi negatif terkait kemungkinan gagal dalam matematika merupakan yang paling dominan.
Co-Authors A. Pesik Alvian J. Woran Anekke Pesik Anetha L.F. Tilaar Angelin Adeleyda Nangon Anggriani, Nita Bawonseet, Mega P. Bernadet, Bernadet Bolongkod, Therza T. Chealsea Medeline Somba Deeng, Vernel Emor, Jorry Ermita Ermita Ermita Ermita Falentino Polii Febriani Corneli Fanda Languju Hastuti Barkin Ambo Inkiriwang, Ellen Merry James U.L. Mangobi Jeilan Cicilia Tumei Jhon R Wenas John Robby Wenas Jordan Lompoliuw Jorie Emor Jorry F Monoarfa Jovanca Claudia Durian Karmelia Kristi Malonda katiandagho, geofanny firsty Kelung, Jerry V. Kezia Londa Kinzie Feliciano Pinontoan Kristin Alviane Friskila Pomantow Laamena, Christina M Ladiku, Muhamad Aghi Makahenggeng, Fidiyah Manambing, Resita Manaroinsong, Agnes Deviane Mangimpis, Enad Marvel G. Maukar Mawei, Megawati Meydeline Wisye Boham Miftahul Jannah Mohammad Fahrul Muhfito Mohede, Felikia Tikalani Nafila Farina Gaib Navel Oktaviandy Mangelep Nicky Kurnia Tumalun Nur Iman Taufik Oltje Telly Sambuaga Pangemanan, Altje S. Patricia V. J. Runtu Patricia V. J. Runtu Patricia V.J Runtu Pesik, Aneke Polly, Lady Amanda Putri Kristania Tendean Rambembuoh, Juani Rubby Rembet, Treesje A. S. Renata Kamagi Rifdania Deviany Lohonauman Rini Apriyani Rosauli Novalina Samosir Rosiah J. Pulukadang Rukia Mokoginta Santje M. Salajang Sari, Fitrina R. Sartika Dilapanga Sasiang, Iramaya Siwi, Edmon D. J. Songkilawang, Gracela Agnes Susi Aryani Manangin Sylvia Jane Annatje Sumarauw Valensia Lisa Mudami Verent Christy Michel Lengkey Vivian E. Regar Warouw, Villya Febrina Fisca Watung, Yomiko Riski