Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Photovoltaic Sebagai Receiver Untuk Sinyal Audio Streaming Dengan Menggunakan Komunikasi Cahaya Tampak Andi Imam Dwi Rezky; Kris Sujatmoko; Akhmad Hambali
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LED (Light Emiting Diode) saat ini sebagian besar pemanfaatannya hanya sebagai indikator ataupun sebagai penerang suatu ruangan. Pada perkembangan teknologi ini banyak menciptakan inovasi- inovasi, yaitu LED saat sekarang ini dapat digunakan sebagai suatu media transmisi berkecepatan tinggi. Visible Light Communication (VLC) adalah sebuah system komunikasi yang memanfaatkan cahaya tampak sebagai media transmisi. Tugas akhir ini, dikembangkan suatu system VLC untuk mengirimkan suatu audio streaming.audio streaming di kirim melalui blok transmitter dengan memanfaatkan LED sebagai pengirim. Kemudian diterima oleh blok receiver dengan photovoltaic sebagai penerima informasi yang di kirimkan oleh LED. Adapun hasil proyek akhir ini adalah dapat membuktikan audio streaming dapat di kirim melalui system VLC dengan jarak 45 cm dan sudut 300 , semakin jauh jarak dan besar sudut maka semakin kecil arus yang dapat diterima photovoltaic. Kata kunci : visible light communication, light emiting diode, photovoltaic,audio streaming.
Analisis Pengaruh Turbulensi Terhadap Performansi Sistem Komunikasi Cahaya Tampak Di Bawah Air Pada Link Vertikal Mochammad Hafiz Kurnia; Akhmad Hambali; Dharu Arseno
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi VLC, semakin banyak dilakukan penelitian pengiriman informasi menggunakan sistem komunikasi VLC dibawah air atau Underwater Visible Light Communication (UVLC). Namun, tidak seperti VLC indoor atau skenario atmosfir, UVLC mempunyai tantangan tersendiri yaitu eksponensial koefisien atenuasi air, dan batasan bandwidth yang digunakan untuk sumber cahaya LED. Tugas Akhir ini menganalisis pengaruh adanya turbulensi terhadap performansi sistem komunikasi cahaya tampak di bawah air vertikal. Dalam penelitian Tugas Akhir ini, digunakan dua skenario simulasi. Skenario I menganalisis kinerja sistem UVLC link vertikal dengan kedalaman 10 m menggunakan jenis air laut coastal ocean water dan clear ocean water dengan masing-masing kedalaman 20 m pada kondisi tanpa turbulensi. Kemudian untuk skenario II menganalisis kinerja sistem UVLC link vertikal menggunakan jenis air laut coastal ocean water dan clear ocean water dengan masing-masing kedalaman 20 m pada kondisi adanya turbulensi lemah, sedang dan kuat. Kedua skenario simulasi tersebut diuji berdasarkan nilai daya terima (Prx), Signal to Noise Ratio (SNR), dan Bit Error Rate (BER). Kata Kunci : BER, SNR, turbulensi, UVLC, vertikal.
Performansi Photodetektor Pin Dan APD Pada Sistem Komunikasi Cahaya Tampak Di Bawah Air Dengan Pulse Position Modulation Windy Christalia; Akhmad Hambali; Rizky Satria
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Underwater Visible Light Communication (UVLC) merupakan suatu pengembangan dari Visible Light Communication (VLC). Menggunakkan dua scenario dengan menggunakan Positive Intrinsic Negative Photodetector (PIN-PD) dan Avalanche Photodetector (APD) dengan menggunakan Pulse Position Modulation (PPM), serta menggunakan kanal air laut (pure water) dengan sumber cahaya dari Light Emitting Diode (LED). Pada UVLC terdapat loss propagasi pada pure water yang dipengaruhi oleh attenuasi pada air yang terjadi karena kombinasi linier dari koefisian hamburan dan absorpsi. Penelitian ini dikatakan layak apabila menghasilkan BER ≤ 10-3 .Kata kunci : UVLC, photodetector, PIN, APD,PPM, LED, BER
Perancangan Jaringan Backhaul 4G LTE Menggunakan serat optic di Kecamatan Sungai Durian Kotabaru, Kalimantan Selatan Ignatio Chriesma Diba Sanggiantara; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Proyek pembangunan jaringan serat optik yaitu palapa ring telah selesai. Namun jaringan internet masih belum bisa diakses sercara maksimal di daerah pelosok sehingga dibutuhkan jaringan backhaul sebagai media penghubung antara eNodeB dengan base station controller nya melalui media transmisi yang mendukung performa teknologi LTE menggunakan serat optik. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan dengan penentuan wilayah untuk perancangan backhaul eNodeB pada jaringan LTE berdasarkan letak geografis untuk memperhitungkan trafik user yang diperlukan dan untuk menentukan perancangan link backhaul fiber optik maupun topologi atau konfigurasi sistem jaringan eNodeB yang dirancang di Kecamatan Sungai Durian Kotabaru, Kalimantan Selatan. Perancangan backhaul ini menggunakan teknologi SDH dengan level STM-4 dan untuk aksesnya menggunakan GPON 2,5 Ghz. Hasil perhitungan perancangan yang telah dilakukan mendukung layanan komunikasi di Kecamatan Sungai Durian Kotabaru, Kalimantan Selatan. Rancangan ini terpenuhi dengan parameter terendah BER pada sisi downstream bernilai 5,722 x 10-9 . Sedangkan untuk nilai parameter BER terendah pada link akses Upstream bernilai 7,675 x 10-10 dan pada sisi backhaul dengan BER bernilai 2,641 x 10-12 . Kata kunci—backhaul, LTE, GPON,sistem komunikasi optik
Analisis Kinerja Kanal Berkabut Pada Free Space Optics Fajria Nur Rahmawati; Akhmad Hambali; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem komunikasi free space optics (FSO) atau yang biasa disebut dengan wireless optic, merupakan sistem komunikasi optik yang menggunakan atmosfer sebagai media propagasinya. Keunggulan sistem komunikasi FSO dengan sistem komunikasi nirkabel lainnya yaitu sistem komunikasi FSO mempunyai bandwidth yang lebih lebar, biaya instalasi murah, dan lebih mudah dan cepat dalam proses penyebaran. Problematika yang sering dihadapi dari sistem komunikasi FSO adalah adanya kendala cuaca, salah satunya saat terjadi hujan. Intensitas hujan yang tinggi di Indonesia membuat sistem komunikasi FSO mengalami bergagai kendala. Redaman hujan membuat sistem komunikasi FSO mengalami perubahan dari segi kinerjanya, untuk itu perlu dilakukan pengamatan bagaiman kinerja dari sistem komunikasi free space optics saat terjadi hujan, dengan menghitung Signal to Noise Rasio (SNR) dan Bit Error Rate (BER) dari simulasi. Hasil BER baik apabila hasilnya mendekati nilai ideal BER, nilai ideal BER transmisi optik adalah 10-9 . Banyak faktor yang mempengaruhi hasil nilai BER dan SNR, seperti nilai redaman, panjang link atau jarak, dan juga kondisi cuaca yang terjadi. Kata kunci: free space optics, wireless optics, BER, SNR. Abstract Free space optics communication system, or commonly referred to as optical wireless, is an optical communication system that uses the atmosphere as its propagation medium. The advantages of free space optics communication systems with other wireless communication systems namely free space optics communication systems have wider bandwidth, cheaper installation costs, and are easier and faster in the deployment process. Problems that are often faced from free space optics communication systems are the weather constraints, one of which is when there is rain. The high intensity of rain in Rasio makes the free space optics communication system experiencing various obstacles. Attenuation of rain makes the free space optics communication system change in terms of performance, therefore it is necessary to observe how the performance of the free space optics communication system when it rains, by calculating the Signal to Noise Rasio (SNR) and Bit Error Rate (BER) and) from the simulation. The results of BER are good if the result is close to the ideal value of BER, the ideal value of optical transmission BER is 10-9 . Many factors influence the results of the BER and SNR values, such as attenuation values, link length or distance, and also the weather conditions that occur. Key word: free space optics, wireless optics, BER, SNR.
Perancangan Jaringan Last-Mile ENodeB dan ODP Berbasis Fiber Optik Di Kecamatan Panjalu, Ciamis, Jawa Barat Fauzi Muhammad Iqbal; Akhmad Hambali; Muhammad Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Zaman sekarang masyarakat sangat bergantung pada internet sebagai salah satu sumber informasi dan komunikasi. Sudah seharusnya pembangunan layanan akses intenet di Indonesia dilakukan secara adil dan merata bagi seluruh masyarakan di berbagai pelosok negeri, khususnya lastmile network. Last-mile network merupakan istilah pada jaringan akses internet yang berada paling ujung dan paling dekat dengan pelanggan. Salah satu daerah yang belum merasakan manfaat akses internet last-mile secara optimal dan merata adalah Kecamatan Panjalu. Tujuan Penelitian ini adalah membuat rancangan jaringan last-mile dengan eNodeB dan ODP berbasis fiber optik yang menunjang layanan akses internet di Kecamatan Panjalu. Perancangan jaringan last-mile dilakukan berdasarkan capacity planning untuk mentadapkan jumlah eNodeB dan mentukan target user bangunan instansi atau rumah sebagai penentu jumlah ODP yang dibutuhkan. Selanjutnya membuat rancangan link akses dengan mementukan titik STO terdekat yang dihubungkan dengan OLT Kecamatan Panjalu menggunakan fiber optik STM-64. Kemudian OLT akan dihubungkan ke eNodeB dan ODP dengan fiber optik GPON. Hasil simulasi performansi perancangan last-mile network memenuhi semua parameter kelayakan performansi dan pada link akses terjauh yaitu lastmile ODP 17 downstream dengan jarak 9,24 Km memperoleh nilai power received sebesar -20,757 dBm, nilai Q-factor sebesar 7,2707 dan nilai BER sebesar 1, 786 × 10-13 . Kata kunci — eNodeB, GPON, Last-Mile
Analisis Perancangan Vlc Indoor Dengan Metode Aco-ofdm Nadia Herma Wati; Kris Sujatmoko; Akhmad Hambali
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem komunikasi untuk melakukan pengiriman ataupun penerimaan data dengan memanfaatkan gelombang cahaya tampak atau sering disebut Visible Light Communication (VLC). Sistem VLC ini memanfaatkan lampu Light Emitting Diode (LED) sebagai sumber cahaya. Pada sistem komunikasi VLC ini terdapat blok transmitter dan blok receiver, setiap blok ini memiliki fungsi yang berbeda. Penelitian perancangan VLC indoor yang dilakukan pada Tugas Akhir ini menggunakan metode Asymmetrically Clipped Optical-Orthogonal Frequency Division Multiplexing(ACO-OFDM). Pada Tugas Akhir ini sistem VLC menggunakan modulasi ACO-OFDM dengan menggunakan transmitter sebanyak 3, 4, dan 5 buah transmitter. Terjadi kenaikan yang signifikan pada 5 buah transmitter. Pada distribusi daya dan nilai SNR jika menggunakan 5 transmitter yaitu sebesar 467.04% pada bit rate 10 Mbps dan 1 Gbps.
Monitoring closed circuit television in Telkom University Landmark Tower using internet of things Oktavianingrum, Andarista Putri; Azrika, Andi Zhagyta Amalia; Fathurrahman, Muhammad Naufal; Usman, Uke Kurniawan; Hambali, Akhmad
CEPAT Journal of Computer Engineering: Progress, Application and Technology Vol 4 No 02 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cepat.v3i01.7174

Abstract

This research develops a prototype Closed Circuit Television (CCTV) monitoring system within a university building for remote access using Internet of Things (IoT) technology. Addressing the growing need for security surveillance on campuses, the study uploads processed videos from the Network Video Recorder (NVR) to a Virtual Private Server (VPS), facilitating real-time CCTV monitoring through a website. UiPath, employed for Robotic Process Automation (RPA), automates commands, and the system stores processed video data in its database.The research results indicate that this system is capable of providing effective CCTV monitoring with real-time access through the website. Quantitative data shows user satisfaction survey with a success rate above 40%, answering "Agree" and "Strongly Agree" to each survey question. Website security testing was also conducted, achieving a 100% reliability and availability level for MFA technology. In conclusion, the prototype of this system successfully addresses the challenges encountered in remote CCTV monitoring at Telkom University Landmark Tower. Users can access the website through smartphones or computers connected to the internet.
APLIKASI WEBSITE UNTUK PERANCANGAN INFRASTRUKTUR JARINGAN SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK: FITUR KALKULASI LINK POWER BUDGET Dinata, Ericha Septya; Hambali, Akhmad; Iqbal, Muhammad
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 5 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i5.3761

Abstract

Latar Belakang – Aplikasi website kalkulasi Link Power Budget (LPB) pada perancangan sistem komunikasi serat optik sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan pembangunan sistem komunikasi serat optik terus dilakukan. Tujuan – Fitur LPB dirancang untuk membantu teknisi mengetahui daya yang akan dipancarkan oleh pemancar agar dapat diterima dengan baik oleh penerima. Pada kalkulasi LPB terdapat gambar untuk memudahkan teknisi memahami komponen penyusun infrastruktur serat optik mulai dari transmitter (tx) sampai pada receiver (rx). Fitur kalkulasi LPB bertujuan untuk mendapatkan nilai dari dua persamaan matematis yaitu total redaman (α_Total) dan sensitivitas daya (Pr). Metode - Kalkulasi LPB pada website didesain dengan navigasi yang intuitif, tata letak yang jelas, dan tampilan yang responsif sehingga pengguna akan mudah mengoperasikannya. Hasil Penelitian - Berdasarkan hasil pengujian perhitungan manual dan aplikasi website nilai redaman total sisi uplink sebesar sebesar 25,97497 dB dan downlink sebesar 25,53497. Hasil simulasi daya terima pada perhitungan manual maupun website didapatkan hasil yang sama yaitu sebesar -21 dBm. Kesimpulan – Nilai akurasi terhadap fitur LPB dapat disimpulkan bahwa LPB memiliki akurasi 100% dari 100%. Berdasarkan hasil perhitungan akurasi tersebut, maka fitur kalkulasi LPB merupakan fitur kalkulasi yang akurat dan layak digunakan untuk perancangan infrastruktur jaringan sistem komunikasi optik khususnya pada LPB.
Construction of Fiber Optical Communication System Infrastructure for 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) Areas Using Fiber to the Area Network System Pane, Grace Deborah Maria; Rizky, Muhammad Arief; Putri, Crystal Ilesta; Hambali, Akhmad
INFLUENCE: INTERNATIONAL JOURNAL OF SCIENCE REVIEW Vol. 5 No. 2 (2023): INFLUENCE: International Journal of Science Review
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/influencejournal.v5i2.167

Abstract

Distribution of telecommunications in Indonesia, the government is aggressively building telecommunications network facilities, especially for 3T areas (Frontier, Outermost and Disadvantaged). Because there are still many areas that have not received access to telecommunications services, the Fiber to The Area (FTTA) network is the right solution to meet the needs of the community in economic, environmental and technical aspects. This design will provide an expansion of Fixed Broadband services around the Tanjung Lesung Special Economic Zone (SEZ), Pandeglang Regency, Banten. Later this fiber optic access network will use a Fiber To The Area (FTTA) network topology that connects the CO (Central Office) as a Metro Ethernet and DWDM hub with the Mini OLT Shelter as an Optical Line Terminal (OLT) hub supported by NG-PON (Next-Generation) PON (Passive Optical Network) technology with 2 Stage architecture which involves two stages of sending information signals through optical fiber. This design must first be designed on Google Earth to determine the fiber optic cable path and to determine the feasibility of performance on the system the author uses several test components including: Link Power Budget (LPB) testing, Rise Time Budget (RTB), Signal to Noise Ratio (SNR), Bit Error Rate (BER), Quality Factor (Q-Factor) which is simulated on optisystem to be able to provide performance values that match the eligibility standards at PT Telkom Indonesia.
Co-Authors Achmad Rifiandi Achmad Wildan Almaiz Achmad, Raffi Ade Rizki Ginanjar Adhitya, Farhan Ghifari Adhy Rizkya Oktauzi Putra Aditya , Reza Afief Dias Pambudi Afif Glenta Utama Ageak Raporte Bermano Aghnia Sabika Agung Mujadid Ahmad Hidayat Ahyadan Weka Pratomo Ajeng Rahmaningtyas Firnadya Akbar, Fadel Al Akbar Aldrin Fakhri Azhari AMINAH INDAHSARI MARSUKI Andi Audy Oceanto Andi Imam Dwi Rezky Andi Oceanto Andika Putra Ramadhan Andre Frendra Zuli Andri Eryawan Ahmad Rifki Andy Oceanto Anissa Okta Adi Perwita Arfianto Fahmi Ario Prabowo Ariqi, Fadhlul Arumadina Islamiq Asdianty, Lisda Aulia Nugraha Azrika, Andi Zhagyta Amalia B. Richard Tampubolon Bagas Sidiq Haryanto Bernadetta Sekar Pratiwi Bima Kurnia Marahsakti Karel Brian Pamukti Danu Dwi Sanjoyo Denny Darlis Dessinta Eka Wulandari Desti Madya Saputri Devitasari, Sabrina Dharu Arseno Dimas Hendratno Dinata, Ericha Septya Efri Suhartono Eka Yunita Dian Pratiwi Ekki Kurniawan Erna Sri Sugesti Fahira Indriyana Fajri Tanjung Fajria Nur Rahmawati Faris Bayu Azanto FASYA, ISTI Fathurrahman, Muhammad Naufal Fatrheza Imantaqwa Fauzan Munggara Fauzi Muhammad Iqbal Ferry Alvi Pratama Gede Teguh Laksana Gustommy Bisono Hafiddudin Hafiddudin Hafidudin . Harry Rachmatsyah Herin Damara Ditya Hermawan Widiyanto Hernito, Argo Hersanda Narpatangga Kistrawan Hidayat, Muh. Tri Ignatio Chriesma Diba Sanggiantara Ihsan Saputro Ilham Bayu Prabowo Indrarini Dyah Irawati Irfan Maulana, Irfan Irham Mulkan Rodiana Jaka Satria Prayuda Jamil, Althaf Nizarudin Johanes Nicolas Panjaitan Junior, David Juwita Sekar Harum Kahayan, Fahrul Halim Jaka KARIMAH, ZULIA NURUL Kindi Alfitrandy Kris Sujatmoko Kurnia Cahya Ade Putra Kurniawan Gustyanto Lazuardi Ramadeanto Lita Harpaning Pertiwi M. LUTHFI M. LUTHFI Marcellus Haninditya Maulana Pragnya Ghita Maulana, M. Irfan Maulana, Naufal Mirza Michelle Christine Mochammad Hafiz Kurnia Mochammad Hasan Jauhari Mochammad Hasan Jauhari Mohamad Fadhian Mohammad Bima Putra Brayoga Muhamad Arief Permana Muhamad Prasetyo Notonegoro Muhamad Ramdlan Kirom Muhamad Rizky Darmawansyah Muhammad Afrizal Muhammad Afrizal Muhammad Etfrawan Shobirin Muhammad Fajar Nugraha Muhammad Hawary Muhammad Hidayat Abibi Muhammad Irfan Maulana Muhammad Luthfi Ramadhan Abdul Rachman Muhammad Rayhan Hasibuan Muhammad Rendra Perdana Kusuma Djaka Muhammad Yasyir Musarah Wim Nabilla Aprilia Nachwan Mufti Adriansyah Nadhasya, Athallah Favianauvally Nadia Herma Wati Naffisa Naufal Andriani Najib Asqolani Akbar Naufal Karyadi Nugraha Septiana Pamungkas Nur Fahmi Farabi Nur Rizki Yulizar Nurrochman Prabowo Odang Yusuf Okta Mia Sari Oktavianingrum, Andarista Putri Olyvia Noviyanti Oq Vinesto Riyadi Paliwan Paliwan Pane, Grace Deborah Maria Paundra Aldila Prasetya, Rizky Aris Pratama, Rakan Aji Pugar Athma Praja Putra, Farhan Sunella Putri, Crystal Ilesta Putri, Novian Indriani R. Bambang Cahyo Widodo Rahadian, Iqbal Adzani Rahmadianti Nelson Raihanum, Khaula Ramadhan, Abdillah Rasyid Vikri Prisdiansyah Ratih Kusuma Wardhani Raynanda Chandra Wibisono Rendy Munadi Reyga Prayogo Richo Pratama Putra Ridhwan Gandaatmaja Ridwan Pratama Ripai Ripai Riska Agus Rizky Maulana Arpan Rizky Mauludy Muttaqien Rizky Satria Rizky, Muhammad Arief Ryan Topani Sarah Shafira Wijaya Sasono Rahardjo Satrio Priambodo Satya Prianggono Sekar Langit Az-Zahra Saksono Sugito Sugito Suwandi Suwandi Syawal Alam Machfuddin Taufik Abdurrahman Taufik Akbar Tiara Fadila Tiara Mustika Tjahjo Adiprabowo R Uke Kurniawan Uke Kurniawan Usman Umar Fachreza Unang Sunarya Valendira Putri Wahyu Nur Annisa Wani Wahdania Winda Friandawa Winda Ika Syukrina Windy Christalia Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yennisa Yesiana Yuliana Permata Sari Yusuf, Hafizh Khairan Adya Zehan Zulkarnaen Zulfi Zulfi Zulfikar Sandy Pratama ‘Aunurrafieq, Muhammad Naufal