Articles
Perancangan Jaringan Fiber to the Building pada Gedung Tokong Nanas dengan Multi Aplikasi
Nadhasya, Athallah Favianauvally;
Usman, Uke Kurniawan;
Hambali, Akhmad
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract - The world of telecommunications is growing rapidly and requires quality communication services. Network design aims to improve the range and quality of services by expanding the network efficiently. The needs of various lecture activities, Telkom University must provide maximum service at each point of the building by prioritizing parameters such as capacity, quality, and connectivity of data transmission. This research aims to implement a Fiber to the Building (FTTB) system in Tokong Nanas Building, Telkom University, using Next Generation Passive Optical Network (NGPON) technology to increase connectivity and data capacity in accordance with the needs of students and lecture activities. This implementation starts from Sentral Telepon Otomat (STO) Cijawura to Tokong Nanas Building through two resilience lines Pasar Kordon and Cikoneng. NGPON technology is used to improve network quality with appropriate Quality of Service (QoS) standards. Keywords- FTTB, NGPON, Optical fiber, Quality of Service.
Perancangan Jaringan Fiber to the Building pada Gedung Tokong Nanas dengan Multi Aplikasi
Adhitya, Farhan Ghifari;
Usman, Uke Kurniawan;
Hambali, Akhmad
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia telekomunikasi berkembang pesat dan memerlukan layanan komunikasi berkualitas. Perancangan jaringan bertujuan meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan dengan memperluas jaringan secara efisien. Kebutuhan aktivitas perkuliahan yang beragam, pihak Telkom University harus memberikan pelayanan maksimal di tiap titik gedung dengan mengutamakan parameter seperti kapasitas, kualitas, dan konektivitas pengiriman data. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem Fiber to the Building (FTTB) di Gedung Tokong Nanas, Telkom University, dengan menggunakan teknologi Next Generation Passive Optical Network (NGPON) untuk meningkatkan konektivitas dan kapasitas data yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan aktivitas perkuliahan. Implementasi ini dimulai dari Sentral Telepon Otomat (STO) Cijawura menuju Gedung Tokong Nanas melalui dua jalur resiliensi Pasar Kordon dan Cikoneng. Teknologi NGPON digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan dengan standar Quality of Service (QoS) yang sesuai. Kata Kunci- Fiber optic, FTTB, NGPON, Quality of Service
Implementasi Penerimaan Sinyal Stasiun Bumi Satelit Orbit Rendah Berbasis Software Defined Radio
Ariqi, Fadhlul;
Usman, Uke Kurniawan;
Hambali, Akhmad
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan satelit orbit rendah semakin meningkat setiap tahunnya, peningkatan ini mendorong perguruan tinggi juga ikut andil dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman tentang satelit LEO. Universitas Telkom merupakan salah satu perguruan tinggi yang sedang mengembangkan satelit orbit rendah, untuk itu dibutuhkan juga stasiun bumi yang dapat berkomunikasi dengan satelit orbit rendah. Rancangan penerimaan sinyal stasiun bumi satelit orbit rendah ini dilakukan dengan menggunakan software defined radio untuk meningkatkan fleksibelitas dan kemudahan dalam mengoperasikan stasiun bumi dalam rentang frekuensi. Dengan menggunakan RTL-SDR sebagai media perangkat keras SDR yang memberikan performa yang baik dan dapat menerima sinyal satelit orbit rendah. Penerimaan sinyal satelit orbit rendah dilakukan dengan menggunakan perangkat perancangan dan memberikan hasil yang memuaskan dengan berhasil menerima 11 data satelit orbit rendah. Data yang diterima dapat dilihat pada satnogs network yang terintegrasi dengan mikrokomputer stasiun bumi, dengan begitu penyimpanan dan pendataan ini dapat dilakukan lebih mudah. Stasiun bumi orbit rendah ini menjadi solusi yang lebih mudah dan murah sehingga cocok untuk dikembangkan dilingkungan perguruan tinggi dari pada stasiun bumi konvensional.
Perancangan Receiver LiFi Converter untuk Kebutuhan Entertaimen Menggunakan Layanan Musik Digital
Putra, Farhan Sunella;
Hambali, Akhmad;
Maulana, Irfan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan perkembangan teknologi pada bidang telekomunikasi, sistem nirkabel mulai banyak diperbarui, salah satunya adalah Light Fidelity (LiFi). LiFi adalah teknologi yang dikembangkan dari Visible light Communication (VLC). LiFi muncul sebagai solusi inovatif yang menggunakan cahaya tampak untuk mentransmisikan data. Dalam konteks entertainment, khususnya layanan musik digital, LiFi bisa menjadi inovasi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. LiFi memmerlukan perangkat receiver untuk menangkap sinyal informasi yang dikirim dari transmitter. Salah satu sensor cahaya yang bisa digunakan untuk menangkap sinyal informasi itu adalah solar cell, solar cell dapat pengubah cahaya menjadi listrik yang dimana listrik tersebut sudah membawa informasi dari transmitter. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah receiver yang bisa digunakan untuk LiFi dan dapat dengan baik mendemodulasikan kembali sinyal audio yang yang sebelumnya sudah dimodulasi oleh transmitter. Receiver ini mampu menagkap sinyal audio sampai jarak 300 cm dan alat ini bisa digunakan dalam kondisi ruangan terang maupun ruangan gelap. Alat ini dalam keadaan ruang gelap akan memiliki sedikit noise itu karena ada interferensi dari cahaya luar. Walaupun begitu alat ini mampu bekerja dengan benar sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat. Kata Kunci: Audio, Light Fidelity, Receiver.
Infrastruktur pada Perancangan Sistem Komunikasi Kabel Laut dan Lastmile Pada Anyar-Kalianda
Yusuf, Hafizh Khairan Adya;
Hambali, Akhmad;
Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecepatan digitalisasi mendorong orang untuk selalu memiliki akses internet. Namun, masih banyak akses internet di Indonesia yang masih terbatas atau tidak memadai, salah satunya Provinsi Lampung. Maka dibutuhkan peningkatan akses internet yang menghubungkan Anyar di Banten hingga Kalianda Lampung. Perencanaan ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Komunikasi Kabel Laut dan Lastmile. Implementasi jaringan ini dimulai dari Sentral Telepon Otomat (STO) Anyar menuju Kota Kalianda, dengan menggunakan simulasi pemetaan lokasi untuk menentukan jalur kabel optik yang dilewati, simulasi optik yang digunakan untuk menentukan kualitas fiber optic. Berdasarkan Perencanaan Backbone dan Lastmile dari Anyar Banten hingga Kalianda Lampung didapatkan nilai Quality of Service (QoS) yang sesuai dengan standar kelayakan. Kata Kunci—Fiber optic, LASTMILE, Submarine cable, Quality of service.
Desain Jaringan Lastmile dan Fiber to the Mobile (FTTM) dengan support system kabel laut di Kalianda Lampung
Akbar, Fadel;
Hambali, Akhmad;
Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecepatan digitalisasi mendorong orang untuk selalu memiliki akses internet. Namun, masih banyak akses internet di Indonesia yang masih terbatas atau tidak memadai, salah satunya Provinsi Lampung. Maka dibutuhkan peningkatan akses internet yang di Kalianda Lampung. perancangan ini bertujuan untuk mengimplementasik-an jaringan lastmile dan Fiber To The Mobile (FTTM). Implementasi titik awal perancangan ini adalah Sentral Telepon Otomat (STO) Kalianda menuju costumer, dengan menggunakan simulasi pemetaan lokasi untuk menentukan jalur kabel optik yang dilewati. Berdasarkan perancangan jaringan lastmile dan Fiber To The Mobile (FTTM) di Kalianda Lampung didapatkan nilai Quality of Service (QoS) yang sesuai dengan standar kelayakan fiber optic. Kata Kunci—Fiber optic, Fiber to the mobile, LASTMILE, Quality of service.
5G Planning dan Analisis untuk Pusat Kota Kalianda Lampung
Maulana, Naufal Mirza;
Hambali, Akhmad;
Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pertumbuhan ekonomi digital menuntut adanya ke- bijakan yang mendukung perluasan akses internet. Pembanguan infrastruktur telekomunikasi yang memadai, seperti yang menghubungkan Anyar dan Kalianda, harus menjadi prioritas pemerintah untuk mewujudkan pemerataan digital. Perencanaan ini bertujuan untuk mengimplementasikan jaringan 5G di kota Kalianda. Implementasi jaringan ini dimulai dari Sentral Tele- pon Otomat (STO) Kalianda menuju Base Transceiver Station (BTS), dengan menggunakan simulasi perencanaan jaringan untuk menentukan kelayakan dan performansi jaringan 5G, simulasi jaringan yang digunakan untuk menentukan kualitas Synchronization Signal Reference Signal Received Power (SS- RSRP), Synchronization Signal-to-Noise and Interference Ratio (SS-SINR), dan Data Rate. Berdasarkan Perencanaan jaringan Kalianda Lampung didapatkan nilai key Performance Indicatior (KPI) yang sesuai dengan standar kelayakan. Kata Kunci—5G New Radio, Capacity planning, Coverage planning, KPI.
Smart Lock System for Optical Distribution Cabinet Using RFID and Hydraulic Mechanism
Asdianty, Lisda;
Usman, Uke Kurniawan;
Hambali, Akhmad
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 3 No. 11 (2025): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59888/ajosh.v3i11.598
Optical Distribution Cabinet (ODC) is a critical component in fiber optic network infrastructure, often located in public places and vulnerable to unauthorized access and vandalism. Traditional mechanical locking systems have limitations in terms of security and operational efficiency. This research presents a Radio Frequency Identification (RFID)- based smart lock system integrated with a hydraulic mechanism to improve security and access efficiency at ODCs. The system utilizes Arduino Uno microcontroller as the main controller unit, MFRC522 RFID module for user authentication, hydraulic actuator as the door opening mechanism automatically, and status indicators in the form of buzzer and LED. When a valid RFID card is detected, the system activates the solenoid to unlock and the hydraulic actuator automatically opens the ODC door. A green LED lights up to indicate access is accepted, while a red LED lights up and a buzzer sounds if access is denied. The test results show that the system is able to respond to RFID input with an optimal distance of up to 4 cm and successfully open the ODC door automatically with a hydraulic actuator. The implementation of this system is expected to replace conventional locking methods and improve operational efficiency in managing fiber optic network infrastructure.
Smart Lock System for Optical Distribution Cabinet Using RFID and Hydraulic Mechanism
Asdianty, Lisda;
Usman, Uke Kurniawan;
Hambali, Akhmad
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 3 No. 11 (2025): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59888/ajosh.v3i11.598
Optical Distribution Cabinet (ODC) is a critical component in fiber optic network infrastructure, often located in public places and vulnerable to unauthorized access and vandalism. Traditional mechanical locking systems have limitations in terms of security and operational efficiency. This research presents a Radio Frequency Identification (RFID)- based smart lock system integrated with a hydraulic mechanism to improve security and access efficiency at ODCs. The system utilizes Arduino Uno microcontroller as the main controller unit, MFRC522 RFID module for user authentication, hydraulic actuator as the door opening mechanism automatically, and status indicators in the form of buzzer and LED. When a valid RFID card is detected, the system activates the solenoid to unlock and the hydraulic actuator automatically opens the ODC door. A green LED lights up to indicate access is accepted, while a red LED lights up and a buzzer sounds if access is denied. The test results show that the system is able to respond to RFID input with an optimal distance of up to 4 cm and successfully open the ODC door automatically with a hydraulic actuator. The implementation of this system is expected to replace conventional locking methods and improve operational efficiency in managing fiber optic network infrastructure.
Implementasi Sistem Peringatan Kecepatan dan Notifikasi Kecelakaan Otomatis pada Sepeda Motor
Pratama, Rakan Aji;
Jamil, Althaf Nizarudin;
Achmad, Raffi;
Hambali, Akhmad;
Rahadian, Iqbal Adzani;
Sanjoyo, Danu Dwi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya angka fatalitas kecelakaan yang melibatkan sepeda motor di Indonesia menjadi masalah krusial yang salah satunya disebabkan oleh lambatnya penanganan medis. Keterlambatan informasi mengenai terjadinya dan lokasi kecelakaan secara akurat menjadi penghambat utama dalam memberikan pertolongan pertama pada periode kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem notifikasi kecelakaan otomatis. Solusi yang diimplementasikan berupa sistem terintegrasi yang terdiri dari perangkat IoT pada sepeda motor, server backend, dan aplikasi seluler. Perangkat IoT menggunakan sensor IMU MPU6050 dan GPS untuk mendeteksi anomali pergerakan dan kemiringan yang mengindikasikan kecelakaan. Saat terdeteksi, data lokasi dan waktu kejadian dikirimkan secara otomatis melalui jaringan GPRS ke server Django, yang kemudian meneruskan informasi tersebut sebagai notifikasi push real-time ke aplikasi seluler kontak darurat. Berdasarkan pengujian, sistem ini berhasil berfungsi sesuai rancangan. Pengujian sensor menunjukkan akurasi penentuan lokasi GPS dengan selisih rata-rata 6.92 meter. Waktu transmisi notifikasi dari deteksi kecelakaan oleh perangkat IoT hingga diterima oleh aplikasi seluler kontak darurat berhasil dicapai dengan rata-rata 2.016 detik. Hasil ini membuktikan bahwa sistem yang dibangun mampu menyediakan solusi notifikasi darurat yang cepat dan akurat, sehingga berpotensi mempercepat waktu respons dan meningkatkan peluang keselamatan korban.Kata kunci— deteksi kecelakaan, internet of things, notifikasi otomatis, sepeda motor, sistem peringatan