Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The effect of Merchandising, Price Discount, and Store Atmosphere on Impulse Buying with Positive Emotion as a mediating variable based on Islamic Business Perspective Ismi Zahra Fadila Yusuf; Femei Purnamasari; Is Susanto
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.992

Abstract

This study aims to describe the phenomenon and also examine the causal relationship that is structured by using a scientific approach and quantitative analysis that is valid and reliable. This study was conducted using quantitative methods. In the context of this study, the population in question is all Alfamart consumers who are in the District Sukarame, Bandar Lampung, which is actively engaged in purchasing activities in Alfamart outlets scattered in the area. The number of samples used in this study is as many as 96 respondents who are domiciled in the city of Bandar Lampung, especially Alfamart consumers in the Sukarame Sub-District. Based on the results of the study, it can be concluded that positive emotions are the main driving factor for impulsive purchases in consumers. Although marketing strategies such as merchandising, price discounts, and store atmosphere have no direct influence, their impact on impulse buying is mediated through the positive emotions they elicit. This finding is also in line with the Islamic business perspective, which views that excessive promotion to manipulate consumer emotions and encourage waste is an unethical practice.
Pengaruh Islamic Social Finance (ZISWAF), Third-Party Funds (DPK), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Net Profit Margin (NPM) sebagai Indikator Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia dalam Perspektif Islam Periode 2015-2024 Sri Winarsih; Heni Noviarita; Is Susanto
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11, No 2 (2026): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v11i2.10889

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Islamic Social Finance (ZISWAF), Dana Pihak Ketiga (DPK), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Net Profit Margin (NPM) sebagai indikator efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia dalam perspektif islam periode 2015–2024. Tujuan penelitian adalah menilai pengaruh parsial dan simultan ketiga variabel tersebut terhadap NPM. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan model yang terpilih yaitu Random Effect Model (REM) pada sampel lima Bank Umum Syariah menggunakan data sekunder laporan keuangan 2015–2024. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan ZISWAF, DPK, dan FDR berpengaruh signifikan terhadap NPM. Secara parsial, ZISWAF berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPM, DPK berpengaruh negatif dan tidak signifikan, sedangkan FDR berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan mengindikasikan pentingnya pengelolaan dana sosial (ZISWAF) yang produktif dan pengendalian FDR secara prudensial untuk memperbaiki efisiensi dan peningkatan DPK tidak otomatis meningkatkan margin jika tidak diiringi pengelolaan yang produktif. 
ANALISIS PENERAPAN AKAD IJARAH MUMTAHIYA BI TAMLIK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI BANK SYARIAH Okta Dwi Puspita; Anggun Okta Fitri; Is Susanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan akad ijarah mumtahiya bi tamlik dalam perspektif hukum islam di bank syariah. Akad ini merupakan kombinasi dari akad ijarah (sewa menyewa) dengan akad murabahah (jual-beli). Akad ini  memberikan banyak kemudahan bagi pelaku ekonomi, menggunakan metode pendekatan kualitatif dan menggunakan data sekunder serta teknik pengumpulan data yaitu dengan mencari literatur yang berkorelasi dengan pembahasan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa penerapan akad ijarah mumtahiya bi tamlik dalam perspektif hukum islam di bank syariah ini merupakan bagian penting untuk diterapkan, penelitian ini juga mengungkap bahwa meskipun Akad IMBT masih diragukan oleh banyak pihak. Yang dimana, mereka mempertanyakan bagaimana dasar hukum IMBT baik Hukum Islam ini, Dalam perspektif Hukum Islam, kesimpulan bahwa IMBT dikatakan telah memenuhi prinsip-prinsip, pilar dan syarat-syarat dalam akad. Para pemikir ekonomi kontemporer banyak yang berpendapat bahwa hukum IMBT diperbolehkan. penelitian ini menegaskan  penerapan nilai-nilai hukum Islam untuk menciptakan kepuasan duniawi dan akhirat.