Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Praktik Baik Sistem Penjaminan Mutu Internal Sekolah Menengah dalam Implementasi Rapor Pendidikan di Kabupaten Majene Irmawati Irmawati; Sitti Habibah; Rika Kurnia R.; Herlina Herlina; Nasrah Natsir
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v4i1.63279

Abstract

Abstrak. PKM Praktik Baik Sistem Penjaminan Mutu Internal Sekolah dalam Implementasi Rapor  Pendidikan di Kabupaten Majene, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra tentang penggunaan dan pengelolaan Sistem penjaminan Mutu Internal. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih minimnya pengetahuan mitra terhadap Sistem penjaminan Mutu Internal dan Implementasi Rapor  Pendidikan,. Solusi yang ditawarkan yakni diharapkan Internal Sekolah (peserta pelatihan) memiliki pemahaman dan mampu mengelola mutu internal sekolah dalam rangka implementasi rapor pendidikan hingga persiapan akreditasi sekolah. Metode yang dilakukan adalah tahap persiapan terdiri koordinasi dengan mitra, mengidentifikasi jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan, persiapan materi untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan, Koordinasi dengan Mitra terkait jadwal pelaksanaan pelatihan, persiapan pelaksanaan workshop seperti materi pelatihan, bahan presentasi, daftar hadir, lembar kerja, dan dokumentasi. Tahap pelaksanaan terdiri: Pelaksanaan program dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik. Tahap Evaluasi: Pemberian tugas untuk mengelola Sistem Penjaminan Mutu Internal Sekolah dengan tepat dan sesuai dengan indikator penilaian. Target yang di harapkan peserta mampu mengelola sistem penjaminan mutu internal sekolah dan dapat memanfaatkan penggunaanya dalam implementasi Rapor Pendidikan. Kata Kunci: Mutu, Rapor, Pendidikan
PKM Pelatihan Paud Holistik Integratif KKG PAUD Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Muhammad Akil Akil Musi; Herlina Herlina; Sitti Nurhidayah Ilyas; Muh. Yusri Bachtiar
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v1i1.36185

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM): Pelatihan PAUD Holistik Integratif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam satuan pendidikan anak usia dini. PKM ini dilaksanakan selama bulan Juni 2022 dengan mitra KKG PAUD Kecamatan  Banggae Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Peserta PKM ini terdiri atas guru dan kepala sekolah satuan PAUD. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan  penugasan. Analisis tingkat keberhasilan kegiatan PKM ini adalah melalui pengukuran tingkat penguasaan materi serta penyelesaian tugas. Kondisi akhir pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini menunjukkan bahwa peserta dapat memahami model pengembangan program PAUD Holistik Integratif pada satuan PAUD. Keberhasilan PKM ini dapat dilihat dari tingginya partisipasi dan motivasi serta kedisiplinan peserta selama kegiatan pelatihan berlangsung.
Pengajaran Bahasa Inggris Interaktif Bagi Guru PAUD Di Majene Azizah Amal; Muhammad Akil Musi; Muhammad Yusri Bachtiar; Herlina Herlina
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 2, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v2i2.56398

Abstract

The aim of this PPM activity is to help PAUD teachers in Majene Regency to find, create and apply material for English teaching and learning activities interactively and according to the children's ages. This activity was carried out in Majene Regency in order to help kindergarten teachers in Majene Regency to find and know how to actively teach English to children so that children can know and recognize vocabulary in English according to their developmental stages. Teachers as educators in early childhood education institutions play a role that is no less important than parents and the community. Education services in schools as the first and foremost place of education in early childhood education are responsible for meeting the needs of children to grow and develop. So whatever the teacher does in the school environment will have an impact on the child's life in the future. If teachers are able to provide good educational services, then children will naturally receive good learning intake too, and vice versa. The method for implementing this activity is intensive training with a combination of theory and practice as well as discussion and performance of workshop results at the end of the training. The introduction and strengthening of TEYL principles is carried out while still considering and respecting their (participants') position as teachers who have different backgrounds and experiences. This PPM activity emphasizes the use of songs, stories, games and crafts to help organize the English language learning process in PAUD.
Integration of Entrepreneurship in High School Curriculum: Opportunities and Challenges Herlina Herlina; Romansyah Sahabuddin; Bustan Bustan
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7588

Abstract

This study highlights the importance of integrating entrepreneurship into the high school curriculum in Indonesia to prepare students for the increasingly complex challenges of the workforce. Integrating entrepreneurship into the curriculum offers significant opportunities, such as enhancing 21st-century skills, fostering collaboration with the business sector, and enabling students to create economic opportunities through independent ventures. However, its implementation faces various challenges, including limited resources, time constraints, and insufficient teacher competencies. The study adopts a descriptive qualitative approach, analyzing existing education policies and findings from interviews with teachers and practitioners of entrepreneurship education. The results emphasize the need for policies that support the integration of entrepreneurship into the national education curriculum and allocate resources for teacher training to enhance the quality and effectiveness of entrepreneurship education.
Philosophy of Education in Ethical Decision Making in the Classroom Herlina Herlina; Abdullah Sinring; Ansari Ansari
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7589

Abstract

The goal of this study is to provide educators a deeper understanding of how to apply ethical theories in practical classroom settings to help them make morally sound decisions. The author uses a literature study approach. The author carries out the analysis process by exploring the application of various ethical theories developed by prominent philosophers such as Immanuel Kant, John Stuart Mill, and Aristotle in the context of education. Ethical decision-making in the classroom is a key element in education that has a long-term impact on the development of student character. Ethical decisions made by teachers, whether based on deontology, utilitarianism, or virtue ethics, influence a learning environment that is not only fair but also supports the formation of students' morals and character. An educational philosophy that integrates ethical principles provides teachers with a solid foundation in dealing with everyday ethical dilemmas, both in the context of assessment, discipline management, and interactions with students. Therefore, the role of teachers as moral guides is very important in creating an environment that not only prioritizes academic results but also the moral character of students, which will guide them in their social lives (Jones & Brooks, 2020; Smith & Thomas, 2021). In order to create more equitable, inclusive, and humane learning environments, we need to further research on the application of educational philosophy to ethical decision-making in the classroom (Tatum, 2022).
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Peserta Didik Nuriva Nuriva; Herlina Herlina; Hastuti Hastuti
Lempu PGSD Vol. 1 No. 1 (2024): March
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/lempu.v1i1.3328

Abstract

Rendahnya hasil belajar PPKn pada peserta didik kelas IV A SD Negeri KIP Bara-Baraya I disebabkan karena mindset peserta didik terhadap mata pelajaran matematika yang negatif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan terkait peningkatan hasil belajar PPKn  peserta didik dengan perubahan mindet melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah kelas IV A SD Negeri KIP Bara-Baraya I. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV A SD Negeri KIP Bara-Baraya I sebanyak 18 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru dan peserta didik serta tes hasil belajar. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis statistika deskriptif.  Berdasarkan hasil tes belajar pada siklus I adalah dari 18 peserta didik terdapat 13 peserta didik yang tuntas dengan ketuntasan belajar 72,22%. sedangkan pada siklus ke II jumlah peserta didik yang tuntas mengalami peningkatan menjadi 17 peserta didik se-hingga mencapai persentase 88,88%. Jadi, kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui model pembelajaran berbasis masalah mindset peserta didik berubah se-hingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri KIP Bara-Baraya I.
PENGARUH MEDIA FUZZY FELT TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 5-6 TAHUN Nurjihan Aufah Putri; Syamsuardi Syamsuardi; Herlina Herlina; Muhammad Yusri Bachtiar; A. Sri Wahyuni Asti
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1773

Abstract

Penelitian ini mengulas mengenai pengaruh media fuzzy felt terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di TK Desa Cendana Hijau Luwu Timur sebelum dan sesudah pemberian percobaan belajar melalui media fuzzy felt. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. jenis quasi eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 34 anak. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu pengujian (tes), pengamatan (observasi), dan pengarsipan (dokumentasi). Untuk teknik analisis data penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis parametrik. Setelah dilakukan analisis nilai setelah perlakuan dengan uji independen sampel T test, hasilnya menunjukkan adanya perbedaan rata-rata kemampuan mengenal huruf antara kelompok yang mendapat perlakuan fuzzy felt dan kelompok yang tidak mendapat perlakuan fuzzy felt, artinya ada pengaruh media fuzzy felt terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 tahun di TK Desa Cendana Hijau Luwu Timur.
Pengaruh Penggunaan Virtual Reality dan Mixed Reality Sebagai Media Pembelajaran terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Nurhidayah Ramadhani; Suardi Suardi; Herman Herman; Herlina Herlina
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8263

Abstract

Latar belakang studi ini adalah terdapatnya perbedaan antara minat alami anak pada teknologi digital dan praktik pembelajaran yang masih didominasi oleh pendekatan konvensional berbasis gambar 2D, sehingga perkembangan kognitif pada masa golden age tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemanfaatan teknologi VR dan MR dalam meningkatkan keterampilan kognitif pada anak usia dini. Penggunaan VR dan MR dianggap sebagai solusi strategis untuk menyajikan pengalaman belajar imersif yang dapat menghubungkan konsep abstrak dengan yang konkret. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe kelompok kontrol non-setara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 30 anak dari Kelompok B1, yang terdistribusi ke dalam kelompok eksperimen (15 anak) yang menggunakan media VR/MR dan kelompok kontrol (15 anak) yang memakai media konvensional. Data dihimpun melalui pengamatan, survei, dan uji kemampuan kognitif dalam mengenali jenis hewan menggunakan alat Meta Quest 2. Analisis data dilaksanakan dengan metode uji statistik deskriptif dan inferensial menggunakan Paired t-test dan Independent t-test yang didukung oleh SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kemampuan kognitif yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dari 13,47 (pre-test) menjadi 20,07 (post-test). Hasil dari uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) mencapai 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan (gain score) sebesar 6,60, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 0,73 Disimpulkan bahwa integrasi VR dan MR secara signifikan lebih efektif meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dibandingkan metode konvensional. Teknologi ini mampu meningkatkan fokus, retensi memori, dan keterampilan pemecahan masalah melalui pengalaman multisensori yang interaktif.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru di Kota Makassar melalui Pelatihan Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Rahayu Rahayu; Herlina Herlina; Nofvia De Vega; Muhammad Irvan Nur’Iva; Citra Prasiska Tohamba
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.6211

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik 24 orang guru SMP di Kota Makassar melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah dominansi metode pembelajaran konvensional yang bersifat superfisial dan keterbatasan keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop partisipatif yang meliputi tahap pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi penyusunan perangkat ajar, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai filosofi pembelajaran mendalam, yang dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata kompetensi peserta dari 72,00 pada saat pre-test menjadi 92,00 pada post-test. Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan teknis dalam memanfaatkan media digital seperti Canva, Padlet, dan Wordwall. Peserta berhasil menyusun draf desain pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Kegiatan ini juga berhasil membentuk komunitas praktisi antar guru untuk mendukung keberlanjutan inovasi di sekolah. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan intensif selama 6 hari dengan pendampingan langsung terbukti efektif dalam mentransformasi paradigma mengajar guru menjadi lebih adaptif dan inovatif.