Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KRS BERBASIS WEB DENGAN PHP 5.5.42, MYSQL 5.0.10 DAN CODEIGNITER PADA STT POMOSDA Dwi Susanti; Prawidya; Gendut Sadar Laswijiyanto
CYBER-TECHN Vol. 12 No. 02 (2018): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Sistem Informasi Akademik KRS berbasis WEB pada STT POMOSDA merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk mengisi Kartu Rencana Studi mahasiswa yang diakses secara online pada desktop dan smartphone kemudian di cetak berbentuk PDF. Aplikasi ini mempermudah mahasiswa untuk mengisi Kartu Rencana Studi jika mahasiswa mahasiswa tidak dapat masuk.Kartu Rencana Studi atau lebih dikenal dengan KRS adalah Kartu yang berisi daftar mata kuliah yang akan diikuti oleh setiap mahasiswa dalam satu semester. Dalam KRS tercantum data mahasiswa (NIM, Nama, Jurusan, Jumlah Semester dan Tahun Akademik yang diikuti, Kode Mata Kuliah, Mata Kuliah, SKS dan Kelas yang diikuti). KRS berlaku/sah, jika ada tanda tangan BAAK, Ketua Jurusan, dan Dosen Wali. KRS merupakan bukti seseorang mahasiswa aktif pada semester yang bersangkutan dan berfungsi sebagai Form Peserta Ujian. Pengisian KRS dilakukan oleh setiap mahasiswa secara langsung di STT POMOSDA pada setiap awal semester.Dengan adanya sistem ini maka informasi yang diberikan dapat diakses dengan baik, efektif dan efesien. Penelitian ini di fokuskan pada pengembangan Perancangan Sistem Informasi Kartu Rencana Studi (KRS) Berbasis WEB dengan studi kasus pada STT POMOSDA. Dimana dalam merancang aplikasi ini digunakan alat bantu perancangan sistem yaitu Data Flow Diagram (DFD), Context Diagram, Entity Relationship Diagram (ERD) dan Flowchart dengan menggunakan PHP, HTML, MYSQL, Bootstrap dan Codeigniter sebagai databasenya. Perancangan sistem informasi KRS berbasis web ini memberikan kemudahan baik kepada manajemen dalam pengarsipan, pengelolaan data KRS. Sehingga proses pengambilan dan pengisian KRS dapat dilakukan dengan baik.
Penggunaan batang cuisenaire untuk meningkatkan kemampuan operasi penjumlahan siswa tunagrahita Herawati Herawati; Dwi Susanti; Ika Noviantari; Hermansyah Hermansyah
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11486

Abstract

Students in Grade VIII at Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tarakan had difficulty with integer addition operations. To address these difficulties, concrete media such as Cuisenaire rods can be used. Therefore, this research was designed as Classroom Action Research (CAR) aimed at improving integer operation skills through the use of Cuisenaire rods. The CAR was conducted over two cycles, each consisting of planning, action & observation, and reflection. In this study, five students with intellectual disabilities in Grade VIII of SLB Negeri Tarakan were chosen as subjects. Data collection involved observing both teacher and student activities and administering additional skill tests. The results demonstrated progress: in Cycle I, 40% of students achieved learning completeness. Subsequently, there was a 40% increase in Cycle II, bringing the total to 80%, which exceeded the success indicator set at 60%. Furthermore, student activity, which was categorized as fairly active in Cycle I, increased to very active in Cycle II. Similarly, teacher activity improved from good in Cycle I to very good in Cycle II.
Peningkatan Kesehatan Mental Dini untuk Pencegahan Bullying di Kuttab Anas Bin Malik Retno Maharsi; Aldi Herbanu; Asy Syifa Labibah; Rafli Filano; Sekar Asri Tresnaningtyas; Dwi Susanti; Nova Resfita; Nurul Maulidiyah; Seiswondyshu Hannoudzaky Sonefisal; Rilensya Rahma Suci
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1782

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Biomedis ITERA di Kuttab Anas bin Malik bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai pentingnya kesehatan mental sebagai faktor yang memengaruhi cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi sosial. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada meningkatnya permasalahan kesehatan mental pada anak dan remaja serta adanya perilaku bullying di lingkungan pendidikan yang berdampak negatif terhadap kondisi emosional, kepercayaan diri, dan perkembangan sosial akademik siswa. Selain itu, keterbatasan pemahaman siswa terkait pengelolaan emosi dan interaksi sosial positif, serta belum adanya program edukasi kesehatan mental yang terstruktur, menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan interaktif melalui penyampaian materi mengenai empati, bullying dan dampaknya, serta pembiasaan perilaku sosial positif dengan teknik role play, drama, presentasi interaktif, dan lagu edukatif yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pra-sosialisasi, sosialisasi, dan pasca-sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap kesehatan mental serta terbentuknya perilaku sosial yang lebih positif. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif serta mendukung upaya pencegahan bullying secara efektif.
Pengaruh Edukasi Peer Group terhadap Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Godean Putra Armadilo Januarta; Dwi Susanti
Inovasi Kesehatan Global Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v3i1.2723

Abstract

Adolescent girls' adherence to taking iron tablets is still lacking, iron intake is very important to prevent anemia. Based on the 2018 Riskesdas, the coverage rate of iron tablets is 76.2%, but the awareness of adolescent girls of the importance of preventing anemia by consuming iron tablets is still low. One way to increase compliance with taking blood supplement tablets is by utilizing peer group education. This study aims to determine the effect of peer group education in an effort to increase adherence to taking blood tablets for adolescent girls. This is a quantitative pre-experimental study using One-Group Pretest-Posttest Design. The population was all students of class XI SMAN 1 Godean. Simple random sampling technique with a sample size of 58 female students. Education time was 40 minutes with peer educators in each group. Data analysis using the Wilcoxon test with the results of compliance with iron tablet consumption before education in adolescent girls at SMA Negeri 1 Godean in the category of non-compliant as many as 51 people (87.9%) and compliant as many as 7 people (12.1%), compliance with iron tablet consumption after education has increased in the category of compliant as many as 16 people (27.6%) and non-compliant as many as 42 people (72.4%). In the Wilcoxon Test, the results obtained p = 0.013, therefore it was concluded that there was an effect of peer group education on increasing compliance with blood supplementation tablet consumption in adolescent girls of SMA Negeri 1 Godean.