Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Membangun Jati Diri dalam Kebinekaan di Kelas IV SD melalui E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Wijayanti, Ajeng; Yulianti, Yulianti; Sulistyowati, Prihatin
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7971

Abstract

Siswa membutuhkan bahan ajar yang menarik dan mengikuti perkembangan zaman. Disamping itu, karakter nilai kearifan lokal lingkungan sekitar juga penting untuk dibangun pada jati diri siswa pada proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul yang mengintegrasikan kearifan lokal untuk mendukung pembelajaran mengenai keberagaman dan identitas untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.  Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. E-modul ini dirancang untuk membantu siswa belajar tentang keragaman, pluralisme, dan identitas dalam pelajaran Pendidikan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan e-modul ini sangat sesuai untuk digunakan, dengan skor kesesuaian 95,454%, kemudahan penggunaan 98,437%, dan efektivitas tinggi yang dibuktikan dengan skor rata-rata tes siswa 95,5. Dapat disimpulkan bahwa e-modul ini sangat efektif untuk pembelajaran tentang identitas dan keberagaman.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Canva pada Materi Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Jenjang Sekolah Dasar Mawarni, Elisa; Yulianti, Yulianti; Sulistyowati, Prihatin
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8184

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, proses pembelajaran di kelas juga mulai mengikuti perkembangan. Akan tetapi pada kenyataanya masih banyak guru yang kurang memanfaatkan media digital yang ada untuk diterapkan pada proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva pada materi implementasi nilai-nilai Pancasila untuk jenjang sekolah dasar serta, menguji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. Metode yang digunakan yaitu research and development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli media, materi, bahasa serta angket respon guru dan siswa. Hasil validasi menunjukkan media interaktif Canva sangat layak digunakan dengan nilai validasi 88,8% (ahli media), 88,04% (ahli materi), dan 98,2% (ahli bahasa). Kepraktisan media juga sangat tinggi berdasarkan penilaian guru 97,8% dan respon siswa 97%. Uji keefektifan menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan skor N-gain 0,8 (kategori tinggi) dengan rata-rata nilai 89%. Dapat disimpulkan bahwa media interaktif Canva layak, praktis, dan efektif sebagai inovasi media pembelajaran Pancasila di sekolah dasar dengan memanfaatkan aplikasi desain online.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites pada Muatan Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Batu Bara, Comas; Yulianti, Yulianti; Sulistyowati, Prihatin
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8185

Abstract

Perkembangan teknologi selalu diiringi dengan kamajuan ilmu pengetahuan, baik dalam berkomunikasi maupun proses pembelajaran. Realitanya guru masih banyak yang kesulitan dalam memanfaatkan teknologi, Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran Google sites, mendeskripsikan kepraktisan media pembelajaran Google sites, dan mendeskripsikan keefektifan media pembelajaran Google sites. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE adapun tahapanya yaitu analisis, desain, pengembangan, impementasi, evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, respon guru, respon siswa serta lembar pre-test dan post-test. Penilaian oleh ahli media mendapatkan presentase 91,6% dengan kategori sangat layak, Ahli materi mendapatkan 89,7% dengan kategori sangat layak, dan ahli Bahasa mendapatkan 92,8% dengan kategori sangat layak. Hasil penilaian dari calon pengguna (guru) mendapatkan 95% dengan kategori sangat praktis. Respon siswa mendapatkan 94,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil pre-test dan post-test mendapatkan presentase 80,8% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan paparan hasil penilaian tersebut, pengembangan media pembelajaran berbasis Google sites pada muatan Pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD layak, paktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Google Sites dapat meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di tingkat sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Powtoon Pada Muatan IPAS Materi Cerita Tentang Daerahku di Kelas IV Sekolah Dasar Ilmiyah, Asa Mufngidatul; Sulistyowati, Prihatin; Yulianti, Yulianti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8966

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peserta didik kurang aktif, asyik bermain, dan mengobrol sehingga kurang konsentrasi saat mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan video animasi berbasis powtoon materi cerita tentang daerahku. Penggunaan video animasi diharapkan meningkatkan konsentrasi peserta didik. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D (Four D). Subjek penelitian meliputi peserta didik dan guru kelas IV SD Negeri Sukun 1. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji kelayakan berdasarkan validasi ahli media memperoleh 96,80% kategori “sangat layak”, validasi dari ahli materi memperoleh 95% kategori “sangat layak”, dan validasi dari ahli bahasa memperoleh 85,71% kategori “sangat layak”. Hasil uji kepraktisan dari guru memperoleh 95% kriteria “sangat praktis”. Sedangkan uji kepraktisan dari peserta didik memperoleh 96,07% kriteria “sangat praktis”. Uji keefektifan memperoleh rata-rata nilai dari peserta didik sebesar 0,73 kategori “tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, video animasi dapat digunakan saat pembelajaran karena memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif