p-Index From 2021 - 2026
4.801
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Parole: Journal of Linguistics and Education KAJIAN SASTRA Jurnal Akuntansi dan Sistem Teknologi Informasi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Jurnal Pendidikan Ekonomi UNEJ e-Proceeding Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Purifikasi Jurnal Ilmiah Dikdaya Majalah Kedokteran Andalas Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Nizham Journal of Islamic Studies Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Open Access Indonesia Journal of Social Sciences Multicience Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Open Access Indonesia Journal of Social Sciences Unram Journal of Community Service (UJCS) Stethoscope Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Genre Journal: Journal of Applied Linguistics of FBS UNIMED JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Al Mufid: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyaakat Berkala Penelitian Teknologi Kulit, Sepatu, dan Produk Kulit Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Indonesian State Law Review (ISLRev) Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam International Journal of Economics and Management Research Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : KAJIAN SASTRA

English-Only Policy as Language Pressure Dwi Wulandari
KAJIAN SASTRA Vol 32, No 1 (2008)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.022 KB)

Abstract

Kebijaksanaan untuk memakai bahasa Inggris saja di AmerikaSerikat menuai banyak kontroversi. Dengan tujuan untukmenyatukan bangsa, kebijaksanaan ini diterapkan di sekolah, dengan berbagai program yang mengharuskan para imigran untuk bisa menguasai bahasa Inggris dengan cepat sehingga mereka bisa mempelajari ilmu-ilmu lainnya sebagaimana yang dipelajari oleh sfsruo yang berbahasa dbu bahasa Inggris. Namun pada kenyataannya, kebijaksanaan ini justru memberikan masalah bagi siswa imigran karena mereka mendapat sikap negatif dan pada akhirnya memicu konflik identitas bagi mereka dan menghilangkan warisan bahasa mereka. Kebijaksanqan ini juga menyebabkan penutur bahasa Inggris tidak sensitif bahkan meremehkan budayalain sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk mempelajarinya. Ada tiga hal yang menyebabkan kebijaksanaan tersebut tetap diterapkan meskipun telah menimbulkan masaloh; salah pengertian terhadap bilingual education, peranan mass media yang cenderungmembela kebijaksanaan ini, dan adanya keinginan dari penguasa untuk mempertahankan status kekuasaannya denganmempertahankan status bahasa Inggris.