Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tingkat Pendidikan, Kompetensi dan Komunikasi Terhadap Organizational Citizenship Muh. Taufik Donny Pratama; Aftoni Susanto; Agus Siswanto
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i2.696

Abstract

Human resources remain a focal point for organizations in their efforts to survive and compete in an increasingly competitive environment. One of the primary concerns of managers in enhancing organizational effectiveness is employee behavior in the workplace. Human resources serve as a crucial element within organizations, playing a significant role in achieving organizational goals. Beyond merely assisting organizations in reaching their objectives, human resources also contribute to defining attainable and effective goals based on the available resources. This study aims to examine the influence of education level, competence, and communication on Organizational Citizenship Behavior (OCB) at Yellow Star Hotel Gejayan. The research adopts an associative approach using quantitative methods. The sample consists of 122 employees working at Yellow Star Hotel Gejayan. The results of the analysis indicate that education level has a significant impact on Organizational Citizenship Behavior at Yellow Star Hotel Gejayan. Additionally, competence and communication also exhibit a significant influence on Organizational Citizenship Behavior at the hotel.
Implementasi Pendidikan Karakter Di Pondok Pesantren Agus siswanto
Idaarotul Ulum Vol 1 No 01 Juni (2019): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v1i01 Juni.56

Abstract

Bangsa dan negara Indonesia sekarang ini sedang mengalami berbagai penyakit moral yang sangat akut. Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), seks bebas, terorisme, kekerasan yang bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), separatisme dan krisis moral lainnya. Sebabnya adalah masyarakat Indonesia telah tercerabut dari nilai-nilai luhur bangsanya sendiri. Oleh karena itu pendidikan karakter merupakan keniscayaan yang harus diimplementasikan diIndonesia. Pendidikan karakter pada intinya bertujuan membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang semuanya dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila. Implementasi pendidikan karakter harus didukung oleh semua lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren karena selain sebagai lembaga pendidikan, ia juga termasuk lembaga pembinaan moral dan dakwah.
Strategi Pengembangan Pendidikan Kedisiplinan Agus Siswanto
Idaarotul Ulum Vol 1 No 2 Desember (2019): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v1i2 Desember.100

Abstract

Disiplin adalah suatu kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, keteraturan, dan atau ketertiban. Kedisiplinan tidak bisa tertanam bila tidak dilatih atau dibiasakan dengan serius.Pengaruh pendidikan kedisiplinan terhadap pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak sangatlah kuat, karena perilaku disiplin dapat memicu berbagai sifat yang baik seperti sifat tanggungjawab yang tinggi dan amanah. Pendidikan kedisiplinan ini harus dilatih dan ditumbuh kembangkan kepada diri anak, agar anak mampu melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik dan bertanggungjawab sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku.
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan Agus Siswanto
Idaarotul Ulum Vol 2 No 2 Desember (2020): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v2i2 Desember.127

Abstract

Kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang sangat penting karena lebih dekat dan langsung berhubungan dengan pelaksanaan program pendidikan tiap-tiap sekolah. Kepemimpinan yang resmi di dalam pelaksanaannya selalu berada di atas landasan-landasan atau peraturan-peraturan resmi. Pada lembaga pendidikan formal, kepemimpinan di perankan oleh seorang kepala sekolah yang bertindak sebagai pendidik dan bertanggung jawab terhadap manajemen sekolah. Dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin formal, maka seorang kepala sekolah di hadapkan pada persoalan-persoalan teknis manajerial sekolah serta dituntut untuk menjadi administrator yang handal untuk mengupayakan adanya kemajuan-kemajuan bagi sekolah yang dikelolanya. Kepala sekolah mempunyai tugas dan fungsi serta beberapa peranan yaitu sebagai pendidik, manajer, administrator, supervisor, leader, innovator dan motivator.
Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Siswa Agus Siswanto
Idaarotul Ulum Vol 3 No 2 Desember (2021): Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v3i2 Desember.179

Abstract

Sistem desentralisasi pendidikan di era sekarang ini memberikan peluang kepada setiap lembaga sekolah untuk meningkatkan kualitas mutu sekolah yaitu dengan mengimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Sekolah sebagai lembaga pendidikan ikut merespon dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengupayakan kepada setiap guru untuk berkreasi meningkatkan manajemen kelas dengan tepat agar pembelajaran berjalan secara efisien dan efektif. Dengan alasan bahwa kelas merupakan media pertemuan segala komponen pendidikan serta ujung tombak dan juga basis pendidikan. Konsep Manajemen Kelas ini berusaha untuk memberikan penyelesaian terhadap masalah di kelas, yang cakupannya tidak hanya terbatas pada penyampaian materi saja, akan tetapi mencakup beberapa hal yang menyeluruh untuk mengorganisasi kelas antara lain: pertama kegiatan akademik berupa perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Kedua kegiatan administratif yang mencakup kegiatan procedural dan organisasional seperti penataan ruangan, pengelompokan siswa dalam pembagian tugas, penegakan disiplin kelas, pengadaan tes, pengorganisasian kelas, pelaporan. Jadi konsep manajemen kelas adalah berusaha memberdayakan potensi kelas yang ada seoptimal mungkin untuk mendukung proses interaksi edukatif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif.
Pentingnya Humas Lembaga Pendidikan Sekolah Dalam Membangun Hubungan Dengan Masyarakat Agus Siswanto
Idaarotul Ulum Vol 4 No 1 Juni (2022): Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v4i1 Juni.203

Abstract

Lembaga pendidikan sekolah merupakan bagian integral dari masyarakat, yang mempunyai misi dan tanggung jawab menjadikan agama sebagai sumber nilai-nilai yang diwujudkan dalam nama, bidang studi dan seluruh kegiatan pendidikan. Lembaga pendidikan sekolah mempunyai tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Terkait dengan keberadaan lembaga pendidikan sekolah serta tujuan yang diembannya, maka dibutuhkan kerja sama yang baik dari masyarakat untuk bersama-sama bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan agar berjalan dengan baik sehingga dibutuhkan peran humas untuk merangsang partisipasi terhadap semua kegiatan pendidikan baik itu berupa bantuan moral maupun material.
Manajemen Layanan Perpustakaan Di Madrasah Niswatul Arifah; Agus Siswanto; Tri Rahayu
Idaarotul Ulum Vol 5 No 1 Juni (2023): Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v5i1 Juni.297

Abstract

Perpustakaan merupakan tempat untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari berbagai jenis referensi, hal tersebut disediakan untuk membantu guru dan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas dalam proses pembelajaran. Sehingga perpustakaan merupakan salah satu sarana pendidikan yang amat penting yang harus di selenggarakan secara efektif dan efisien oleh setiap lembaga pendidikan. Peran perpustakaan sangat dibutuhkan yaitu untuk meningkatkan minat baca dan memperluas wawasan siswa.
Implementasi Manajemen Kurikulum Dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik Anisatus Sholihah; Agus Siswanto; Tri Rahayu
Idaarotul Ulum Vol 5 No 2 (2023): Desember: Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v5i2.360

Abstract

Implementasi Manajemen Kurikulum termasuk salah satu dari usaha untuk meningkatkan prestasi peserta didik karena seiring perkembangan zaman anak akan mengalami dan menyesuaikan zaman yang berbeda untuk itu kurikulum dibuat dalam periode tertentu, peserta didik dituntut kreative, inovatife, productive, efektif, dan lebih baik dalam segi pembelajaran. Implementasi manajemen kurikulum berperan dalam peningkatan prestasi peserta didik yang mana usaha pergantian setiap periode kurikulum rencana pembelajaran ditujukan agar peserta didik mengikuti pada zamannya yang dibantu guru ataupun sarana prasarana sebagai alat yang mecukupi kegiatan pembelajaran yang menggugah rasa semangat peserta didik dalam belajar supaya menjadi lebih kreative, inofative, produktive, efektive, dan lebih baik dalam pembelajaran yang akan meningkatkan prestasinya.
Optimalisasi Manajemen Sarana Dan Prasrana Dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran Di MTs YPI Darul Huda OKU Timur Agus Siswanto; Tri Rahayu
Idaarotul Ulum Vol 6 No 01 (2024): Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v6i01.384

Abstract

Optimalisasi manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan proses pembelajaran di MTs YPI Darul Huda OKU Timur adalah proses atau cara agar program yang telah direncanakan dengan terencana guna mencapai tujuan atau target sehingga dapat meningkatkan kinerja secara optimal. Dan agar suatu tindakan atau kegiatan tersebut dapat meningkat dan lebih baik terutama bagian sarana dan prasarana yang dapat menunjang proses pembelajaran dan sangat dibutuhkan proses pendanaan yang sangat memadai. Adapun yang menjadi permasalahan dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apa saja pengoptimalisasian manajemen sarana dan prasarana di MTs YPI Darul Huda OKU Timur. Dan apa saja foktor pendukung dan penghambat manajemen sarana dan prasarana di MTs YPI Darul Huda OKU Timur. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian mengamati dan berinteraksi langsung dengan kepala sekolah, Ketua Sarana dan Prasarana, Guru dan Siswa di MTs YPI Darul Huda melalui metode wawancara, obserfasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya penelitian di sekolah MTs YPI Darul Huda kondisi sarana dan prasarananya sudah optimal sesuai dengan program perencanaan.
Model Pembelajaran Sorogan Di Pondok Pesantren Darul Huda OKU Timur Agus Siswanto; Tri Rahayu
Idaarotul Ulum Vol 6 No 2 (2024): Desember: Idaaratul 'Ulum (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v6i2.435

Abstract

Pondok Pesantren bertujuan untuk mencetak manusia yang ahli dalam bidang agama dan ilmu pengetahuan kemasyarakatan serta berakhlak mulia. Untuk mencapai itu, maka pesantren mengajarkan kitab-kitab wajib sebagai buku teks yang dikenal dengan sebutan kitab kuning. Untuk mempelajari kitab kuning ini digunakan sistem/metode tertentu. Metode pembelajaran adalah salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam rangka keberhasilan program pengajaran di pesantren. Karena tanpa adanya metode /sistem pembelajaran yang baik, maka kegiatan pembelajaran di pesantren pun tidak akan berhasil. Untuk itulah sistem pembelajaran di pesantren harus dipilih cara yang terbaik dan cocok untuk santri. Hal ini disebabkan banyak santri yang prestasinya buruk disebabkan karena metode yang digunakan kurang begitu baik. Dari fenomena tersebut mendorong penulis untuk mengetahui bagaimana model-model pembelajaran khususnya metode sorogan yang ada di Pondok Pesantren Darul Huda OKU Timur. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Huda. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisa data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, pembelajaran iPondok Pesantren Darul Huda OKU Timur melalui pendidikan formal dan pendidikan non formal dengan menggunakan model klasikal dan non kalsikal. Kedua, pelaksanaan pembelajaran sorogan Pondok Pesantren Darul Huda OKU Timur adalah berdasarkan tingkat (jenjang) pendidikan. Ketiga, manfaat metode pembelajaran sorogan adalah dapat melatih santri untuk bersabar, tekun, trampil, dan giat belajar.