Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

FORMULASI BISKUIT LAKTOGENIK BERBASIS PANGAN LOKAL TEPUNG TALAS (Colocasia Esulenta L. Schott) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus Androgynus L. Merr) SEBAGAI ALTERNATIF PMT IBU MENYUSUI Mulyanita; Ayu Rafiony; Ismi Trihardiani; Dedi Satria; Jurianto Gambir
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9016

Abstract

The study explores the potential of utilizing talas tuber flour (Colocasia Esculenta L. Schott) and katuk leaf flour (Sauropus androgynus L. Merr) in biscuit production to enhance nutritional value and promote lactation in breastfeeding mothers. Talas, rich in complex carbohydrates, fiber, minerals, and vitamins, and katuk leaves, high in protein, vitamins A and C, iron, and lactogenic active substances, were used to develop biscuits in three different formulations: F1 (95%: 5%), F2 (90%: 10%), and F3 (85%: 15%). The organoleptic test identified F1 as the best formulation, and proximate analysis showed that F1 contained 6.14% moisture, 2.52% ash, 27.04% fat, 8.59% protein, 50.3% carbohydrates, and 6.70% crude fiber. The biscuits also contained 0.209% phosphorus, 80.4 mg/kg iron (Fe), and 142 mg/kg calcium (Ca). These findings suggest that biscuits made from talas tuber and katuk leaf flour can be a valuable nutritional supplement, potentially aiding in the improvement of breast milk production.
Hubungan Tingkat Kepuasan Menu dan Asupan Gizi Remaja Putri SMPIT Al-Fityan School Kubu Raya Ranisti, Monic; Sopiyandi, Sopiyandi; Gambir, Jurianto; Puspita, Widyana Lakshmi; Suaebah, Suaebah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.1628

Abstract

Latar belakang: Manajemen pondok pesantren harus memberikan layanan yang baik untuk memastikan kebutuhan gizi para santri terpenuhi. Hal ini dapat terwujud apabila institusi mampu menyajikan makanan yang mematuhi prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan institusi. Prinsip-prinsip tersebut mencakup penyediaan makanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen baik dari segi jenis maupun jumlah zat gizi, disiapkan dengan cita rasa yang berkualitas tinggi, dan memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang diperlukan.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepuasan menu dan asupan gizi pada remaja putri SMPIT Al-Fityan School Kubu Raya.Metode Penelitian: Jenis penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan total sampling dengan total sampel 61 responden remaja putri. Data kepuasan menu diambil dengan menggunakan kuisioner yang diisi oleh masing-masing responden dan data asupan diambil dengan wawancara menggunakan form food recall 24 jam selama 2 hari.Hasil: Tingkat kepuasan menu remaja putri memiliki hasil puas dengan persentase 82,0%. Asupan gizi remaja putri memiliki hasil yang defisit dengan persentase energi 70,5%, protein 67,2%, lemak 73,8%, dan karbohidrat 68,9%.Simpulan: Tidak ada hubungan tingkat kepuasan menu dan asupan zat gizi energi, protei, lemak, dan karbohidrat. Hasil nilai chi square (p-value <0,05) tingkat kepuasan menu dengan asupan energi 1,000, tingkat kepuasan menu dengan asupan protein 0,1000, tingkat kepuasan menu dengan asupan lemak 0,259, tingkat kepuasan menu dengan asupan karbohidrat 0,726.  Kata Kunci: Tingkat kepuasan menu, Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat