p-Index From 2021 - 2026
9.118
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNIK JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI Publikasi Pendidikan JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN CHEMICA Jurnal Teknik Kimia Jurnal Teknologi Pangan Jurnal Teknik Kimia Eksergi: Chemical Engineering Journal Majalah Ilmiah MOMENTUM E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Chimica Acta Journal Of Chemical Process Engineering (JCPE) Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Jurnal Teknik Kimia Jurnal Metalurgi dan Material Indonesia RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Jurnal Inovasi Teknik Kimia Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Abdi Insani JURNAL FLYWHEEL Nusantara Science and Technology Proceedings International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Biomedical and Mechanical Engineering Journal Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Maddana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Journal Of Chemical Process Engineering Journal Serambi Engineering (JSE) JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientific activists related to society development RADIAL: Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

The Observation of Struvite (MgNH4 PO4 .6H2O) Precipitation Using Visual MINTEQ Radissa Dzaky Issafira; Luluk Edahwati; Sutiyono; Ndaru Adyono; Wiliandi Saputro; Wahyu Dwi Lestari; Ahmad Khairul Faizin; Tria Puspa Sari
Nusantara Science and Technology Proceedings 2nd International Conference Eco-Innovation in Science, Engineering, and Technology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struvite or Magnesium Ammonium Phosphate Hexahydrate (MgNH4 PO4.6H2O) is one of the precipitates that generally form in the piping system. The formation of struvite in the piping system is one of the serious problems that can cause blockages, reduced flow volume, and pipe diameter so that it will increase maintenance and production costs. This formation of struvite scale in industrial instruments is detrimental; however, struvite can be used as raw material for slow-release fertilizers. This study will observe the effect of pH in the range of 8, 8.5, 9, 9.5, and 10 on the formation of struvite compositions, consisting of Mg, NH4, PO4, Ca, and K in the surrounding temperature 35oC. The results of this study will be observed using visual MINTEQ software. The result shows that the most suitable pH for struvite formation is 9.5.
Characteristics of Specific Fuel Consumption on Exhaust Emissions in Diesel Engines Fueled by B20 and B100 Wiliandi Saputro; Jayan Sentanuhady; Willie Prasidha; Luluk Edahwati; Wahyu Dwi Lestari; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari; Ahmad Khairul Faizin; Radissa Dzaky Issafira
Nusantara Science and Technology Proceedings 2nd International Conference Eco-Innovation in Science, Engineering, and Technology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The dependence of Indonesian people on diesel fuel is still very high, proven by the increasing amount of diesel fuel consumption yearly. The increase in diesel fuel consumption is a severe problem that must be anticipated because diesel is a fuel that originates from fossils and is non-renewable. In addition to its limited availability, environmental issues are also a matter of concern in the use of diesel fuel because the resulting exhaust emissions can interfere with health and increase global warming. One way to overcome this is to switch from fossil fuels to biofuels, i.e., biodiesel. Although theoretically biodiesel can be used directly as a substitute for diesel fuel, there is very little research on the fuel consumption required for the exhaust emissions produced. Therefore this study aims to determine the correlation between the characteristics of specific fuel consumption (SFC) on exhaust emissions produced in diesel engines using B20 (20% biodiesel + 80% diesel) and B100 (100% biodiesel) fuel. Based on the results of the study, it was found that an increase in SFC resulted in a downward trend in carbon monoxide (CO) and carbon dioxide (CO2) emissions. In the meantime, the hydrocarbon (HC) emissions and the resulting smoke opacity increased; this was influenced by several factors such as an increase in combustion temperature, increased deposit, and component wear.
Wear Scar Characterization of Polycarbonate Urethane (PCU) By Raman Spectroscopy Wahyu Dwi Lestari; Luluk Edahwati; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari; Wiliandi Saputro; Ahmad Khairul Faizin; Radissa Dzaky Issafira
Nusantara Science and Technology Proceedings 2nd International Conference Eco-Innovation in Science, Engineering, and Technology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Until now, the need for revision surgery and implant failure is still the main clinical problem in installing biomaterials in the human body. Mechanical testing is needed to determine the life of the biomaterial before it is implanted in the human body. Mechanical testing in this study was carried out using a pin on discs simulator, run for 50000 cycles in dry condition. PCU material is used as disc components and SS 316L as a pin. The following test parameters were used: normal load FN = 500 gram and sliding velocity 50 Rpm in dry condition. Chemical changes in the wear scar can cause a drift in friction level. This study aims to analyze the chemical surface changes in wear tracks of PCU after mechanical testing. For this, Raman spectroscopy was used to determine the chemical changes at the surfaces. The wear tracks developing between the metal on PCU were analyzed using these techniques. The results show that the chemical changes in the wear scars of the PCU disc are due to mechanical stress. Raman spectroscopy is used to observe the chemical changes on the wear scar due to the sliding test.
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI LINGKUNGAN RT.1 - RT.14/RW IV KELURAHAN RUNGKUT MENANGGAL KECAMATAN GUNUNGANYAR KOTA SURABAYA Nana Dyah Siswati; Luluk Edahwati
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v1i1.720

Abstract

Sampai saat ini sampah masih menjadi permasalahan yang belum terpecahkan di Surabaya, LPA Benowo menerima total 1.283 ton sampah per hari dari seluruh wilayah Surabaya. Kondisi demikian jika tidak mengubah teknologi pengelolaan sampahnya, dipastikan dalam 4-5 tahun mendatang, TPA Benowo tidak lagi mampu menampung sampah warga Surabaya. Wilayah Rukun Warga (RW) IV Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gununganyar Surabaya merupakan salah satu lokasi pemukiman teratur yang berada di wilayah Surabaya Timur dan dikenal sebagai Perumahan Rungkut Menanggal Harapan, terbagi menjadi 14 RT (RukunTetangga). Jumlah penduduk sekitar 3500 orang terdiri dari 845 KK (Kepala Keluarga) (Data RW IV, 2012). Setiap KK menghasilkan sampah ± 1kg/hari, sehingga seluruh RW menghasilkan sampah 845 kg/hari. Untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk di TPA Benowo, maka Tim IbM melakukan kegiatan daur ulang sampah organik dengan penekanan pada proses pengomposan. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan nilai tambah sampah dengan menjadikannya pupuk organik yang bernilai ekonomis selain itu dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke LPA Benowo dengan demikian secara otomatis ikut ambil bagian dalam menyelesaikan masalah sampah kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya kualitas lingkungan yang lebih baik dan bebas dari bahan pencemar (polusi). Kata kunci : sampah, kompos dan EM4 .
Recovery Fosfat Pada Hasil Ekstraksi Dolomit Sebagai Mineral Struvite Dengan Metode Aerasi Ra Niyatul Falah; Maria Rizky Fauziah; Luluk Edahwati
Journal of Chemical Process Engineering Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.241 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.1141

Abstract

Inti SariSisa cadangan fosfat yang dapat diakses dari mineral fosfat diperkirakan akan habis dalam 50 tahun, jika pertumbuhan permintaan pupuk tetap 3% per tahun. Mengurangi penggunaan fosfat secara berlebihan, akan membantu cadangan fosfat bertahan lebih lama. Adapun alternatif untuk menghemat cadangan fosfat adalah dengan recovery fosfat, yang memiliki keuntungan tambahan untuk meminimalkan eutrofikasi. Struvite merupakan recovery mineral fosfat yang optimal dan berfungsi sebagai pupuk lepas lambat. Pembuatan struvite pada penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan hasil ekstraksi dolomit (Mg3(PO4)2) dan Amonium Hidroksida (NH4OH). Digunakan variasi rasio MAP sebesar 1:1:1, 1,5:1:1, 2:1:1, 2,5:1:1 dan 3:1:1. Melakukan penambahan Natrium Hidroksida (NaOH) guna mendapatkan pH yang bervariasi yaitu 7, 8, 9, 10 dan 11. Pada recovery fosfat digunakan metode aerasi, dengan laju alir udara sebesar 1 liter per menit. Aerasi dibutuhkan untuk proses pengadukan pada larutan.  Penelitian ini menggunakan pengujian yaitu uji  X-ray Fluorescence (XRF), sehingga diperoleh kandungan mineral fosfat ter tinggi dalam pembentukan struvite. Recovery fosfat tertinggi diperoleh pada rasio MAP sebesar 2,5 : 1 : 1 dengan pH yaitu 9. Hasil recovery fosfat yang diperoleh sebesar 84,3% , dan menurut SNI 02-3776-2005 kandungan P pada pupuk struvite yang dihasilkan dalam penelitian ini memiliki tingkat mutu yang baik. Abstract If the growth demand of fetrtilizer is constant at 3% per year, the remaining accessible phosphate reserves from phosphate minerals will run out in about 50 years. The simplest way to help it last longer is by reducing the use of phosphate. However, there is an alternative for saving phosphate reserves, by recovering phosphate which has another advantage of eutrophication. Struvite is an optimal mineral phosphate recovery and works as a slow release fertilizer. The manufacture of struvite in this study was carried out by reacting the extraction results of dolomite (Mg3(PO4)2) and Ammonium Hydroxide (NH4OH). The MAP ratio variation is 1:1:1, 1.5:1:1, 2:1:1, 2.5:1:1 and 3:1:1. The addition of NaOH with various concentrations is operated to obtain a various pH, such as 7, 8, 9, 10, and 11. In the aeration method, the air flow rate is needed and we use 1L/min In phosphate recovery aeration is needed for the stirring process in the solution. We use X-ray Fluorescence (XRF) test in this research, so we know the highest phosphate mineral content in the formation of struvite. The highest phosphate recovery was obtained at a MAP ratio of 2.5: 1: 1 with a pH of 9. The result of phosphate recovery obtained was 84.3%, according to SNI 02-3776-2005 the P content in the struvite fertilizer produced in this study has good level of quality.
Uji Karakteristik Magnesium Fosfat dari Pelarutan Mineral Dolomit dengan Asam Fosfat Bayu Sastra Dewangga; Mochammad Alief Setyanugraha; Luluk Edahwati
Journal of Chemical Process Engineering Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.324 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.1146

Abstract

Inti SariMagnesium fosfat (Mg3(PO4)2) adalah senyawa organik yang terbentuk dari garam magnesium yang berasal dari asam fosfat (H3PO4) dengan kata lain, unsur magnesium yang melapisi antara anion fosfat. Selain itu magnesium fosfat saat ini dibutuhkan oleh industri, khususnya pada bidang material maju dan biologis. Namun hal yang menjadi kebutuhan saat ini adalah mahalnya harga bahan dasar yang mengharuskan impor. Mineral dolomit tersebar melimpah di Indonesia, dengan kandungan kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) di dalamnya, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan dasar alternatif sintesis magnesium fosfat. Tahapan-tahapan dalam pembuatan magnesium fosfat adalah kalsinasi, pelarutan mineral dolomit dengan asam fosfat menggunakan metode extraction-aeration, dan proses terakhirnya adalah kristalisasi. Variabel penelitian menggunakan variasi konsentrasi asam fosfat (H3PO4) yaitu 8N dan 10N serta laju alir udara 1, 2, dan 3 L/menit. Hasil yang dipaparkan adalah mengenai karakteristik magnesium fosfat yang diperoleh menggunakan metode XRF (X-Ray Fluorensence) dan SEM-EDX (Scanning Electron Microscope – Energy Dispersive X-Ray). Dari hasil tersebut dapat dijadikan sebagai acuan karakteristik dari magnesium fosfat yang diperoleh dari sintesis mineral dolomit. AbstractMagnesium phosphate (Mg3(PO4)2) is an organic compound formed from magnesium salts derived from phosphoric acid (H3PO4) in other words, elemental magnesium that is sandwiched between the phosphate anions. In addition, magnesium phosphate has been needed by industry, especially in the field of advanced and biological materials. However, what is currently needed is the high price of basic materials that require imports. The mineral dolomite is widely distributed in Indonesia, contains calcium (Ca) and magnesium (Mg) in it so that it can be used as an alternative base material for the synthesis of magnesium phosphate. The steps in the manufacture of magnesium phosphate are calcination, dissolution of dolomite minerals with phosphoric acid using the extractionaeration method, and the last process is crystallization. The research variables used variations in the concentration of phosphoric acid (H3PO4), namely 8N and 10N, and airflow rates of 1, 2, and 3 L/min. The results presented regarding the characteristics of magnesium phosphate obtained using the XRF method (X-Ray Fluorensence) and SEMEDX (Scanning Electron Microscope–Energy Dispersive X-Ray). From these results, it can be used as a reference for the characteristics of magnesium phosphate obtained from the synthesis of dolomite minerals.
Sintesis dan Karakteristik Struvite Dengan Proses Bubble Maria Vindri Vincensia Saru; Mutiya Zevi; Luluk Edahwati
Journal of Chemical Process Engineering Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.601 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v7i1.1151

Abstract

Hasil reaksi antara magnesium, amonium, fosfat yang berbentuk kristal berwarna putih disebut struvite (MgNH4PO4.6H2O). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui karakteristik struvite dengan proses bubble, dan mengetahui rasio molar, serta pH yang terbaik untuk pembentukan struvite. Variabel peubah rasio molar menggunakan variasi rasio MAP 1:1:1, 1,5:1:1, 2:1:1, 2,5:1:1, dan 3:1:1. Pembentukan struvite dilakukan menggunakan proses bubble yang berfungsi sebagai pengaduk, dengan laju aliran udara sebesar 1 L/Menit.  Pembentukan mineral struvite dipengaruhi oleh pH yang akan berpengaruh pada kelarutan, sehingga digunakan variabel peubah sebesar 7, 8, 9, 10, dan 11 untuk menentukan kondisi terbaik pembentukan struvite. Hasil analisa penelitian diperoleh kondisi terbaik pembentukan struvite untuk kandungan magnesium dalam kondisi pH 9 menggunakan rasio molar 1:1:1 diperoleh sebesar 10%. Kandungan unsur fosfat pembentukan struvite diperoleh kondisi terbaik dalam pH 9 dan rasio molar 3:1:1 sebesar 69,5%. Hal tersebut terjadi karena pada pH 7-8 pembentukan struvite belum optimal, dan pada pH 10 mulai menurun karena meningkatnya impurities. Struvite yang terbentuk memiliki karateristik berbentuk batang dan ujung runcing, permukaannya rata, dengan kandungan unsur Mg sebesar 10% dan kandungan fosfat sebesar 69,5%. The product of the reaction of  magnesium, ammonium, phosphate in the form of white crystals is called struvite (MgNH4PO4.6H2O). The purpose of this study was to use the bubble method to characterize struvite and determine the optimal molar ratio and pH for struvite formation.The molar ratio variables used variations of the Magnesium Ammonium Phosphate (MAP) ratio of  1:1:1, 1.5:1:1, 2:1:1, 2.5:1:1, and 3:1:1.  Structural testing of struvite is carried out with a bubble process that works as a stirrer with an air flow rate of 1 L/minute. Structural minerals are influenced by pH, which will affect their solubility, so that the variables of 7, 8, 9, 10, and 11 are used to determine the best conditions for struvite formation. The results of the research analysis showed that optimal conditions for struvite formation of magnesium content were achieved at pH 9 conditions using a 1: 1: 1 molar ratio of 10%. Phosphate content in struvite formation was best obtained  at pH 9 and a 3: 1: 1 molar ratio of  69.5%. This happens because at pH 7-8 the formation of struvite is not optimal, and at pH 10 it begins to decrease due to impurities. The struvite formed has the characteristics of being rod-shaped with pointed ends. The surface is flat with an elemental Mg content of 10% and a phosphate content of 69.5%. w:LsdException Locked="false" Priorit
Program Pelatihan Perancangan Desain Universal Joint Sederhana Menggunakan Solidworks Kepada Para Guru di SMK Turen Ferdi Kurniawan; Ahmad Khairun Faizin; Wahyu Dwi Lestari; Wiliandi Saputro; Luluk Edahwati; Radissa Dzaky Issafira; Ndaru Adyono; Tria Puspa Sari
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Program pelatihan perancangan universal joint merupakan salah satu wujud transfer of knowledge yang dilakukan untuk mengakselerasi peningkatan kemampuan guru SMK yang masih jarang mendapatkan pelatihan / upgrade skill dari instisusi diluar sekolah. Pada pelatihan kali ini digunakan software CAD (Computer Aided Design) “SOLIDWORKS” yang merupakan salah satu aplikasi CAD yang banyak digunakan dalam industri manufaktur dalam hal perancangan suatu desain produk. Program pelatihan ini diberikan kepada guru SMK yang terpilih sebanyak 10 guru di SMK Turen. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari secara tatap muka di lab desain manufaktur SMK Turen. Pelatihan dimulai dengan proses install software CAD SOLIDWORKS pada 10 komputer yang ada pada lab, yang dilanjutkan pengenalan dasar penggunaan aplikasi solidworks. Proses selanjutnya adalah pembuatan part dari universal joint sesuai dengan buku panduan yang telah diberikan, part yang dibuat meliputi : yoke, bushing, pin, dan swivet. Pada akhir kegiatan akan dilakukan proses assembly dari part serta penggambaran 2D. Hasil akhir dari proses assembly ini adalah universal joint sederhana, dan untuk penggambaran 2D akan menghasilkan gambar teknik yang dapat difungsikan untuk proses manufaktur dari universal joint tersebut. Di akhir kegiatan guru yang telah mengikuti pelatihan perancangan universal joint sederhana diberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi telah mengikuti pelatihan.
Sosialisasi tentang Implementasi Ilmu Teknik Mesin pada Dunia Biomedik di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Turen Malang Wahyu Dwi Lestari; Tria Puspa Sari; Ndaru Adyono; Luluk Edahwati
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu teknik mesin menjadi sebuah keilmuan yang berkontribusi besar dalam kecanggihan teknologi, diantaranya yaitu adanya keilmuan terkait komposit, mekratonika, nanoteknologi, manufaktur, biomekatronik dan yang sedang mendapat sorotan saat ini adalah tentang alat-alat medis. Aplikasi ilmu teknik mesin pada dunia biomedik disosialisasikan di Jurusan Teknik Pemesinan SMK Turen Malang oleh program studi teknik mesin melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Materi sosialisasi disampaikan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan pada siswa dan guru-guru di SMK Turen Malang terutama di Jurusan Teknik Pemesinan.
Teknik Pengolahan Sereh (cymbopogon citratus) pada PKK RW IV Perumahan Kosagrha, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya Suprihatin; Luluk Edahwati; Ika Nawang Puspitawati
Abdi-mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2022): Abdi-Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Teknologi pengolahan tanaman obat di Indonesia saat ini sangat pesat kemajuannya. Salah satunya memberdayakan dan memberikan ketrampilan kepada masyarakat dalam menciptakan masyarakat yang inovatif dan kreatif sehingga dapat menunjang perekonomian keluarga. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dikemas dalam bentuk penyuluhan pembuatan sabun herbal dengan memanfaatkan tanaman sereh yang banyak terdapat diperkarangan warga. Proses pembuatan sabun herbal inipun menggunakan bahan-bahan tambahan alami seperti minyak kelapa. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan sabun herbal alami ini diharapkan dapat menambah wawasan ataupun pengetahuan mengenai bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan juga mendorong agar dapat berwirausaha dari hasil produk pembuatan sabun herbal serai.
Co-Authors A. Khanifah Achmad Fanani Adeniah Setiabudi Adiman, Thareq Muhammad Fathan Agung F. Kulianto Ahmad Khairul Faizin Ahmad Khairun Faizin Alya Keisha Intan Chayrunisya Andini, Atika Anggriawan, Rizqi Rendri Aninda Ikaputri Anisah D. Ramadhani Anisah Nurul Izzah Aprilianty, Syasmitha Lucky Ardiza, R.Muhammad Rizky Atika Andini Ayu Fakhira Yuliananda Bayu Sastra Dewangga Caecilia Pujiastuti Chaterine Oktavia Anggaraeni Devi Diyah Ayu Prameswari Dewangga, Bayu S. Dewi Maya Maharani Dian Nuraini Dita Prariesta DWI LESTARI, WAHYU Dyah Siswanti Dyah Suci Perwitasari Edahwati, Wahyu Dwi Lestari Erwan Adi Saputro Faizin, Ahmad Khairul Falah, Ra Niyatul Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fauziah Hilda Alvira Fauziah Hilda Alvira Fauziah, Maria Rizky Ferdi Kurniawan Feriyanto, Ahmad Fransisca Adya Zahiroh Gobel, Fendy Faizal Harya, Gyska Indah Herdiana Septiani Herdiana Septiani Ika Nawang Puspitawati Ikaputri, Aninda Indah N. F. Indah Nur Fauziyah Issafira, Radissa Dzaky Jayan Sentanuhady Joanne Rizma Pramitha Kalimatus S Kartika Pratiwi Kurniawan, Ferdi L.Urip Widodo, Yohandrik Novel Karaman Lusy Larasati A Lusy Larasati A M Danny Pratama Lamura Maria Rizky Fauziah Maria Vindri Vincensia Saru Moch Miftakhurrohman Mochammad Alief Setyanugraha Moh Nur Fuadzi Mohammad Rafli Alif Wahyudi Mr. Sutiyono Muhammad Ikhsan Muhammad Taqiyyuddin Munandar, Siswanto Musyaroh, Musyaroh Mutiya Zevi Nana Dyah Siswati, Anwar Zain and Mohammad Nandini, Atika Nazila Alfi Rahmah Ndaru Adyono Ndaru Adyono Ndaru Adyono Ndaru Adyono, Ndaru Nikmatuz Zahra Nikmatuz Zahra Novel Karaman Novel Karaman Nur Fuadzi, Moh Nur Ikhtiarini Prayoga, Ferdiyan Tri Puspa Sari, Tria Qanitah Nibras Firmaniya Ra Niyatul Falah Radissa Dzaky Issafira Radissa Dzaky Issafira Radissa Dzaky Issafira Radissa Dzaky Issafira Radissa Dzaky Issafira Radissa Dzaky Issafira Radissa Dzaky Issafira Rahmah, Nazila Alfi Rahmaniar Naulita Hutagalung Reva Edra Nugraha Reyhan Firmansyah Rifaldo Pido Rizaldi, Ryan Rizqa Ruviana Rizqa Ruviana Rizqi Rendri Anggriawan Rizqi Rendri Anggriawan Rizqi Rendri Anggriawan S D Nurherdiana S Sutiyono S, Sutiyono Sari, Tria Puspa Saru, Maria Vindri Vincensia Setyanugraha, Moch. Alief Shinta Soraya Santi Siti Robiatuz Zahrotun Nukhuf Soemargono Soemargono Sri Muljani Sri Redjeki SRIE MULJANI Srie Muljani Srie Muljani Srie Muljani Suhaili Sulaiman, Yusri Risyad Suprihatin Susilowati Susilowati MT Susilowati Susilowati Sutiyono Sutiyono . sutiyono sutiyono Sutiyono Sutiyono Titi Susilowati Tria Puspa Sari Tutuk Harsini Wahyu Dwi Lestari Wahyu Dwi Lestari Wahyu Dwi Lestari Edahwati Wahyudi, Mohammad Rafli Alif Widya Wijayanti Wiliandi Saputro Wiliandi Saputro Wiliandi Saputro Wiliandi Saputro Wiliandi Saputro Wiliandi Saputro Wiliandi Saputro Willie Prasidha Zevi, Mutiya