Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Formulasi Mocaf, Tepung Ubi Jalar Ungu dan Jelai Terhadap Sifat Sensoris, Antioksidan, Nilai Gizi, Profil FTIR dan Indeks Glikemik Beras Analog Bernatal Saragih; Hairun Nisyawati; Betrik Sitohang; Catherine Novitasari Singalingging; Marwati Marwati
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.14 No.2 Desember 2020
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v14i2.6479

Abstract

Diversifikasi pangan sangat penting dilakukan untuk perbaikan ketahanan pangan dan gizi, salah satu pendekatan dapat dilakukan dengan pembuatan beras analog dari berbagai tepung-tepungan yang berasal dari bahan baku non beras. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi mocaf, tepung ubi jalar ungu dan tepung jelai terhadap uji sensoris, antioksidan, nilai gizi, Profil FTIR dan indeks glikemik beras analog. Metode penelitian dengan tahapan proses pembuatan tepung, pencampuran, pembuatan adonan, steaming dan pencetakan. Hasil penelitian menunjukkan beras analog yang diformulasi dari mocaf, tepung ubi jalar ungu dan tepung jelai secara organoleptik dapat diterima. Aktivitas antioksidan (IC50) beras analog berkisar antara 115,33±1,1 sampai 242,8±0,31µg/ml. Nilai gizi beras analog dari perlakuan terpilih 50g tepung ubi jalar ungu, 40 g dan tepung jelai 10 g, memiliki kadar air 5,71%, kadar abu 0,73%, kadar lemak 3,94%, kadar protein 2,29%, kadar karbohidrat 87,26% dan total energi 393,69 kkal. Hasil anlisis FTIR menunjukkan bahwa ikatan kimia yang ditemukan pada beras analog C-H, O-H, C=C dan NO2. Indeks glikemik beras analog sebesar 33,15 (rendah) dan muatan glikemik sebesar 28,92 (kategori tinggi).
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA AQUATIC CENTER DI KOTA MAKASSAR Muhammad Fachreza Mifta; Marwati Marwati; Irma Rahayu
Teknosains Vol 16 No 2 (2022): Mei-Agustus
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i2.26770

Abstract

Aquatic Center sangat penting bagi setiap manusia dari anak-anak hingga orang dewasa, apalagi dalam hal ini, Makassar sering mengadakan kompetisi olahraga air dalam kompetisi seperti Asean Games, POMNAS, dan PORDA dan banyak kompetisi lainnya serta dengan tingkat prestasi atlet yang cukup baik. Oleh karena itu, keberadaan aquatic center di Kota Makassar menjadi salah satu alternatif, terutama bagi yang ingin berlatih untuk kompetisi dan pendidikan. Tujuan penulisan adalah merancang aquatic center dengan menggunakan konsep arsitektur modern pada batas material dan bentuk bangunan yang terletak di jalan Metro Tanjung Bunga Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Metode pembahasan diawali dengan pengumpulan data yang diolah melalui analisis dan sintesis data yang kemudian diolah menjadi sebuah konsep desain. Pengumpulan data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil perancangan meliputi penerapan arsitektur modern pada penggunaan material dan bentuk yaitu bentuk atap dan fasad dinding yang digunakan.
Formulation and Test of Physical Characteristics of Ethanol Extract Capsules of Red Atai Tuber (Angiopteris ferox Copel) Andi Nur Aisyah; Nur Khairi; Syamsu Nur; Amriani Amriani; Megawati Megawati; Lukman Lukman; Ikbal Ikbal; Marwati Marwati; Maulita Indrisari; Madinatul munawwarah
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Suppl. 5, No. 1 (2023)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v0i0.46179

Abstract

Umbi paku atai merah (Angiopteris ferox Copel) merupakan tumbuhan paku yang berasal dari suku Dayak yang digunakan sebagai obat tradisional yang berpotensi sebagai antioksidan karena memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder meliputii alkaloid, steroid, flavanoid, tanin serta saponin. Penggunaan umbi paku atai merah di masyarakat masih menggunakan cara tradisional yaitu diseduh dengan air panas, diminum air rebusannya dan meninggalkan rasa yang tidak enak, sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memformulasi sediaan kapsul ekstrak etanol umbi paku atai merah yang memenuhi karakteristik fisik. Penelitian ini dilakukan pembuatan sediaan kapsul yang berisi granul dengan variasi konsentrasi aerosil FI 5%, FII 7% dan FIII 9%. Granul dibuat dengan metode granulasi basah, lalu dilakukan evaluasi karakteristik fisik granul dan kapsul. Hasil yang diperoleh dari ketiga granul tersebut memenuhi karakteristik fisik granul dengan parameter uji organoleptik, kandungan lembab, susut pengeringan, kecepatan alir, sudut istirahat, Bj sejati, Bj nyata, Bj mampat dan porositas. Sedangkan untuk kapsul FI dan FII merupakan sediaan yang memenuhi karakteristik fisik kapsul dengan parameter uji keseragaman bobot, waktu hancur dan higroskopis.
STUDI IN-SILICO SENYAWA UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.) SEBAGAI KANDIDAT ANTI INSOMNIA Noer Fauziah Rahman; Nurzadrina Wahyuddin; Marwati Marwati
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 27 No. 4 (2023): MFF SPECIAL ISSUE
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v27i4.30048

Abstract

Insomnia adalah gangguan tidur yang umum dan tersebar luas yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko.Insomnia jangka panjang dapat menyebabkan masalah serius termasuk kecemasan, nyeri kronis, penyakitkardiovaskular, hingga gagal jantung. Pengobatan insomnia konvensional memberikan kemanjuran moderattetapi dapat menyebabkan berbagai efek samping termasuk sedasi, penambahan berat badan, keluhangastrointestinal, insomnia rebound dan efek samping lainnya. Penggunaan bahan alam dipercaya memilikiefek samping minimal sebagai pengobatan alternatif. Salah satu bahan alam yang dipercaya memiliki efeksebagai anti insomnia adalah lobak (Raphanus sativus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasisenyawa dari umbi lobak (Raphanus sativus L.) sebagai kandidat obat anti insomnia. Dilakukan penelusuransenyawa melalui studi docking in-silico menggunakan aplikasi AutoDock®. Hasil penambatan senyawa R.sativus menunjukkan semua senyawa dapat berinteraksi dengan sisi aktif reseptor GABA. Interaksi terbaikditunjukkan oleh senyawa 13, 14, dan 16, dengan nilai energi bebas ikatan -9.73, -9.38, dan -7.74 kkal/mol,sedangkan ligan alami diazepam memiliki nilai energi bebas ikatan -8.4 kkal/mol. Interaksi antar molekuldengan residu asam amino yang paling mirip dengan ligan alami adalah Tyr58, Val203, Tyr210, Tyr160, Phe100,Phe77, His102, Ser205. Dapat disimpulkan bahwa ketiga senyawa tersebut diprediksi berpotensi sebagai agenanti insomnia.
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN INSOMNIA PADA MAHASISWA Ruswati Ruswati; Marwati Marwati; Yani Trihandayani
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v1i3.107

Abstract

Everyone, including children, adults, and parents, can experience stress. Academic stress is a common type of stress that occurs in a school or educational environment. Students who face high pressure, such as numerous assignments, may experience stress that can lead to insomnia. The purpose of this study is to examine the relationship between stress and insomnia in students. Stress is a negative feeling caused by situations beyond one's control or changes in one's body and mind. Insomnia is the inability to achieve adequate quality and quantity of sleep. A literature review study was conducted, with 5 journals obtained from Google Scholar. The study design was cross-sectional. The results showed a significant relationship between stress and insomnia in college students (p <0.05). This means that stress levels have a moderate positive correlation with insomnia levels. In conclusion, it is important for students to learn how to manage their stress levels to prevent insomnia.
Penyuluhan Kesehatan tentang Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Kertawinangun Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon Sofiyati Sofiyati; Marwati Marwati
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v2i3.976

Abstract

Cervical cancer is a primary malignant tumor originating from squamous epithelial cells or cells originating from the vagina and urethra, usually occurring in the cervix or cervix which is located between the uterus and the sexual canal (vagina). According to WHO 2018, cervical cancer is the fourth leading cause of death in women throughout the world, estimated at 570,000, while new cases in 2018 or 6.6% of all cancers in women. Human papilloma virus or commonly called (HPV) is known to cause cervical cancer which can be transmitted through sexual intercourse, infection with several types of viruses, and personal hygiene. Symptoms of cervical cancer can be recognized by the presence of fluid from the birth canal, namely abnormal vaginal discharge, contact bleeding (bleeding during intercourse), and feeling pain during coitus / sexual intercourse as well as bleeding even after entering menopause. Early symptoms of pre-cancerous conditions are generally characterized by the discovery of abnormal cells. These abnormal cells develop into cervical cancer and then the following symptoms of cervical cancer appear; the appearance of pain and bleeding during sexual intercourse (contact bleeding), abnormal vaginal bleeding, such as bleeding outside the menstrual cycle, bleeding between regular menstrual periods, menstrual periods that are longer and more abundant than usual, bleeding after menopause, vaginal discharge excessive and abnormal, if the cancer has spread to the pelvis, the patient will suffer from complaints of pelvic pain, difficulty urinating, and enlarged kidneys. Cervical cancer can be prevented 100% by HPV vaccination, using condoms, avoiding tobacco consumption, and early detection and treatment of precancerous lesions.
UJI ANTI INFLAMASI EKTRAK KOMBINASI TERIPANG PASIR (HOLOTHURIA SCABRA) DAN DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) PADA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) Asril Burhan; Marwati Marwati; Besse Hardianti; Waode Ratnasari Hasan
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v5i1.204

Abstract

Teripang pasir (Holothuria scabra) dan daun kersen (Muntingia calabura L.) digunakan sebagai obat tradisional yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi dari kombinasi ekstrak etanol teripang pasir dan daun kersen terhadap penurunan udem pada kaki tikus yang telah diinduksi dengan karagenan 1%. Tikus kemudian dibagi menjadi 5 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok 1 sebagai kontrol positif, kelompok 2 sebagai kontrol negatif, kelompok 3 sebagai kombinasi ekstrak 1:1 (200 mg/kgBB:200 mg/kgBB), kelompok 4 sebagai kombinasi ekstrak 1:2 (200 mg/kgBB:400 mg/kgBB), kelompok 5 sebagai kombinasi ekstrak 2:1 (400 mg/kgBB:200 mg/kgBB), dan masing-masing kelompok diberikan secara peroral. Pada EK 2:1 memiliki efek antiinflamasi yang sama dengan kontrol positif dengan %DAI, yaitu 4,84%. Sedangkan pada EK 1:2 dengan %DAI 4,24% dan EK 1:1 dengan %DAI 1,81%.
SKRINING ANTIOKSIDAN DAN ANTIKANKER EKSTRAK ETANOL DAUN KARAMUNTING (RHONOMYRTUS TOMENTOSA L.) SEBAGAI OBAT ALTERNATIF Marwati Marwati; Mirnawati Salampe; Asril Burhan; Megawati Megawati; Khairuddin Khairuddin; A.Adi Al Ma’aridj Naneng; Nova Oktaviani
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v6i2.367

Abstract

Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional yang banyak tersebar diseluruh Indonesia khususnya berasal Toraja, yang berpotensi sebagai antioksidan dan antikanker dengan adanya kandungan senyawa fenolik dan flavanoid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat flavonoid total serta aktivitas antioksidan dan toksisitas ekstrak daun karamunting. Simplisia daun karamunting diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, pengujian aktivitas antioksidan diukur menggunakan microplet reader dan diuji toksisitasnya dengan metode BSLT. Hasi penelitian fenolik total 3,496% , Perolehan aktivitas antioksidan nilai IC50 ekstrak etanol daun karamunting sebesar 24,451 bpj dan Perolehan uji toksisitas nilai IC50 ekstrak etanol daun karamunting sebesar 31,80 bpj terhadap larva udang. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol daun karamunting masuk dalam kategori antivitas sangat kuat dengan range <50 % dan dinilai memiliki sifat toksisitas katogori sangant kuat.
Penyuluhan Peran Remaja dalam Mencegah Stunting Melalui Siaran RRI Pro 1 Cirebon Kerja Sama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Cirebon Marwati Marwati; Sofiyati Sofiyati
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v3i2.2974

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has a broad impact on children's physical and cognitive development, and contributes to the intergenerational cycle of malnutrition. Teenagers have a strategic role in preventing stunting because they are future parents. This community service activity aims to increase teenagers' knowledge about stunting, the importance of balanced nutrition, as well as risk factors and prevention of stunting. Counseling was carried out via broadcast on RRI Pro 1 Cirebon in collaboration with the Aisyiyah Regional Leadership of Cirebon Regency. The methods used include lectures and question and answer sessions guided by radio broadcasters. The results of the activity show an increase in teenagers' understanding of healthy lifestyles and the importance of balanced nutrition in preventing stunting. Through their role as agents of change, teenagers are expected to be able to disseminate information and contribute to creating a healthier and more productive generation. Involving teenagers in efforts to prevent stunting is a strategic step in improving the quality of public health in a sustainable manner.
Pengaruh Dukungan Sosial, Pengetahuan Ibu Menyusui Terhadap Perilaku Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif Tahun 2021 di Puskesmas Jombang Kota Cilegon Mitsalina Durrah Judaty; Marwati Marwati; Nuria Fitri Adista
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i1.339

Abstract

Breast milk contains various nutrients needed in the process of growth and development of infants. Exclusive breastfeeding, namely that babies are only given breast milk, without any liquid or solid food except vitamins, minerals or drugs in the form of drops or syrup until the age of 6 months. The main obstacle to achieving correct exclusive breastfeeding is the lack of proper knowledge about exclusive breastfeeding for mothers. Objective: A mother must have good knowledge of breastfeeding. The purpose of this study was to reveal the effect of social support on exclusive breastfeeding behavior, the influence of knowledge of breastfeeding mothers on exclusive breastfeeding behavior, as well as the effect of social support, knowledge of breastfeeding mothers on exclusive breastfeeding behavior. Methods: The research method used is quantitative, namely cross sectional analytic survey method. Results:The results of the analysis show that first, the direct effect of social support on exclusive breastfeeding behavior is 34.6% and the remaining 63.4% is influenced by other variables. Second, the effect of social support on the knowledge of breastfeeding mothers is 11.8%, the remaining 88.2% is influenced by other variables. Third, the effect of knowledge of breastfeeding mothers on exclusive breastfeeding behavior is 9.9% and the remaining 90.1% is influenced by other variables. Conclusion: this study is the influence of social support, knowledge of breastfeeding mothers on behavior of giving exclusive breast milk.