p-Index From 2021 - 2026
17.516
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Surya Medika Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Abdimas Universal Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM RESEARCH (JOSH) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Nusantara Hasana Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports Interdisciplinary Social Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan International Archives of Medical Sciences and Public Health International Archives of Medical Sciences and Public Health COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Ilmu Multidisplin Jurnal Sosial dan Sains Student Scientific Creativity Journal Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Journal of Educational Innovation and Public Health Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Medika Nusantara Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Rekam Medic Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Komputasi Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Random Forest dan Content-Based Filtering pada Alokasi Tenaga Kesehatan Hipertensi Jefry Sunupurwa Asri; Diah Aryani; Puteri Fannya; Ratna Dewi
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 7 No 2 (2026): January 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josh.v7i2.9251

Abstract

Hypertension is a major health issue in DKI Jakarta requiring efficient resource distribution to overcome inter-regional access inequalities. This research aims to design and implement a web-based decision support system (DSS) integrating Geographic Information System (GIS) to optimize health worker allocation and determine hypertension priority areas precisely. The novelty lies in integrating a Random Forest machine learning model to predict service coverage until 2030 with Content-Based Filtering (CBF). The CBF method utilizes intrinsic regional features, including service percentages, geographical locations, and prediction trends, to generate objective health worker quota recommendations. The Random Forest model was validated using 5-Fold Cross Validation with excellent performance, showing an average R² value of 0.86 and an accurate Mean Absolute Error (MAE) of 6.7%. The system is implemented using Streamlit and Folium frameworks for geographical visualization. Research results provide contributions through priority area maps, adaptive health worker quota recommendations, and Mobile Health Clinic route simulations supporting data-driven decision-making. Through this system, policymakers can perform strategic planning to improve hypertension intervention effectiveness in Jakarta. With an integrated predictive and recommendation approach, this study is expected to become a reference in the digital transformation of public health resource allocation more equitably and accurately.
Tinjauan Lama Waktu Penyediaan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Klinik Kandungan di RSUD Tebet Annida Ariyani; Laela Indawati; Puteri Fannya; Nanda Aula Rumana
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i1.36

Abstract

Waktu penyediaan dokumen rekam medis pasien rawat jalan merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rekam medis. Semakin cepat penyediaan dokumen rekam medis sampai ke klinik maka semakin cepat pula pelayanan yang diberikan kepada pasien. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui waktu penyediaan rekam medis rawat jalan klinik kandungan di RSUD Tebet. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan mendapatkan informasi penelitian berdasarkan wawancara dan hasil observasi. Sampel penelitian ini adalah rekam medis pasien rawat jalan klinik kandungan berjumlah 105 rekam medis, menggunakan teknik pengambilan sampel (Incidental/Convenience Sampling). Hasil dari penelitian ini dapat diketahui 48 rekam medis (45,71%) telah sesuai dengan Standar Prosedur Operasional ≤15 menit, sedangkan 57 rekam medis (54,28%) belum sesuai Standar Prosedur Operasional >15 menit dengan rata-rata waktu penyediaan rekam medis 15,67 menit. Waktu tercepat adalah 10 menit dan waktu terlama adalah 25 menit. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah petugas rekam medis bagian pelayanan berkas di RSUD Tebet belum sesuai dengan Standar Prosedur Operasional yang ada. Faktor penyebab keterlambatan dalam penyediaan rekam medis kapasitas rak penyimpanan sudah penuh, sering ditemukan rekam medis menempel dengan rekam medis lain, letak ruang penyimpanan yang terpisah menjadi 2, belum dikembalikannya rekam medis rawat inap ke ruang penyimpanan. Sebaiknya petugas rekam medis bagian pelayanan berkas untuk menyediakan rekam medis dengan tepat waktu sesuai Standar Prosedur Operasional yang telah di tetapkan dan perlu mensosialisasikan kembali kepada perawat ruangan rawat inap tentang ketepatan pengembalian rekam medis dalam waktu 1x24 jam sesuai dengan Standar Prosedur Operasional.
Tinjauan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Berdasarkan Elemen Penilaian Akreditasi SNARS 1.1 di RSUD Kembangan Muammar Dzachwani; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Laela Indawati
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i1.37

Abstract

Ringkasan pulang ( resume atau discharge summary) adalah ringkasan dari seluruh masa perawatan dan pengobatan pasien sebagaimana yang telah diupayakan oleh para tenaga kesehatan dan pihak terkait, lembar resume medis harus ditandatangani oleh dokter penanggung jawab pasien. Kelengkapan resume medis digunakan untuk dasar pembuatan laporan intern dan ekstern rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kelengkapan pengisian resume medis berdasarkan elemen penilaian akreditasi SNARS 1.1. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data adalah observasi, analisis kuantitatif, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Standar Prosedur Operasional pengisian resume medis di RSUD Kembangan Jakarta sudah ada, dimana terdapat 3 prosedur yang belum dijalankan yaitu tidak adanya buku catatan yang mencatat mengenai resume yang belum diisi, melengkapi resume medis dilakukan di ruang rawat inap, belum tersedianya buku catatan yang mencatat resume medis yang belum diisi. Kelengkapan resume medis berdasarkan elemen penilaian akreditasi SNARS 1.1 91,59% dari 90 resume medis dan tidak lengkap 8,41%. Dampak dari ketidaklengkapan resume medis membuat angka review rekam medis menjadi tidak bagus, bagi pasien bpjs klaim menjadi terhambat, membuat proses kelanjutan pengobatan terganggu karna riwayat pengobatan pasien tidak lengkap, tidak lengkap resume juga berpengeraruh terhadap akreditasi rumah sakit. Perlunya disosialisasikan kembali mengenai Standar Operasional Prosedur dan perlu ketegasan dari pihak Direktur rumah sakit agar tingkat kedisiplinan dalam pengisian resume medis dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu.
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Formulir Pengkajian Medis Awal Dokter Pada RM Pasien Rawat Inap Di RS Vertikal Jakarta Timur Sarah Khonsa; Lily Widjaja; Muniroh Muniroh; Puteri Fannya; Yenni Syafitri
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i2.64

Abstract

Rekam medis wajib dibuat oleh rumah sakit dan diisi lengkap dan jelas baik secara tertulis maupun elektronik. Formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap merupakan isi dari bagian rekam medis. Di RS Vertikal Jakarta Timur, pengisian formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap masih belum lengkap sehingga nilai gunanya menjadi kurang maksimal. Data yang dianalisis adalah formulir pengkajian medis awal dokter rm pasien rawat inap bulan desember 2020. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi SPO pengisian pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap, menghitung kelengkapan pendokumentasian lembar pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap berdasarkan analisis kuantitatif, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kelengkapan pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap. Analisis kuantitatif merupakan melihat keseluruhan isi dari rekam medis untuk mengidentifikasi terjadinya kekurangan. Penelitian menggunakan metode secara deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Berdasarkan hasil penelitian SPO pengisian pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap sudah ada. Hasil analisis kuantitatif terhadap 90 formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap didapat rata-rata kelengkapan sebesar 81%. Faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian formulir pengkajian medis awal dokter pasien rawat inap adalah kurangnya tingkat kepatuhan dokter dalam mengisi formulir pengkajian medis awal rawat inap, sehingga banyak formulir tidak terisi secara lengkap. Oleh karena itu, disarankan agar meningkatkan sosialisasi SPO pengisian formulir pengkajian medis awal dokter rawat secara lengkap terutama kepada dokter dan tenaga kesehatan terkait.
Analisis Kebutuhan SDM Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Menggunakan Metode ABK-Kes Fani Nur Azizah; Puteri Fannya; Laela Indawati; Bangga Agung Satrya
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6174

Abstract

Human resource planning is essential to ensure the availability of a workforce that meets current and future service needs. In the health sector, the health workload analysis method is used to objectively evaluate human resource needs. This study was conducted at Mekar Sari Bekasi Hospital to determine the ideal number of medical record and health information officers. Currently there are 9 medical record officers, consisting of 4 people with PMIK (Medical Recorder and Health Information) education backgrounds and 5 non-PMIK people. Conditions in the field show that officers often get additional workloads when colleagues are absent, and even have to work overtime to get the job done on time. This study uses descriptive quantitative methods through direct observation and interviews. The results show that the available work time (WKT) is 1201 hours or 72,000 minutes per year. With a Supporting Task Factor (FTP) of 8% and a Supporting Task Standard (STP) of 1.09, the ideal HR requirement is 10 people. This requires the addition of 1 officer with a PMIK background, who will be placed in the assembling section. Meanwhile, 1 officer each from the coding and filing sections will be transferred to the filing section.
Analisis Kepuasan Pasien Pengguna Pembayaran QRIS di Pelayanan Rawat Jalan RSUD Koja Dewi Surlialy; Lily Widjaja; Puteri Fannya; Noor Yulia
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1156

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa yang timbul setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Tingkat kepuasan pasien sangat penting untuk menilai kualitas layanan dan memastikan kelangsungan serta peningkatan layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alur transaksi menggunakan metode QRIS (Quick Response Indonesia Standard), karakteristik pasien yang menggunakan transaksi QRIS, dan kepuasan pasien yang menggunakan transaksi pembayaran QRIS di layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Koja menggunakan metode EUCS (End-User Computing Satisfaction).Metode: Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan dari 106 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah sampling non-probabilitas, khususnya sampling acak. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur transaksi pembayaran di Rumah Sakit Umum Koja sangat prospektif. Karakteristik pasien yang menggunakan metode QRIS didominasi oleh usia 26-35 tahun, perempuan, dengan pendidikan sarjana atau D4, bekerja sebagai karyawan swasta, dan memiliki pendapatan rata-rata lebih dari Rp. 4.901.798. Tingkat kepuasan pasien dalam layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Koja menunjukkan bahwa 59,4% pasien puas dengan aspek konten 59,4%; aspek akurasi 84,9%; aspek format 67,9%; aspek kemudahan penggunaan; dan 50,9% dengan aspek ketepatan waktu. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien puas dengan penggunaan metode QRIS di Rumah Sakit Umum Koja, dengan persentase kepuasan sebesar 86,8%.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO K3 DI RUANG FILING RS BUNDA SEJATI Ressa Yesika; Puteri Fannya; Daniel Happy Putra; Dina Sonia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60969

Abstract

Manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan upaya sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi bahaya guna mengurangi risiko kecelakaan kerja serta mencegah penyakit akibat kerja. Ruang filing rekam medis di rumah sakit memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan dan kesehatan petugas dalam melaksanakan pekerjaannya. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko K3 di ruang filing perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko yang dapat mengganggu keselamatan kerja petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko K3 di ruang filing RS Bunda Sejati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penilaian tingkat risiko dilakukan menggunakan matriks risiko berdasarkan tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap tiga petugas filing serta kepala unit rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat risiko K3 yang dikelompokkan ke dalam kategori risiko fisik dan risiko ergonomis. Risiko dengan prioritas tertinggi adalah sakit pinggang dan kelelahan otot akibat postur kerja yang kurang ergonomis. Prioritas berikutnya adalah risiko tergores saat mengambil atau mengembalikan berkas rekam medis ke rak, sedangkan risiko lainnya meliputi tertimpa berkas rekam medis akibat rak yang penuh serta terjatuh dari tangga saat mengambil berkas pada rak yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, masih terdapat risiko K3 di ruang filing RS Bunda Sejati yang memerlukan pengendalian sesuai dengan hierarki pengendalian risiko agar keselamatan dan kesehatan kerja petugas dapat ditingkatkan.
Co-Authors -, Muniroh Adham, Yunan Adil Hidayat Afifah Kusuma Vardhani Afra, Rara Ahmad Rizky Aliyani Aliyani Alvina Amalia Amalia, Isnaini Amirah Syafiqah Zahra Anas Fajry Rhomadon Aneu Rosliana Angela Marsiana Siki Angelina Angelina Anggita Nurul Fadlilah Anisa Dyah Irawati Anisa Nur Safitri Anisa Nur Zulkarina Annida Ariyani Annisa Azzahra, Annisa Aqshal Hidayatullah Armila Astiyana Triadi Athiyyah, Hanifatul Aulia Salsabila Aulia, Ni Wayan Riskita Ayu Hardianti Bagas Saputra Bangga Agung Satrya Betji Nadiana Bissilisin Brigita Natalia Br Surbakti Brigitha Dea Yuliseva Budi Sunaryo Budiana Gustiara Chresia Ericha Cindi Trisa Olivia Daniel Happy Putra Daniel Happy Putra Debbie Friscilla Carolina Manalu Dede Lisda Nurjanah Dede Lisda Nurjanah Delmi Sulastri Dessy Safutri Deta Nurfena Nurfena Dewi Kisaputri Dewi Sartika Dewi Surlialy Dewi, Deasy Rosmala Diah Aryani, Diah Dila Yuliandini Dina Munadiatu Dina Sonia Dinda Melani Safitri Dini Devici Santoso Diva Angelita Diva Sabina Dwi Chandrarika Putri Aulia Dwi Nurul Fadila Edi Kurnianto Endika Rachmad Fadia Eka Septiawati Faiha, Hana Fandhika, Lilin Tata Fani Nur Azizah Fathul Baari Fingky Rizki Wulandari Fiqih Nurhidayah Fretycia Laurenty Gina Sonia Hairun Nisa Hana Faiha Hardi Arissaputra Ilham Abdurohman Indawati, Laela Iqbal Tri Putra Iqbal, Muhammad Fuad Isnaini Amalia Izmi Novianita Jack Febrian Rusdi Jefry Sunupurwa Asri Jefry Sunupurwa Asri Kevin Handynata Khoirunnisa Sabiladina Lasmaria Simorangkir Lilin Tata Fandhika Lily Widjaya Lily Widjaya Lily Widjaya Listania Aisyah Putri Luthfiah Aulia Rachman M. Fuad Iqbal Maeimunah, Siti Magdalena, Selvy Manalu, Debbie Friscilla Carolina Mei Nur Khasanah Melani Aulia Mufida Mochamad Fauzan W. Mordekhai Immanuel Sitorus Muammar Dzachwani Muhamad Al Imran Rangga Putra Muhammad Arif Sutrasno Muhammad Hadi Arfian Muhammad Hafiz Zuhri Munazhifah Munazhifah Muniroh Muniroh - Muniroh Muniroh Muniroh, Muniroh Nabila Zahara Ramadan Nabilah Khairunisa Nadiya Nurul Afifah Nanda Aula Rumana Navry Nanda Aprilian Nazira Nur Amalia Nazofah, Putri Nicki Nugrahaningtyas Noviliana, Tiara Nur Fadilah Nur Mawaddah, Nur Nurfena, Deta Nurfena Nurhaliza Putrikama Nurmayantih Nusamina Pulungan Piter Serhalawan, Roi Putri Rafikasani Putri Syaikhu Putri, Listania Aisyah R Gumilar Hadiningrat Rahmawati, Rena Maulina Raihan Fakhri P. S. Ramadhana, Nur Fatihah Adlia Ratna Dewi Ratna Sari Ressa Yesika Rifda Ulfa Andini Rifqi Fauzan Risma Ayu Fitriyani Risma Sisni Fadilla Rizky Alfiansyah Rizky Khaerunnisa Rizqia Rahmah Roi Piter Serhalawan Rosa Patricia Rosfita Rasyid Rosita, Annida Ulfiar Rumana, Nanda Sabiladina, Khoirunnisa Sabina, Diva Safitri, Dinda Melani Salsabella, Pradita Salsabillah Zahrah Hayati Sarah Khonsa Seastama, Komang Cyntia Noviari Selvi Damayanti Shafa Aulia Ananda Hermanto Simorangkir, Lasmaria Siswati Siswati Sonaria Tambunan Sonia, Dina Sonia Sri Handayani Suciyanti Suciyanti Sutrasno, Muhammad Arif Syahrul Dwi Ramadhani Tantri Wilananda Tedja Gurat Baktina Tri Putra, Iqbal Trideswira Tryandi Rohmadoni Usman, Nadia Salim Bin Vania Rachma Putri Viatiningsih, Wiwik Vitianingsih, Wiwik Wahyudi Prasetyo Widjaja, Lily Widjaya, Lily Widyawan, Tri Ismardiko Winda Febriarini Windiana Mega Sukmawati Wiwik Vitianingsih Yati Maryati Yenni Syafitri Yolan Adis Safitri Yulia, Noor