Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan MAPLET Untuk Mandiri Belajar Matematika Pada Siswa SMP Kelas VIII Rubianus, Rubianus; Linggih, I Ketut; Lembang, Suri Toding
Musamus Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Mathematics Education
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musamus journal of mathematics education.v6i1.5544

Abstract

Pembelajaran abad 21 melahirkan pergeseran total paradigma belajar siswa. Pergeseran dari siswa yang membutuhkan guru sebagai fasilitator ke arah siswa belajar mandiri, meskipun peran guru masih relatif nampak, tetapi tidak langsung. Untuk membuat siswa SMP tersebut mampu belajar mandiri, perlu media pembelajaran yang mampu juga mendukung sifat kemandirian siswa tersebut. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa dan kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode One Group Pre-test Post-Test Desaign. Sampel yang berpartisipasi adalah siswa kelas 8 yang berjumlah 24 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan lembar observasi kemampuan guru. Analisis data yang digunakan yaitu melihat persentase setiap kegiatan pembelajaran, dan untuk mengukur pemahaman siswa dengan membandingkan hasil Pre-test dan Post-test. Hasil penelitian menunjukkan penerapan MAPLET dapat meningkatkan pemahaman matematika siswa. Selain itu, dengan penerapan MAPLET dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Dengan menggunakan Aplikasi ini akan membantu siswa dalam memaksimalkan belajarnya.
THE IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL BASED ON TORAJA CULTURE IN MATHEMATICS LEARNING: PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBASIS BUDAYA TORAJA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Lembang, Suri Toding; Arsyad, Nurdin; Bernard
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 12 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2024v12n1a3

Abstract

This research aims to implement Toraja cultural-based mathematics teaching tools to enhance the learning outcomes of students at SMPN 1 Makale Selatan. The objectives include assessing students' learning outcomes, their activities, and the teacher's capability in applying Toraja cultural-based mathematics teaching tools. The research method employed is quantitative research. Based on the findings, students' learning outcomes through problem-based learning (PBL) models infused with Toraja cultural elements are categorized as very high, with an average score of 86.17. This success is attributed to the cultural relevance and emotional connection fostered by the PBL approach integrated with Toraja traditions. The inclusive learning environment created through the recognition of cultural diversity further contributes to positive outcomes, confirming the effectiveness of the Toraja culture-based PBL model in promoting active student involvement in the learning experience. The integration of Toraja cultural elements into the PBL model significantly contributes to the remarkable success in achieving a high average score of 86.17 in students' learning outcomes. This achievement is found due to the contextual relevance of Toraja cultural values, increased emotional engagement, and the development of critical thinking skills within a broader cultural context. The use of Toraja culture not only enhances memory retention but also empowers students to actively participate in a learning environment that celebrates cultural diversity. The exceptional learning outcomes affirm the efficacy of integrating PBL with Toraja cultural elements, providing students with a profound and meaningful educational experience.
Characteristics Of Toraja Culture-Based Mathematics Learning Model Suri Toding Lembang; Nurdin Arysad; Bernard, Bernard; I Ketut Linggih
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 3 No. 04 (2024): November, International Journal of Education, Vocational and Social Science( I
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v3i04.1618

Abstract

This research examines a Toraja culture-based mathematics learning model, known as Beradat, through a literature study method. The Beradat model consists of five continuous stages: ma'parapa (motivation and problem identification), ma'kombongan (problem posing and small group discussion), ma'kombongan kalua' (class discussion), feedback, and mantaa and didosa (reward and reinforcement). Each stage is designed to create a conducive learning atmosphere, respect local culture, and develop students' mathematical skills and understanding comprehensively. The research found that the Beradat model has a number of advantages, including high cultural integration, increased active student engagement, a motivating reward system, and the development of social skills and a positive classroom environment. The model also adopts the principles of problem-based learning, encourages group work, and creates a respectful social system. However, there are challenges in its implementation, such as the need for strong training and support for teachers, time challenges in a collaborative approach, and potential implementation failure if not well supported. Overall, the Toraja culture-based mathematics learning model has great potential in improving students' mathematical understanding and social skills. However, its success requires adequate preparation and support to be effectively implemented in various eduational contexts.
POMPA SPIRAL SEBAGAI ALAT ALTERNATIF IRIGASI PERSAWAHAN DI LEMBANG RANDANAN KABUPATEN TANA TORAJA Nitha, Nitha; Pasae, Nofrianto; Fikran, Fikran; Lembang, Suri Toding; Taru, Reni Oktaviani; Tarru, Harni Eirene; Bontong, Yafet; Sampelawang, Petrus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42294

Abstract

Lembang Randanan, kecamatan Mengkendek, kabupaten Tana Toraja merupakan daerah dengan kondisi geografis yang dominan berbukit, yang mana lahan pertanian terutam sawah merupakan sawah tadah hujan. Hal ini berdampak pada produksi padi yang minim karean hanya dapat digarap pada musim penghujan. Sehingga hal ini menjadi latar belakang untuk membuat alat yang dapat membantu petani mengairi sawah dengan mensuplai air dari sumber air yang terletak lebih rendah dari sawah, dalam hal ini adalah pompa spiral. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan ilmu, pengetahuan, dan teknologi embuatan pompa spiral yang sederhana dan efisien sebagai irigasi persawahan yang murah dan ramah lingkungan. Pembuatan pompa spiral untuk alat irigasi yang ramah lingkungan dan tanpa bahan bakar minyak sangat membantu para petani yang kekurangan air untuk lahan persawahan di lembang Randanan, kecamatan Mengkendek, kabupaten Tana Toraja. Materi tentang pembuatan dan penerapan diberikan yang disertai praktek langsung oleh TIM pelaksana PKM dan kemudian tanya-jawab antara pemateri dan masyarakat. Hasil diskusi dan tanya-jawab sebagai berikut: Para petani memberikan respon yang sangat positif mengenai pembuatan pompa spiral sebagai irigasi persawahan. Untuk itu perlu kesepakatan antara pihak Universitas Kristen Indonesia Toraja (Fakultas Teknik) dengan pihak pemerintahan desa menindak-lanjuti program bina desa dari UKI Toraja. Setelah selesai acara diskusi dan tanya-jawab dilanjutkan dengan praktek pemasangan pompa spiral dilakukan di salah satu pekarangan warga yang sebelumnya telah dibuat di Laboratorium Prodi Teknik Mesin UKI Toraja, yang kemudian akan diaplikasikan di dua lokasi yang berbeda di lembang Randanan. Dari kegiatan tersebut diperoleh bahwa pompa spiral dapat mensuplay air dari sumber air dalam hal ini sungai dengan ketinggian hingga 10 m. Hal ini dapat membantu masyarakat di sekitar aliran sungai untuk ketersediaan air.
EDUKASI INSTALASI PERPIPAAN PADA POMPA AIR DALAM RANGKA MENGHEMAT ENERGI LISTRIK DI DUSUN PELAMBIAN KABUPATEN TORAJA UTARA Pasae, Nofrianto; Nitha, Nitha; Fikran, Fikran; Tarru, Harni Eirene; Lembang, Suri Toding
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42830

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat didusun Pelambian desa salu sopai yaitu banyaknya pompa warga yang sering rusak serta umur pompa yang singkat akibat pemasangan instalasi pompa yang tidak sesuai dengan prosedur. Dalam kegiatan ini, dilakukan beberapa tahapan-tahapan sebagai berikut: 1. Pengenalan komponen-komponen pada instalasi perpipaan, serta peralatan yang perlu dipersiapkan dalam proses perakitan atau pemasangan perpipaan pada pompa. 2. Identifikasi spesifikasi pompa yang tepat sesuai kebutuhan berdasarkan ketinggian pemompaan yang akan direncanakan. 3. Memberikan penjelasan dan informasi terhadap rugi-rugi aliran dalam pipa akibat instalasi pipa pada pompa yang akan mengakibatkan pompa bekerja lebih keras sehingga terjadi pemborosan pada penggunaan energi listrik. 4. Memberikan alternatif solusi bagi masyarakat untuk meminimalisir penggunaan energi listrik melalui diskusi dan tanya jawab mengenai instalasi perpipaan yang sesuai dengan prosedur. Edukasi instalasi perpipaan guna menghemat aliran listrik. Edukasi ini diharapkan akan memberikan pemahaman bagi masyarakat bagaimana sebenarnya instalasi perpipaan yang baik dan efektif. Dari hasil survei, Masyarakat lembang Salu Sopai menggunakan aliran air dari pipa-pipa yang disambung dari rumah ke rumah dan beberapa menggunakan pompa sebagai sumber air sehari-hari Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, program ini tidak hanya sekedar memberikan bantuan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk mampu mengidentifikasi masalah penggunaaan listrik berlebih akibat spesifikasi pompa yg tidak tepat dan instalasi perpipaan yang tidak sesuai prosedur pemasangan pompa. Hasil pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah setempat serta antusiasme masyarakat di dusun Pelambian yang menunjukkan partisipasinya dengan banyaknya masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini membuat masyarakat memahami pentingnya memilih pompa yang tepat sesuai dengan kebutuhannya serta pemsangan komponen- komponen perpipaan yang sesuai dengan prosedur yang tepat. Dalam hal ini, untuk mengurangi penggunaan energi listrik akibat pemasangan pompa yang tidak sesuai standar operasional prosedur.