Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Edukit Fotogrametri Digital sebagai Inovasi Pembelajaran PPG Prajabatan Geogafi dalam Matakuliah Teknologi Baru dalam Pengajaran dan Pembelajaran Irawan, Listyo Yudha; Arinta, Dicky; Suprianto, Agung; Masruroh, Betty
Belantika Pendidikan Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Kayon Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47213/bp.v7i2.370

Abstract

Abstract: Digital learning has become an inseparable part of academic activities, especially after the COVID-19 pandemic era which has encouraged the widespread adoption of information and communication technology. This study aims to develop photogrammetry-based digital learning media for the Teacher Professional Education (PPG) program as a response to learning needs that demand flexibility, accessibility, and adaptation to the industrial revolution 4.0 and the new normal order. The Research and Development (RD) method is used in this development, with stages of planning, expert validation, and small and large group trials. The results of the validation show that the developed photogrammetry digital learning media is very feasible to use in learning, with an average feasibility percentage of 82.5 percent. Trials on students show that this media can increase interest in learning and facilitate understanding of photogrammetry material, especially in the Learning Technology course. The development of this media is expected to bridge the gap between theory and practice in photogrammetry learning and improve student competence in using digital learning technology. Abstrak: Pembelajaran digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan akademik, terutama setelah era pandemi COVID-19 yang mendorong adopsi teknologi informasi dan komunikasi secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbasis fotogrametri untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai respon terhadap kebutuhan belajar yang menuntut fleksibilitas, aksesibilitas, dan adaptasi terhadap revolusi industri 4.0 serta tatanan normal baru. Metode Research and Development (RD) digunakan dalam pengembangan ini, dengan tahapan perencanaan, validasi ahli, serta uji coba kelompok kecil dan besar. Hasil dari validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran digital fotogrametri yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 82,5 persen. Uji coba pada mahasiswa menunjukkan bahwa media ini dapat meningkatkan minat belajar dan memudahkan pemahaman terhadap materi fotogrametri, khususnya dalam mata kuliah Teknologi Pembelajaran. Pengembangan media ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pembelajaran fotogrametri serta meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penggunaan teknologi pembelajaran digital.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM PEMBUATAN PHOTOSYNTHETIC BACTERIA (PsB) DAN BIOSLURRY UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA MEDOWO KABUPATEN KEDIRI Suprianto, Agung; Sumarmi, Sumarmi; Ririh Windayu, Cinde; Arinta, Dicky
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1453

Abstract

Medowo Village in Kediri Regency has great potential in the agriculture and livestock sector, but still relies on expensive and hard-to-obtain chemical fertilizers. Additionally, the suboptimal management of livestock waste causes environmental pollution. This service program aims to empower farmers in Medowo Village through training in the production of organic fertilizer using Photosynthetic Bacteria (PsB) and bioslurry. The service methods include socialization, training, and mentoring the "Tani Makmur" farmer group to understand and independently apply the techniques for producing organic fertilizer. This community service activity can reduce farmers' dependence on chemical fertilizers while optimizing the use of livestock waste as an environmentally friendly source of plant nutrients. The evaluation results show an increase in farmers' understanding and skills in producing and applying organic fertilizers. Thus, this program has the potential to support sustainable agriculture in Medowo Village and can serve as a model for the implementation of environmentally friendly farming practices in other regions.
SOLAR DRYING HOUSE AND PULPER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI DAN KESEJAHTERAAN PETANI KOPI DESA MEDOWO KABUPATEN KEDIRI Suprianto, Agung; Sumarmi, Sumarmi; Triningsih, Luly; Arinta, Dicky
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.259-266

Abstract

Desa Medowo terletak di Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri yang salah satu hasil perkebunannya adalah kopi. Desa Medowo merupakan daerah penghasil kopi perkebunan rakyat terbesar di Kabupaten Kediri. Berdasarkan observasi dan hasil diskusi bersama mitra, prioritas permasalahan yang perlu segera diatasi meliputi: 1) Pascapanen yang belum benar sehingga menjadikan biji kopi kualitas rendah. 2) Belum adanya alat pengupas kulit kopi yang automatis sehingga biasanya kopi langsung dijemur setelah petik atau dikupas secara manual. 3) Lamanya proses penjemuran karena belum ada rumah pengeringan biji kopi. 4) Petani kopi belum mengetahui harga pasar di daerah hilir. Solusi yang ditawarkan antara lain: 1) Sosialisasi, pelatihan, dan pedampingan pascapanen kopi yang baik sesuai Good Agriculture Practices on Coffee (GAP on Coffee). 2) Pengembangan dan pembuatan alat pengupas kulit kopi otomatis sehingga mempermudah proses pengolahan kopi selanjutnya. 3) Pembuatan rumah penjemuran Solar Drying House untuk mempersingkat waktu pengeringan dan meningkatkan kualitas biji kopi. 4) Pembuatan list jaringan kopi di daerah hulu dengan pengusahan roaster dan pemilik kedai. Pelaksanaan pengabdian melalui sosialisasi, diskusi, dan pendampingan. Melalui pengabdian ini petani kopi di Desa Medowo memiliki pengetahuan pascapanen kopi sesuai GAP on Coffee dan memiliki rumah jemur ramah lingkungan serta alat pengupas otomatis sehingga meningkatkan kesejahteraan petani kopi.
SOLAR DRYING HOUSE AND PULPER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI DAN KESEJAHTERAAN PETANI KOPI DESA MEDOWO KABUPATEN KEDIRI Suprianto, Agung; Sumarmi, Sumarmi; Triningsih, Luly; Arinta, Dicky
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.259-266

Abstract

Desa Medowo terletak di Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri yang salah satu hasil perkebunannya adalah kopi. Desa Medowo merupakan daerah penghasil kopi perkebunan rakyat terbesar di Kabupaten Kediri. Berdasarkan observasi dan hasil diskusi bersama mitra, prioritas permasalahan yang perlu segera diatasi meliputi: 1) Pascapanen yang belum benar sehingga menjadikan biji kopi kualitas rendah. 2) Belum adanya alat pengupas kulit kopi yang automatis sehingga biasanya kopi langsung dijemur setelah petik atau dikupas secara manual. 3) Lamanya proses penjemuran karena belum ada rumah pengeringan biji kopi. 4) Petani kopi belum mengetahui harga pasar di daerah hilir. Solusi yang ditawarkan antara lain: 1) Sosialisasi, pelatihan, dan pedampingan pascapanen kopi yang baik sesuai Good Agriculture Practices on Coffee (GAP on Coffee). 2) Pengembangan dan pembuatan alat pengupas kulit kopi otomatis sehingga mempermudah proses pengolahan kopi selanjutnya. 3) Pembuatan rumah penjemuran Solar Drying House untuk mempersingkat waktu pengeringan dan meningkatkan kualitas biji kopi. 4) Pembuatan list jaringan kopi di daerah hulu dengan pengusahan roaster dan pemilik kedai. Pelaksanaan pengabdian melalui sosialisasi, diskusi, dan pendampingan. Melalui pengabdian ini petani kopi di Desa Medowo memiliki pengetahuan pascapanen kopi sesuai GAP on Coffee dan memiliki rumah jemur ramah lingkungan serta alat pengupas otomatis sehingga meningkatkan kesejahteraan petani kopi.
Pengembanan Laboratorium Geografi Berbasis Mobile Virtual Pada Materi Pembelajaran Praktikum Ilmu Ukur Tanah Arif, Mohamad; Hartono, Rudi; Arinta, Dicky
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11 No 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i2.7006

Abstract

Mobile lab virtual untuk praktikum ilmu ukur tanah merupakan suatu teknologi pembelajan berbasis  mobile untuk membantu mahasiswa dalam melakukan praktikum ilmu ukur tanah tanpa menggunakan alat lab. dalam penggunaanya sangat fleksibel karena tidak begitu memerlukan ruang dan waktu yang penting memiliki perangkat smartfon, laptop atau pc. Mobile lab virtual merupakan trobosan baru di dunia Pendidikan yang penuh dengan teknologi seperti saat ini. Pembelajaran yang tidak membutuhkan ruang lebih sangat diperlukan mengingat sudah tersedianya infrastruktur internet yang memadai. Pengembangan media pembelajaran yang mudah dan dapat digunakan ditempat manapun sangat dibutuhkan seperti halnya mobile lab virtual untuk praktikum ilmu ukur tanah. Desain dari produk teknologi media pembelajaran ini dari para ahli media dinyatakan layak untuk diterapkan sebagai media pembelajaran, begitu pula dengan ahli materi dan uji coba produk pada mahasiswa departemen geografi. Nilai persentase dari ahli media adalah 85% yang artinya produk tidak perlu revisi begitu pula dengan ahli materi dengan nilai 89% dan uji coba produk dengan persentase 88% yang artinya produk ini layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Water Quality of Unconfined Aquifer in Universitas Negeri Malang Following the Drinking Water Quality Standard of Indonesian Ministry of Health Utaya, Sugeng; Taryana, Didik; Mashitoh, Ferryati; Arinta, Dicky; Prasad, Ravinesh Rohit
Tunas Geografi Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v13i1.53219

Abstract

Abstract                                                             The quality of groundwater is naturally determined by water-bearing rock characteristics. However, the progression of civilian activities also negatively affects the groundwater quality. Therefore, this study aims to assess groundwater's physical, chemical, and biological characteristics in Indonesia's Universitas Negeri Malang (UM) campus area and evaluate its compliance with drinking water quality standards, particularly the Class A standard. A comparative descriptive strategy was utilized in the study by involving groundwater in the campus area of UM. The focus of the research is water quality in unconfined aquifers. Through purposive sampling, 12 wells were selected to ensure appropriate spatial dispersion. Water samples were collected in sample bottles and tested for physical, biological, and chemical properties. The Perum Jasa Tirta I Malang carried out these water quality tests. Water quality data were analyzed qualitatively, descriptively, and comparatively. This study concludes that (1) the groundwater on the UM campus generally meets the physical criteria for drinking water quality standards; (2) the chemical quality of the groundwater on the UM campus still satisfies the drinking water quality standards; and (3) biologically, the free groundwater on the UM campus fails to meet drinking water quality standards. The novelty of this research is that the biggest threat to the quality of free groundwater in the campus area is bacterial contamination from sanitation activities. Accordingly, it is recommended that groundwater is boiled before being utilized for drinking water purposes to neutralize the E. coli bacteria present in all well water samples.Keywords: Water Quality of Unconfined Aquifer; The Drinking Water; Quality Standard