Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pembelajaran STEAM Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Peusangan Rosdiana Rosdiana; Marnita Marnita; Nanda Safarati
JEMAS : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September| Jurnal Edukasi Matematika dan Sains |
Publisher : Program studi Pendidikan Fiska

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa dengan menggunakan metode STEAM pada materi Gerak Lurus Berubah Beraturan kelas X SMA Negeri 2 Peusangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA5 berjumlah 25 orang siswa, semester ganjil tahun 2022/2023. Dari hasil tes siklus 1 diperoleh data siswa yang mendapatkan skor ≥ 65 adalah 64%, sedangkan pada siklus II diperoleh 92 %. Dari hasil tersebut terjadi peningkatan sebesar 28%. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I adalah 82,25% meningkat menjadi 95,3% pada siklus II. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I adalah 77,65% meningkat menjadi 93,8% pada siklus II termasuk ke dalam kategori sangat baik. Dengan demikian kriteria keberhasilan belajar dan proses pembelajaran siklus II sudah berhasil menggunakan model pembelajaran STEAM. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STEAM yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa pada materi Gerak Lurus Berubah Beraturan kelas X IPA5 SMA Negeri 2 Peusangan.
E-learning assisted AIR learning model to improve students' critical thinking skills Nanda Safarati; Fatma Zuhra
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v10i2.53648

Abstract

A learning innovation that combines innovative learning with online learning needs to be done to bridge pandemic conditions such as Covid-19. One of them is the e-learning-assisted AIR learning model (e-AIR). The integration of e-learning into the AIR learning model is carried out to provide learning facilities for students so they can repeat learning material anytime and anywhere. One of the competencies expected to develop in physics courses is CBC. Developing critical thinking is crucial because it is a skill most students need when facing a problem. This study aimed to determine the increase in student CBC by applying the e-learning-assisted AIR learning model for the Physics Education Study Program students at Almuslim University. This quasi-experimental study with a one-group pretest and posttest design was conducted on all Physics Education students at Almuslim University with a sample of 9 students. The research instrument used was in the form of questions adapted to the KBK indicators. Data analysis using the n-gain test. The results of this study show that the e-learning-assisted AIR learning model can improve student CBC, as seen from the percentage obtained, namely as many as five students obtained a percentage of 56%, as many as three students obtained a percentage of 33% in the medium category. As many as one student received 11%, with a low category.
Penggunaan Media Komik Fisika Berbasis Problem Solving Pada Materi Pemanasan Global Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Pemahaman Konsep Siswa Nanda Safarati; Fatma Zuhra
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.4828

Abstract

Learning media is an intermediary in the learning process, and is expected to arouse student motivation in learning activities, especially in physics lessons. However, some teachers have difficulty adapting the media to the material that will be provided, especially global warming material. So that causes a lack of interest in learning students to read textbooks, which results in a low understanding of students' concepts of physics subjects, especially on global warming material. The purpose of this study was to determine the increase in learning motivation and understanding of students' concepts through the use of problem solving-based physics comics on global warming material. The method used in this study is qualitative, a type of quasi-experimental research (quasi-experiment). The research design used was a two-group pretest-posttest design. Totaling 30 students selected by cluster random sampling. The instruments used in this study were test instruments (pretest-posttest) and non-test instruments (questionnaires). Data analysis shows the value of Sig. < 0.05, namely 0.00, thus Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that the use of problem solving-based physics comic media on global warming material can improve students' understanding of concepts.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswi Kelas X MAS Darul Ulum Alwaliyyah Husnidar Husnidar; Siti Khaulah; Rahma Rahma; Nanda Safarati
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5 No 1 (2024): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v5i1.2714

Abstract

This research aims to determine the extent to which the mathematical critical thinking skills of class X MAS Darul Ulum Alwaliyyah female students have improved on quadratic function material using the Discovery Learning learning model. The subjects taken in this research were 16 class X female students for the 2023/2024 academic year. This research approach is qualitative with the type of classroom action research. Data analysis techniques carried out in this action research include tests, interviews, and observations of teacher activities and student activities by 2 observers. According to the results of data analysis, it was found that the learning outcomes of female students in cycle I were 75%, and then there was an increase in cycle II, namely 88%. Meanwhile, the level of student activity in cycle I was 84.65% and there was an increase in cycle II to 88.16%. Teacher activity in cycle I was 83.33%, and teacher activity in cycle II increased to 85.33%. Based on this, it can be concluded that the mathematical critical thinking skills of class. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswi kelas X MAS Darul Ulum Alwaliyyah pada materi fungsi kuadrat menggunakan model pembelajaran  Discovery Learning. Subjek yang diambil pada penelitian ini adalah siswi kelas X tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 16 orang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian tindakan ini diantaranya tes, wawancara, serta pengamatan terhadap aktivitas guru dan aktivitas siswa oleh 2 orang observer. Menurut hasil analisis data diperoleh bahwa hasil belajar siswi pada siklus I sebesar 75%, dan kemudian terjadi peningkatan pada siklus II yaitu sebanyak 88%. Sedangkan tingkat aktivitas siswa pada siklus I sebanyak 84,65% dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 88,16%. Aktivitas guru pada siklus I sebanyak 83,33%, dan aktivitas guru pada siklus II meningkat menjadi 85,33%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswi kelas X MAS Darul Ulum Alwaliyyah pada materi fungsi kuadrat dapat lebih meningkat setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning.  
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BERBASIS LITERASI SAINS UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU Zuhra, Fatma; Safarati, Nanda; Jasmaniah, Jasmaniah; Nurhayati, Nurhayati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i4.16356

Abstract

Abstrak: Salah satu komponen profesionalisme guru adalah mampu menulis karya ilmiah. Dimana kegiatan ini tidak saja perlu dilakukan dalam rangka memperolah angka kredit untuk kenaikan jabatan atau untuk keperluan akreditasi akan tetapi merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengembangkan profesionalisme guru SD N 9 Peusangan Selatan melalui pelatihan penulisan karya ilmiah berbasis literasi sains. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah berbasis literasi sains ini di ikuti oleh guru-guru SD Negeri 9 Peusangan Selatan berjumlah 17 orang. Kegiatan pengabdian ini terdiri atas dua sesi. Sesi pertama yaitu pelatihan dan sesi kedua pendampingan dalam penulisan karya tulis ilmiah berbasis literasi sains untuk menghasilkan draft artikel yang siap dipublikasi. Kegiatan pelatihan dilakukan selama satu minggu (4 kali tatap muka). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pemahaman guru-guru SD Negeri 9 Peusangan Selatan tentang penulisan karya tulis ilmiah, hal ini dilihat dari peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes sebesar 34,12 serta mampu meningkatkan profesionalisme guru SD Negeri 9 Peusangan Selatan, dilihat dari jumlah draft karya tulis ilmiah yang dihasilkan setelah pengabdian dilakukan.Abstract: One of the components of teacher professionalism is being able to write scientific papers. This component is not only aimed to obtain credit points for promotion or for accreditation purposes, but also to be one of the abilities that must be mastered by teachers. The purpose of this community service was to develop the teachers professionalism of SD N 9 Peusangan Selatan through training in writing scientific papers based on scientific literacy. The method used in this service community was training and mentoring. The training and mentoring activities for writing scientific papers based on scientific literacy were attended by 17 teachers of SD Negeri 9 Peusangan Selatan. This service activity consisted of two sessions. The first session was training and the second session was mentoring in scientific writing based on scientific literacy to produce draft articles ready to be published. The training activities were carried out for one week (4 face-to-face meetings). This community service activity was able to increase the understanding of the teachers of SD Negeri 9 Peusangan Selatan about writing scientific papers. It can be seen from the increase in the average value of the pretest and posttest which obtained 34.12 and it was able to increase the professionalism of the teachers of SD Negeri 9 Peusangan Selatan due to number of drafts of scientific papers produced after the service was carried out.
Creative Thinking Skills: Project Based Learning (PjBL) in the Media and Learning Resources Development Course Safarati, Nanda; Zuhra, Fatma; Liani, Novi Sari
Utamax : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Vol. 6 No. 2 (2024): Utamax : Journal of Ultimate Research and Trends in Education
Publisher : LPPM Universitas Lancang Kuning. Pekanbaru. Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/utamax.v6i2.19620

Abstract

This study uniquely explores the enhancement of students' creative thinking skills through the application of Project-Based Learning (PjBL) in media and learning resource development courses, addressing a critical gap in contemporary educational methodologies. The research employed a quasi-experimental design at Almuslim University within the Basic Education Study Program (PGSD). The sample included 3rd semester PGSD students, with 29 students in the experimental group (class 3f) and 29 in the control group (class 3e), selected using purposive sampling. Utilizing a Posttest Only Control design, data were collected through observation and tests. Validity was ensured through content and empirical checks, and data analysis involved normality, homogeneity tests, and hypothesis testing using SPSS 23.0 software. The findings indicate a significant improvement in students' creative thinking skills as a result of implementing the PjBL model in media and learning resource development courses. The experimental group demonstrated enhanced critical thinking, creativity, and problem-solving abilities compared to the control group. These results underscore the efficacy of PjBL in fostering essential 21st-century skills among students. The structured, hands-on approach of PjBL not only engages students actively but also encourages collaborative learning and innovative thinking. The application of PjBL in media and learning resource development courses significantly enhances students' creative thinking skills. This study's implications extend to broader educational contexts, suggesting that integrating PjBL can effectively prepare students for future challenges by promoting critical, creative, and collaborative skills essential for success in a rapidly evolving world.
Course Of Making Coffee Skin Bricket to The Community in Bener Meriah Village Rahma; Safarati, Nanda; Fatimah; M. Taufiq; Marnita
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) (DOAJ & SINTA 3 Indexed)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.437 KB) | DOI: 10.21009/JPMM.004.1.10

Abstract

Whereas residents can still exploit the potential of other natural resources wasted in the village. One of them is coffee skin waste. Through this activity, the team provided training and mentoring to the people of BenerMeriah Village to be able to utilize coffee skins into coffee skin briquettes as alternative fuels. Training activities and assistance in making coffee skin briquettes to the community are carried out through certain stages. Conduct counseling about empowering coffee skin waste into coffee skin briquettes, followed by making coffee skin briquettes together. From the results of the dedication, it was obtained that thecommunity was able to utilize coffee skin waste as an alternative fuel.
Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Pesawat Sederhana Melalui Pembelajaran Berbasis Etnosains Safarati, Nanda; Rahma, Rahma; Zuhra, Fatma; Novianti, Novianti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13030

Abstract

Seiring perkembangan zaman, keberadaan jeungki sudah mulai sulit ditemukan. Sistem kerja jeungki merupakan penerapan kerja pesawat sederhana, dan mencakup salah satu alat yang memudahkan dalam bekerja seperti menumbuk, sehingga dengan mempelajari ilmu pengetahuan yang juga merupakan penerapan dalam kehidupan sehari-hari serta bagian dari kebudayaan, siswa secara tidak langsung akan memahami konsep pesawat sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai peningkatan tingkat pemahaman konseptual siswa dalam mengaplikasikan metode pembelajaran berbasis etnosains pada topik pesawat sederhana. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan instrumen berupa soal dan lembar observasi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes pemahaman konsep dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan, penerapan pembelajaran berbasis etnosains pada materi pesawat terbang sederhana dapat meningkatkan pemahaman siswa, hal ini juga terlihat dari nilai rata-rata pada siklus I pemahaman konsep siswa sebesar 42% dengan kategori rendah, dan pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata pemahaman konsep siswa meningkat menjadi 75% dengan kategori baik.
Media Digital Berbasis Virtual Reality Dalam Pembelajaran Safarati, Nanda; Zuhra, Fatma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16596

Abstract

Virtual Reality (VR) adalah salah satu teknologi baru yang mulai banyak digunakan dalam pembelajaran. VR menawarkan pengalaman belajar yang imersif, interaktif, dan menyeluruh dengan menciptakan simulasi dunia tiga dimensi yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi dengan objek dan situasi yang sulit diakses dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang peran Virtual Reality sebagai media pembelajaran di era digital dan bagaimana teknologi ini dapat mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang lebih efektif, menyenangkan sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis terhadap berbagai penelitian tentang aplikasi VR yang diterapkan di berbagai bidang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VR dapat meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan praktis, dan motivasi belajar siswa, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Meskipun demikian, tantangan terkait biaya, infrastruktur, dan keterbatasan konten pendidikan masih menjadi hambatan yang perlu diatasi agar VR dapat digunakan secara optimal dalam pembelajaran.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswi Kelas X MAS Darul Ulum Alwaliyyah Husnidar, Husnidar; Khaulah, Siti; Rahma, Rahma; Safarati, Nanda
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 5 No. 1 (2024): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v5i1.2714

Abstract

This research aims to determine the extent to which the mathematical critical thinking skills of class X MAS Darul Ulum Alwaliyyah female students have improved on quadratic function material using the Discovery Learning learning model. The subjects taken in this research were 16 class X female students for the 2023/2024 academic year. This research approach is qualitative with the type of classroom action research. Data analysis techniques carried out in this action research include tests, interviews, and observations of teacher activities and student activities by 2 observers. According to the results of data analysis, it was found that the learning outcomes of female students in cycle I were 75%, and then there was an increase in cycle II, namely 88%. Meanwhile, the level of student activity in cycle I was 84.65% and there was an increase in cycle II to 88.16%. Teacher activity in cycle I was 83.33%, and teacher activity in cycle II increased to 85.33%. Based on this, it can be concluded that the mathematical critical thinking skills of class. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswi kelas X MAS Darul Ulum Alwaliyyah pada materi fungsi kuadrat menggunakan model pembelajaran  Discovery Learning. Subjek yang diambil pada penelitian ini adalah siswi kelas X tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 16 orang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian tindakan ini diantaranya tes, wawancara, serta pengamatan terhadap aktivitas guru dan aktivitas siswa oleh 2 orang observer. Menurut hasil analisis data diperoleh bahwa hasil belajar siswi pada siklus I sebesar 75%, dan kemudian terjadi peningkatan pada siklus II yaitu sebanyak 88%. Sedangkan tingkat aktivitas siswa pada siklus I sebanyak 84,65% dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 88,16%. Aktivitas guru pada siklus I sebanyak 83,33%, dan aktivitas guru pada siklus II meningkat menjadi 85,33%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswi kelas X MAS Darul Ulum Alwaliyyah pada materi fungsi kuadrat dapat lebih meningkat setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning.