Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) Untuk Pemetaan Daerah Rawan Banjir Sebagai Upaya Mitigasi Di DAS Laweyan Anjarwati, Silviana; Ery Suhartanto; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.140

Abstract

DAS Laweyan merupakan daerah aliran sungai di Kabupaten Pasuruan yang kerap terjadi bencana banjir terutama di musim hujan. Seringnya bencana banjir menunjukkan bahwa masih diperlukan peningkatan mitigasi di DAS Laweyan. Faktor yang menyebabkan banjir selain curah hujan yang tinggi adalah kemiringan lereng, jenis tanah, ketinggian lahan, tutupan lahan dan kerapatan sungai. Faktor-faktor inilah nantinya diaplikasikan sebagai parameter rawan banjir. Metode yang dilakukan pada penelitian adalah overlay, dimana scoring tiap parameter akan di terapkan serta pengklasifikasian bobot yang sesuai kemudian di overlay pada software ArcGIS 10.4.  Yang nantinya akan diperoleh peta rawan banjir dengan 5 kelas rawan. Peta rawan inilah yang akan digunakan sebagai penyedia informasi agar menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam upaya mitigasi bencana banjir dan membantu dalam proses relokasi. Upaya mitigasi di DAS Laweyan akan dilakukan dengan 2 bentuk yaitu struktural berupa kolam retensi dan embung kecil sedangkan non-struktural berupa sistem peringatan dini. Dari hasil analisis pada penelitian ini, perencanaan struktural berupa 5 embung dengan reduksi terbesar 17,26% dan 2 kolam retensi dengan reduksi terbesar 41,46%. Adapun alat yang direkomendasikan untuk sistem peringatan dini yaitu ATMOS 41 W, HOBO MicroRX Water Level Station Rx2100-WL, sirine, dan CCTV. Diharapkan dengan adanya upaya mitigasi yang tepat bencana banjir akan berkurang.
Aplikasi Metode FJ. Mock untuk Alih Ragam Hujan Menjadi Debit Menggunakan Algoritma Genetik di DAS Welang Kabupaten Pasuruan Syaakiroh, Salwa; Ery Suhartanto; Sri Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.155

Abstract

DAS Welang berperan penting dalam penyediaan air untuk kegiatan pertanian dan perkebunan. Namun penyediaan data debit terkadang terbatas yang disebabkan oleh kerusakan alat ataupun kesalahan dalam pencatatan. Untuk itu diperlukannya suatu model alih ragam hujan menjadi debit. Studi ini menggunakan metode FJ. Mock untuk alih ragam hujan dengan nilai parameter i (koefisien infiltrasi) dan k (faktor resesi) dioptimasi menggunakan algoritma genetik. Algoritma genetik merupakan metode optimasi yang digunakan untuk mencari solusi-solusi terbaik pada suatu problem dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Pada tahapan algoritma genetik menggunakan solver yang terdapat di aplikasi Microsoft Excel 2019. Dari hasil uji kalibrasi dan uji validasi, nilai dan interpretasi terbaik ditunjukkan pada kelompok perbandingan 10:5 didaptkan nilai NSE 0,220 dan Koefisien Korelasi 0,767.
Analisis Hidrologi dan Hidrolika Pada Kawasan Sungai Bengawan Solo Di Kota Surakarta Untuk Mitigasi Banjir Winata, Noval Adji; Ussy Andawayanti; Ery Suhartanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.028

Abstract

Banjir di Sungai Bengawan Solo disebabkan kurangnya kesadaran warga untuk memelihara lingkungan. Akibatnya banyak warga yang terdampak oleh adanya banjir. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menentukan debit banjir rancangan di Sungai Bengawan Solo, lalu melakukan pemodelan genangan banjirnya dengan bantuan software HEC-RAS, serta menentukan upaya mitigasi banjir di Sungai Bengawan Solo. Berdasarkan analisis hidrologi, debit banjir rancangan dengan kala ulang 25 tahun bernilai 1453,47 m3/detik, dimana Sungai Bengawan Solo tidak dapat menampung luapan air tersebut. luas genangan pada kedua cathchment area seluas 230 Ha. Tinggi genangan dari kedua catchment area bervariasi, pada Kecamatan Jebres antara 0.100 hingga 3.512 m dan pada Kecamatan Pasar Kliwon antara 0.175 hingga 3.043 m. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dilakukan upaya mitigasi berupa pembuatan peta rute evakuasi bencana banjir. Ditetapkan delapan titik kumpul awal yang tersebar di dua kecamatan di sepanjnag Sungai Bengawan Solo dan tiga titik akhir jalur evakuasi yang memiiliki delapan rute.
Alih Ragam Hujan Menjadi Debit Menggunakan Metode FJ. Mock dengan Algoritma Genetik di DAS Gembong Kabupaten Pasuruan Maulidya, Athyarsa Shafura; Ery Suhartanto; Sri Wahyuni
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.018

Abstract

DAS Gembong, yang terletak di Kabupaten Pasuruan, memiliki peranan penting dalam menyuplai air bersih untuk berbagai kebutuhan manusia. Pada saat ini, DAS Gembong mengalami kekeringan sehingga diperlukan pengelolaan air secara maksimal, dimana pengelolaan air sangat memerlukan data debit air sungai. Akan tetapi, pada kondisi lapangan terkadangan data debit yang ada tidak tersedia atau tercatat dengan lengkap karena alat mengalami kerusakan atau karena pencatatan yang masih dilakukan secara manual. Untuk mengatasi keterbatasan data debit air sungai di DAS Gembong diperlukan mengubah ragam hujan menjadi debit sungai. Pada studi ini, metode FJ. Mock digunakan untuk mengubah ragam hujan menjadi debut dengan parameter nilai i (koefisien infiltrasi) dan nilai k (faktor resesi aliran tanah) ditentukan menggunakan algoritma genetik pada solver Microsoft Excel. Dari hasil studi, diperoleh bahwa uji kalibrasi untuk debit hasil FJ. Mock dan debit AWLR dengan periode bulanan yang paling baik ada di periode data 10 tahun dimana nilai NSE (Nash-Sutcliffe Efficiency) bernilai 0,833 interpretasinya sangat baik dan nilai R (koefisien korelasi) bernilai 0,952 interpretasinya sangat kuat. Pada uji validasi, hasil terbaik berada di periode data 5 tahun dimana nilai NSE (Nash-Sutcliffe Efficiency) bernilai 0,308 interpretasinya tidak memenuhi dan nilai R bernilai 0,625 interpretasinya sedang.
Studi Evaluasi Tinggi Tubuh Embung A KIPP Wilayah IKN Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur Viraz, Rizki Meitrio; Emma Yuliani; Ery Suhartanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.006

Abstract

Embung A KIPP merupakan salah satu embung yang dibangun di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) yang direncanakan oleh perusahaan konsultan Jepang. Fungsi embung ini salah satunya ialah untuk pengendalian banjir. Tujuan studi ini ialah untuk mengevaluasi tinggi tubuh embung berdasarkan pedoman atau Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap kondisi eksisting embung yang menggunakan standar negara Jepang. Dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air, diperlukan data debit banjir yang cukup mendekati kondisi realita menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu HSS Nakayasu, dan HSS Gama I pada DTA Embung A KIPP. Berdasarkan pedoman PUPR, analisis debit banjir untuk desain menggunakan periode ulang 50 tahun. Hasil perhitungan tinggi Embung A KIPP setelah dilakukan penjumlahan tinggi muka air saat kondisi penuh, tinggi air banjir, tinggi jagaan dan pondasi didapatkan tinggi total embung yang sesuai adalah sebesar 7,1 m. Hasil tinggi ini memiliki perbedaan lebih rendah sebanyak 0,3 m terhadap kondisi eksisting.
Studi Erosi Dan Limpasan dengan Arah Angin Dari Sisi Kanan dan Sisi Kiri Menggunakan Rainfall Simulator Amalia, Fauziah Dwi; Ery Suhartanto; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.040

Abstract

Permukaan bumi akan selalu mengalami fenomena erosi, di satu tempat akan terjadi erosi sementara di tempat lain akan terjadi sedimentasi, sehingga bentuknya akan selalu berubah seiring waktu. Penelitian ini melibatkan simulasi hujan buatan disertai pengaruh arah angin berupa blower NRT-PRO pada sisi kiri dan sisi kanan menggunakan alat rainfall simulator dengan sampel tanah berupa pasir kuarsa. Penggunaan alat rainfall simulator dalam analisis ini memungkinkan simulasi hujan pada skala intensitas 1 liter/menit, 1,5 liter/menit, dan 2 liter/menit. Penelitian menggunakan alat rainfall simulator untuk menguji seberapa besar pengaruh erosivitas hujan yang disertai arah dan kecepatan angin terhadap besaran erosi yang dihasilkan oleh pasir kuarsa. Pada penelitian ini dilakukan analisis perbandingan hasil laju erosi metode USLE (Universal Soil Loss Equation), laju erosi rainfall simulator, dan laju erosi hasil luasan grid rainfall simulator. Hasil dari masing masing pendekatan tersebut memperoleh estimasi besaran laju erosi. Dari analisis dan perhitungan menunjukkan nilai laju erosi menggunakan metode USLE, laju erosi rainfall simulator, dan laju erosi grid rainfall simulator memeroleh hasil yang selaras pada masing masing metode.
ANALISIS LAJU EROSI DAN SEDIMEN DI DAS BANJIR KANAL TIMUR KOTA SEMARANG Adelia Riska Pratama; Ussy Andawayanti; Ery Suhartanto
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Juni 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i6.576

Abstract

The East Flood Canal watershed in Semarang City is experiencing serious problems due to high erosion and sedimentation caused by land use change and hydrological imbalance. This study analyzed erosion and sediment rates using ArcSWAT modeling based on Geographic Information System (GIS). Data on climatology, rainfall, soil type, slope and land use were used for model simulations, which were then calibrated to make the results more accurate. The results showed that the average erosion rate in this watershed during 2021-2023 was 42.22 tons/ha/year, with the erosion hazard level dominated by the medium (42%) and high (43%) categories.
Alih Ragam Hujan Menjadi Debit Menggunakan Metode NRECA dengan Algoritma Genetik di DAS Welang Kabupaten Pasuruan Achmad Yuda Ramadhan Wijanarto; Ery Suhartanto; Ussy Andawayanti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.093

Abstract

Alih Ragam hujan menjadi debit merupakan pemodelan dalam mendapatkan data debit dari data hujan yang ada. Data debit diperlukan untuk mengetahui sumber daya air yang ada pada suatu DAS, dan dapat dimanfaatkan untuk segala kebutuhan. Tetapi pada kenyataannya, data debit seringkali tidak lengkap dan mengalami kerusakan pada alat ukurnya. Maka dari itu diperlukan pemodelan pengalih ragam hujan menjadi debit pada DAS Welang, Kabupaten Pasuruan. Pengalih ragam hujan menjadi debit pada studi ini menggunakan metode NRECA yang dikombinasikan dengan Algoritma Genetik dalam menentukan parameter GWF dan PSUB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode NRECA cocok digunakan di DAS Welang, dengan hasil kalibrasi terbaik sebesar 0,965 dengan klasifikasi “Sangat Baik” (NSE) dan 0,983 dengan klasidikasi “Sangat Kuat” (Koefisien Korelasi). Sedangkan hasil kalibrasi terbaik sebesar 0,758 dengan klasifikasi “Sangat Baik” (NSE) dan 0,733 dengan klasifikasi “Kuat” (Koefisien Korelasi). Untuk perhitungan debit andalan didapatkan Q80% sebesar 1,459 m3/dt dan untuk Q90% sebesar 0,981 m3/dt.
Aplikasi Metode FJ. Mock Menggunakan Data Hujan Satelit GPM untuk Alih Ragam Hujan Menjadi Debit di DAS Rejoso Alyavara Mayang Ferynandari; Ery Suhartanto; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.094

Abstract

DAS Rejoso, yang terletak di wilayah Sungai Welang-Rejoso, sering menghadapi masalah keterbatasan data debit akibat kerusakan atau kesalahan pencatatan. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini menggunakan data hujan satelit GPM yang memiliki resolusi spasial dan temporal tinggi, serta menerapkan metode F.J. Mock untuk mengonversi data hujan menjadi estimasi debit. Proses kalibrasi dan validasi data hujan satelit dengan menggunakan metode Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) dan koefisien korelasi menunjukkan hasil yang sangat baik, mengindikasikan kesesuaian data satelit dengan data pengamatan. Hasil pemilihan rasio kalibrasi dan validasi terbaik yaitu 19:1, yang memberikan nilai NSE dan koefisien korelasi yang sangat kuat. Selanjutnya, model F.J. Mock digunakan untuk menghitung debit, dengan hasil simulasi yang memadai. Analisis debit andalan dilakukan untuk memperoleh estimasi debit tahunan dan bulanan, yang bermanfaat dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air, termasuk irigasi dan mitigasi risiko banjir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi data hujan satelit GPM dan metode F.J. Mock dapat diandalkan untuk memprediksi debit dengan keterbatasan data pengamatan, memberikan kontribusi penting dalam pengelolaan sumber daya air
Aplikasi Metode NRECA dengan Algoritma Genetik untuk Alih Ragam Hujan Menjadi Debit pada DAS Petung Putri Herdiyansyah, Intan; Ery Suhartanto; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.082

Abstract

DAS Petung berperan penting dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat sekitarnya, tetapi terbatasnya ketersediaan dapat menyebabkan kekeringan. Sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya air yang berbasis data debit sungai. Namun, data debit sering mengalami kendala akibat kesalahan pengukuran atau kerusakan alat, oleh karena itu pada DAS Petung perlu dilakukan alih ragam curah hujan menjadi debit. Penelitian ini menganalisis kalibrasi debit model metode NRECA dengan Algoritma Genetik serta validasi hasil pemodelan terhadap data observasi lapangan. Proses kalibrasi dilakukan dengan mengoptimasi parameter GWF dan PSUB pada Microsoft Excel. Hasil kalibrasi terbaik menunjukkan nilai NSE sebesar 0,999 (sangat baik) dan koefisien korelasi (R) sebesar 0,999 (sangat kuat) untuk periode 17 tahun. Sementara itu, hasil validasi terbaik diperoleh dari data selama 3 tahun dengan nilai NSE sebesar 0,754 (sangat baik) dan nilai R sebesar 0,949 (sangat kuat). Dari hasil debit pemodelan didapatkan analisis debit andalan Q80 berkisar antara 0,479-1,042 m³/dt. Sementara itu, untuk Q90 antara 0,381-0,629 m³/dt dan Q95 antara 0,315-0,553 m³/dt. Hasil ini menunjukkan bahwa metode NRECA yang dikombinasikan dengan Algoritma Genetik mampu mengonversi curah hujan menjadi debit dengan tingkat akurasi yang tinggi serta mendukung pengelolaan sumber daya air pada DAS Petung guna memastikan ketersediaan air bagi masyarakat.