Claim Missing Document
Check
Articles

PENILAIAN KERENTANAN AIR TANAH TERHADAP PENCEMARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DRASTIC DI DAERAH LEPASAN CEKUNGAN AIR TANAH JAKARTA Salsabila, Sumaya; Siswoyo, Hari; Setiawan, Taat; Abdillah, Faizal
Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Badan Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34126/jlbg.v15i3.496

Abstract

ABSTRAKPesatnya pertumbuhan penduduk di wilayah Cekungan Air Tanah (CAT) Jakarta meningkatkan produksi limbah rumah tangga dan industri, yang dapat mencemari airtanah dan mengancam ketersediaan air bersih. Studi ini memiliki tujuan untuk memberi penilaian kerentanan airtanah terhadap pencemaran. Penilaian kerentanan airtanah dapat diketahui melalui penggunaan metode DRASTIC. Metode DRASTIC mencakup 7 parameter, yakni kedalaman muka air tanah (D), curah hujan (R), media akuifer (A), tekstur tanah (S), topografi (T), pengaruh zona tak jenuh (I), serta konduktivitas hidraulik (C). Berdasarkan hasil analisis dari 28 lokasi titik sumur di daerah lepasan CAT Jakarta, nilai DRASTIC berkisar antara 97–149. Hasil ini diklasifikasikan menjadi dua tingkat kerentanan: rendah sebesar 25,93% dan sedang sebesar 74,07%. Faktor utama yang mempengaruhi kerentanan adalah kedalaman muka airtanah yang dangkal (rata-rata 5–10 m) dan zona tak jenuh dengan permeabilitas tinggi. Kedalaman muka air tanah yang dangkal mempermudah polutan mencapai lapisan jenuh, sementara zona tak jenuh dengan permeabilitas tinggi memiliki kemampuan filtrasi yang rendah, sehingga meningkatkan risiko pencemaran. Studi ini menunjukkan bahwa wilayah dengan kerentanan sedang berisiko tinggi terhadap pencemaran, sehingga diperlukan pengelolaan yang ketat dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan air tanah guna menjaga keberlanjutan sumber daya air.Kata kunci: air tanah, CAT Jakarta, DRASTIC, kerentanan, pencemaranABSTRACTThe rapid population growth in the Jakarta Groundwater Basin (CAT) has led to an increase in household and industrial waste production, which may contaminate groundwater and threaten clean water availability. This study aims to assess groundwater vulnerability to pollution. Groundwater vulnerability assessment can be conducted using the DRASTIC method, which consists of seven parameters: Depth to Water Table (D), Recharge (R), Aquifer Media (A), Soil Texture (S), Topography (T), Impact of the Vadose Zone (I), and Hydraulic Conductivity (C). Based on an analysis of 28 well locations in groundwater basin release areas in Jakarta, DRASTIC index values range from 97 to 149. These values are classified into two vulnerability levels: low (25.93%) and moderate (74.07%). The primary factors influencing vulnerability are the shallow water table depth (averaging 5–10 meters) and the vadose zone with high permeability. The shallow water table facilitates the migration of pollutants to the saturated zone, while the high-permeability vadose zone has a low filtration capacity, thereby increasing contamination risks. This study indicates that areas with moderate vulnerability are at high risk of contamination, highlighting the need for strict management in spatial planning and groundwater resource management to ensure water resource sustainability.Keywords: CAT Jakarta, DRASTIC, groundwater, pollution, vulnerability
Desain Jaringan Irigasi dan Penentuan Pola Pemberian Air pada Daerah Oncoran SDJB 982 Kabupaten Jombang Oktafian, Jovan Neriza; Siswoyo, Hari; Saputra, Anggara Wiyono Wit
EXTRAPOLASI Vol 22 No 01 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v22i01.12946

Abstract

Air tanah merupakan sumber air yang stabil dan tetap tersedia selama musim kemarau, keberadaan air tanah dapat berperan penting khususnya dalam irigasi. Lahan pertanian yang ada di Desa Bawangan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang selama musim kemarau selalu mengalami kekeringan, sehingga masalah yang dialami petani mendapatkan respon dari pemerintah setempat sehingga direalisasikannya sumur bor dengan debit 20 liter/detik. Tujuan studi ini adalah untuk mendesain jaringan irigasi air tanah dan menentukan pola pemberian air irigasi pada daerah oncoran SDJB 982. Studi ini meliputi mendesain jaringan irigasi air tanah dan perencanaan pola operasi pemberian air irigasi. Desain jaringan irigasi air tanah seluas 18,50 ha berbentuk sistem saluran cabang terbuka dengan meliputi beberapa komponen: 1 rumah pompa, 7 titik outlet, 2 buah air valve dan 1 buah riser pipe. Kondisi hidrolik pipa yang direncanakan telah memenuhi syarat spesifikasi jaringan perpipaan. Jadwal operasi pompa dilakukan maksimal selama 18 jam/hari dengan sistem bergiliran dan digunakan saat musim kemarau.
Penentuan Zona Interface pada Daerah Intrusi Air Laut di Kawasan Pantai Lovina Luh Natasya Karini Putri; Siswoyo, Hari; Andawayanti, Ussy
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11086

Abstract

Intrusi air laut merupakan peristiwa masuknya air laut atau asin ke dalam air tanah. Salah satu kawasan yang terdampak peristiwa tersebut adalah Pantai Lovina. Hal ini disebabkan salah satunya oleh pengambilan air tanah yang berlebihan. Salah satu akibat atau dampak dari peristiwa ini ialah penurunan muka tanah, air sumur menjadi payau, bahkan dapat menimbulkan sink hole, untuk itu diperlukan penelitian mengenai perbatasan antara air tanah dana air asin untuk mengetahui sejauh mana wilayah yang terdampak intrusi air laut dan kedalaman batas antara air asin dan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zona interface di kawasan Pantai Lovina dengan hukum Ghyben-Herzberg. Berdasarkan hasil survei pada 14 sumur di sepanjang garis Pantai Lovina dihasilkan zona interface berkedalaman sekitar 20 m – 166 m dan jarak terdekat daerah terintrusi air laut dari garis pantai adalah sekitar 49,4 m sedangkan yang terjauh sekitar 117,5 m dengan Lokasi rata-rata di daerah barat Pantai Lovina. Terdapat intrusi air laut pada garis Pantai Lovina terutama pada bagian barat.
Penilaian Tingkat Kerentanan Air Tanah Terhadap Pencemaran dengan Metode Simple Vertical Vulnerability (SVV) Di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang Ma'arif, Mohammad Syaifuddin; Siswoyo, Hari; Hendrawan, Andre Primantyo
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v13i1.3591

Abstract

Bandar Kedung Mulyo District is an area at risk of groundwater pollution due to agricultural activities involving pesticide use and improper disposal of domestic waste. Preventive measures are necessary to protect groundwater from contaminants. One approach is to assess groundwater vulnerability using the SVV Method. This research aims to evaluate the SVV index as an assessment of groundwater vulnerability derived from parameters such as the thickness of the unsaturated zone, percolation value, and the type of material in the saturated zone. The research results indicate variations in groundwater vulnerability levels, with SVV index values ranging from 11.55 to 47.89 over the five-month study period. There are three classifications of groundwater vulnerability levels: medium (35-65) and high (24-35) with an area percentage of 9 – 10% each. Very high vulnerability (≤ 24) dominates with a percentage of 81 – 82% of the area. The percentage of areas with very high vulnerability decreased, while areas with medium and high vulnerability increased each month. This is due to the decreasing depth of groundwater each month.
Penilaian Kerentanan Air Tanah Terhadap Potensi Pencemaran Dengan Menggunakan Metode Drastic di Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang A'mal, Bayhaki Izatul; Siswoyo, Hari; Saputra, Anggara Wiyono Wit
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1198

Abstract

DRASTIC menjadi strategi yang diterapkan pada studi ini dan bertujuan untuk melangsungkan peninjauan kerentanan air tanah pada potensi pencemaran air di Kecamatan Jombang. Air tanah menjadi sumber daya penting di wilayah ini, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada sumur gali dan sumur bor. Risiko pencemaran yang disebabkan oleh ektivitas manusia dan karakteristik hidrogeologi setempat memerlukan penilaian yang cermat untuk menjaga kualitas air tanah. Metode DRASTIC digunakan dengan menganalisis tujuh kriteria utama, yakni kedalaman muka air tanah, media akuifer, curah hujan, kemiringan lereng, tekstur tanah, zona tak jenuh, dan konduktivitas hidraulik. Data primer diperoleh melalui pengukuran lapangan, sementara data sekunder diambil dari sumber terpercaya seperti BPS dan instansi terkait. Analisis dilakukan secara spasial dengan bantuan perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta sebaran kerentanan. Hasil studi ini menjabarkan tingkat kerentanan air tanah di Kecamatan Jombang berada dalam rentang sedang hingga tinggi, yang dipengaruhi oleh variasi faktor hidrogeologi di tiap lokasi. Peta kerentanan yang dihasilkan memberikan informasi penting bagi pengelolaan sumber daya air tanah, sekaligus menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menegaskan urgensi strategi pengelolaan yang terintegrasi guna meminimalkan risiko pencemaran dan memastikan keberlanjutan kualitas air tanah
Penentuan Skala Prioritas Pengembangan Potensi Mata Air untuk Air Baku di Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga Berdasarkan Metode Analytic Network Process Nafi'a, Futicha Elma Dina; Siswoyo, Hari; Bisri, Mohammad
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v8i2p88-98

Abstract

Mata air adalah fenomena alam di mana air yang berada di lapisan akuifer mengalir menuju ke permukaan. Proses ini terjadi secara alami yang menghasilkan sumber air baku dan dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan manusia. Salah satu wilayah yang memiliki banyak mata air potensial di Kota Salatiga yaitu Kecamatan Sidorejo, masyarakat sekitar memanfaatkan mata air untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti kegiatan mandi, mencuci, dan lainnya. Adanya permasalahan berupa kurangnya sistem distribusi layak menjadi perhatian khusus. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui rangking prioritas mata air potensial yang kemudian akan dikembangkan berupa distribusi air baku sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Langkah yang dapat dilakukan yaitu menentukan prioritas mata air potensial dengan metode Analytic Network Process. Penelitian dilakukan dengan mempertimbangkan lima parameter yaitu kriteria kuantitas, kontinuitas, kebutuhan air masyarakat, jarak mata air dengan pemukiman warga, dan persepsi masyarakat pada 14 mata air. Setiap kriteria memiliki tujuan dan hasilnya masing-masing. Kuantitas sumber air berkisar antara 0,021 Liter/detik – 40 Liter/detik. Seluruh sumber mata air ada pada kategori kontinuitas musiman. Kebutuhan berkisar antara 880 Liter/hari – 27.500 Liter/hari. Jarak mata air terjauh yaitu 223,3 meter dan yang terdekat yaitu 8,3 meter. Persepsi masyarakat didominasi oleh pernyataan setuju akan rencana pengembangan tersebut. Berdasarkan analisis dengan metode ANP dapat dinyatakan bahwa prioritas mata air tertinggi untuk dikembangkan yaitu Mata Air Kaligedangan.
Improving Drinking Water Management Efficiency in Batu City Water Utility with System Dynamics Modelling Approach Arief, Amalia Mardhatillah; Siswoyo, Hari; Andawayanti, Ussy
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2024.015.01.7

Abstract

The increasing demand for drinking water due to population growth presents significant challenges for the Among Tirto Water Utility (ATWU) in Batu City, East Java, Indonesia. In 2022, ATWU faced low service coverage (36%) and high water loss (38%), exceeding the 20% threshold. Some previous research discusses the System Dynamics (SD) used to overcome the water shortage problem. In this study, the SD is used to overcome excess water. Therefore, This study aims to enhance efficiency by adding piping networks and controlling water losses. This research uses an SD approach method that includes simulations from 2017 to 2042 or for 25 years using the Powersim application. Methodologies include analyzing drinking water availability, constructing causal loop diagrams (CLD) and stock and flow diagrams (SFD), verification, validation, and designing policy scenarios. The required data are the number of customers, service coverage, actual production capacity, water loss, total community water consumption, business revenue, business expenses, and other data related to water management in ATWU. The study identifies Scenario Two as the most effective in addressing location-specific issues. If water loss control is implemented to reduce loss rates to 20%, ATWU could expand service coverage by 58.44%, increasing water availability and a projected profit of 3.6 billion rupiahs by 2042. The results of this study can improve operational efficiency and facilitate better decision-making for the Water Utility of Batu City.
MODEL SEBARAN SPASIAL KUALITAS AIR TANAH UNTUK AIR MINUM DI KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Siswoyo, Hari; Harisuseno, Donny; Taufiq, Mohammad; Azhar, Rifqi Fajar
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.091 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i2.33644

Abstract

Most of the population in the Jombang District area uses groundwater from dug wells and bor wells to meet their daily water needs. The quality of water from these wells was not always well controlled. The purpose of this research was to assess the quality of groundwater for drinking water and map its distribution patterns in the research location. The type of this research was development research with a descriptive research design. The groundwater quality index value for drinking water was determined based on the water quality index model and then mapped its distribution spatially in the study area. The spatial distribution of groundwater quality for drinking water in the study area, both during the rainy season and the dry season was dominated by areas with good and very good groundwater quality. The spatial distribution model of groundwater quality can be used as an indicator to assess the appropriateness of groundwater quality for drinking water in the research location.
Penilaian Kualitas Air Dari Mata Air Sebagai Sumber Air Baku Untuk Air Minum Di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Siswoyo, Hari; Haribowo, Riyanto; Prabandari, Ni Luh Putri; Permata, Veronika Yulia; Kurniawan, Joko
Jurnal Teknik Sipil Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v20i2.6006

Abstract

Some residents in the Singosari District, Malang Regency use the potential of springs as raw water for drinking water. One of the main aspects that must be considered in exploiting the potential of springs is the feasibility of the quality of the water. The quality of the water used by residents is not necessarily identified. This research was carried out with the aim of providing an assessment of the feasibility of water quality from springs as a source of raw water for drinking water. The object of this research was 12 springs spread across the Singosari District. Physico-chemical parameters used as the basis for assessing water quality include pH, TDS, nitrate (NO3–), turbidity, iron (Fe), chloride (Cl–), manganese (Mn), sulfate (SO42–), ammonia (NH3), and sodium (Na+). The water quality from springs is assessed by using a water quality index model. The water quality index value of the springs studied has a range of 8.80 – 41.13. There are 10 springs with very good water quality category and 2 springs with good water quality category.
Evaluasi Kerentanan Air Tanah Dangkal dengan Menggunakan Metode GOD dan Metode Galdit (Studi Kasus di Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan) Putri, Anthea Alviona; Siswoyo, Hari; Yuliani, Emma
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.17

Abstract

Bangil District is one of the sub-districts in Pasuruan Regency which is experiencing a fairly dense population and industrial growth. This had an impact on the more intensive use of groundwater and the increased production of wastewater, so feared that it will cause contamination of groundwater quality. This study aims to determine the value of the parameters that will give the index value of the GOD and GALDIT methods in shallow groundwater, then the results of the index values of the GOD and GALDIT methods are compared with the AVI method, and map the distribution pattern of groundwater vulnerability based on the index values of the three methods. Data was measured using a rollmeter, GPS Garmin 60, pH meter, and a digital thermometer. The results of measuring the index value of the GOD method at 7 water well points has a value of 0.3, while the other at 21 water well points has a value of 0.4 and 0.5, and the index value of the GALDIT method at 23 water well points is 3.0-4.8, while the other at 5 water well points has a value of 5-5.7. The measurement results of the GOD and GALDIT methods has a low and moderate level of vulnerability, while the AVI method has a very high level at all points.  Based on the measurement results, the three methods can be used to identify vulnerabilities at each water well location.Kecamatan Bangil merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Pasuruan yang mengalami pertumbuhan penduduk dan industri yang cukup padat. Hal tersebut berdampak pada penggunaan air tanah yang semakin intensif dan meningkatnya produksi air limbah, sehingga dikhawatirkan akan mengakibatkan pencemaran kualitas air tanah. Studi ini bertujuan untuk menentukan nilai parameter-parameter yang akan memberikan besar nilai indeks metode GOD dan GALDIT pada air tanah dangkal, lalu hasil nilai indeks metode GOD dan GALDIT dibandingkan dengan metode AVI, serta memetakan pola sebaran kerentanan air tanah berdasarkan nilai indeks ketiga metode. Data diukur menggunakan rollmeter, GPS Garmin 60, pH meter, dan thermometer digital. Hasil pengukuran nilai indeks metode GOD pada 7 titik sumur bernilai 0,3, sedangkan 21 titik sumur lainnya bernilai 0,4 dan 0,5 dan nilai indeks metode GALDIT pada 23 titik sumur bernilai 3,0-4,8, sedangkan 5 titik sumur lainnya bernilai 5-5,7. Hasil pengukuran metode GOD dan GALDIT memiliki tingkat kerentanan rendah dan sedang, sedangkan metode VIF memiliki tingkat sangat tinggi pada seluruh titik. Berdasarkan hasil pengukuran, ketiga metode dapat digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan pada tiap lokasi sumur. 
Co-Authors A'mal, Bayhaki Izatul Adristi Nur Camila Agripina, I Gusti Ayu Widi Ahmad Firman Nur Rachman Alfaridzi, Em Rafif Sultan Amik, Arra Misrokhis Andini, Rika Septian Andre P. Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Anggara W. WS Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Anggara WWS Arianti, Natalia Deassy Arief, Amalia Mardhatillah Asprilian, Gio Fonseca Aulia Shinta Balqis Azhar, Rifqi Fajar Bernadine, Eva Brafianto, Alvito Budi Prayogo, Tri Dasapta Erwin Irawan Dasapta Erwin Irawan, Dasapta Erwin Donny Harisuseno Dwi Priyantoro Dyah Laksmi Wahyusetyaningtyas Emma Yuliani Eri Widayanti Faizal Abdillah Faizal Abdillah Fatikasari, Cindi Hakim, Muhammad Naufal Handini, Maya Harganto, Satrio Hermalia, Novela Laurenz Desy Hisbulloh, Robiq I Gusti Ayu Widi Agripina Irawan , Dasapta Erwin Irvandi, Mukhlis Arief Jadfan Sidqi Fidari Joko Kurniawan Khabib, Muhammad Lukman Kurniawan, Joko Kusuma, Fajar S.H. Linda Prasetyorini Luh Natasya Karini Putri Luthfi Inayah M. Bisri M. Taufiq Ma'arif, Mohammad Syaifuddin Maarif, Fandi Ahmad Manuaba, Ida Ayu Umadewi Seruti Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Muchni Marlikan Mukhlis Arief Irvandi Nafi'a, Futicha Elma Dina NEPRIYANA, Elfita Ni Luh Putri Prabandari Nisa, Reyza Kusvahrun Nuramalia, Rafika Oktafian, Jovan Neriza Permata, Veronika Yulia Pitojo Tri Juwono Prabandari, Ni Luh Putri pratama putra, i wayan ari yoga Pratama, Adit B Putri, Anthea Alviona Rahayu, Kurnia Yuliyanti Reza Adiva Pratama Rini Wahyu Sayekti Riyanto Haribowo Roisa Tri Amini Runi Asmaranto Salsabila, Sumaya Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas Sari, Chudiana Mega SUMIYATI SUMIYATI Sumiyati Sumiyati Susrama, Fadlil Adya Suyitno Suyitno Swandani, Monique Adriana Taat Setiawan Taat Setiawan, Taat Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Vanadani Pranantya Very Dermawan Wahyu Nafier A. Widandi Soetopo Yuniar, Frida Rani