p-Index From 2021 - 2026
7.441
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi dan Pengembangan Jaringan Distibusi Air Bersih di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas; Haribowo, Riyanto; Siswoyo, Hari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.01.41

Abstract

A drinking water supply system (SPAM) Sekaran was located in Sekaran District, Lamongan Regency, had served 12 villages for their clean water needs by Perum Jasa Tirta I. In the development plan until 2040 there was an additional 1 service area, namely Taji Village. In this study, an evaluation of the existing conditions was carried out by carrying out simulations to see the hydraulic conditions in the existing network. This evaluation was used to a reference for carried out development planning in 2040 in the future. In planning the development will be simulated using the help of the WaterCAD V8i program. Based on the final results of the simulation with the help of the WaterCAD V8i program, development planning was carried out by adding components such as a booster pump, so that the hydraulic conditions of the clean water distribution network could meet the predetermined SNI criteria. The calculation of the Budget Plan (RAB) needed in the planning work of developing a clean water distribution network was Rp. 3,151,621,990.00. The calculation of the economic analysis with an interest rate of 3,50% and a development age of 20 years states that the Benefit Cost Ratio (BCR) is 1.48727, Net Present Value (NPV) is Rp. 130.382.543.01/year, Internal Rate Return (IRR) of 7,96%, and the selling price of water is Rp. 4,551.29/m3. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sekaran yang terletak di Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan ini telah melayani 12 desa untuk kebutuhan air bersihnya oleh Perum Jasa Tirta I. Pada perencanaan pengembangan hingga tahun 2040 terdapat penambahan 1 daerah layanan yaitu Desa Taji. Dalam studi ini dilakukan suatu evaluasi kondisi eksisting dengan melaksanakan simulasi untuk melihat kondisi hidrolis yang ada pada jaringan eksisting. Evaluasi ini dijadikan sebagai acuan untuk melaksanakan perencanaan pengembangan tahun 2040 kedepan. Dalam perencanaan pengembangan akan disimulasikan menggunakan bantuan program WaterCAD V8i. Berdasarkan hasil akhir simulasi dengan bantuan program WaterCAD V8i perencanaan pengembangan dilakukan dengan penambahan komponen seperti pompa booster, sehingga pada kondisi hidrolis jaringan distribusi air bersih dapat memenuhi kriteria SNI yang telah ditentukan. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan dalam pekerjaan perencanaan pengembangan jaringan distribusi air bersih ini sebesar Rp 3.151.621.990,00. Perhitungan analisa ekonomi dengan tingkat suku bunga 3,50% dan usia guna pembangunan 20 tahun menyatakan bahwa nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,48727, Net Present Value (NPV) sebesar Rp 130.382.543,01/tahun, Internal Rate Return (IRR) sebesar 7,96%, dan harga jual airnya sebesar Rp 4.551,29/m3.
Penilaian Spasio-Temporal Kualitas Air Irigasi di Daerah Irigasi Kali Metro, Jawa Timur, Indonesia Amik, Arra Misrokhis; Soetopo, Widandi; Siswoyo, Hari
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1297

Abstract

Daerah Irigasi Kali Metro mendapatkan suplai air dari Sungai Metro melalui bangunan utama yaitu Bendung Mergan. Berdasarkan hasil survei di lapangan, diketahui bahwa kondisi air di Sungai Metro saat ini tidak hanya berasal dari mata airnya melainkan juga sudah tercampur dengan limbah domestik. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menilai kualitas air irigasi secara spasio-temporal dan kesesuaiannya dengan tanah dan tanaman pada lahan pertanian di Daerah Irigasi Kali Metro. Penilaian kualitas air irigasi dilakukan dengan menggunakan Model Indeks Kualitas Air Irigasi. Nilai indeks kualitas air irigasi di lokasi penelitian baik secara spasial maupun secara temporal berada pada rentang 70–85. Air irigasi dapat diberikan pada lahan pertanian dengan kondisi permeabilitas tanah sedang dan tidak untuk diberikan pada tanaman- tanaman yang sensitif terhadap garam.
Penilaian Kualitas Air Irigasi dan Kesesuaiannya dengan Komoditas Pertanian di D.I. Pakis Bernadine, Eva; Siswoyo, Hari; Prasetyorini, Linda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18210

Abstract

Penilaian Indeks Kualitas Air Irigasi (IWQI) di Daerah Irigasi Pakis ini bertujuan menentukan kesesuaian air irigasi bagi pertanian. Karena kekhawatiran terhadap kualitas air dari Sungai Jilu, anak sungai Brantas yang tercemar, sampel air diambil dari enam lokasi dalam sistem irigasi. Analisis laboratorium mengukur konsentrasi ion natrium (Na+), kalsium (Ca2+), magnesium (Mg2+), klorida (Cl-), dan bikarbonat (HCO3-), dan data ini digunakan untuk menghitung IWQI. Hasil menunjukkan bahwa air irigasi di Pakis memiliki nilai konduktivitas listrik (EC) rendah, antara 241,60 hingga 277,40 µmhos/cm, yang mengindikasikan kandungan garam rendah. Nilai IWQI berkisar antara 84,42 hingga 86,03, termasuk kategori "Pembatasan Rendah" (LR) dan "Tanpa Pembatasan" (NR), yang menegaskan keamanannya untuk irigasi. Analisis lanjut merekomendasikan tanaman bernilai tinggi seperti cabai besar. Kesimpulannya, air irigasi di Pakis umumnya cocok untuk pertanian. Kandungan garam rendah dan nilai IWQI tinggi memungkinkan budidaya beragam tanaman tanpa risiko signifikan terhadap salinitas tanah. Pola tanam padi-cabai besar-padi disarankan. Pemantauan rutin kualitas air irigasi dianjurkan untuk mencegah kontaminasi yang merugikan pertanian.
Penerapan Metode DRASTIC untuk Penilaian Tingkat Kerentanan Air Tanah di Kecamatan Perak Kabupaten Jombang Handini, Maya; Siswoyo, Hari; Asmaranto, Runi
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 38 No. 1 (2024): PENA MARET 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v38i1.4159

Abstract

The water source used for daily needs by community in Perak District, Jombang Regency is groundwater. The groundwater in this location has the potential for contamination by domestic waste, so preventive measures are needed to assess the level of groundwater vulnerability. The aim of this research is to assess the level of groundwater vulnerability to pollution and map its distribution. This research was conducted at 25 dug well points in Perak District from July to November 2023. water level (D), rainfall (R), aquifer media (A), soil texture (S), slope (T), unsaturated zone (I), and conductivity. hydraulics (C). Based on the research results, it was found that the DRASTIC index value during the research period ranged from 127 – 167 with medium and high vulnerability. The distribution of groundwater vulnerability levels in the research location is dominated by medium vulnerability with an area between 60 – 72.41%.
PEMETAAN TINGKAT KERENTANAN AIR TANAH TERHADAP PENCEMARAN BERDASARKAN METODE SVV DI KECAMATAN PETERONGAN KABUPATEN JOMBANG Sari, Chudiana Mega; Siswoyo, Hari; Sholichin, Moh.
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.4835

Abstract

Air tanah digunakan sebagai salah satu sumber persediaan air di Kecamatan Peterongan beresiko terjadi pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas industri dan air lindi dari pembuangan sampah sembarangan. Untuk meminimalisir tingkat resiko tersebut, dilakukan penelitian tingkat kerentanan air tanah berdasarkan hasil pengamatan di lokasi penelitian. Analisis kerentanan bertujuan untuk mengetahui persebaran tingkat bahaya kerentanan air tanah terhadap pencemaran yang menentukan efektifitas perlindungan lapisan batuan. Metode analisis tingkat kerentanan air tanah yang digunakan adalah metode Simple Vertical Vulnerability (SVV) yang terdiri dari 3 parameter yaitu ketebalan zona tidak jenuh air (Z), perkolasi atau imbuhan tanah (Wu), dan tipe material zona tidak jenuh air (La). Lokasi penelitian ini dilakukan di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang dengan 22 titik sumur gali selama 5 bulan dari bulan Juli 2023 sampai bulan November 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 kelas tingkat kerentanan air tanah yaitu tingkat kerentanan air tanah sedang dengan luasan terbesar pada bulan November (11,94%), tingkat kerentanan air tanah tinggi dengan luasan terbesar pada bulan Oktober (72,11%), dan tingkat kerentanan air tanah sangat tinggi dengan luasan terbesar pada bulan Agustus (27,62%). Persebaran tingkat kerentanan air tanah didominasi oleh tingkat kerentanan air tanah tinggi dari total luas Kecamatan Peterongan.
SIFAT KIMIA AIR TANAH DAN AIR PERMUKAAN DI SEPANJANG ALIRAN SUNGAI JILU Yuniar, Frida Rani; Siswoyo, Hari; Irawan, Dasapta Erwin
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v7i1.2629

Abstract

Pola interaksi air tanah dengan air permukaan di Sungai Jilu adalah air tanah mengalir masuk ke sungai. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa air tanah dan air permukaan memiliki sifat kimia yang identik. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi sifat kimia air tanah dari sumur gali milik penduduk dan air permukaan dari Sungai Jilu. Lokasi studi ini berada di sepanjang aliran Sungai Jilu yang mengalir di wilayah Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dan Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Pengambilan contoh air dilaksanakan di 9 lokasi yang terdiri atas 3 lokasi sumur gali yang berada di sisi kanan aliran sungai, 3 lokasi sumur gali yang berada di sisi kiri aliran sungai, dan 3 lokasi di badan Sungai Jilu. Sifat kimia air ditentukan dengan menggunakan Model Diagram Trilinier Piper. Berdasarkan model tersebut, dapat diidentifikasikan bahwa sifat kimia air tanah dan air permukaan di sepanjang aliran Sungai Jilu secara umum adalah identik. Baik air tanah maupun air permukaan di lokasi studi secara umum memiliki fasies Ca2++Mg2+–HCO3–.
Interaksi Air Tanah dan Air Permukaan Sungai Asem Ruas Antara Bendung Boreng sampai Area Industri Kabupaten Lumajang Widiyanti, Anisa Tri; Siswoyo, Hari; Prasetyorini, Linda
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 8 No 01 (2026): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi (In Progress)
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v8i01.2111

Abstract

The interaction between groundwater and river water is an important hydrological process that affects the quantity and quality of water resources. The purpose of this study was to identify and analyze the interaction between groundwater and surface water in the Asem River in the section between Boreng weir and the Industrial Area of Lumajang Regency. The study was conducted during the dry season, namely from May to October 2025. Sampling was carried out at 5 river cross-sections, each consisting of groundwater on the left side of the river flow, surface water (river), and groundwater on the right side of the river. The physical-chemical parameters observed included pH, temperature, TDS, and EC. The measurement data were analyzed using a statistical approach that included time series analysis, correlation analysis, principal component analysis, and cluster analysis. Based on the results of the time series analysis, it can be stated that there are similarities in the fluctuation patterns of physical-chemical parameters, especially temperature and pH, between groundwater and river water. Based on the results of the correlation analysis, it can be stated that the level of relationship is moderate to strong between groundwater and river water. Based on the results of the principal component analysis, it can be stated that the TDS and EC parameters play a dominant role in differentiating water characteristics. Based on the results of the cluster analysis, it can be stated that the interaction between groundwater and river water is not uniform along the river flow, with strong interactions identified in Cross Section-4 and Cross Section-5. In general, it can be concluded that at the research location there is an interaction between groundwater and river water which is influenced by local hydrological conditions
A Model for the Reduction of Flood Peak Discharge (ΔQp) Due to the Retarding Basin Yuwono, Hari; Limantara, Lily M.; Sholichin, Moh.; Siswoyo, Hari
Civil Engineering Journal Vol. 11 No. 12 (2025): December
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2025-011-12-012

Abstract

This research aims to develop a model for flood peak discharge reduction (ΔQp) through the placement of retarding basins within a watershed system, represented by the area ratio of the controlled watershed (RAk) and the maximum storage capacity of the retarding basin (Vk). The area ratio of the controlled watershed (RAk) is defined as the ratio between the catchment area of the retarding basin and the total watershed area (Ak/A). The methodology involves simulating various retarding basin placements (RAk) and different maximum storage capacities (Vk) for several flood return periods (QT). This study was conducted in the urban agglomeration area of Wonosari, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta, Indonesia. The placement and utilization of retarding basins result in varying levels of flood peak discharge reduction (ΔQp) at the downstream control point (Taman Pancuran), depending on the maximum storage capacity of the retarding basin (Vk) and its placement within the watershed (RAk). The resulting empirical equations for flood peak discharge reduction (ΔQp) using the retarding basin method are as follows: ΔQp = 0.105654 − 0.014593 Vk − 0.029251 RAk + 0.011089 QT for Vk values in the range (V1–V4) = 36.4–208.8 × 10³ m³, and ΔQp = 1.374989 − 0.003702 Vk − 0.338381 RAk + 0.004773 QT for Vk values in the range (V4–V200) = 136.2–7039.1 × 10³ m³. An observed anomaly was identified, where ΔQp became positive at small values of Vk and RAk, indicating an increase in peak discharge (Qp).
Interaksi Air Tanah dan Air Permukaan Sungai Asem Ruas Antara Bendung Brugpurwo sampai Bendung Boreng Firdaus, Aulia Zam Zam; Siswoyo, Hari; Prasetyorini, Linda
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v8i1.1660

Abstract

Pencemaran limbah domestik dan industri di Sungai Asem berpotensi memengaruhi kualitas air tanah di sekitar aliran sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis interaksi yang terjadi antara air tanah dan air permukaan di Sungai Asem. Metode yang digunakan adalah analisis statistik yang meliputi analisis deret waktu, analisis korelasi, analisis komponen utama, dan analisis klaster. Pengamatan dilakukan pada lima penampang yang meliputi air tanah di sisi kanan aliran sungai, air sungai, dan air tanah di sisi kiri aliran sungai. Parameter yang diukur meliputi pH, suhu, total padatan terlarut, dan daya hantar listrik. Berdasarkan hasil analisis deret waktu, dapat dinyatakan bahwa terdapat kesamaan pola fluktuasi parameter antara air tanah dan air sungai. Kesamaan pola fluktuasi ini dibuktikan melalui analisis korelasi yang menunjukkan hubungan yang kuat. Berdasarkan hasil analisis komponen utama, dapat ditunjukkan bahwa variasi kualitas air dikendalikan oleh total padatan terlarut dan daya hantar listrik dengan kontribusi kumulatif sebesar 93,16%. Berdasarkan hasil analisis klaster, dapat ditunjukkan bahwa interaksi antara air tanah dan air sungai terjadi dengan intensitas yang relatif rendah sehingga identitas masing-masing sumber air masih dapat dibedakan. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara air tanah dan air permukaan dengan domain jenis interaksi adalah air sungai mengisi air tanah.
Decision-Ready Composite Performance Index for Raw Water Supply Systems: PLS-SEM and Generalized Reduced Gradient Andawayanti, Ussy; Suhartanto, Ery; Lufira, Rahmah Dara; Siswoyo, Hari; Sudiarti, Sri Utami; Pratama, Rizki Ramadhani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i1.339-350

Abstract

Reliable raw water service depends on asset condition, institutional capability, and watershed context; existing checklists in Indonesia fail to produce a validated, decision-ready performance score.  This study develops a composite performance indicator for raw water infrastructure that incorporates technical (Tk), institutional/non-technical (NT), and environmental (Li) dimensions. Data were collected from 21 schemes in Lombok–Sumbawa, West Nusa Tenggara Province, Indonesia (NTB), with 160 respondents, using field assessments and 1–4 scale questionnaires. Estimated reflective formative partial least squares structural equation modeling was then applied, and GRG calibration was used to minimize deviation from field scores under non-negativity and unit sum constraints for interpretability and portability. All pillars contribute positively and significantly to the composite index, which exhibits high explanatory power (R² = 0.997). The calibrated index is PIRWSS = 0.440 PITk + 0.340 PINT + 0.220 PILi, with SSR ≈ 83.412, RMSE ≈ 0.522, MSE ≈ 5.721, and ≈ 99.70% accuracy relative to field benchmarks. A cross-site analysis shows higher performance in Lombok than in Sumbawa, reflecting hydroclimatic conditions and conveyance configurations. The index provides utilities and regulators with a transparent, reproducible framework for benchmarking and prioritizing operations, maintenance, rehabilitation, and source water protection
Co-Authors A'mal, Bayhaki Izatul Adristi Nur Camila Agripina, I Gusti Ayu Widi Ahmad Firman Nur Rachman Alfaridzi, Em Rafif Sultan Amik, Arra Misrokhis Andini, Rika Septian Andre P. Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Anggara W. WS Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Anggara WWS Arianti, Natalia Deassy Arief, Amalia Mardhatillah Asprilian, Gio Fonseca Aulia Shinta Balqis Azhar, Rifqi Fajar Bernadine, Eva Brafianto, Alvito Budi Prayogo, Tri Dasapta Erwin Irawan Dasapta Erwin Irawan, Dasapta Erwin Donny Harisuseno Dwi Priyantoro Dyah Laksmi Wahyusetyaningtyas Emma Yuliani Eri Widayanti Ery Suhartanto Faizal Abdillah Faizal Abdillah Fatikasari, Cindi Firdaus, Aulia Zam Zam Hakim, Muhammad Naufal Handini, Maya Harganto, Satrio Hermalia, Novela Laurenz Desy Hisbulloh, Robiq I Gusti Ayu Widi Agripina Inayah, Luthfi Irawan , Dasapta Erwin Irvandi, Mukhlis Arief Jadfan Sidqi Fidari Joko Kurniawan Khabib, Muhammad Lukman Kurniawan, Joko Kusuma, Fajar S.H. Limantara, Lily M. Linda Prasetyorini Luh Natasya Karini Putri M. Bisri M. Taufiq Ma'arif, Mohammad Syaifuddin Maarif, Fandi Ahmad Manuaba, Ida Ayu Umadewi Seruti Moch Sasmito Djati Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Muchni Marlikan Mukhlis Arief Irvandi Nafi'a, Futicha Elma Dina NEPRIYANA, Elfita Ni Luh Putri Prabandari Nisa, Reyza Kusvahrun Nuramalia, Rafika Oktafian, Jovan Neriza Permata, Veronika Yulia Pitojo Tri Juwono Prabandari, Ni Luh Putri pratama putra, i wayan ari yoga Pratama, Adit B Pratama, Rizki Ramadhani Putri, Anthea Alviona Rahayu, Kurnia Yuliyanti Rahmah Dara Lufira Reza Adiva Pratama Rini Wahyu Sayekti Riyanto Haribowo Rizky, Ardi Ainnur Roisa Tri Amini Runi Asmaranto Salsabila, Sumaya Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas Santosa, Rizky Ramadhani Anwar Sari, Chudiana Mega Saves, Faradlillah Sudiarti, Sri Utami SUMIYATI SUMIYATI Sumiyati Sumiyati Susrama, Fadlil Adya Suyitno Suyitno Swandani, Monique Adriana Taat Setiawan Taat Setiawan, Taat Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Vanadani Pranantya Very Dermawan Wahyu Nafier A. Widandi Soetopo Widiyanti, Anisa Tri Yuniar, Frida Rani Yuwono, Hari