Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pendidikan Komunikasi Keluarga Qur’ani di Era Digital: Studi Fenomenologi TPQ Ar-Rahman Mualif, M.; Muhit, Abdul; Sapiudin
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/vg32y325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep komunikasi keluarga dalam perspektif Al-Qur'an melalui analisis kisah-kisah para nabi dan untuk menggali relevansinya dengan tantangan kehidupan modern. Subjek penelitian ini meliputi ayat-ayat Al-Qur'an yang terkait dengan komunikasi keluarga, dengan fokus pada kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub, Nabi Nuh, dan Luqman. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis interpretatif terhadap ayat-ayat yang relevan. Dalam penelitian ini, penekanan diberikan pada prinsip-prinsip komunikasi yang terdapat dalam Al-Qur'an, yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam Al-Qur'an berlandaskan pada nilai-nilai dialog, kasih sayang, dan keteladanan. Konsep-konsep ini mengajarkan pentingnya keterbukaan dan pemahaman dalam hubungan orang tua dan anak. Selain itu, nilai keteladanan yang ditunjukkan oleh para nabi memberikan arah bagi orang tua dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak mereka. Hasil ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana interaksi keluarga semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan gaya hidup digital. Oleh karena itu, penerapan pola komunikasi profetik dalam keluarga Muslim menjadi krusial untuk membentuk keluarga yang sehat secara emosional dan moral, sekaligus menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Manajemen Pencegahan Perilaku Bullying di Ma Plus Al Amanah Kota Depok Mualif, M
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan bullying di lingkungan sekolah, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun cyber bullying, telah menjadi isu serius yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial siswa. Di MA Plus Al Amanah Kota Depok, fenomena ini juga ditemukan dan memerlukan penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen pencegahan perilaku bullying diterapkan di sekolah tersebut guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi kebijakan sekolah terkait pencegahan bullying. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih informan yang relevan, seperti guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pencegahan bullying di MA Plus Al Amanah telah diterapkan secara sistematis melalui pembinaan karakter berbasis agama, edukasi tentang bahaya bullying, dan pengawasan ketat oleh guru. Meskipun program ini efektif dalam menekankasus bullying, masih terdapat tantangan dalam mendeteksi cyberbullying yang sering terjadi di luar pengawasan sekolah. Selainitu, keterlibatan orang tuadalamupayapencegahanperluditingkatkan. Rekomendasi yang diberikan mencakup pelatihan guru untuk deteksi cyberbullying dan peningkatan partisipasi orang tua dalam program pencegahan.
Sarana Prasarana Pendidikan sebagai Wujud Nyata Peningkatan Mutu Pembelajaran Nurrahmaniah, Nurrahmaniah; Hamzah, Muhamad; Mualif, M
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2025): Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas dan infrastruktur pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana ketersediaan dan kualitas fasilitas dan infrastruktur pendidikan berkontribusi terhadap efektivitas proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pendidikan yang memadai, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, dan teknologi pendukung pembelajaran, secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dan efektivitas pengajaran guru. Lebih lanjut, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur yang baik juga memengaruhi optimalisasi proses pembelajaran. Dengan demikian, penyediaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dapat digunakan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Strategi Kepala Sekolah dalam Beradaptasi dengan Perubahan Administrasi Digital untuk Meningkatkan Kesejahteraan Kerja Guru Sulastri, Sulastri; Mualif, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36077

Abstract

Perubahan administrasi digital dalam pengelolaan sekolah merupakan bagian dari transformasi pendidikan yang tidak terpisahkan dari tuntutan efisiensi dan akuntabilitas. Namun, dalam praktiknya, perubahan tersebut berpotensi memengaruhi kesejahteraan kerja guru apabila tidak dikelola secara adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam beradaptasi dengan perubahan administrasi digital serta implikasinya terhadap kesejahteraan kerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru pada satuan pendidikan yang telah menerapkan administrasi digital. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi digital berdampak pada peningkatan beban kerja administratif, tekanan waktu, dan tuntutan kompetensi digital guru. Namun demikian, strategi kepala sekolah yang adaptif, komunikatif, dan kolaboratif mampu membantu guru dalam proses adaptasi serta mereduksi tekanan kerja yang muncul. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan administrasi digital tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah yang berorientasi pada kesejahteraan kerja guru.
Pendekatan STEM dalam Metode Pengajaran dengan Topik Gravitasi pada Santri di Pondok Pesantren Muhammad Syafiq Ashfa Hubbi; Desmaliza Desmaliza; Dewi Indrawati; M. Mualif; Eva Nurfaidah; Muhammad Kafnun Kafi
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 4 No. 2 (2026): APRIL : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v4i2.3942

Abstract

This study discusses the implementation of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach in teaching the topic of gravity to students in Islamic boarding schools (pesantren). In addition to mastering religious knowledge, 21st-century learners are expected to develop critical thinking skills, problem-solving abilities, technological literacy, creativity, and adaptability to scientific and technological advancements. The integration of STEM into science learning in pesantren is expected not only to strengthen students’ conceptual understanding of gravity but also to connect scientific phenomena with Islamic values and perspectives. This article highlights the role of STEM in improving the quality of learning, strategies for integrating Islamic values into science education, and the relevance of STEM implementation within the pesantren context. The findings indicate that the STEM approach is capable of creating contextual, applicative, and meaningful learning experiences by encouraging students to actively explore concepts through observation, analysis, and problem-solving activities. Furthermore, STEM-based learning supports the development of scientific understanding while reinforcing religious values. Therefore, the implementation of STEM in pesantren contributes to fostering students who are intelligent, adaptive, technologically literate, and firmly grounded in Islamic values in facing contemporary educational challenges.